spot_img

Program Bantuan Nutrisi Sido Muncul Diakui Pemerintah, Raih Predikat Gold BKKBN

JAKARTA (Pertamanews.id) — PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Indonesia.

Perusahaan jamu nasional ini meraih Penghargaan Mitra Swasta Predikat Gold pada Genting Collaboration Summit 2025, sebuah bentuk apresiasi dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN atas kontribusi konkret Sido Muncul dalam program penanganan stunting.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (BKKBN), Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd, kepada Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk., DR (H.C.) Irwan Hidayat, pada Rabu (10/12/2025) di Jakarta.

Baca juga:  Panen Raya P5, Siswa SMA Negeri 1 Semarang Tampilkan Drama Kolosal hingga Sastra Jawa

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemendukbangga/BKKBN atas penghargaan ini. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi Sido Muncul untuk terus berkontribusi dalam upaya penurunan stunting di Indonesia,” ujar Irwan Hidayat usai menerima penghargaan.

Irwan juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Genting Collaboration Summit 2025 yang mengusung tema “Sinergi untuk Negeri”.

Menurutnya, isu stunting adalah tantangan besar yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Baca juga:  Pejamata Spa: Surga Relaksasi Tersembunyi di Tengah Riuh Yogyakarta

“Acara seperti ini penting karena memberikan ruang bagi kita semua untuk bekerja sama. Stunting bukan hanya tugas pemerintah. Dunia usaha, media, akademisi—semua memiliki peran. Saya senang bisa menjadi bagian dari upaya bersama ini,” tambahnya.

Sido Muncul diketahui telah aktif terlibat dalam penanganan stunting sejak 2023.

Hingga 2025, total 864 anak suspect stunting telah mendapatkan bantuan melalui program dukungan nutrisi dan bantuan dana sebesar Rp500 ribu per bulan selama enam bulan, yang disalurkan langsung ke rekening orang tua penerima.

Baca juga:  Semen Gresik Lampaui Target Tingkat Ketercapaian TKDN 101,35 Persen Tahun 2023

Adapun wilayah penerima manfaat meliputi:

  • Cipete Selatan, Jakarta: 13 anak
  • Kabupaten Semarang (tiga kali kegiatan sejak 2023): 291 anak
  • Kabupaten Gianyar, Bali: 100 anak
  • RSI Jakarta Cempaka Putih: 40 anak
  • RS Unjani Cimahi: 150 anak
  • Bandung: 100 anak
  • Jonggol, Bogor: 170 anak

Dengan raihan predikat Gold ini, Sido Muncul berharap partisipasinya dapat semakin memperkuat kolaborasi nasional dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan bebas stunting.***

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini