SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepolisian mengimbau agar warga yang memiliki hewan ternak seperti sapi, kerbau dan kambing diminta untuk lebih waspada.

Kapolres Kaur Polda Bengkulu, AKBP H. Eko Budiman S.I.K., M.IK., memprediksikan menjelang hari Raya Idul Adha kasus pencurian hewan ternak (Curnak) di Kabupaten Kaur akan marak terjadi.

Bukan tanpa alasan, kasus curnak di Kaur beberapa bulan belakangan memang masih hangat sekali diperbincangkan. Terutama untuk wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning, hingga ke Padang Guci Hulu.

“Untuk yang punya hewan ternak, menjalang hari Raya Idul Adha ini diminta untuk lebih waspada. Kaur ini sangat rawan kasus Curnak,” ujarnya, dilansir dari laman harianrakyatbengkulu, Minggu (2/6/24).

Mencegah kasus Curnak para pemilik ternak diminta agar tidak melepas liarkan ternaknya.

Penjagaan untuk hewan ternak hendaknya lebih ditingkatkan lagi, entah itu menggunakan sistem pengamanan konvensional maupun dengan bantuan alat elektronik seperti CCTV.

“Bila perlu, di kandang ternak itu dipasangkan CCTV supaya ternaknya lebih aman,” sampainya.

Selain imbauan, sebagai upaya pencegahan pihak kepolisian juga terus melakukan patroli di wilayah-wilayah yang rawan terjadi pencurian ternak. Seperti di wilayah Kecamatan Tanjung Kemuning, Kecamatan Kaur Utara dan sekitaran Padang guci.

“Patroli terus gencar dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus curnak,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan kasus Curnak hasil penyidikan sementara, Polres Kaur sudah mengantongi dua nama yang masuk dalam Target Operasi (TO) karena dicurigai terlibat dalam kasus curnak ini.

Nama kedua orang ini mencuat, dari informasi pelaku curnak yang sudah ditetapkan menjadi tersangka.