spot_img
Beranda blog Halaman 78

Peningkatan Pendapatan Dorong PLN Masuk Fortune Global 500

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — PT PLN (Persero) berhasil menembus daftar Fortune Global 500 tahun 2025 dan menempati peringkat ke-469 dunia, didorong oleh pendapatan sebesar Rp545,4 triliun sepanjang 2024 atau tumbuh 11,9% dibanding tahun sebelumnya. Capaian ini menempatkan PLN sebagai satu-satunya perusahaan utilitas asal Indonesia yang masuk dalam daftar korporasi terbesar global.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari konsistensi dan ketangguhan perusahaan dalam memperkuat daya saing di kancah internasional.

“Masuknya PLN ke dalam daftar Fortune Global 500 adalah bukti bahwa strategi transformasi yang kami jalankan membuahkan hasil. Ini bukan hanya pengakuan terhadap skala usaha kami, tetapi juga terhadap daya saing dan ketahanan bisnis PLN dalam menjawab dinamika global,” ujar Darmawan.

Ia menjelaskan, peningkatan pendapatan PLN didorong oleh volume penjualan listrik yang mencapai 306,22 terawatt hour (TWh) sepanjang 2024, naik 6,17% dibanding tahun sebelumnya. Konsumsi tenaga listrik tersebut setara dengan Rp353,17 triliun.

Penjualan listrik didominasi oleh sektor rumah tangga sebesar 43%, disusul sektor industri 30%, sektor bisnis 19%, dan sektor lainnya 8%. Konsumsi listrik rumah tangga tercatat tumbuh 6,62% menjadi 130,43 TWh, sementara konsumsi sektor industri meningkat 4,17% menjadi 92,28 TWh.

“Capaian ini tak lepas dari dukungan penuh Pemerintah dalam menciptakan iklim investasi dan kebijakan energi yang kondusif, serta kepercayaan masyarakat yang terus mendorong kami untuk memberikan pelayanan terbaik,” kata Darmawan.

Darmawan menambahkan bahwa kinerja keuangan PLN juga ditopang oleh efisiensi biaya dan optimalisasi portofolio bisnis yang adaptif terhadap dinamika pasar global.

“Kami menerapkan efisiensi menyeluruh tanpa mengurangi kualitas layanan. Melalui digitalisasi sistem, penguatan struktur keuangan, dan inovasi layanan pelanggan, kami berhasil meningkatkan produktivitas sekaligus menekan beban operasional,” tambahnya.

Selain pertumbuhan pendapatan, kesehatan keuangan PLN juga tercermin dari membaiknya Debt to Equity Ratio (DER) menjadi 38,02%, sementara Consolidated Interest Coverage Ratio (CICR) meningkat menjadi 3,71 kali pada 2024.

Salah satu inisiatif kunci PLN dalam penguatan sistem keuangan adalah program Cash War Room (CWR), yang mengintegrasikan pengelolaan anggaran, likuiditas, manajemen utang, dan valuasi aset. PLN juga menerapkan berbagai inisiatif strategis seperti spend control tower, centralized payment, dan centralized planning guna menciptakan visibilitas tinggi dan menjaga efisiensi di seluruh lini keuangan.

“Dengan sistem centralized payment, kami dapat mempercepat proses pembayaran bahkan sebelum jatuh tempo. Ini berdampak langsung pada kesehatan finansial dan daya saing perusahaan,” lanjut Darmawan.

Tak hanya itu, total aset PLN juga menunjukkan tren positif. Hingga akhir 2024, aset perusahaan tercatat sebesar Rp1.772,4 triliun, naik 6,09% dibanding tahun sebelumnya. Ini mencerminkan fundamental keuangan yang solid serta meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang PLN.

Lebih lanjut, Darmawan juga menyoroti peran sistem digital dalam mempercepat kinerja dan memperluas jangkauan layanan. PLN terus membangun infrastruktur teknologi untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan nasional, sekaligus memperkuat ekosistem energi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

“Kami tidak berhenti bertransformasi. Ke depan, kami akan terus mendorong inovasi, membangun ekosistem energi hijau, dan memperluas kerja sama internasional demi memastikan PLN mampu bersaing di panggung global dan menjadi motor penggerak transisi energi Indonesia,” tutup Darmawan.

Tujuh Kejadian Temperan KA dalam Satu Bulan, KAI Daop 4 Semarang Serukan Kesadaran Kolektif untuk Keselamatan Bersama

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat selama Bulan Juli tahun 2025 telah terjadi tujuh kasus temperan, yakni benturan antara kereta api dengan kendaraan atau pejalan kaki, di wilayah Daop 4 baik di sepanjang jalur kereta api maupun di perlintasan sebidang. Dari 7 kasus tersebut setidaknya telah memakan 4 korban jiwa, 2 luka berat, dan 1 luka ringan.

Fakta ini bukan sekadar angka statistik, melainkan cermin nyata bahwa kesadaran terhadap keselamatan perjalanan kereta api masih harus ditingkatkan secara serius.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa mayoritas kejadian disebabkan oleh kelalaian warga yang tidak mengindahkan aturan keselamatan di jalur KA.

“Setiap temperan yang terjadi bukan hanya berdampak pada korban, tetapi juga keselamatan perjalanan kereta api yang membawa banyak nyawa. Keselamatan perjalanan kereta api adalah prioritas yang harus dijaga bersama, karena satu kelalaian kecil dapat berakibat fatal dan menelan korban jiwa dalam jumlah yang banyak,” ujar Franoto.

Saat ini, kecepatan perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang telah mencapai rata-rata hingga 120 kilometer per jam, suatu lompatan signifikan dalam upaya meningkatkan efisiensi layanan.

Namun, kecepatan tinggi ini juga membawa konsekuensi besar yaitu jarak pengereman kereta menjadi jauh lebih panjang, membuat peluang untuk berhenti mendadak di hadapan halangan menjadi nyaris mustahil. Masyarakat harus memahami bahwa dalam situasi ini, keselamatan bergantung pada sikap disiplin dan kewaspadaan mutlak setiap individu.

Menyadari kompleksitas tantangan ini, KAI Daop 4 secara konsisten melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. Edukasi diberikan melalui berbagai saluran, mulai dari tatap muka hingga penyebaran kampanye keselamatan di media sosial dan media massa.

“Pesannya sederhana: keselamatan di jalur kereta api adalah tanggung jawab kita semua, jangan beraktifitas di area jalur KA. Kemudian juga untuk di perlintasan sebidang KA ketika melewati perlintasan sebidang selalu pastikan kemanan dengan menengok kiri dan kanan sebelum melintas,” jelas Franoto.

KAI Daop 4 Semarang menyerukan kepada seluruh pengguna jalan untuk menjadikan keselamatan sebagai kesadaran kolektif, bukan sekadar formalitas. Karena di balik setiap klakson panjang kereta, ada tangisan keluarga yang tak ingin kehilangan. Di balik setiap perjalanan kereta, ada harapan banyak orang yang ingin tiba di tujuan dengan selamat.

“Kami tidak pernah lelah mengingatkan bahwa keselamatan perjalanan KA bukan hanya soal aturan, tapi tentang menyelamatkan kehidupan. Kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya menaati aturan keselamatan, tetapi juga membangun budaya selamat. Satu keputusan disiplin dari Anda hari ini bisa menyelamatkan banyak nyawa,” tutup Franoto.

Volume Penumpang KA PSO di Daop 4 Semarang Capai 700 Ribuan Orang pada Semester 1 2025, KAI Daop 4 Dorong Akses Transportasi Merata dan Berkelanjutan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – KAI Daop 4 Semarang mencatat mencatat pada semester 1 tahun 2025 jumlah keberangkatan penumpang kereta api (KA) Public Service Obligation (PSO) mencapai 732.283 orang. Jumlah volume penumpang pada Semester 1 ini meningkat cukup pesat yaitu 49,4% dibandingkan jumlah pada semester 1 tahun 2024 yang mencapai 490.140 penumpang.

Jumlah tersebut terdiri dari 3 KA PSO baik yang dikelola KAI maupun anak perusahaan (KAI Commuter) keberangkatan stasiun Daop 4 Semarang.

Adapun rinciannya yaitu:

  1. KA Kedungsepur relasi Stasiun Semarang Poncol – Alastua – Brumbung – Gubug – Karangjati – Sedad – Ngrombo pp sebanyak 158.940 penumpang
  2. KA Airlangga relasi Stasiun Surabaya Pasar Turi – Cepu – Randublatung – Nrombo – Semarang Poncol – Weleri – Pekalongan – Pemalang – Tegal – Pasar Senen pp sebanyak 251.410 penumpang
  3. Commuterline Blora Sura relasi Stasiun Cepu – Surabaya Pasar Turi pp sebanyak 321.933 penumpang

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo mengatakan bahwa layanan KA PSO menjadi tulang punggung transportasi masyarakat di lintas-lintas yang belum sepenuhnya terjangkau layanan KA komersial.

“KA PSO berperan penting dalam memastikan keterjangkauan akses transportasi bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang belum memiliki banyak pilihan moda. Layanan ini bukan hanya mendukung mobilitas harian masyarakat, tetapi juga menjadi penopang aktivitas ekonomi dan sosial,” kata Franoto.

Ia menambahkan, layanan KA PSO seperti Kedungsepur yang beroperasi setiap hari menjadi andalan masyarakat dari wilayah pedesaan hingga pinggiran kota untuk beraktivitas di pusat kota Semarang maupun sebaliknya.

Franoto mengatakan bahwa KAI Daop 4 Semarang terus berupaya menjaga kualitas layanan PSO agar tetap aman, nyaman, dan tepat waktu. Selain itu, KAI juga berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah untuk mendukung keberlanjutan layanan ini.

KAI Group secara konsisten menjalankan peran strategis dalam penyelenggaraan layanan KA PSO melalui sinergi antara perusahaan induk (KAI) dan anak perusahaan, seperti KAI Commuter. Hal ini mencerminkan komitmen KAI Group dalam memperluas layanan transportasi publik yang terjangkau, menjangkau wilayah-wilayah yang belum dilayani secara optimal, serta mengintegrasikan sistem transportasi yang andal dan berkelanjutan di berbagai daerah.

“PSO merupakan bentuk komitmen negara dalam menyediakan layanan transportasi publik yang merata. Kami berharap ke depan layanan ini dapat terus diperluas jangkauannya serta ditingkatkan sarana dan prasarana pendukungnya,” imbuh Franoto.

Selain fokus pada peningkatan layanan, KAI juga aktif melakukan edukasi kepada pelanggan terkait keselamatan, ketertiban, serta pentingnya menjaga fasilitas publik agar dapat digunakan secara optimal dan berkelanjutan.

Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan KA PSO dan jadwal keberangkatan, masyarakat dapat mengakses aplikasi Access by KAI, website resmi KAI di kai.id, atau menghubungi Contact Center KAI 121.

Dari Tulisan hingga Video: Ribuan Karya Warnai JNE Content Competition 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – JNE menyelenggarakan acara puncak penghargaan JNE Content Competition 2025 di CGV FX Sudirman, Jakarta Selatan.

Acara ini menjadi penutup rangkaian kompetisi yang telah menjadi wadah bagi para kreator Indonesia untuk menunjukkan talenta kreatif mereka.

Tahun ini, kompetisi berhasil menjaring sebanyak 3.952 karya dari empat kategori lomba yakni karya tulis, foto, video, dan desain yang menunjukkan antusiasme luar biasa dari peserta.

Sebanyak 54 pemenang telah diumumkan pada tanggal 18 Juli 2025 melalui situs JNEWS Online dan media sosial resmi JNE.

Acara dipandu oleh MC Ario Astungkoro dan dihadiri oleh jajaran manajemen JNE, termasuk Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, serta seluruh pemenang dan dewan juri JNE Content Competition 2025.

JNE Content Competition telah menjadi wadah bagi para kreator untuk menunjukkan bakat mereka sejak tahun 2011.

Tahun ini merupakan edisi ke-12, yang sekaligus merayakan 34 tahun perjalanan JNE, tema “Inspirasi Tanpa Batas” diusung untuk menggambarkan bagaimana kreativitas tidak mengenal batas ruang dan waktu, serta bagaimana karya-karya yang dihasilkan dapat terus memberikan dampak positif dan motivasi bagi banyak masyarakat luas.

Sebelas dewan juri yang telah menyukseskan rangkaian JNE Content Competition 2025 juga hadir secara langsung yakni, Martha Suherman selaku Juri Kategori Photo Nasional, Rio Purba selaku Juri Kategori Desain Nasional, Anggun Adi P (Goenrock) selaku Juri Kategori Video Nasional, Maman Suherman selaku Juri Kategori Writing Nasional, dan Vivid F Angraini selaku Juri Writing Regional Jakarta & Banten.

Serta para juri Writing Regional Jurnalis lainnya turut bergabung secara daring, di antaranya Farida Putra Sini Regional Sumatra, Tri Joko Her Riadi Regional Jawa Barat, Amir Machmud regional Jateng & DIY, Imron Mawardi regional Bali, NTB, NTT, Nina Soraya regional Kalimantan, Akhmad Sudirman Kambie regional Sulawesi, Maluku, Papua.

Maman Suherman, salah satu Juri Kategori Writing JNE Content Competition 2025, menambahkan, “Melihat karya-karya yang masuk, saya semakin yakin bahwa talenta kreatif di Indonesia tidak pernah habis. Tema ‘Inspirasi Tanpa Batas’ yang benar-benar diterjemahkan dengan sangat baik oleh para peserta, menunjukkan bagaimana kisah-kisah sederhana pun bisa menjadi sumber inspirasi yang luar biasa.”

Pemenang kompetisi terdiri dari berbagai kategori peserta, yakni Umum, Pelajar/Mahasiswa, Jurnalis, serta Karyawan JNE, yang telah menciptakan karya luar biasa.
Kejutan spesial datang dari pemenang kali ini Irawan Sapto Adhi, jurnalis dari Solo Media Kompas.com, yang tak hanya meraih Juara 1 Jurnalis Regional Jateng & DIY, tetapi juga dinobatkan sebagai “Best of The Best” JNE Content Competition 2025 dan berhak mendapatkan hadiah keberangkatan umrah dari JNE.

Irawan dengan haru mengatakan, “Ini adalah rezeki yang tak terduga. Karya saya tentang inspirasi layanan JNE mengantarkan saya hingga titik ini. Terima kasih JNE atas apresiasi yang luar biasa, ini akan jadi motivasi saya untuk terus berkarya.”

Angger Abhista Yuma Abhinaya Putra Gunawan dari SMK 1 Ngasem Kediri, Jawa Timur, yang berhasil meraih Juara 2 kategori Video Mahasiswa, menuturkan, “Senang sekali video hasil karya tim kami diapresiasi. Ini menjadi langkah awal dari Tim Creative Perfilman SMKN 1 Ngasem untuk terus berkarya di bidang videografi”.

Salah satu pemenang yang mencuri perhatian Aqil Husein Almanuri, yang datang jauh dari JNE Sumenep Surabaya untuk menerima penghargaan sebagai Juara 1 kategori Writing Karyawan. Aqil menyampaikan “Tidak menyangka bisa juara dan hadir langsung pada acara awarding JNE Content Competition 2025. Kompetisi ini benar-benar memotivasi saya untuk terus menulis dan berbagi cerita. Terima kasih JNE sudah memberikan kesempatan ini.”

Acara awarding ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga perayaan kreativitas dan inovasi anak bangsa.

JNE Content Competition 2025 sukses menegaskan komitmen JNE untuk terus menjadi fasilitator bagi talenta-talenta kreatif Indonesia.

Melalui platform ini, diharapkan akan lahir lebih banyak lagi karya-karya inspiratif yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

M. Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE menyatakan, “Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kualitas karya yang terus meningkatkan di setiap tahunnya. JNE Content Competition adalah bentuk komitmen JNE terus berkontribusi dalam memajukan industri kreatif Indonesia. Kami percaya bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berinovasi, dan berupaya menjadi jembatan bagi mereka untuk mewujudkan inspirasi tersebut menjadi karya nyata.” Tutup Feri.

PGN Tancap Gas di Sleman! GasKita Siap Layani Warga Seharian Penuh

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mempercepat pembangunan GasKita di wilayah Sleman, Yogyakarta. Percepatan ini sebagai wujud komitmen PGN untuk menghadirkan manfaat gas bumi yang selalu tersedia 24 jam, hemat, praktis dan ramah lingkungan untuk warga Yogyakarta.

Pengembangan jargas di wilayah Sleman membidik sektor rumah tangga, pelanggan kecil dan komersial. Untuk menyalurkan gas bumi ke sektor-sektor tersebut, PGN menggunakan moda beyond pipeline dalam hal ini CNG serta membangun infrastruktur berupa Stasiun Pengatur Tekanan (PRS) yang terhubung dengan jaringan pipa distribusi sepanjang ±100 km. Seluruh infrastruktur yang dibangun ini dapat melayani hingga 12.900 pelanggan.

“Kami berkomitmen pembangunan jargas untuk terus berlanjut, tidak hanya di Sleman, tetapi di seluruh wilayah Yogyakarta. Apalagi Yogyakarta merupakan destinasi wisata utama, usaha kuliner juga semakin bertumbuh pesat, sehingga menjadi peluang besar bagi PGN untuk mengembangkan jargas di bidang usaha tersebut. Tidak hanya itu, jargas juga dapat dimanfaatkan untuk hotel dan rumah sakit,” ujar PTH Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Rosa Permata Sari saat penandatanganan SPK Pembangunan Jargas GasKita di Sleman, DI Yogyakarta beberapa waktu lalu.

Rosa berharap, dengan upaya PGN yang terus-menerus meningkatkan ketersediaan infrastruktur untuk mendekatkan akses warga dengan gas bumi melalui jargas, akan semakin meningkatkan keminatan warga Yogyakarta dan sekitarnya dalam memanfaatkan energi baik gas bumi PGN.

PGN turut menggandeng kontraktor PT Kian Santang Muliatama Tbk (KSM) untuk pengembangan jargas di Sleman. Kerja sama ini adalah bagian dari tahapan penyiapan infrastruktur jargas untuk memenuhi target tahun 2025 yang tersebar di beberapa wilayah kerja operasional PGN seperti di Medan, Dumai, Banyuasin, Musi Banyuasin, Batam, Cilegon, Tangerang, Tangerang Selatan, Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Cibinong, Karawang, Cirebon, Semarang, Sleman, Gresik, & Surabaya.

Rosa menegaskan bahwa PGN dan seluruh mitra kerja yang terlibat dalam pengembangan jargas selalu menerapkan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“HSSE bukan hanya hal yang biasa dan bisa dilakukan, tetapi menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan pekerjaan. Kami memastikan bahwa pekerja harian mendapatkan induksi yang baik mengenai safety agar seluruh proyek jargas dapat selesai dengan sehat, selamat, aman dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab,” ujarnya.

Indosat Pertahankan Laba dan Perluas Jaringan di Tengah Lesunya Pasar Telekomunikasi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH; IDX: ISAT) hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal kedua tahun 2025.

Di tengah situasi pasar yang menantang, perusahaan berhasil mempertahankan kinerja secara tangguh seraya melanjutkan perluasan infrastruktur jaringan, mempercepat inovasi yang inklusif di seluruh Indonesia, dan melanjutkan perjalanan transformasi perusahaan menjadi AI-TechCo.

Pada kuartal kedua tahun 2025, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp13,5 triliun, turun tipis sebesar 0,3% dibandingkan kuartal sebelumnya.

Hal ini dipengaruhi oleh perubahan perilaku pelanggan di pasar serta dinamika industri yang terus berkembang. Meski demikian, Indosat tetap mempertahankan profitabilitas yang konsisten dengan mencatatkan Laba Periode yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp1,024 triliun, sementara EBITDA tercatat Rp6,4 triliun dengan margin EBITDA yang sehat sebesar 47,6%, didukung oleh pengelolaan biaya yang efisien dan disiplin operasional.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan “Indosat terus menjaga komitmennya untuk menciptakan nilai jangka panjang dengan dukungan dan dedikasi yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat. Kami melanjutkan komitmen untuk berfokus pada keberlanjutan profitabilitas, peningkatan efisiensi operasional, dan terus berada pada transformasi menuju AI TechCo. Namun yang terpenting, kami tetap fokus pada tujuan besar kami: memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang inklusif.”

Pertahankan Kinerja Sekaligus Mendorong Inovasi dan Memberdayakan Indonesia

Di tengah tantangan, Indosat mampu mengelola biaya secara disiplin dan efisien di seluruh lini operasional.

Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) tercatat di angka Rp38,9 ribu, mencerminkan nilai layanan yang semakin relevan bagi pelanggan. Jumlah pelanggan tercatat mencapai 95,4 juta, sejalan dengan tren konsolidasi SIM secara keseluruhan.

Sementara itu, trafik data terus menunjukkan pertumbuhan positif, naik 10,3% dibandingkan kuartal sebelumnya, didorong oleh investasi berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur digital.

Untuk memenuhi permintaan data yang terus berkembang, Indosat telah memperluas jaringan 4G dengan total lebih dari 203.000 BTS beroperasi, bertambah lebih dari 15.000 BTS selama paruh pertama tahun ini, mencerminkan momentum operasional yang solid sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap arah pertumbuhan digital Indonesia yang terus berkembang.

Belanja modal (CAPEX) tercatat sebesar Rp7,5 triliun, dengan hampir sekitar 79% dialokasikan untuk mendukung inisiatif yang meningkatkan pengalaman pelanggan.

Perusahaan tetap menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung investasi jangka panjang, mengakhiri periode ini dengan rasio utang bersih terhadap EBITDA sebesar 0,49 kali, yang menunjukkan kestabilan finansial.

Sebagai wujud komitmen terhadap inovasi yang inklusif, Indosat meresmikan AI Experience Center (AIEC) di Jayapura, Papua, membawa transformasi AI untuk masyarakat di wilayah yang kurang terlayani, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan.

Langkah ini mencerminkan tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia sekaligus memastikan teknologi dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Indosat juga mencatat tonggak strategis baru dengan menjadi mitra utama AI Center of Excellence, sebuah inisiatif nasional yang diprakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi).
Berkolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti NVIDIA dan Cisco, Indosat berkomitmen untuk mengakselerasi pengembangan AI di Indonesia.

Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional, dengan fokus pada pengembangan talenta lokal, mendukung transformasi bisnis menuju perusahaan berbasis AI, serta mendorong inovasi.

“Perjalanan ini belum selesai. Kami optimis telah berada di jalur yang tepat dengan berfokus pada inovasi dan kolaborasi, serta komitmen untuk memberikan dampak yang nyata dan signifikan, tidak hanya bagi kemajuan bisnis, tetapi juga untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup Vikram.

Liburan Tanpa Bosan di ARTOTEL Yogyakarta, Anak-Anak Dimanjakan dengan Permainan Interaktif

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Berbagai fasilitas dihadirkan oleh ARTOTEL Yogyakarta untuk keluarga dan anak-anak. Hal ini bertujuan untuk membuat pengalaman yang berkesan.

Banyak aktivitas yang dapat dilakukan di dalam hotel untuk anak-anak seperti permainan dingdong, mini billiard, mini golf, fussball dan brass sliding yang sudah menjadi ikon khas ARTOTEL Yogyakarta.

Selain brass sliding dan berbagai games, anak-anak dan keluarga juga dapat menikmati waktu berenang dengan fasilitas pool berkedalaman 1,2 meter.

Para tamu juga dimanjakan dengan beberapa hasil karya seni yang menarik hasil berkolaborasi dengan seniman-seniman lokal Yogyakarta di area ARTSPACE.

Berbagai fasilitas ini dihadirkan dengan tujuan seluruh keluarga dan anak-anak dapat memilih banyak kegiatan di dalam hotel.

Bagi orang tua yang membatasi anak-anaknya untuk bermain gadget dengan durasi screen time berbatas, hal ini tentu dapat bermanfaat dan membangun kedekatan dengan seluruh anggota keluarga.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “Dengan adanya berbagai mini games, brass sliding dan pool yang bisa dinikmati oleh para tamu, kami yakin mampu memberikan kesan yang menyenangkan, serta pengalaman menginap yang beda dari hotel-hotel lainnya di Yogyakarta.”

Untuk informasi dan pemesanan terkait promo kamar di ARTOTEL Yogyakarta dapat menghubungi nomor telepon (0274) 6000333 Whatsapp ke nomor 081572889333 atau website resmi di artotelyogyakarta.com.

Mulai 15 Juli 2025, WNA Bisa Ajukan Visa Pendidikan Non Formal di Indonesia

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Per tanggal 15 Juli 2025, warga negara asing (WNA) dapat mengajukan visa tinggal terbatas (Vitas) untuk mengikuti pendidikan non formal di Indonesia.
Kebijakan tersebut hadir untuk memfasilitasi WNA yang ingin mengambil kursus bahasa, sekolah keahlian atau keprofesian dan lainnya guna menunjang karier mereka.
Izin tinggal dari visa dengan indeks E30 itu dapat diberikan selama satu tahun atau dua tahun.

“Permohonan Visa Pendidikan Non Formal dilakukan secara daring melalui evisa.imigrasi.go.id. Untuk mengajukan visa ini, WNA perlu memiliki penjamin. Penjamin tersebut bisa perorangan atau institusi pendidikan non formal yang dituju,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman.

Syarat untuk mengajukan Visa E30 tak berbeda dengan jenis visa lainnya, yaitu paspor dengan masa berlaku paling singkat 6 (enam) bulan, bukti memiliki biaya hidup selama berada di wilayah Indonesia (minimal setara USD 2000) serta pasfoto berwarna terbaru.
Sementara itu, biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Visa E30 yakni Rp6.000.000 untuk masa berlaku izin tinggal satu tahun dan Rp8.500.000 untuk masa berlaku izin tinggal dua tahun.

“Selain itu, Ditjen Imigrasi juga menambahkan opsi masa berlaku izin tinggal dari Visa Pendidikan Formal. Visa pendidikan dasar dan menengah (indeks E30A) serta visa pendidikan tinggi (indeks E30B) kini tersedia dengan masa izin tinggal empat tahun. Sebelumnya, masa berlaku izin tinggal untuk pendidikan formal hanya satu tahun dan dua tahun,” lanjut Yuldi.

Pemohon visa pendidikan E30A dan E30B dapat dijamin oleh penjamin perseorangan maupun institusi pendidikan terkait. Biaya PNBP untuk Visa Pendidikan Formal dengan masa berlaku izin tinggal empat tahun yaitu Rp12.000.000.

Sementara itu, izin tinggal dengan masa berlaku satu tahun dan dua tahun dikenakan biaya masing-masing Rp6.000.000 dan Rp8.500.000. Saat ini, jumlah perguruan tinggi di Indonesia mencapai 3.115, dengan 125 di antaranya merupakan perguruan tinggi negeri (PTN).
Yuldi menyebutkan, universitas di Indonesia sangat berpotensi menjadi tujuan bagi pelajar asing. Selain beberapa universitas terkemuka di Indonesia yang masuk daftar 300 universitas terbaik di dunia, subjek yang ditawarkan oleh fakultas atau jurusan terkait ilmu budaya juga diminati oleh pelajar asing.

“Kami berharap kebijakan ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi WNA yang ingin mengembangkan diri melalui pendidikan di Indonesia, baik formal maupun non formal. Ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan daya saing Indonesia di kancah global melalui sektor pendidikan,” pungkas Yuldi.

Sistem LAA Jadi Penentu Kelancaran Operasional KRL dan Persinyalan KAI Daop 1

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Di tengah padatnya mobilitas masyarakat perkotaan, kelancaran perjalanan Kereta Rel Listrik (KRL) di wilayah Daerah Operasi 1 (Daop 1) Jakarta tidak lepas dari peran krusial sistem Listrik Aliran Atas (LAA).

Infrastruktur kelistrikan ini menjadi sumber utama energi bagi pergerakan KRL, sekaligus menopang sistem persinyalan dan komunikasi yang mengatur lalu lintas kereta secara presisi dan aman.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyampaikan bahwa LAA merupakan komponen vital dalam ekosistem transportasi rel modern.

“Sistem ini bukan hanya menggerakkan KRL, tetapi juga memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai kendali, mulai dari sinyal perjalanan hingga perangkat komunikasi dan perlintasan,” jelasnya, Rabu (30/7).

LAA bekerja dengan memasok listrik dari jaringan PLN ke gardu traksi, yang kemudian dikonversi menjadi arus searah (DC) 1.500 volt untuk menggerakkan KRL, dan arus bolak-balik (AC) 6.000 volt untuk kebutuhan sistem persinyalan.

Proses ini ditunjang oleh jaringan catenary (kawat atas), kabel penyulang, trafo, sistem penyearah, serta perangkat proteksi untuk menjaga kestabilan dan keamanan sistem.

Untuk memastikan keandalan sistem tersebut, KAI Daop 1 Jakarta mengandalkan 156 teknisi yang tergabung dalam Unit LAA.

Para teknisi ini tersebar di 16 Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang secara rutin melakukan inspeksi dan perawatan berkala—baik harian, mingguan, hingga tahunan—pada seluruh infrastruktur kelistrikan yang ada di lintas pelayanan.

Selain personel lapangan, operasional LAA juga ditopang oleh kendaraan khusus (KPLA) yang digunakan untuk mempercepat respons tim terhadap potensi gangguan.

Pemeriksaan mencakup gardu traksi, jaringan kabel, perangkat penyearah, hingga sistem penangkal petir.

Yang menarik, sistem LAA di wilayah Daop 1 Jakarta menggunakan teknologi dari berbagai produsen ternama dunia, seperti Siemens (Jerman), Secheron (Swiss), Meidensha dan Toshiba (Jepang).

Komponen-komponen tersebut dirancang dengan standar tinggi agar mampu menghadapi beban operasional besar dan kondisi cuaca ekstrem.

Tak hanya untuk menggerakkan kereta, LAA juga menyuplai energi bagi sistem pengendali jarak jauh (SPJJ) dan fasilitas perlintasan kereta api otomatis.

Dengan sistem monitoring yang terpusat, gangguan teknis dapat dideteksi lebih cepat dan ditangani secara efisien, meminimalkan risiko keterlambatan atau gangguan perjalanan.

“Unit LAA adalah garda terdepan dalam memastikan keselamatan dan kelancaran operasional. Gangguan sekecil apa pun pada sistem ini bisa berdampak luas terhadap jadwal perjalanan dan kenyamanan pelanggan,” kata Ixfan.

Sejalan dengan komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) terhadap agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), keberadaan LAA turut mendukung tercapainya tujuan poin 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) serta poin 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan).

Melalui penguatan infrastruktur listrik perkeretaapian seperti LAA, KAI terus berupaya menyediakan moda transportasi massal yang andal, efisien, dan ramah lingkungan.

Sistem ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan jaringan transportasi urban yang terintegrasi, modern, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Dengan fondasi teknologi yang kuat dan tim teknis yang profesional, KAI optimistis mampu menjaga keandalan operasional KRL sekaligus mendukung transformasi transportasi publik berbasis energi listrik yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Dukung Perlindungan Anak, Kejati Jateng Hadiri Peresmian Gedung Baru Rumah Anak Surga Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Haru dan harapan menyatu di Rumah Anak Surga (RAnS) Semarang, ketika gedung baru panti tersebut diresmikan sebagai bentuk nyata perlindungan bagi anak-anak terlantar dan kurang beruntung, Selasa (29/7). Peresmian ini menjadi momentum penting bagi kerja kemanusiaan yang dijalankan RAnS, sekaligus mendapat dukungan penuh dari Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah.

Mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Dr. Hendro Dewanto, Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Jateng, Freddy D Simanjuntak, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Rumah Anak Surga yang sejak 2023 telah menjadi tempat tinggal, pengasuhan, dan pendidikan moral bagi puluhan balita dari berbagai latar belakang keluarga yang rentan.

“Kami memandang hadirnya Rumah Anak Surga ini bukan sekadar inisiatif sosial, tapi bagian dari tanggung jawab moral dan konstitusional kita bersama. Negara harus hadir untuk melindungi anak-anak, terutama mereka yang tidak bisa membela dirinya sendiri,” ujar Freddy.

Ia menekankan, Kejati Jateng secara kelembagaan mendukung setiap langkah yang mengedepankan perlindungan anak.

“Kami akan selalu mendukung gerakan yang memanusiakan manusia. Pekerjaan kemanusiaan seperti ini sangat sejalan dengan semangat keadilan restoratif yang kini juga menjadi pendekatan hukum Kejaksaan,” tambahnya.

Rumah Anak Surga saat ini menampung sekitar 20 balita dari berbagai daerah, mulai dari Semarang, Jawa Barat, hingga luar Jawa. Mereka diasuh oleh 14 pengasuh profesional yang memiliki latar belakang pendidikan keperawatan dan kebidanan.

Anak-anak yang tinggal di sini bukan hanya diberikan tempat berlindung, tetapi juga dibekali pendidikan karakter sejak dini. Setiap hari mereka belajar doa harian, Asmaul Husna, bahasa Inggris, hingga pengenalan angka dan huruf. Tagline mereka: “Mengasuh dan Mendidik” bukanlah sekadar slogan, melainkan pijakan nyata membentuk generasi yang lebih baik.

Ketua Yayasan Rumah Anak Surga Semarang, Bambang Eko Purnomo menjelaskan seluruh anak yang diasuh di tempat ini memiliki identitas yang jelas dan pendataan yang transparan.

“Semua anak yang kami rawat memiliki asal usul yang terdata. Ada yang lahir dari kekerasan seksual, korban KDRT, kehamilan tidak diinginkan, hingga orang tua dengan gangguan jiwa. Kami tidak sembarangan menerima, semua ada prosedur, termasuk tidak boleh ada adopsi sembarangan,” tegasnya.

Bambang juga menegaskan bahwa Rumah Anak Surga tidak membuka donasi umum, melainkan mengandalkan jejaring dukungan terbatas dan internal. Ia berharap ke depan tidak semakin banyak anak yang harus diasuh oleh negara atau lembaga sosial.

“Harapan kami bukan makin banyak yang datang, tapi makin sedikit orang yang tidak bertanggung jawab terhadap anak-anaknya,” katanya lirih.

Melissa, salah satu pengasuh, menambahkan, mayoritas anak-anak yang dititipkan memiliki latar belakang ekonomi lemah. Bahkan beberapa di antaranya lahir dari pasangan yang belum siap menjadi orang tua.

“Paling kecil bayi usia dua bulan, ada juga yang sudah dua tahun. Anak-anak ini menyambut siapa pun yang datang dengan pelukan erat. Bisa jadi, di hati kecil mereka masih berharap ada keluarga yang kembali,” ujarnya.

Peresmian gedung baru RAnS ini diharapkan dapat memperluas kapasitas layanan dan memperkuat fungsi pengasuhan serta pendidikan bagi anak-anak yang menjadi penghuni panti.

Dalam acara tersebut hadir Perwakilan Dinas Sosial (Dinsos), tokoh masyarakat, relawan, dan perwakilan dari berbagai instansi pemerintahan.

Dengan komitmen lintas sektor seperti yang ditunjukkan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, masa depan anak-anak terlantar tampaknya masih menyimpan harapan. Rumah Anak Surga menjadi bukti bahwa kerja-kerja kecil yang digerakkan dari nurani, dapat menjadi cermin besar keberpihakan terhadap masa depan bangsa.