spot_img
Beranda blog

Resmi Berstatus Hotel Bintang 4, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Hadirkan Layanan Berstandar Internasional

0

KULON PROGO (Pertamanews.id) – Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta resmi mengantongi Sertifikasi Hotel Bintang 4 dari LS Bhakti Mandiri Wisata Indonesia. Pencapaian ini menjadi tonggak penting yang menegaskan komitmen hotel dalam menghadirkan layanan, fasilitas, dan pengalaman menginap berstandar internasional bagi para tamu.

Sertifikasi tersebut diperoleh setelah melalui proses penilaian yang komprehensif, meliputi kualitas pelayanan, kebersihan, keamanan, fasilitas kamar, restoran, hingga kompetensi sumber daya manusia. Dengan predikat bintang empat, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu hotel unggulan di Kabupaten Kulon Progo yang siap mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

General Manager Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, Ari Maryanto, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, sertifikasi bintang empat bukan sekadar pengakuan terhadap kualitas hotel, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan standar pelayanan.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Sertifikasi bintang 4 bukan hanya sebuah pengakuan, tetapi juga menjadi tanggung jawab kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengalaman menginap bagi setiap tamu,” ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat dan wisatawan, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta menghadirkan berbagai promo spesial selama periode Agustus hingga Desember 2026. Salah satu yang ditawarkan adalah Staycation Pizza Package, paket menginap yang memberikan satu pilihan pizza favorit bagi setiap tamu sehingga pengalaman staycation menjadi lebih istimewa dan berkesan.

Manajemen optimistis, dengan raihan sertifikasi bintang empat ini, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta dapat semakin berkontribusi dalam mendukung perkembangan industri pariwisata di Kulon Progo sekaligus menjadi pilihan utama bagi wisatawan maupun pelaku bisnis yang membutuhkan akomodasi berkualitas.

Dikelola oleh jaringan perhotelan internasional Swiss-Belhotel International, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta memiliki 166 kamar dengan fasilitas berstandar internasional. Hotel ini berlokasi strategis, hanya sekitar tujuh menit dari Bandara Yogyakarta International Airport (YIA).

Selain menawarkan kenyamanan kamar, hotel ini juga dilengkapi restoran, lobby lounge, ruang pertemuan, rooftop swimming pool, hingga rooftop lounge yang menyuguhkan panorama hamparan sawah serta Pegunungan Menoreh.

Bagi pelanggan setia, Swiss-Belhotel International juga menghadirkan SBEC Loyalty Programme yang memberikan berbagai keuntungan, termasuk potongan harga 10 hingga 35 persen untuk pemesanan kamar, makanan, dan layanan lainnya di lebih dari 165 hotel jaringan Swiss-Belhotel di seluruh dunia. Program keanggotaan ini dapat diikuti secara gratis melalui aplikasi Swiss-Belhotel International yang tersedia di App Store maupun Google Play Store.

Informasi mengenai pemesanan kamar maupun promo terbaru dapat diperoleh melalui tim Sales & Marketing di (+62) 811-2850-1717 atau melalui akun Instagram @swissbelhotelairportjogja, Facebook Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta, serta situs resmi Swiss-Belhotel International.***

Up Peak Hotel Semarang Hadirkan Promo Kemerdekaan dan Perkuat Layanan Hotel Modern di Pusat Kota

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Up Peak Hotel Semarang terus memperkuat branding sebagai hotel modern dengan lokasi strategis di pusat Kota Semarang melalui berbagai inovasi layanan dan promo menarik. Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, hotel yang berada di Jalan Ahmad Yani No. 173, Wonodri, Semarang Selatan itu menghadirkan promo spesial “Stay & Celebrate” sekaligus memperkenalkan beragam fasilitas unggulan kepada masyarakat.

Pengenalan fasilitas tersebut dilakukan melalui kegiatan peliputan bersama mahasiswa Ilmu Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan tim Awall Media Network, Kamis (30/7). Dalam kesempatan itu, peserta diajak melihat langsung berbagai fasilitas yang menjadi daya tarik Up Peak Hotel.

Marketing Communication Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang, Ruth Novita Lusiani, mengatakan hotel mengusung konsep modern minimalis dengan keunggulan lokasi yang hanya sekitar lima menit dari Simpang Lima.

Konsep tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi beragam segmen tamu, mulai dari wisatawan, pelaku bisnis, hingga instansi pemerintahan.

“Kami mengusung konsep modern minimalis dengan lokasi yang sangat strategis, hanya sekitar lima menit dari Simpang Lima. Karena itu, tamu kami berasal dari berbagai kalangan, mulai dari wisatawan, pelaku bisnis, hingga instansi pemerintahan,” ujar Ruth.

Up Peak Hotel memiliki berbagai pilihan kamar, mulai tipe Superior hingga Deluxe, yang didukung fasilitas penunjang seperti enam ruang pertemuan berkapasitas 15 hingga 100 orang.

Hotel ini juga menyediakan kids corner, layanan spa bekerja sama dengan Seruni Spa, serta layanan lunch box dan outside catering dengan harga mulai Rp35 ribu per porsi, sudah termasuk air mineral dan gratis ongkos kirim untuk pemesanan minimal 10–15 porsi.

Tak hanya mengandalkan fasilitas, Up Peak Hotel juga menawarkan promo spesial bertajuk “Stay & Celebrate” yang berlaku pada 1–17 Agustus 2026. Melalui promo tersebut, tamu dapat menikmati paket menginap tiga hari dua malam di kamar Superior hanya Rp810 ribu.

Untuk melengkapi suasana perayaan kemerdekaan, restoran hotel juga menyajikan menu khas Nusantara seperti Mangut Ikan Pari dan Kepala Manyung yang dipadukan dengan minuman bertema Hari Kemerdekaan.

Melalui berbagai fasilitas, layanan, dan promo yang ditawarkan, Up Peak Hotel Semarang optimistis mampu menjadi pilihan utama masyarakat yang mencari akomodasi nyaman di pusat kota, baik untuk keperluan bisnis, liburan keluarga, maupun penyelenggaraan berbagai kegiatan dan pertemuan.

Kegiatan peliputan bersama mahasiswa UNNES dan Awall Media Network juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan layanan Up Peak Hotel kepada masyarakat sekaligus memberikan gambaran mengenai strategi pengelolaan industri perhotelan yang berorientasi pada pelayanan dan pengalaman tamu.*

Wujud Kepedulian Sosial, Hotel Ciputra Semarang Beri Bantuan Pendidikan kepada Anak Asuh

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui penyerahan bantuan pendidikan kepada anak asuh Al Kahfi. Kegiatan yang digelar pada 29 Juli 2026 itu menjadi wujud kepedulian hotel terhadap dunia pendidikan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.

Sebanyak 31 anak asuh Al Kahfi menerima bantuan berupa dana pendidikan yang berasal dari donasi para karyawan Hotel Ciputra Semarang. Selain itu, para penerima bantuan juga diajak menikmati hidangan yang disiapkan oleh tim kuliner hotel sebagai bentuk kebersamaan.

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan. Acara diawali dengan penampilan hadroh dari Panti Asuhan Riyadul Jannah Baiturahman, dilanjutkan tausiyah yang disampaikan Ustadz Abdul Rohman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran manajemen serta para karyawan Hotel Ciputra Semarang yang menjadi donatur dalam program Al Kahfi.

Human Resources Department Hotel Ciputra Semarang, Denny Harianta, mengatakan program ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Hotel Ciputra Semarang terhadap pendidikan generasi muda.

“Kami berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa berbagi kepada sesama merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga dan dilakukan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Menurut Denny, program bantuan pendidikan tersebut merupakan bagian dari komitmen Hotel Ciputra Semarang dalam menghadirkan berbagai kegiatan CSR yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang terus dibangun di lingkungan kerja, Hotel Ciputra Semarang berharap program ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak asuh Al Kahfi, tetapi juga mempererat hubungan harmonis dengan masyarakat serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut berbagi dan menebarkan kebaikan.

JNE Permudah Distribusi UMKM, Ongkir JTR Kini Mulai Rp2.000 per Kg

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – JNE menghadirkan promo ongkos kirim (ongkir) layanan JNE Trucking (JTR) mulai Rp2.000 per kilogram sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM sekaligus apresiasi bagi pelanggan.

Program ini berlaku untuk pengiriman dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke seluruh Pulau Jawa mulai 13 Juli hingga 30 September 2026.

Promo tersebut dapat dinikmati di seluruh sales counter JNE wilayah Jateng-DIY untuk pelanggan yang melakukan transaksi langsung (cash).

Layanan promo berlaku untuk pengiriman dengan berat minimal 10 kilogram.

Setelah 10 kilogram pertama, pelanggan akan dikenakan tarif khusus per kilogram berikutnya.

Sebagai ilustrasi, pengiriman JTR dari Yogyakarta ke Jakarta yang semula bertarif Rp55.000 kini menjadi Rp40.000 untuk 10 kilogram pertama, dengan tarif Rp4.000 per kilogram berikutnya.

Sementara itu, pengiriman dari dan tujuan wilayah Jawa Tengah-DIY yang sebelumnya Rp45.000 kini cukup Rp20.000 untuk 10 kilogram pertama, ditambah Rp2.000 per kilogram berikutnya.

Tarif promo tersebut belum termasuk biaya asuransi, packing kayu, surcharge, maupun biaya karantina.

JTR merupakan layanan pengiriman kargo JNE yang diperuntukkan bagi barang berukuran besar atau dalam jumlah banyak. Layanan ini menggunakan armada truk melalui jalur darat dan laut dengan berat minimum pengiriman umumnya 10 kilogram sehingga menawarkan tarif yang lebih ekonomis dibanding layanan reguler.

Head of Sales Regional Jateng-DIY JNE, Dessy Laila, mengatakan promo ini diharapkan mampu meringankan biaya distribusi, khususnya bagi pelaku UMKM yang rutin mengirim barang dalam jumlah besar.

“Layanan JTR merupakan salah satu layanan paling ekonomis di JNE. Melalui promo ini kami berharap masyarakat, khususnya UMKM yang melakukan pengiriman dalam volume besar, dapat semakin terbantu karena potongan tarif yang diberikan cukup signifikan,” ujar Dessy.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan komitmen JNE dalam menghadirkan solusi logistik yang lebih efisien sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi pelaku usaha.

“Promo ini kami laksanakan serentak di seluruh wilayah regional Jateng-DIY dengan harapan dapat meningkatkan aktivitas pengiriman sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut,” katanya.

Salah satu pelanggan, Galih, pengusaha konveksi asal Yogyakarta, mengaku merasakan langsung manfaat promo tersebut. Ia rutin mengirim kaos oblong, kaos polo, hingga seragam custom untuk instansi maupun komunitas dengan berat pengiriman mencapai 55 kilogram.

“Biasanya ongkos kirim ke Jakarta untuk 55 kilogram sekitar Rp302.500. Dengan promo ini saya hanya membayar Rp220.000, sehingga biaya operasional menjadi lebih hemat,” ujar Galih.

Melalui promo JTR ini, JNE berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan pengiriman barang dalam jumlah besar dengan tarif yang lebih kompetitif, sehingga distribusi barang di Pulau Jawa menjadi lebih efisien dan terjangkau.***

Get’s Courts Bidik Pasar Baru Padel di Semarang Timur, Hadirkan Olahraga yang Lebih Terjangkau

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Get’s Courts terus memperluas akses olahraga padel di Kota Semarang dengan membidik pasar baru di wilayah Semarang Timur. Usai soft opening, venue yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Sambirejo, Kecamatan Gayamsari ini mengusung konsep padel yang lebih inklusif agar dapat dinikmati berbagai kalangan.

