spot_img

RSI Sultan Agung Semarang Bangun Standar Hidup di Wilayah Banjir Rob

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tingginya curah hujan yang melanda Kota Semarang beberapa hari terakhir telah menimbulkan banjir di beberapa wilayah, termasuk Jalan Raya Kaligawe.

Banjir tersebut menghambat arus lalu lintas di sekitar RSI Sultan Agung Semarang, menyulitkan pasien dan pegawai rumah sakit untuk masuk.

Menghadapi situasi tersebut, Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si,Med, Sp.B, mengambil langkah cepat dengan menggelar Gathering Tokoh Masyarakat di ruang rapat direksi rumah sakit.

Baca juga:  Mahasiswa MBKM USM Gelar Pameran Fotografi: Potret Keindahan Alam dan Budaya Nongkosawit

Acara ini dihadiri oleh jajaran direksi RSI-SA Semarang, Kapolsek Genuk, Danramil Genuk, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, dr. Agus menekankan pentingnya kolaborasi untuk menghadapi tantangan lingkungan saat ini.

Sebagai World Islamic Teaching Hospital, RSI Sultan Agung Semarang berkomitmen untuk terus berkembang dan berperan aktif dalam mitigasi bencana.

“Kita perlu membangun standar hidup dan kerja di wilayah yang rawan bencana dengan prinsip care dan kontribusi positif untuk kemajuan bangsa. Rencana seperti pengembangan kanal air heritage Kaligawe sebagai wisata medis merupakan salah satu inisiatif kita ke depan,” ujar dr. Agus dengan penuh semangat.

Baca juga:  Tingkatkan Kemampuan Kompetensi Karateka, Sabuk Hitam KKI Provinsi Jateng Lakukan Latihan Bersama

Menanggapi komitmen tersebut, Mayor Inf Rahmatullah AR, SE., MM dari Koramil 06 Genuk, dan Kompol Rismanto, S.H., M.H, Kapolsek Genuk, juga menyatakan dukungan penuh dari pihaknya.

Mereka berjanji untuk terus bersinergi dalam membantu RSI Sultan Agung Semarang dalam setiap situasi, termasuk saat evakuasi dokter, perawat, dan pasien.

Baca juga:  GIIAS Semarang 2025 Tawarkan Lahan Luas dan Shuttle Gratis

Dengan dukungan dari berbagai pihak, RSI Sultan Agung Semarang optimis dapat terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, tidak hanya dalam situasi normal tetapi juga dalam menghadapi kondisi darurat seperti banjir.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini