SEMARANG (Pertamanews.id) – Presidium Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Jateng Ferry Wawan Cahyono, SPi MSi secara khusus mengucapkan selamat Milad ke-76 kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)

“Selamat Milad ke-76 Himpunan Mahasiswa Islam.Khidmat HMI untuk Masa Depan Peradaban’.,” kata dia di Kota Semarang, Minggu (5/2).

Menurutnya, hari ini 5 Februari 2023, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berusia 76 tahun.

Sebagai organisasi mahasiswa tertua di Indonesia, HMI telah banyak melahirkan banyak pemimpin. Organisasi ini sendiri didirikan oleh Prof. Lafran Pane (Pahlawan Nasional) beserta 14 teman mahasiswanya pada 5 Februari 1947 di Yogyakarta.

Ferry yang juga Wakil Ketua DPRD Jateng mengapresiasi kepada HMI yang dinilai banyak melahirkan intelektual muda. Kader-kader HMI juga selalu menjunjung keislaman dan keindonesiaan.

Dikatakannya, HMI merupakan organisasi kekeluargaan atau wadah paguyuban alumni HMI, para cendekia yang bersifat independen.

Sementara keberadaan KAHMI, kata Politisi Golkar itu, ada karena adanya HMI. Oleh karena itu, sebagai organisasi kekeluargaan, penting bagi HMI dan KAHMI untuk saling memperkuat ukhuwah Islamiyah, senantiasa menjaga tali silaturahmi.

“Sebagai warga negara dan insan cendekia, KAHMI memiliki kewajiban untuk turut membangun bangsa dan negara. KAHMI berkewajiban untuk menjaga dan merawat NKRI. Sebagai muslim, KAHMI berkewajiban menegakkan amal makruf nahi munkar, termasuk dalam berpolitik,” katanya.

Ferry mengajak para kader HMI untuk senantiasa membantu pemerintah, khususnya dalam menjadi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Saya yakin kader HMI cukup solid untuk menjaga keutuhan NKRI. Hal ini sudah terbukti selama 76 tahun, di mana HMI selalu hadir untuk membantu pemerintah terhadap upaya-upaya pihak lain yang ingin mengganti Pancasila sebagai ideologi Bangsa Indonesia,” kata dia.

Sementara, tema yang diusung pada milad ke-76 HMI ini telah dirilis melalui Instagram resmi HMI @officialpbhmi, yakni ‘Khidmat HMI untuk Masa Depan Peradaban’.

Pada tema tersebut juga terdapat beberapa makna seperti kata khidmat yang bermakna sebuah perjalanan dari lini masa HMI.

Sedangkan, kata masa depan peradaban ini memaknai sebuah harapan dari HMI agar menjadi lebih baik dan bermanfaat kepada negara Indonesia.