spot_img

Buronan Kredit Fiktif PD.BPR BKK Kendal 2013-2014 Tertangkap Usai Laka Lantas di Surakarta

SEMARANG (Pertamanews.id) – Buronan kasus tindak pidana kredit fiktif PD. BPR BKK Kendal tahun 2013-2014, Muljaningrum Widiastuti, akhirnya berhasil diamankan pada 1 Juni 2024. Muljaningrum ditangkap di RSUD Dr. Moewardi, Surakarta setelah mengalami kecelakaan laka lantas

Penangkapan ini dikonfirmasi oleh Asisten Intelijen Kejati Jateng, Dr. Sunarwan, SH., M. Hum., yang menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah Muljaningrum terdeteksi menggunakan layanan BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut. Mereka menunggu hingga Muljaningrum pulih dan kemudian membawanya ke Kendal pada 10 Juni 2024.

Baca juga:  Melalui Kegiatan Bakti Sosial Alumni FK Unair Angkatan 2000, Dokter Kenalkan Langkah Pencegahan Stunting

“DPO Muljaningrum Widiastuti dari Kejari Kendal kita amankan di Solo karena kecelakaan, dirawat di rumah sakit, kita masuk kita bekerja sama dan dijemput oleh Kejari Kendal terkait Tindak Pidana Kredit Fiktif PD. BPR BKK Kendal Tahun 2013-2014, nanti perannya lebih jauh nanti di Kejari Kendal,” ungkap Sunarwan di Kejati Jateng, Rabu (19/6).

Baca juga:  Kegigihan Ferry Wawan Cahyono Menghidupkan Kesenian Ebeg di Purbalingga, Simbol Komitmen DPRD Jateng untuk Rakyat

Dr. Sunarwan juga menambahkan bahwa proses hukum lebih lanjut akan dilakukan di Kejari Kendal untuk menentukan apakah Muljaningrum akan ditingkatkan statusnya menjadi tersangka atau tidak. Kakak kandungnya, Martiningrum Nugrohowati, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

Baca juga:  Kejati Jateng Selesaikan Kasus Kerugian Negara PT. Seruni Prima Perkasa, Kerugian Capai 47 Miliar

“Nah prosesnya di Kejari Kendal apakah dia berpotensi atau ditingkatkan jadi tersangka atau tidak, nanti di Kejari Kendal,” jelasnya.

Keberhasilan penangkapan Muljaningrum ini juga diungkapkan berkat identitas asli yang tidak bisa diubah karena penggunaan BPJS Kesehatan.

“Kecelakaan motor, ternyata yang bersangkutan menggunakan BPJS, jadi tidak bisa berubah identitasnya dan itulah kedeteksi sama kita,” tambah Sunarwan.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini