spot_img

Sosialisasi MBG di Kotabaru Dorong Pemenuhan Gizi dan Pencegahan Stunting

Kotabaru, Kalimantan Selatan (Pertamanews.id) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas gizi anak dan mencegah stunting sejak dini. Sosialisasi MBG kali ini digelar di Kantor Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (9/5). 

Kegiatan tersebut menghadirkan Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Mariana, Kepala KPPG Balikpapan Paska Pakpahan, S.E., serta Penyuluh Kesehatan Puskesmas Serongga Ike Milatun Asfa, SKM sebagai narasumber. 

Dalam sambutannya, Hj. Mariana menegaskan bahwa Program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia untuk menciptakan generasi sehat dan berkualitas.

Baca juga:  Notaris Yustiana: Pembukaan SP3 Tak Berdasarkan Hukum, Siap Lawan Penyidikan

“Program MBG adalah program yang sangat mulia. Tujuannya sederhana namun berdampak besar, yaitu memastikan anak-anak kita berangkat ke sekolah dalam keadaan kenyang dan siap belajar. Kita semua memahami, anak yang datang ke sekolah dengan perut kosong tentu sulit berkonsentrasi. Namun ketika kebutuhan gizinya terpenuhi, semangat dan fokus belajarnya meningkat,” ujar Mariana. 

Ia juga menambahkan bahwa program tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan dan pendidikan anak, tetapi juga turut menggerakkan perekonomian masyarakat di daerah.

Baca juga:  DPR dan BGN Sosialisasikan MBG di Serang, Tekankan Pentingnya Gizi Anak Sejak Dini

“Di berbagai daerah yang sudah menjalankan program ini, kita melihat dampak yang nyata. Tingkat kehadiran siswa meningkat, konsentrasi belajar membaik, dan orang tua merasa terbantu karena pengeluaran rumah tangga untuk konsumsi anak berkurang. Bahkan, program ini juga membuka lapangan kerja baru. Satu dapur SPPG dapat menyerap puluhan tenaga kerja dari masyarakat sekitar dan menggerakkan ekonomi desa melalui pembelian bahan pangan lokal seperti beras, telur, sayur, ayam, dan ikan,” jelasnya. 

Baca juga:  SERU, ADA PROMO HAPPY HOURS DI GIIAS SEMARANG 2023

Meski demikian, Mariana mengakui bahwa pelaksanaan program yang masih berjalan dalam tahap pengembangan membutuhkan pengawasan bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Melalui MBG, anak-anak diharapkan mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang setiap hari, sehingga dapat membantu meningkatkan kesehatan, konsentrasi belajar, serta mencegah terjadinya stunting sejak usia dini.

Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan turut mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis demi terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan kuat.***

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini