spot_img

BBWS Pemali Juana Lakukan Monitoring dan Tanggulangi Tanggul Sungai Wulan Demak

DEMAK (Pertamanews.id) – Tanggul Sungai Wulan di Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mengalami kebocoran yang signifikan, mencapai 30 meter dengan kedalaman 5 meter., Direktur Jenderal SDA PUPR, Bob Arthur Lombogia beserta jajaran BBWS Pemali Juana, menjelaskan langkah-langkah yang diambil untuk menanggulangi tanggul jebol, saat dijumpai wartawan, Selasa (19/3).

“Langkah yang kami ambil adalah, kami harus menutup tanggul ini, jadi kami tutup lubang ini, jadi nanti air yang masuk ke arah kabupaten Demak akan terhambat dan sesudah itu kita akan pompa di daerah Demak,” ungkap Bob.

Baca juga:  Agil Fadjar Resmi Pimpin DPC IKADIN Kota Semarang, Siap Membangun Sinergi dan Perkuat Peran Advokat

Proses penutupan ini telah direncanakan untuk diselesaikan dalam waktu yang sangat singkat. Lombogia menetapkan target selesai penutupan hari ini, dengan harapan cuaca mendukung agar proses dapat berjalan dengan lancar.

“Target selesai penutupan, besok (hari ini), semoga cuaca bagus sehingga proses bisa berjalan cepat,” katanya.

Baca juga:  Tradisi Syawalan Pacuan Kuda Kebumen, Ferry Wawan Cahyono sebut Jadikan Momentum Promosi Pariwisata dan Ekonomi Lokal

Namun, penutupan hanya menjadi langkah awal. Lombogia juga menjelaskan tentang perawatan setelah penutupan untuk memastikan keamanan tanggul yang sudah diperbaiki.

“Sesudah ditutup, tanggul ini akan diperkuat dan dipertebal, serta akan ditinggikan. Selain itu, kita akan melanjutkan pengerjaan lain untuk pengerjaan permanen. Kita lakukan di musim kemarau agar proses pemadatannya terjadi,” tambahnya.

Baca juga:  Viral di Media Sosial, Polisi Berhasil Tangkap WNA Bawa Sajam di Bali

Dalam hal koordinasi dengan pihak terkait, Lombogia menegaskan bahwa pihaknya telah berupaya untuk bekerja sama secara cepat dan efisien.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak lain, kita upayakan supaya penanganan kami cepat selesai dan segera melakukan pemompaan sehingga lalu lintas dapat teratasi,” tutup Bob.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini