SEMARANG (Pertamanews.id) – Kesiapan Pemerintah Kota Semarang Jelang Lebaran tahun 1444 Hijriyah terus ditingkatkan. Diantaranya dalam menyambut datangnya pemudik yang datang ke Kota Semarang, yaitu dengan menyiagakan petugas layanan nomor tunggal darurat Call Center 112 selama 24 jam non stop. Salah satu layanan public yang dimiliki Pemerintah Kota Semarang ini dapat mengakomodir berbagai kejadian darurat yang ada di Kota Semarang.

Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu memastikan sejumlah layanan publik tetap aktif selama libur lebaran yang jatuh pada tanggal 19 hingga 25 April 2023. “Utamanya Call Center 112 sebagai punggawanya layanan darurat di Kota Semarang yang telah terintegrasi dengan perangkat daerah terkait seperti Kepolisian, Dinas Kebakaran, Dinas Kesehatan, BPBD, Disperkim, PDAM, dll,” tuturnya usai mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2023, Senin (17/4).

Pihaknya menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Semarang serta para pemudik yang datang ke Kota Semarang untuk dapat memanfaatkan kanal ini jika terjadi hal darurat. “112 ini seperti 911 di Amerika. Hanya perlu mengingat 1 nomor untuk segala kegawatdaruratan seperti kecelakaan, kebakaran, bencana, penyelamatan, kamtibmas, dan lain-lain. Sedulur warga Kota Semarang dapat memanfaatkan nomor darurat ini secara bijak untuk menjadikan kota Semarang tetap kondusif,” tambah mbak Ita, sapaan akrabnya.

Sementara Kepala Diskominfo Kota Semarang, Soenarto menyebutkan bahwa selama libur lebaran petugas akan berjaga selama 24 jam non stop yang terbagi ke dalam 4 shift. Call Center 112 ini memiliki komposisi 10 operator dan 20 komunitas relawan yang terdiri dari Bankom Polrestabes, Sriti, Mik Sigap, Pramuka, dan PMI. “Salah satu keunggulan Call Center 112 di Kota Semarang adalah kami berkolaborasi dengan sejumlah komunitas relawan sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat,” sambung Soenarto.

Dirinya menambahkan bahwa layanan 112 ini gratis biaya panggilan, mudah dan cepat. Petugas dan tim di bawah arahannya akan siap berkoordiasi dengan instansi serta perangkat daerah terkait guna mengakomodir laporan-laporan dari masyarakat.

Dari data yang dihimpun melalui sistem Call Center 112 diperoleh jumlah panggilan selama ramadhan 868 laporan. 5 kategori laporan tertinggi di antaranya permohonan layanan ambulance transportasi, pemeriksaan, kecelakaan dengan rata-rata 4-6 kasus per hari, layanan ambulance homecare, serta evakuasi hewan liar.

Selain Call Center 112, pemudik Kota Semarang juga dapat memanfaatkan portal mudik di https://infomudik.semarangkota.go.id/. Di dalamnya terdapat sejumlah layanan informasi seperti kanal pengaduan Sapa mbak Ita, layanan informasi PPID, jalur mudik, pantauan CCTV, posko komandi, info mudik gratis, pemesanan tiket, info wisata, info hotel dan restoran, info tempat nongkrong,serta hiburan.