spot_img

Kejati Jateng Ungkap Kasus TPPU di Tiga Bank Pemerintah Kota Semarang

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah tengah mengintensifkan penyelidikan terhadap kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga terjadi di tiga bank pemerintah yang beroperasi di wilayah Kota Semarang.

Hal itu disamapiakan oleh Asisten Bidang Intelijen (Asintel) Kejati Jawa Tengah, Dr Sunarwan, SH.,M.Hum, ia mengatakan investigasi ini dipicu oleh adanya transaksi keuangan yang mencurigakan yang terdeteksi dalam sistem internal bank-bank tersebut.

Baca juga:  Direktur RSA Klarifikasi Tuduhan YZ di Kasus Tipikor Cilacap

” Sejak 22 Februari 2024, kami telah menetapkan dua tersangka untuk tindak pidana pencucian uang yang terjadi di tiga bank pemerintah di Kota Semarang,” jelas Sunarwan, Selasa (27/2).

Adapun dua tersangka itu merupakan AH dan DIS, pihak kejaksaan memastikan bahwa mereka akan bertindak tegas sesuai dengan hukum dan mendukung proses penyelidikan yang sedang berlangsung, sambil tetap menjaga kepercayaan terhadap integritas sistem perbankan di Indonesia.

Baca juga:  Waito Wongateleng Jadi Wakajati Jateng, Kajati Teguh Tekankan Profesionalisme dan Integritas

Diketahui, tindak pidana korupsi yang terjadi di tiga bank pemerintah di wilayah Kota Semarang telah menyebabkan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah.

Kerugian negara dalam skala ratusan miliar rupiah ini menjadi sorotan utama dalam upaya pemberantasan korupsi di sektor keuangan.

Baca juga:  Bareskrim Sita Mobil Dito Mahendra

Sementara itu, pihak kejaksaan juga menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dilakukan dengan teliti dan transparan untuk mengungkap seluruh rangkaian kejahatan yang terjadi.

Masyarakat diminta untuk tetap memberikan dukungan dan kerjasama dalam rangka memastikan keberhasilan proses hukum ini.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini