SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengurus Keluarga Alumni Universitas Wahid Hasyim (KAWAH) se-Indonesia secara resmi mendukung H. Herry Darman, S.H, untuk menjadi Calon Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI). Dukungan ini diungkapkan dalam Rapat Koordinasi Persiapan Musyawarah Nasional Ke-IV di Aula Dekanat, Lantai 6, Kampus Unwahas, Kota Semarang, pada hari Selasa (19/3/2024).

Koordinator Inisiator Aksi Dukungan, Dr (Hc) Joko Susanto, menyampaikan alasan di balik dukungan tersebut. Menurutnya, KAWAH memberikan dukungan penuh karena Herry Darman dinilai memiliki kualifikasi dan kepantasan sebagai Calon Kepala BP2MI di bawah Pemerintahan Prabowo-Gibran yang diharapkan terpilih sebagai Presiden RI dan Wakil Presiden RI. Rekam jejak dan integritasnya yang jelas serta kualifikasinya menjadi pertimbangan utama untuk mengusulkan dan mendorong Herry Darman maju sebagai Calon Kepala BP2MI mendatang.

“Apabila nanti terpilih dan diangkat Pak Prabowo tentu dapat bermanfaat, kami juga memberikan pesan wajib, apabila terpilih untuk berbakti pada almamater dan KAWAH sehingga benar-benar bisa go Internasional,”kata pria yang akrab disapa Bung Joko, dihadapan peserta rapat.

Taufik Ismail, Pengurus DPP KAWAH dan Ketua Panitia Munas IV, menambahkan bahwa dukungan tersebut telah dinyatakan dalam bentuk surat yang ditandatangani oleh semua peserta rapat. Mereka juga mengadakan doa bersama agar Herry berhasil terpilih. Taufik menjelaskan bahwa jumlah anggota KAWAH yang merupakan lulusan Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) mencapai 12.387 orang, sehingga menjadi kebanggaan jika salah satu dari mereka dapat memimpin BP2MI.

“Sehingga kedepan bisa bermanfaat untuk Kawah, kami dukung penuh beliau (Herry) maju dan berharap bisa dipilih sebagai Kepala BP2MI,”imbuhnya.

Ada beberapa pertimbangan yang mendukung Herry Darman sebagai Calon Kepala BP2MI, termasuk pengalaman, kapabilitas, dan kompetensi yang dimilikinya. Dia memiliki pengalaman sebagai Direktur Utama PT Sarana Insan Mandiri, sebuah perusahaan penempatan Pekerja Migran Indonesia, serta sebagai Ketua Umum dan Pendiri Perkumpulan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PERPEMINDO) dan Presidium serta Pendiri Asosiasi Perusahaan Tenaga Kerja Indonesia (ASPATAKI). Herry juga menjabat sebagai Direktur Pusat Kajian Ketenagakerjaan Universitas Wahid Hasyim dan memiliki berbagai jabatan lainnya yang menunjukkan kualifikasi dan komitmen dalam bidang tersebut.