YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – ARTOTEL Yogyakarta kembali mempersembahkan pameran seni berkolaborasi dengan perupa asal Yogyakarta yaitu Ilkhas Rayi. Berjudul “Healing Scars: Expressions of Pain and Growth”, pameran seni ini resmi dibuka di ARTSPACE, lantai lobby ARTOTEL Yogyakarta, Jumat (29/9).

Pameran tunggal yang dibawa oleh Ilkhas Rayi atau yang kerap disapa Rayi kali ini menggambarkan perjalanan emosional Rayi yang kompleks dalam upaya menyembuhkan diri dari luka-luka lama.

Karya-karyanya merefleksikan kuatnya rasa sakit, dan ketahanan yang diperlukan untuk bertumbuh dan berkembang. Pameran ini mengajak pengunjung untuk memahami, merasakan, sekaligus merenungkan bagaimana proses penyembuhan tersebut.

Lukisan yang dipamerkan Rayi kali ini memiliki nuansa yang unik dimana warna-warna kontras yang ia tuangkan serta penggunaan simbol-simbol seperti duri, tumbuhan, serta badut merupakan bentuk ekspresi dari rasa sakit dan juga ketabahan bagi Rayi.

Bagi Rayi dalam pameran ini ia ingin mengajak pengunjung untuk bisa merenungkan proses transformasi emosi dari rasa sakit menuju pertumbuhan yang lebih mendewasakan diri.

Tak hanya itu, Rayi juga mencoba menceritakan bahwa dalam pameran kali ini adalah bentuk pengingat dimana setiap luka pasti terdapat jeda yang memungkinkan menjadi katalisator untuk menyembuhkan, dan melalui proses tersebut, kita dapat mengembangkan kekuatan emosi personal.

Kuatnya warna-warna cerah pada karya Rayi disini juga sebagai paradoksial dalam menggambarkan kedalaman suramnya luka-luka dan sikap positif tumbuh kembangnya diri dalam peningkatan Self- Esteem.

Ini merupakan kali pertama Rayi mengadakan pameran tunggal. Rayi ingin mengajak pengunjung untuk bisa merefleksikan diri pada karya-karya yang dipajang di ARTSPACE ARTOTEL Yogyakarta.

General Manager ARTOTEL Yogyakarta mengatakan, Andre Harso Binawan mengatakan, sebagai hotel yang mengusung seni, pihaknya akan terus berupaya menjadi wadah melalui ARTSPACE bagi seniman-seniman lokal untuk bisa berekspresi dan menyampaikan pesan kepada masyarakat,

” Seperti pameran “Healing Scars: Expressions of Pain and Growth” ini. Kami berharap pameran seni ini dapat memberikan inspirasi dan memberikan kesan bagi para pengunjung,” ujar Andre.

Terdapat 19 buah karya lukisan yang akan dipajang di pameran seni “Healing Scars: Expressions of Pain and Growth” ini. Pameran ini akan berlangsung mulai 29 September hingga 29 November 2023 mendatang.