SEMARANG (Pertamanews.id) – Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro (FPP UNDIP) mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di Kabupaten Pati, Kamis (7/12). Salah satu kegiatan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi ini adalah Bakti Sosial Departemen Peternakan FPP UNDIP 2023. Bakti sosial ini merupakan wujud nyata dari kepedulian terhadap sesama.

Dosen Departemen Peternakan UNDIP aktif berpartisipasi dalam penggalangan dana, yang kemudian digunakan untuk memberikan bantuan pendidikan kepada 12 anak yatim &/piatu dan penyandang disabilitas. Selain itu, 109 paket sembako juga diserahkan kepada keluarga yang membutuhkan. Kegiatan bakti sosial dilaksanakan di RM Rakarori – Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati.

“Semoga bantuan dari FPP UNDIP ini bermanfaat bagi masyarakat Tunggulsari,” ungkap Dr.Ir. Sri Sumarsih, S.Pt., M.P., IPM, selaku Ketua Departemen Peternakan.

Selain kegiatan bakti sosial, Departemen Peternakan juga menyelenggarakan pelatihan bagi peternak sapi potong dan itik di wilayah Kabupaten Pati. Dekan FPP UNDIP, Prof. Dr. Ir. Bambang Waluyo HEP, M.S., M.AgrSc., IPU, menyatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dan silaturahmi antara masyarakat dan UNDIP, sehingga tidak ada kesenjangan antara kampus dan masyarakat.

“Kami dari FPP Undip akan merespon dengan sebaik-baiknya permasalahan yang ada di masyarakat, khususnya bidang peternakan dan pertanian agar segera dapat teratasi, sehingga petani peternak dapat lebih sukses dan meningkatkan perekonomian keluarganya,” kata Prof Bambang.

Rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Kabupaten Pati ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Pertanian Kabupaten Pati. Ir. Nikentri Meiningrum, M.Si, Kepala Dinas yang didampingi Kabid Peternakan Andi Hirawadi, S.Pt., MM, turut hadir dalam kegiatan pengabdian ini.

“Sinergisme antara Dinas dengan UNDIP akan sangat membantu bagi suksesnya program program bidang pertanian di Kabupaten Pati,” kata Niken dalam sambutannya.

Pelatihan pembuatan konsentrat bagi peternak sapi potong diharapkan dapat mendorong para peternak untuk membuat konsentrat berkualitas secara mandiri. Sementara itu, pelatihan budidaya maggot bagi peternak itik diharapkan dapat menyediakan pakan protein tinggi untuk itik yang dipelihara oleh masyarakat Pati.