SEMARANG (Pertamanews.id) – Seorang pria paruh baya berinisial SB (58) meninggal dunia usai berhubungan intim dengan teman wanitanya di Hotel Gumaya Semarang pada Sabtu (15/7/2023), sekira pukul 20.30 WIB.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Indra Romantika mengatakan pihaknya mengetahui kejadian ini setelah pihak hotel melaporkan adanya seseorang yang tak sadarkan diri di dalam kamar.

Mendapat informasi tersebur, anggota Polsek SemarangTengah dan Tim Inafis Polrestabes Semarang langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan.

“korban warga Kalideres, Jakarta itu sudah dinyatakan tak bernyawa. Dari hasil pemeriksaan, tak ditemukan adanya luka-luka indikasi pembunuhan pada tubuh korban. Selain memeriksa teman wanita korban, kepolisian juga menemukana adanya alat kontrasepsi dan obat penyakit dalam milik korban. Jenazah kemudian dibawa ke RSUP Kariadi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Indra saat dikonfirmasi, Minggu (16/7/2023).

Ia menuturkan saat ini kepolisian menghubungi pihak keluarga korban untuk dimakamkan. Keluarga korban juga sudah menerima kejadian ini dengan membuat surat pernyataan.

Menurut pengakuan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit dalam. Hal ini pun juga dibuktikan dengan adanya temuan obat-obatan di kamar hotel yanh disewa korban. Kepolisian pun menduga korban meninggal secara mendadak karena penyakit hipertensi.

“Kalau menurut keterangan anak kandung langsung itu memang orang tua ini ada hipertensi. Jadi ada kemungkinan meninggal secara mendadak,” paparnya.

Disisi lain, Indra menjelaskan, korban dan teman wanitanya sudah berhubungan sejak tahun 2022. Korban dan saksi ini berkenalan lewat media sosial. Setelah mengenal lebih dekat, korban dan teman wanitanya juga sering bertemu di sebuah hotel.

“Kalau mennurut keterangan teman wanita sudah kenal lama melalui twitter dan pengakuan bulan Februari 2022. Beberapa kali sudah bertemu, ini bukan pertemuan pertama,” imbuhnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban meninggal dunia saat beristirahat setelah berhubungan badan selama kurang lebih 30 menit. Korban yang kehabisan tenaga meminta untuk beristirahat.

Namun saat hendak dibangunkan untuk makan malam dengan anaknya, korban tidak bangun. Lalu saksi atau teman wanita korban ini kaget saat menghidupkan lampu melihat wajah korban yang sudah pucat.