spot_img

Bacaleg Mantan Narapidana Bakal Dicoret!

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI akan mencoret bakal calon anggota legislatif (bacaleg) mantan narapidana yang terbukti memanipulasi berkas pendaftaran. Ketua Divisi Teknis KPU RI, Idham Holik mengatakan, manipulasi yang dimaksud adalah tidak menjelaskan dengan benar status dirinya pada saat pendaftaran caleg, namun ternyata diketahui berstatus mantan terpidana.

Baca juga:  Wali Kota Solo Punya Jagoan Capres 2024, Bukan Anies

“Jadi berkaitan dengan mantan terpidana dengan seorang caleg yang perilakunya manipulatif dan akhirnya ditemukan oleh Bawaslu selaku pengawas ternyata yang bersangkutan itu mantan terpidana dengan ancaman lebih dari 5 tahun,” ujar Idham Holik, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pencegahan dan Persiapan Pengawasan Pencalonan Presiden dan Wakil Presiden Serta Penetapan Daftar Calon Tetap Dalam Pemilu di Bali, Rabu (27/9).

Baca juga:  Gelar Roadshow di Semarang, BSNPG Jateng Siap Kawal Kemenangan Golkar di Pilkada Serentak 2024

Idham menjelaskan jika ternyata ada bacaleg dengan mantan terpidana dan memanipulasi berkas, maka KPU meminta parpol untuk segera mengganti bacaleg itu. Namun, jika tidak diganti, KPU akan mencoretnya dari daftar calon sementara (DCS).

“Maka yang bersangkutan wajib didrop dan apabila tidak di-drop KPU akan mencoretnya karena pasca 3 Oktober 2023 ini, KPU akan melakukan verifikasi,” paparnya.

Baca juga:  Doa dan Ikhtiar Bersama di Kebumen: Ferry Wawan Cahyono Solidkan Dukungan untuk Arif-Ristawati dan Luthfi-Taj Yasin

“Apabila ada masukan dan tanggapan, apabila ada rekomendasi dari Bawaslu, bahwa ada informasi dari Bawaslu, langkah selanjutnya menyampaikan kepada parpol pengusung untuk mengganti orang tersebut. Kalau nggak diganti, kami ganti,” imbuhnya.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini