spot_img

Kontroversi Tradisi Idul Fitri Menerbangkan Balon Udara, Kapolda Jateng: Tertibkan!!!

WONOSOBO (Pertamanews.id) – Tradisi menerbangkan balon udara saat Lebaran oleh masyarakat khususnya wilayah Wonosobo, menuai komplain dari warga di luar provinsi Jateng.

Kapolda Jateng Irjen. Pol. Ahmad Luthfi, meminta tradisi menerbangkan balon udara saat Lebaran, terutama wilayah Wonosobo ditertibkan. Sehingga, hal itu tidak mengganggu masyarakat termasuk jalur lalu lintas penerbangan.

Baca juga:  KAI Daop 4 Semarang Hadirkan Promo Diskon 10% Tiket Kereta Api untuk Keberangkatan 26-28 November 2024

Pasalnya, tradisi menerbangkan balon udara itu menuai komplain dari warga di luar provinsi Jateng.

“Lebaran kemarin (tahun 2022) Ada laporan balon yang terbang dari Jawa Tengah terbang jauh tidak terkendali dan jatuh di wilayah Lampung,” ungkap Kapolda Jateng, pada Sabtu (22/4).

Baca juga:  Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pegawai PLN UIP JBT Turun Langsung Bersihkan Sungai Cikapundung

Luthfi menambahkan, laporan lain menyebutkan balon tradisional yang diterbangkan itu, ada yang jatuh di salah satu bandara. Menurutnya, hal itu sangat membahayakan penerbangan sehingga perlu ditertibkan.

“Harus diawasi dan hanya boleh dalam perlombaan. Budaya menerbangkan balon itu meresahkan karena sering tidak terkendali arahnya dan membahayakan penerbangan,” tegas dia.

Baca juga:  Pengamanan KTT AIS Forum 2023, Polri Kedepankan Tindakan Humanis dan Utamakan Hak Asasi Manusia

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini