SEMARANG (Pertamanews.id) – Komitmen kepedulian Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kepada masyarakat yang membutuhkan tidak pernah berhenti.

Kali ini, Perusahaan jamu terbaik di Indonesia, Sido Muncul memberikan bantuan rumah singgah kepada penyintas kanker sebesar Rp 300 juta yang di kelola Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI) Cabang Semarang, yang terletak di Jalan Kedungjati Semarang.

Penyerahan bantuan diberikan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat kepada Ketua YKAKI, Vita Mahaswari, bertempat di Teater Liem Liang Peng Sekolah Nasional Karangturi, Selasa (19/9).

Irwan mengatakan, hadirnya Sido Muncul di kalangan penyintas kanker merupakan bentuk cinta serta kepedulian terhadap sesama masyarakat sosial.

” Tugas saya bukan mengobati atau menyembuhkan, tapi mencintai. Seperti yang disampaikan Bunda Teresa, kehadirannya lebih untuk mencintai mereka yang sakit, bukan sekadar mengobati atau menyembuhkan,” ungkap Irwan.

Menurutnya, menjadi seseorang yang memiliki beragam penyakit bukan suatu yang diinginkan, ia menyebut betapa tidak menyenangkan jika menjadi orang yang diposisi seperti itu. Irwan juga memposisikan dirinya saat umur 21 tahun mengalami sakit seperti infeksi paru, TBC, hipertensi hingga diabetes.

” Saat itu saya sampai stres, depresi. Sampai mengalami fobia, saya langsung sakit kalau melihat orang sakit. Jadi, saya bisa merasakan bagaimana susahnya jadi orang sakit, apalagi melihat anak-anak penderita kanker. Pasti luar biasa sakit yang dirasakan dan dialami mereka. Bagi pengelola rumah singgah, apa yang dilakukan YKAKI itu bagi saya sungguh luar biasa,” jelas Irwan.

Sementara itu, Ketua YKAKI Cabang Semarang Vita Mahasari menuturkan setiap anak Indonesia yang menderita kanker berhak mendapat pengobatan serta perawatan yang sebaik-baiknya, juga hak belajar maupun bermain walaupun dalam keadaan sakit.

Vita juga menyampaikan terima kasih atas bantuan dari PT Sido Muncul yang terus mendukung dan berperan dalam keberlangsungan hidup Anak-anak penyintas kanker.

“Kita sebut Rumah Kita supaya anak-anak dan orang tua yang mendampingi bisa merasa nyaman seperti rumah sendiri, dan ini bagus untuk mendukung pemulihan,” tandasnya.