spot_img

Waspada Travel Gelap! Dishub Kota Semarang Imbau Masyarakat Hati-hati Pilih Agen Travel

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang Mudik Lebaran 2023, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menghimbau kepada masyarakat untuk tidak menggunakan jasa perjalanan yang tidak resmi atau travel gelap.

Kepala Dishub Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, dalam pemilihan alat transportasi umum, ia menghimbau agar masyarakat tidak menggunakan agen yang tidak resmi.

“Kami mengimbau kepada penumpang transportasi umum terutama angkutan darat, sebaiknya menggunakan bus atau travel yang memang bertrayek resmi, ” ungkapnya, Rabu (5/4).

Baca juga:  Imigrasi Wonosobo Tampil Memikat, Sabet Juara II Stand Terbaik di Festival Batik Magelang 2025

Menurut Endro, saat ini travel atau bus yang terdaftar yakni jumlahnya sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Hanya saja, beroperasinya travel gelap sengaja mencari waktu di luar pelayanan travel atau bus resmi.

Artinya, travel gelap bisa dikatakan sangat rawan terjadi penurunan penumpang di sembarang tempat, dan kejadian kriminalitas.

Baca juga:  BEM FEB Unwahas Gelar Sekolah Advokasi, Hadirkan Pendiri Josant and Friend's Law Firm

“Travel gelap bisanya beroperasinya jam memang sengaja cari penumpang di luar jam-jam tidak dilayani travel atau bus resmi. Alangkah baiknya, pemudik bisa gunakan travel atau bus yang terdaftar secara resmi. Karena, pengawasan dari pemerintah sudah pasti bisa dijamin,” beber Endro.

Pasalnya, Endro mengatakan, bus atau travel resmi ini sudah diperiksa kelaikan mulai dari mesin, rem, ban hingga alat keselamatan lainnya. Tak hanya itu saja, pihaknya juga memeriksa administrasi surat-surat angkutan umum.

Baca juga:  Gelar Semarang Dark Race, Pemkot Wadahi Kreativitas Komunitas-komunitas di Kota Semarang

“Jika travel ilegal atau gelap, pengawasan dari pemerintah tidak ada. Nah kembali lagi, jaminan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan penumpang ya akhirnya resiko ditanggung penumpang sendiri. Itu yang menjadi himbaun Dinas Perhubungan kepada para pemudik,” katanya.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini