spot_img

Pengundian Nomor Urut Pilkada Jateng 2024 Berlangsung Meriah, Andika-Hendi 1 dan Luthfi-Yasin 2

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menggelar rapat pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah untuk Pilkada 2024. Acara yang berlangsung di halaman Kantor KPU Jateng ini menghasilkan nomor urut bagi dua pasangan calon yang berkompetisi, Senin (23/9).

Pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memperoleh nomor urut 1, sementara pasangan Ahmad Luthfi-Taj Yasin mendapatkan nomor urut 2. Ketua KPU Jawa Tengah, Handi Tri Ujiono, secara resmi mengumumkan hasil pengundian tersebut.

Baca juga:  KAI Daop 1 Jakarta Optimalkan Kesiapan Sarana dan SDM untuk Angkutan Lebaran 1446 H

“Pasangan calon nomor urut 1 atas nama Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi alias Hendi. Pasangan nomor urut 2 pasangan atas nama Ahmad Luthfi dan Taj Yasin,” ujar Handi.

Kedua pasangan calon hadir dalam acara pengundian. Andika-Hendi tiba di lokasi pada pukul 18.30 WIB, dengan Andika mengenakan kemeja hijau dan Hendi berbaju merah. Sementara itu, Luthfi-Yasin datang pada pukul 19.00 WIB, keduanya mengenakan kemeja biru tua.

Baca juga:  Mahasiswa Udinus Gelar Kampanye Hentikan Bullying #KamuLebihDariBerharga di Taman Indonesia Kaya

Meski hujan turun sekitar pukul 19.30 WIB, acara tetap berjalan lancar. Para pendukung kedua pasangan calon memenuhi Jalan Veteran di depan Kantor KPU Jateng yang ditutup untuk lalu lintas kendaraan.

Andika Perkasa-Hendrar Prihadi diusung oleh PDI Perjuangan, sedangkan Ahmad Luthfi-Taj Yasin didukung oleh koalisi KIM Plus yang juga mendukung Prabowo di Pilpres 2024.

Baca juga:  MAKUKU Raih Rekor 2 MURI, Popok Tertipis di Indonesia

Menanggapi hasil pengundian, Andika Perkasa menyatakan kesiapannya untuk mengikuti tahapan Pilkada selanjutnya. “Kami juga meyakini seluruh penyelenggara Pilkada akan juga memegang teguh prinsip jujur, adil, langsung, umum, dan rahasia,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Luthfi mengungkapkan komitmennya untuk menjadi sosok ‘Bapak’ bagi warga Jawa Tengah. “Nomor urut 2 menjadi landasan bagi kita tentang dua hal yang diminta rakyat dan pimpinan. Yaitu ngopeni dan ngelakoni,” tambahnya.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini