SEMARANG (Pertamanews.id) – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP), Maria Felicia berhasil meraih Juara I Denok Kenang Semarang 2024. Kompetisi Denok Kenang Semarang merupakan ajang untuk melestarikan kebudayaan Indonesia khususnya Kota Semarang, Jawa Tengah dan juga menggali potensi duta budaya muda, kritis, dan berbakat. Maria Felicia (Universitas Diponegoro) bersama rekannya Mohamad Pramanda Salih (UIN Walisongo) menjadi juara pertama pasangan Denok Kenang Semarang 2024 dari 30 finalis pasangan Denok Kenang yang diumumkan pada malam grand final pada Sabtu, 18 Mei 2024 di Taman Indonesia Kaya Semarang.

Menjadi seorang duta kebudayaan selaras dengan passion yang dimiliki Maria Felicia Slamet Riyono sejak kecil. Dirinya sering mengikuti berbagai kompetisi seperti menyanyi, menari, dan modeling. Selain itu, Maria juga suka menampilkan karya kebudayaan di depan umum, seperti mengikuti grup tari, paduan suara, dan menyanyi solo.

Mahasiswa jurusan Ilmu Hukum Fakultas Hukum Undip ini mengungkapkan bahwa melalui kebudayaan dirinya mampu memahami, mengenal, dan merepresentasikan nilai suatu kebudayaan sebagai WNI. “Ada rasa kebanggaan atas kekayaan budaya yang kami miliki sebagai bangsa Indonesia. Oleh karena itu, ada dorongan yang muncul dalam diri saya untuk terus belajar serta menekuni bidang kebudayaan dan pariwisata untuk menjaga, melestarikan, dan mengajak setiap generasi agar ikut mengenal, menjaga, dan melestarikan budaya sebagai kekayaan Bangsa Indonesia,” kata Maria.

Maria Felicia menceritakan banyak pengalaman baru dan menarik yang didapatkannya selama mengikuti kompetisi dan memenangkan kejuaraan Denok Kenang 2024. Tahapan kompetisi yang dijalani mulai dari audisi dengan serangkaian penilaian meliputi tes tertulis, tes penampilan, dan wawancara. Setelah melewati serangkaian tahapan tersebut, Maria kemudian lolos menjadi 30 besar finalis yang melanjutkan kegiatan karantina hingga menuju ke grand final.

“Kegiatan saat karantina Denok Kenang memberikan pengalaman dan pengetahuan baru khususnya dalam bidang pariwisata, kebudayaan, public speaking, bahasa Inggris, serta pengetahuan-pengetahuan yang mendukung sebagai duta atau Denok Kenang Kota Semarang. Selain itu, dari rangkaian kegiatan tersebut saya bisa mendapat banyak teman dan relasi baru yang saling mendukung dan mempunyai tujuan yang sama yaitu untuk memajukan budaya dan pariwisata Kota Semarang,” ujar Maria.

Selain Denok Kenang 2024, mahasiswa UNDIP angkatan tahun 2022 ini sebelumnya juga mengantongi segudang prestasi. Maria pernah menjadi Juara I Lomba Tari Kretek Perorangan Tingkat Jawa Tengah tahun 2017, Juara 1 Pemilihan Putra Putri Budaya tingkat Jawa Tengah dan DIY tahun 2017, dan meraih Gold Certificate dan Female Choir Champion of Category pada Bali International Choir Festival tahun 2023.

Mengenai potensi Kota Semarang, Maria menyebutkan bahwa Kota Lama Semarang memiliki daya tariknya tersendiri. “Di Kota Lama banyak spot foto menarik yang indah ditampilkan di media sosial, juga terdapat banyak cafe dan tempat nongkrong yang tentunya dapat menjadi daya tarik bagi generasi muda,” jelas Denok Kota Semarang 2024 ini.

Maria menemukan banyak hal baru untuk dipelajari dan dijelajahi saat dirinya berada di zona yang baru. Dirinya berpesan kepada teman-teman mahasiswa UNDIP, “jangan ragu untuk mencoba hal-hal baru, keluar dari zona nyaman, dan percaya pada diri sendiri bahwa kita mampu. Teruslah belajar dan berusaha, serta memohon penyertaan dan perlindungan Tuhan dan doa restu orang tua.”