spot_img

Keberlanjutan Bisnis Nikel Pupuk Indonesia Niaga

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga sebagai salah satu anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan bisnisnya di bidang perdagangan pupuk dan non pupuk.

Pada perdagangan non pupuk, PI Niaga melakukan pengembangan usahanya pada komoditas nikel untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Trudo HDM Nainggolan Direktur Komersil & Operasi PI Niaga menjelaskan bahwa ”permintaan komoditas nikel diprediksi akan terus meningkat seiring dengan program Pemerintah yang terus mendorong penggunaan mobil listrik, dimana nikel merupakan salah satu bahan baku utama baterai kendaraan listrik.”

Baca juga:  KAI Daop 4 Semarang Hadirkan Rail Clinic di Stasiun Gundih, Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat

Sebagai langkah awal PI Niaga melakukan join operation dengan perusahaan swasta nasional dan berhasil menjual 34.000 MT nikel dikirim ke smelter nikel di Morosi, Sulawesi Tenggara.

”Pengiriman dilakukan 3 kali shipment dimana 2 kali shipment sebanyak 24.000 MT diselesaikan di akhir tahun 2023 dan 1 kali shipment sebanyak 10.000 MT diselesaikan di awal tahun 2024,” ujar Trudo.

Baca juga:  Peluang Baru ! Miliki Bentuk yang Unik dan Rasa Manis, Mbak Ita Ingin Kembangkan Kelengkeng Hawai di Kota Semarang

“Kami berupaya untuk meningkatkan bisnis nikel ini agar dapat berkontribusi dalam menambah pendapatan dan pencapaian target Perusahaan di tahun 2024, dan mendukung upaya Pemerintah dalam program green energy melalui bahan baku kendaraan listrik” ujar Trudo mengakhiri pembicaraan.

Baca juga:  Sambut HUT ke 13, Blibli Tiket Siap Memenuhi Kebutuhan Masyarakat Jawa Tengah Lewat Ekosistem Omnichannel

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini