spot_img

Pemerintah Tegaskan Misi Besar di Balik Program Makan Bergizi Gratis

TANGERANG (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan di Markas Dakwah Al Fuqron, Banten pada Jumat, (07/11). Sosialisasi program MBG menjadi momentum penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat terhadap urgensi pemenuhan gizi untuk mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa, Kepala Subbagian Tata Usaha KPPG Jakarta Yusda Aripin Salman, Ketua Yayasan Apimsa Bhakti Bangsa, H. Ahmad Subadri serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz menegaskan bahwa peningkatan potensi pertumbuhan dan perkembangan anak merupakan titik kritis dalam membangun kualitas sumber daya manusia. 

Baca juga:  Pemkot Semarang Beri Contoh Keberhasilan KBPU Lewat SPAM Semarang Barat

“Program MBG ini bukan sekadar penyediaan makanan bergizi, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Misi Badan Gizi Nasional (BGN) adalah memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan akses gizi yang berkualitas, edukasi yang memadai, serta dukungan yang berkelanjutan,” tutur Neng Eem Marhamah.

Sementara itu, Yusda Aripin Salman menjelaskan latar belakang peluncuran MBG sebagai respons terhadap masih tingginya angka stunting, masalah anemia, dan ketimpangan akses pangan bergizi. 

Baca juga:  Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit 16,5% di Awal 2025, Dorong Ekonomi Regional

“Urgensi MBG sangat jelas mendukung Indonesia Emas 2045 dengan meningkatkan asupan gizi dan pengetahuan masyarakat. Sasaran program ini mencakup peserta didik dari PAUD hingga SMA, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Semua makanan yang disalurkan telah memenuhi empat standar pelaksanaan, yaitu kecukupan kalori, komposisi gizi, standar higienis, dan keamanan,” paparnya.

Menanggapi, Ketua Yayasan Apimsa Bhakti Bangsa, H. Ahmad Subadri menambahkan bahwa pemenuhan gizi merupakan fondasi bagi pembangunan manusia yang unggul.

“Visi Badan Gizi Nasional adalah terwujudnya manusia Indonesia yang berkualitas. Gizi yang baik sejak dini berperan penting dalam membentuk kemampuan belajar, kesehatan, dan produktivitas generasi mendatang,” ungkapnya.

Baca juga:  Resmikan Plant Pertama di Indonesia, Kementerian ESDM: "PLN Miliki Cara Paling Cepat Hasilkan Green Hydrogen"

Program MBG juga menekankan penggunaan produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan daerah dan pemberdayaan ekonomi desa. Dengan kemitraan antara BUMDes, koperasi, dan pelaku usaha lokal, program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian pangan sekaligus pemerataan ekonomi masyarakat.

Melalui sosialisasi di Banten ini, para pemangku kepentingan sepakat bahwa MBG bukan sekadar program bantuan, melainkan langkah strategis membangun fondasi bangsa yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi.*

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini