KARAWANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan komitmen dalam meningkatkan infrastruktur ketenagalistrikan demi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, PT PLN (Persero) sebagai perusahaan pelaksana sektor ketenagalistrikan menjadi ujung tombak dalam menjalankan misi tersebut.

Sebagai bagian dari upaya pemantauan dan percepatan pembangunannya, Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) mengadakan kunjungan lapangan pada hari Rabu (08/05) ke proyek Gardu Induk (GI) 150 kV Teluk Jambe II dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Teluk Jambe – Teluk Jambe II yang tengah dipersiapkan pembangunannya oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT).

Wilayah Teluk Jambe merupakan salah satu kawasan industri yang terus berkembang. Kelistrikan di wilayah tersebut saat ini didukung oleh GI 150 kV Teluk Jambe yang terdiri dari 4 trafo dengan total kapasitas sebesar 240 MVA (4×60 MVA).

Husni Wardana, Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2, menjelaskan bahwa GI 150 kV Teluk Jambe II dan SUTT 150 kV Teluk Jambe – Teluk Jambe II menjadi bagian penting dari infrastruktur ketenagalistrikan yang akan meningkatkan distribusi listrik di wilayah tersebut.

“Pertumbuhan kawasan industri Teluk Jambe tentunya diikuti dengan pesatnya permohonan penyambungan listrik. Untuk melayani pertumbuhan beban tersebut, maka dibutuhkan gardu induk baru yang akan membagi pembebanan dari gardu induk eksisting dan menjaga tingkat mutu pelayanan kepada konsumen,” kata Husni.

KPPIP, yang beranggotakan lintas kementerian, dibentuk oleh pemerintah berdasarkan Peraturan Presiden No 75 Tahun 2014 sebagai upaya untuk mengatasi hambatan pembangunan proyek-proyek strategis nasional dan mempercepat penyediaan infrastruktur prioritas.

Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP JBT, Achmad Ismail, menyambut baik kunjungan KPPIP dan menegaskan komitmen PLN untuk menyelesaikan proyek sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami menyambut baik kunjungan KPPIP dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan terhadap proyek ini. PLN UIP JBT berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menyelesaikan proyek ini sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kolaborasi yang erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat penting dalam memastikan keberhasilan pembangunan infrastruktur ini.” jelas Achmad.

Achmad menambahkan perlunya adanya dukungan dan kolaborasi dari seluruh stakeholder dalam penyelesaian pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk yang akan meningkatkan kualitas, kontinuitas pelayanan dan peluang penjualan kepada konsumen.

“Kolaborasi yang erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat penting dalam memastikan keberhasilan pembangunan infrastruktur ini. Selain itu PLN mengharapkan dukungan penuh dari PT Suryacipta Swadaya selaku pengelola kawasan industri agar proyek ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target”, tambah Achmad.

Kunjungan KPPIP ke proyek infrastruktur ketenagalistrikan ini menandai komitmen bersama untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat serta perekonomian