Manajer Get’s Courts, Jagat, mengatakan kehadiran venue tersebut memiliki visi berbeda dibandingkan lapangan padel lain yang sudah lebih dulu beroperasi di Semarang.

“Kalau saya lihat orang-orang yang main padel itu orangnya itu-itu terus. Klubnya itu-itu saja. Keinginan kita adalah di sini kita buka market baru di Semarang Timur,” ujarnya saat ditemui, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, Get’s Courts ingin menghilangkan stigma bahwa olahraga padel hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu. Berbagai program promo, termasuk potongan harga penyewaan raket, disiapkan agar masyarakat dapat mencoba bermain dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Harapan kita semua orang bisa ikut main padel. Semua orang bisa fun di dalam lapangan padel. Kita ingin menghilangkan anggapan bahwa padel itu mahal,” tambahnya.

Tak hanya menyediakan lapangan olahraga, Get’s Courts juga tengah menyiapkan fasilitas pendukung berupa KOV Cafe yang akan dibangun di area sebelah venue. Kehadiran kafe tersebut diharapkan menjadi ruang berkumpul bagi komunitas maupun masyarakat setelah beraktivitas di lapangan.

Suasana Get’s Courts pasca soft opening juga menjadi lokasi pembelajaran lapangan bagi lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tengah menjalani program magang di Kantor Hukum Sentra Lex Indonesia.

Didampingi tim Awall Media Network, para mahasiswa memperoleh pengalaman praktik jurnalistik melalui proses peliputan, mulai dari menyusun pertanyaan, melakukan wawancara dengan narasumber, hingga mengolah data menjadi karya jurnalistik.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang menggabungkan praktik hukum dan komunikasi publik, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses peliputan media di lapangan.

Tak Sekadar Restoran Hotel, Meet n’ Eat Rooms Inc Bidik Tren Work From Café di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tren Work From Café (WFC) terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang kerja yang nyaman di luar kantor. Tak hanya membutuhkan koneksi internet yang stabil, banyak pekerja dan mahasiswa kini mencari tempat yang mendukung produktivitas sekaligus menawarkan pilihan kuliner berkualitas.

Menjawab kebutuhan tersebut, Meet n’ Eat Resto & Space Bar di Rooms Inc Semarang hadir sebagai destinasi yang memadukan kenyamanan bekerja, ruang pertemuan, hingga tempat bersantap di pusat Kota Semarang.

Berlokasi di kawasan DP Mall Semarang, restoran ini menawarkan suasana modern dengan fasilitas penunjang aktivitas, seperti akses Wi-Fi berkecepatan tinggi, stop kontak di setiap area tempat duduk, serta tata ruang yang nyaman untuk bekerja, menggelar rapat informal, mengerjakan tugas, maupun bersantai bersama keluarga dan teman.

Tak hanya menghadirkan fasilitas yang mendukung produktivitas, Meet n’ Eat juga memperkenalkan beragam menu terbaru dengan pilihan hidangan Nusantara, Asia, hingga Western. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan tamu yang ingin menikmati makan siang maupun makan malam dengan cita rasa yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

Pilihan minuman pun tersedia cukup lengkap, mulai dari aneka kopi, teh, cokelat, jus, mocktail, cocktail, hingga minuman spesial lainnya. Ragam pilihan tersebut membuat pengunjung tetap dapat bekerja maupun bersantai tanpa perlu berpindah tempat.

General Manager Rooms Inc Semarang, Kusnadi, mengatakan pembaruan menu dan pengalaman bersantap merupakan bagian dari komitmen hotel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu. Menurutnya, harga yang ditawarkan juga kompetitif dan mampu bersaing dengan berbagai coffee shop di Kota Semarang.

Sementara itu, Marketing Communications Rooms Inc Semarang, Nathania Justine, menuturkan Meet n’ Eat kini tidak hanya dikenal sebagai restoran hotel, tetapi juga menjadi ruang berkumpul yang nyaman bagi masyarakat, khususnya kalangan muda di Semarang.

“Dengan fasilitas yang lengkap, lokasi strategis, serta pilihan menu yang terus berkembang, kami ingin Meet n’ Eat menjadi tempat yang dapat mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, meeting, hingga menikmati waktu bersama keluarga dan teman,” ujarnya.

Meet n’ Eat Resto & Space Bar buka setiap hari dan siap menyambut masyarakat Semarang maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana Work From Café, makan siang, hingga bersantai setelah beraktivitas.

Informasi mengenai promo dan menu terbaru dapat diperoleh melalui akun Instagram @meetneat.semarang atau dengan mengunjungi langsung Meet n’ Eat Resto & Space Bar di Rooms Inc Semarang.

Schneider Electric Gelar Electrician Academy 2026, Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Terlatih

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Schneider Electric, perusahaan global di bidang teknologi energi, meluncurkan program Schneider Electric Electrician Academy 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi teknisi listrik, retailer, dan tenaga penjual toko listrik di Indonesia. Program yang dimulai pada 3 Juli 2026 ini menargetkan hingga 8.000 peserta hingga akhir tahun.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis, profesionalisme, serta kesiapan para pelaku industri kelistrikan dalam menghadapi perkembangan kebutuhan instalasi listrik yang semakin modern dan efisien.

Inisiatif ini hadir seiring meningkatnya kebutuhan akan hunian yang semakin terhubung dengan teknologi serta penggunaan solusi energi yang lebih efisien. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan instalasi listrik yang aman guna meminimalkan risiko korsleting, sengatan listrik, hingga kebakaran.

Berdasarkan data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, lebih dari 60 persen kasus kebakaran di Jakarta sepanjang 2025 disebabkan oleh masalah kelistrikan. Fakta tersebut menunjukkan pentingnya kompetensi tenaga kelistrikan selain penggunaan perangkat yang telah memenuhi standar keselamatan.

Melalui Schneider Electric Electrician Academy, peserta akan mengikuti pembelajaran digital selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026. Materi yang diberikan meliputi praktik instalasi listrik yang aman dan sesuai standar, perkembangan teknologi kelistrikan terkini, webinar bulanan, kuis, hingga pemantauan progres pembelajaran.

Selain itu, peserta yang aktif dan menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan berkesempatan memperoleh berbagai bentuk apresiasi, seperti pembiayaan sertifikasi kompetensi resmi, perjalanan religi, asuransi kesehatan, hingga voucher staycation.

Program ini juga membekali retailer dan tenaga penjual toko listrik dengan pengetahuan yang lebih komprehensif agar mampu memberikan edukasi serta rekomendasi produk yang tepat kepada pelanggan.

Dalam pelaksanaannya, Schneider Electric menggandeng PT Dana Purna Investama (DPI), perusahaan penyedia layanan manajemen fasilitas gedung, guna memperluas partisipasi tenaga kelistrikan dalam program tersebut.

Sebagai puncak kegiatan, Schneider Electric akan menggelar Electrician Day pada 27 Oktober 2026 untuk mengapresiasi pencapaian para peserta.

Teknisi listrik maupun retailer yang ingin mengikuti Schneider Electric Electrician Academy 2026 dapat mendaftar melalui grup WhatsApp yang telah disediakan oleh penyelenggara.

Dari Sales hingga Director, Perjalanan Ila Indriana Memimpin Transformasi Hotel Ciputra Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepemimpinan yang visioner dan adaptif menjadi salah satu kunci di balik pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Hal itu tercermin dari perjalanan karier Ila Indriana yang kini dipercaya mengemban amanah sebagai Director of Sales & Marketing Hotel Ciputra Semarang.

Dalam perannya, Ila memegang posisi strategis untuk memperkuat kinerja bisnis melalui pengembangan strategi pemasaran yang inovatif, memperluas kemitraan strategis, serta membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan dan mitra bisnis.

Perjalanan kariernya di industri perhotelan dimulai pada 2003. Berbekal pengalaman dan dedikasi yang terus berkembang, Ila bergabung dengan Departemen Sales Hotel Ciputra Semarang pada 2012. Konsistensinya dalam membangun kinerja membawanya dipercaya menjabat sebagai Director of Sales pada 2019, sebelum akhirnya resmi mengemban posisi Director of Sales & Marketing pada Juli 2026.

Dengan pengalaman lebih dari dua dekade di industri hospitality, Ila terus menunjukkan komitmennya dalam menghadapi berbagai tantangan bisnis. Di bawah kepemimpinannya, tim Sales & Marketing fokus memperkuat strategi penjualan dan pemasaran, memperluas jaringan bisnis, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Ia juga turut mengawal transformasi Hotel Ciputra Semarang menjadi hotel independen dengan tetap mempertahankan standar pelayanan terbaik serta berorientasi pada pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Menurut Ila, tantangan terbesar dalam memimpin bukan sekadar mencapai target bisnis, tetapi juga membangun budaya kerja yang positif dan menyatukan beragam karakter dalam satu tujuan yang sama. Di sisi lain, perubahan kebutuhan dan ekspektasi pelanggan menuntut tim untuk terus adaptif, inovatif, serta mampu menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap tamu.

“Jangan pernah takut keluar dari zona nyaman. Setiap tantangan adalah kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan menemukan potensi terbaik dalam diri kita. Teruslah belajar, tetap rendah hati, berani mengambil tantangan, dan berikan yang terbaik dalam setiap kesempatan. Karena kesuksesan bukanlah tujuan akhir, melainkan hasil dari proses, konsistensi, dan keberanian untuk terus melangkah maju,” ujar Ila Indriana.

Hotel Ciputra Semarang meyakini bahwa kesuksesan perusahaan dibangun melalui kolaborasi, integritas, inovasi, dan semangat untuk terus berkembang. Kepemimpinan yang kuat tidak hanya mendorong pencapaian bisnis, tetapi juga menginspirasi tim untuk bertumbuh, memperkuat kepercayaan mitra, serta menghadirkan pengalaman terbaik bagi setiap tamu.

Perjalanan Ila Indriana menjadi bukti bahwa kepemimpinan yang lahir dari proses, keberanian menghadapi tantangan, dan komitmen untuk terus belajar mampu membawa organisasi melangkah menuju masa depan yang lebih baik.

Sejalan dengan semangat “The New Era Begins”, Hotel Ciputra Semarang berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta menciptakan nilai berkelanjutan bagi pelanggan, mitra bisnis, dan industri pariwisata di Kota Semarang.

Sriboga dan UNNES Bangun Ekosistem UMKM Modern, Bekali Pelaku Usaha dengan Ilmu dan Teknologi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Sriboga Flour Mill memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi bersama Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Sinergi ini diwujudkan dalam kegiatan pemberdayaan UMKM bertema “Knowledge, Experience, dan Go Digital” yang digelar di Ruang Prof. Soedartono, Gedung Dekanat Fakultas Teknik UNNES, Selasa (28/7/2026).

Sebagai salah satu perusahaan produsen tepung terigu yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, PT Sriboga Flour Mill terus memperluas kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan kapasitas UMKM binaannya.

Melalui program pemberdayaan UMKM, Sriboga tidak hanya memberikan edukasi terkait penggunaan produk, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar memiliki kemampuan lebih dalam mengembangkan bisnis, mulai dari inovasi produk, manajemen usaha, pemasaran, keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital.

General Manager Commercial PT Sriboga Flour Mill, Rike Sundari S.Si, MBA mengatakan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting karena perusahaan memiliki keterbatasan dalam pengembangan kapasitas UMKM secara menyeluruh.

“Tujuan kami adalah bagaimana UMKM binaan tidak hanya menjadi pengguna produk, tetapi bisa tumbuh bersama dengan Sriboga. Karena itu kami berkolaborasi dengan pihak yang memiliki kapasitas dalam pengembangan ilmu dan pengetahuan, salah satunya perguruan tinggi,” ujarnya.

Marketing Manager PT Sriboga Flour Mill, Maria Wuri Handayani menambahkan, kerja sama dengan perguruan tinggi telah berjalan selama dua tahun dengan menggandeng sejumlah kampus di berbagai daerah, seperti UNNES, UGM, UNDIP, UNAIR, UB, UNSOED, UNIMMA, IPB, hingga UTM.

Menurutnya, melalui kolaborasi tersebut UMKM mendapatkan pembelajaran yang lebih luas, tidak hanya mengenai aplikasi produk tepung terigu, tetapi juga berbagai ilmu pendukung agar usaha dapat berkembang.

“UMKM tidak hanya membutuhkan inovasi produk, tetapi juga pengetahuan tentang manajemen usaha, keuangan, digitalisasi, dan branding. Semua itu menjadi bekal agar UMKM bisa naik kelas,” jelasnya.

Saat ini, Sriboga telah membina sekitar 3.500 UMKM yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat hingga Bali.

Selain pelatihan bisnis, Sriboga juga menghadirkan program Sriboga UKM Kelas yang memberikan pembelajaran terkait manajemen usaha, keuangan, digitalisasi, hingga pengembangan produk.

Kegiatan di UNNES ini juga menghadirkan seminar, sharing bisnis, dan baking demo sebagai bentuk penguatan keterampilan pelaku UMKM. Dalam sesi seminar, peserta mendapatkan materi “Keamanan Pangan pada Produk Berbasis Tepung Terigu” yang disampaikan Dosen Fakultas Teknik UNNES, Dr. Ir. Siti Fathonah, M.Kes, serta materi “Rahasia Dapur Bisnis: Sukses ala Gotri Bakery” oleh owner Gotri Bakery, Prihatin, S.Sos.I.

Selain itu, Chef Rudi Nasrudin dari Sriboga Customer Center Semarang turut memberikan baking demo dengan menghadirkan resep inovatif Éclaire dan Feuilletine Choco Banana Cake.

Kegiatan tersebut bertujuan membuka wawasan UMKM dalam menciptakan produk baru yang sesuai tren pasar.

Dari sisi akademisi, UNNES menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Dekan Fakultas Teknik UNNES, Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran dalam mendukung pertumbuhan industri melalui pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pendampingan masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Mahasiswa serta dosen dapat berkontribusi melalui inovasi, riset produk, pendampingan UMKM, hingga pengembangan kompetensi sumber daya manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman industri melalui program magang maupun keterlibatan dalam pengembangan produk pangan.

“Mahasiswa Tata Boga memiliki kompetensi dalam pengolahan makanan, sehingga kerja sama ini dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membantu UMKM meningkatkan kualitas produk,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran PT Sriboga Flour Mill, di antaranya Rike Sundari S.Si, MBA selaku GM Commercial, Maria Wuri Handayani selaku Marketing Manager, Beny Fajar Apriyanto selaku National Sales Manager, Agus Surono selaku Regional Business Manager Area Central 1, serta Ahmad Mukholil selaku Kepala Divisi Pemberdayaan UMKM.

Dari UNNES hadir Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., Rusiyanto, S.Pd., M.T. selaku Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama, Octavianti Paramita, S.Pd., M.Sc., para dosen, civitas akademika Fakultas Teknik, serta pelaku UMKM wilayah Semarang Raya dan sekitarnya.

Melalui kolaborasi industri dan perguruan tinggi ini, PT Sriboga Flour Mill dan UNNES berharap UMKM mampu meningkatkan kemampuan bisnis, memperluas pasar, serta berkembang menjadi usaha yang lebih modern, inovatif, dan berdaya saing.***

PUtech Mantapkan Langkah Jadi Kampus Unggul, Terima 441 Mahasiswa Baru dan Kantongi Empat Sertifikasi ISO

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) resmi menerima 441 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Sidang Senat Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru yang digelar di Auditorium Soejono Sosrodarsono Kampus 2 Politeknik Pekerjaan Umum, Semarang, Senin (27/7/2026).

Sidang Senat Terbuka dipimpin Ketua Senat Politeknik Pekerjaan Umum, Prof. Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D., dan dilanjutkan dengan pengukuhan mahasiswa baru oleh Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., M.SCE., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum (BPSDM PU), Bisma Staniarto, S.T., M.Sc., jajaran pimpinan kampus, anggota senat, sivitas akademika, mitra, tamu undangan, serta para mahasiswa baru.

Wakil Direktur I Bidang Akademik Politeknik Pekerjaan Umum, Syamsul Bahri, S.Si., M.T., dalam laporannya menyampaikan proses penerimaan mahasiswa baru berlangsung sejak Januari hingga Juli 2026 melalui Jalur Prestasi Gelombang I, Jalur Prestasi Gelombang II, dan Jalur Umum.

Untuk Jalur Umum, seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis daring hingga psikotes sebelum penetapan hasil akhir.

Dari ribuan peserta yang mengikuti seleksi dari berbagai daerah di Indonesia, sebanyak 441 calon mahasiswa dari 28 provinsi dinyatakan lolos. Mereka terdiri atas 151 mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG), 150 mahasiswa Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (TKJJ), serta 140 mahasiswa Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA).

Kepala BPSDM PU, Bisma Staniarto, membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang menegaskan bahwa mahasiswa PUtech merupakan bagian dari investasi strategis bangsa dalam menyiapkan sumber daya manusia sektor konstruksi.

“Saudara bukan sekadar memulai pendidikan tinggi, tetapi menjadi bagian dari investasi strategis bangsa. Jadilah generasi pembangun yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, membuka kesempatan, dan menghadirkan kesejahteraan,” ujar Bisma menyampaikan pesan Menteri PU.

Menurutnya, Politeknik Pekerjaan Umum memiliki peran penting dalam mendukung Asta Cita Presiden melalui transformasi PU608 dengan mencetak talenta konstruksi yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menjunjung tinggi prinsip keselamatan kerja.

Menteri juga mendorong mahasiswa untuk membangun lima bekal utama sejak awal perkuliahan, yakni kompetensi, karakter, integritas, kedisiplinan, dan etos kerja. Selain itu, mahasiswa didorong menguasai teknologi konstruksi modern seperti Building Information Modelling (BIM), kecerdasan artifisial (AI), Sistem Informasi Geografis (SIG), hingga teknologi pemetaan digital agar mampu menjawab kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang.

Sementara itu, Ketua Senat Politeknik Pekerjaan Umum, Prof. Indratmo Soekarno, mengatakan meningkatnya jumlah mahasiswa baru setiap tahun menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan PUtech.

“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Pembelajaran di PUtech didominasi praktik, termasuk pengalaman lapangan dan magang selama enam bulan, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja dengan penguasaan teknologi konstruksi,” katanya.

Bisma juga mengajak seluruh mahasiswa baru memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus membangun karakter profesional.

“Selamat kepada seluruh mahasiswa baru. Manfaatkan kesempatan belajar di PUtech sebaik-baiknya. Dengan fasilitas pembelajaran dan tenaga pengajar yang memadai, kami berharap mahasiswa tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sebagaimana arahan Menteri PU,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Brawijaya, menegaskan komitmen kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan tata kelola institusi.

Menurutnya, PUtech baru saja meraih sertifikasi ISO 45001 yang melengkapi tiga sertifikasi internasional sebelumnya, yakni ISO 17025, ISO 21001, dan ISO 37001.

“Ini merupakan langkah nyata kami dalam meningkatkan kualitas tata kelola, mutu pembelajaran, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berstandar internasional bagi seluruh sivitas akademika,” pungkasnya.