spot_img

Ketum PBNU Sampaikan Tidak ada Capres-Bacapres dari NU!

JAKARTA (Pertamanews.id) – Ketua Umum (Ketum) PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan, tidak ada Bacawapres mengatasnamakan NU. Gus Yahya menuturkan, dirinya sudah berkali-kali menyebutkan hal tersebut.

Gus Yahya menyebut apabila terdapat calon mengatasnamakan dari NU, maka itu berdasarkan keterangan dari pribadi sendiri.

“ Silakan berjuang untuk mendapatkan kepercayaan rakyat. Itu domain parpol, Tapi, jangan mengatasnamakan NU,” ujarnya di Kantor PBNU, Jakarta, Sabtu (2/9).

Baca juga:  Politisi Senior PDIP, Rukma Setyabudi Resmi Kembalikan Formulir Pendaftaran Bacagub ke DPD PDIP Jateng

Bila ada warga NU yang menjadi kontestan pada Pemilu 2024, semua itu di luar ranah PBNU. Sebab NU merupakan organisasi keagamaan masyarakat.

“Tidak ada pula restu dari kiai sepuh NU yang mencalonkan diri dalam Pilpres 2024. Tidak ada pembicaraan soal Capres–Bawacapres di PBNU,” terangnya

Baca juga:  KAI Semarang Berangkatkan 36 Ribu Penumpang Pada Arus Balik H+2 Lebaran

“Norma organisasi dari jam’iyah NU ini tidak memperbolehkan, tidak mengizinkan NU sebagai organisasi sebagai organisasi masyarakat untuk ikut dukung mendukung dan menjadi kompetitor di dalam kompetisi politik, normanya seperti itu,” lanjutnya.

“Tidak lagi ber-mindset kerbau yang dicocok hidungnya, lalu ikut dan gampang ke mana saja,” tegasnya.

Bahkan, bila ada kumpul-kumpul sekian kiai untuk mendukung calon tertentu, warga NU tidak akan mudah terpengaruh. Menurut Gus Yahya, warga NU sudah memiliki pilihan masing-masing.

Baca juga:  Kasus Penembakan di Kantor MUI, Wapres: Polisi Usut Tuntas!

“Kalau ada aktor rusak-rusakan, jangan dipilih,” tuturnya. Gus Yahya juga memastikan bahwa keputusan Muktamar NU, sebagai lembaga tidak akan ikut dukung mendukung dan juga tidak akan jadi kompetitor dalam politik.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini