spot_img

Top ! Sido Muncul Terima Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Sido Muncul Tbk kembali mencatat prestasi dengan memperoleh penghargaan ‘Proper Emas’ dan ‘Green Leadership Utama Dunia Usaha’ dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Ini keempat kalinya Sido Muncul mendapatkan penghargaan Proper Emas dan kedua kalinya  menerima penghargaan Green Leadership Utama Dunia Usaha.

Hal ini menunjukkan bahwa Sidomuncul terus komitmen dalam mencapai target Proper terbaiknya.

Baca juga:  Resmikan Urban Farming di Sekolah Nusaputera, Mbak Ita Bangga Anak-anak Muda Ciptakan Teknologi Pertanian

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bambang Supartoko, Manager Budidaya Tanaman dan PPRS (Pusat Penelitian Rempah Sido Muncul) sebagai pihaknya yang mewakili Sido Muncul.

Diketahui, KLHK menetapkan 79 perusahaan sebagai peraih Proper Emas dan 5 perusahaan sebagai peraih Anugerah Green Leadership Utama Dunia Usaha.

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat mengatakan Keberhasilan ini tidak terlepas dari niat baik perusahaan yang didukung oleh tim Departemen Lingkungan Hidup dan seluruh karyawan Sidomuncul.

Baca juga:  Pemerintah Luncurkan Insentif Pembelian Kendaraan Listrik Roda Empat dan Bus

“Saya menyadari bahwa menjaga lingkungan adalah bagian yg sangat penting didalam berbisnis,” kata Irwan dalam keterangan persnya, