spot_img

Keberlanjutan Bisnis Nikel Pupuk Indonesia Niaga

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga sebagai salah satu anak perusahaan dari PT Pupuk Indonesia (Persero) melaksanakan bisnisnya di bidang perdagangan pupuk dan non pupuk.

Pada perdagangan non pupuk, PI Niaga melakukan pengembangan usahanya pada komoditas nikel untuk memenuhi kebutuhan domestik.

Trudo HDM Nainggolan Direktur Komersil & Operasi PI Niaga menjelaskan bahwa ”permintaan komoditas nikel diprediksi akan terus meningkat seiring dengan program Pemerintah yang terus mendorong penggunaan mobil listrik, dimana nikel merupakan salah satu bahan baku utama baterai kendaraan listrik.”

Baca juga:  Penutupan PPPJ LXXX 2023, Jaksa Agung Burhanudin Ingatkan Pentingnya Karakter Profesi Jaksa

Sebagai langkah awal PI Niaga melakukan join operation dengan perusahaan swasta nasional dan berhasil menjual 34.000 MT nikel dikirim ke smelter nikel di Morosi, Sulawesi Tenggara.

”Pengiriman dilakukan 3 kali shipment dimana 2 kali shipment sebanyak 24.000 MT diselesaikan di akhir tahun 2023 dan 1 kali shipment sebanyak 10.000 MT diselesaikan di awal tahun 2024,” ujar Trudo.

Baca juga:  Berperan Aktif di Gakkumdu, Kejati Jateng Siap Awasi Pilkada di Jawa Tengah

“Kami berupaya untuk meningkatkan bisnis nikel ini agar dapat berkontribusi dalam menambah pendapatan dan pencapaian target Perusahaan di tahun 2024, dan mendukung upaya Pemerintah dalam program green energy melalui bahan baku kendaraan listrik” ujar Trudo mengakhiri pembicaraan.

Baca juga:  Universitas Dian Nuswantoro Tembus Peringkat QS World University Rankings Asia 2025

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini