spot_img

KAI Resmikan UMKM Creative Space di Ambarawa, Dorong Ekonomi Kreatif Lokal Bangkit

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kali ini, KAI meresmikan UMKM Creative Space di kawasan Museum Kereta Api Ambarawa, Kabupaten Semarang.

Bantuan tersebut merupakan Program Bantuan Pengembangan dan Pembinaan PUMK (Program Usaha Mikro dan Kecil). Dengan UMKM Creative Space, KAI memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM yang tergabung dalam Paguyuban UMKM Museum Kereta Api Ambarawa.

Baca juga:  Program MBG Disosialisasikan di Kabupaten Semarang, Dorong Generasi Sehat dan Cerdas

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Franoto Wibowo mengatakan bahwa seremonial peresmian dan penyerahan bantuan senilai Rp143.050.000,- dilakukan secara langsung oleh Vice President Corporate Social Responsibility (VP CSR) KAI, Sandra Pridasvara, kepada Ketua Paguyuban UMKM Museum Ambarawa, Muslimin pada Jumat (25/7).

“Pembentukan UMKM Creative Space ini bertujuan memberikan ruang kreatif sekaligus etalase bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk unggulannya kepada wisatawan yang berkunjung ke Museum Kereta Api Ambarawa. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat ekonomi lokal dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” kata Franoto.

Baca juga:  KAI Daop 4 Semarang Bersama DJKA Lakukan Inspeksi Keselamatan untuk Pastikan Angkutan Nataru Aman

Franoto menambahkan bahwa terdapat sebanyak 24 booth display yang dibuat dengan konsep terbuka dan estetika warisan budaya perkeretaapian. Booth tersebut menjual berbagai macam produk UMKM seperti makanan berat dan ringan, minuman dan kerajinan tangan.

Baca juga:  Cemil Dining Rayakan Februari Penuh Cinta & Keberuntungan Lewat “valentine Picks” & “a Feast Of Luck”

“Area ini tidak hanya menjadi ruang jual-beli, tetapi juga tempat interaksi dan edukasi antara pengrajin lokal dan pengunjung,” tambah Franoto.

KAI Daop 4 Semarang mengajak para pengunjung Museum Ambarawa untuk mendukung produk lokal dan merasakan langsung hasil karya pelaku UMKM binaan di UMKM Creative Space.

“Kami percaya bahwa museum bukan hanya tempat menyimpan sejarah, tetapi juga ruang hidup yang bisa menggerakkan ekonomi kreatif di daerah,” ungkap Franoto.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini