JAKARTA (Pertamanews.id) – Pertanian merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia.Keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari jasa para petani yang telah bekerja keras mendukung ketahanan pangan nasional.

Guna menjaga kontribusi sektor pertanian tersebut, Pemerintah terus menjaga ketersediaan pupuk baik subsidi maupun nonsubsidi.

Dalam rangka menjaga ketersediaan pupuk, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertanian dan Kementerian BUMN melalui Pupuk Indonesia menggelar program Gebyar Diskon Pupuk yang digelar di beberapa wilayah di Indonesia.

Rangkaian acara Gebyar Diskon Pupuk ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan pupuk petani serta memberikan kemudahan bagi petani untuk memperoleh pupuk di musim tanam ini.

Direktur Komersil & Operasi Pupuk Indonesia Niaga, Trudo Nainggolan mengatakan bahwa sebagai bagian dari PI Grup, PI Niaga adalah perusahaan perdagangan yang salah satunya menyediakan dan mendistribusikan pupuk bersubsidi maupun non subsidi untuk petani.

Pupuk Indonesia Niaga mendapatkan sebaran daerah penjualan pupuk nonsubsidi dalam acara ini yaitu di Sumatera Utara, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan NTB, dengan sasaran daerah sentral pertanian selama bulan Januari sampai dengan Februari 2024.

Dalam acara Gebyar Diskon Pupuk ini PI Niaga telah menjual sebanyak 465 ton pupuk nonsubsidi jenis Phonska Plus dan Urea Nitrea.

“Harapan Pupuk Indonesia Niaga, dengan turut andil dalam program Gebyar Diskon Pupuk ini, agar petani bisa menikmati pupuk nonsubsidi dengan harga terjangkau serta membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani. Semoga program ini dapat mendorong petani untuk menanam lebih awal sehingga kesuksesan musim tanam awal tahun ini bisa kita tuai bersama saat musim panen nanti,” tutup Trudo.