SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, mengimbau seluruh Jemaah Haji asal Jawa Tengah untuk menjaga kesehatan selama berada di Tanah Suci.

Imbauan ini disampaikan mengingat cuaca ekstrem dan perubahan lingkungan yang bisa mempengaruhi kondisi fisik para jemaah.

“Menjaga kesehatan adalah hal yang sangat penting selama melaksanakan ibadah haji. Saya berharap seluruh Jemaah Haji dari Jawa Tengah dapat menjaga pola makan, istirahat yang cukup, dan mengikuti semua arahan dari petugas kesehatan,” ujar Ferry dalam keterangannya di Semarang, Senin (27/5).

Ferry juga mengucapkan selamat kepada para jamaah yang telah berkesempatan berangkat ketanah suci pada tahun ini dan mendoakan agar kegiatan ibadah haji tersebut berjalan lancar.

“Semoga para jamaah khususnya yang berasal dari Jawa Tengah semuanya dapat menunaikan ibadah haji dengan baik dan selama ditanah suci kegiatan-kegiatan ibadah bisa berjalan aman dan lancar,” ucapnya.

Politikus Partai Golkari itu juga berpesan, setibanya di tanah suci nanti para jamaah haji agar bisa mengikuti semua rangkain ibadah dengan khusuk dan khidmat, serta menjaga kesehatan, kekompakan sesama jamaah.

“Kami berharap para jamaah haji untuk melaksanakan rukun haji tanpa ada kendala dan sehat kembali ke tanah air dengan baik serta selamat,” harap Ferry.

Diketahui, jumlah jemaah calon haji asal Jawa Tengah yang diberangkatkan sebanyak 32.059 orang, yang terbagi dalam 100 kloter. Calon haji asal Temanggung menjadi yang pertama diberangkatkan ke Arab Saudi. Sedangkan kloter terakhir adalah jemaah asal Wonogiri, yang akan berangkat pada 10 Juni 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Ferry juga mendoakan agar seluruh Jemaah Haji Jawa Tengah mendapatkan haji yang mabrur dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri telah mempersiapkan segala kebutuhan dan fasilitas untuk mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini, termasuk menyediakan layanan kesehatan yang memadai.

Dengan total ribuan jemaah yang akan berangkat, imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapan jemaah dalam menghadapi tantangan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.