SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran terhadap lingkungan sekaligus dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, Universitas Diponegoro (UNDIP) mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah pada kegiatan Kampus Darling dari Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) bekerjasama dengan Harian Kompas.

Berkonsep Kuliah Umum dengan tajuk “Literasi Digital Hijau Menuju Masa Depan Berkelanjutan” yang dilaksanakan di Gedung Prof. Sudarto, S.H. Kampus UNDIP Tembalang, Semarang pada Rabu, 5 Juni 2024.

Kegiatan Siap Darling (Sadar Lingkungan) merupakan gerakan yang diinisiasi oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation melalui sosial media sejak November 2018. Gerakan yang menyasar generasi muda terlebih gen Z dimana sebagian besar mendominasi sebagai pengguna internet (digital native) di Indonesia.

Gen Z dianggap memiliki modal literasi digital yang dapat dimanfaatkan untuk membuat perubahan pada isu-isu fundamental. Termasuk, tantangan perubahan iklim dan degradasi lingkungan yang membutuhkan kolaborasi penanganan antara pemerintah, swasta, dan elemen masyarakat lainnya.

Selama tiga tahun terakhir (2020–2022), indeks literasi digital Indonesia terus meningkat hingga 3,54, sehingga tergolong tinggi. Diharapkan gen Z dapat menyebarkan konten-konten kredibel, berkualitas dan positif tentang kegiatan mencintai lingkungan dan bumi di platform digital. Tak hanya menjadi generasi yang sekedar peduli terhadap lingkungan tetapi juga melakukan aksi nyata.

Dengan slogan “bikin perubahan itu ngga bisa sendirian” Siap Darling akan menjadikan semakin banyak generasi muda yang terlibat dan turut menjaga kelestarian alam.

Berkesempatan memberikan sambutannya, Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E.,M.Si. mengucapkan rasa terimakasih kepada BLDF yang akan semakin menghijaukan kampus UNDIP di Rembang dan Batang serta mengapresiasi dukungan pada kegiatan BLDF yang berkolaborasi bersama Kompas.

Setiap minggu UNDIP harus speak up (berbicara) di media dan diharapkan menjadi guidance bagi masyarakat. Kedepan UNDIP bisa hadir di ranah publik dan harus menjadi media darling terhadap banyak wartawan terkait keilmuwan dan sebagainya.

“Ruang publik yang kurang maksimal secara keilmuan padahal UNDIP adalah oase dimana mempunyai banyak researcher (ilmuwan) dan dalam banyak hal harus dikomunikasikan kepada masyarakat. Kalau tidak, research hanya untuk research padahal seharusnya research untuk rakyat,” imbuh Rektor UNDIP.

Dengan taglinenya “UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat” menjadikan UNDIP exist dan bermanfaat untuk masyarakat. “Harapannya keberadaan UNDIP dapat berperan mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah dan menjadikan Jawa Tengah sebagai penyangga pangan nasional. UNDIP harus hadir untuk membantu masyarakat. Kalau ada rekognisi internasional dan lain sebagainya pasti diharapkan itu bagian refleksi dari internal business process di UNDIP yang baik tetapi memberikan kemanfaatan bagi masyarakat menjadi tujuan yang utama dengan melakukannya secara bersama-sama/ bekerjasama,” tegas Prof Suharnomo diakhir pidato.

Sementara Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara saat sambutan menyebutkan bahwa Filosofi Djarum Foundation lahir dari dalam dan berkembang bersama lingkungan. Dengan misi turut memajukan Indonesia dengan menjadi negara digdaya seutuhnya melalui 5 pilar Bakti (Bakti Sosial, Bakti Olahraga, Bakti Lingkungan, Bakti Pendidikan, Bakti Budaya).

“Bakti lingkungan dibentuk tahun 1979, seiring menyadari pentingnya partisipasi dan kolaborasi digital dengan generasi anak muda sehingga 5 tahun yang lalu diluncurkan gerakan Siap Darling. Dimana gerakan milenial berbasis digital berupa ajakan-ajakan tentang konten-konten positif terkait bagaimana menyelamatkan bumi dan berbagai macam isu-isu lingkungan juga melalui berbagai kanal di media sosial serta aktifasi penanaman,” jelas Mutiara.

Mutiara mengungkapkan sampai saat ini sudah ada 3000 mahasiswa di 250 kampus di 170 kota yang tergabung didalam Darling Squad. Jadi ini adalah volunteer basis yang memang ingin berpartisipasi aktif secara offline/ aktif menanam ataupun ikut didalam media sosial.

“Inisiasi kampus Darling sendiri sudah bersama 9 universitas telah menanam 6700 pohon bersama 8400 mahasiswa. Nantinya dengan UNDIP akan dilakukan bulan Agustus mendatang melakukan penanaman dengan mengkampanyekan gerakan Siap Darling Siap Sadar Lingkungan” terangnya.

Kegiatan kampus Darling ini selain dari jajaran pejabat UNDIP dan civitas academica, turut dihadiri pula Haryo Damardono Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas (Kompas.id); Ayu Kartika Indarti Senior Staff Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas dan C. Wahyu Haryo, Kepala Desk Regional Harian Kompas.

Pada sesi pemberian materi Kuliah Umum juga mengundang beberapa narasumber diantaranya Satya Rakasiwi yang membawakan judul “Panduan subskripsi dan elaborasi platform”. Kemudian paparan dari Haryo Damardono bertema “Paparan Materi Literasi Digital bersama Kompas”. Selanjutnya presentasi oleh Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D. dengan membawakan materi yang berjudul “Gen Z, Revolusi Digital dan Tantangan Resesi Demokrasi Global” serta paparan Materi BLDF dari Dandy Mahendra. Penampilan terakhir menghadirkan Jerhemy Owen & Ira Ratnati pada Talkshow bersama BLDF dan kreator konten terkait lingkungan.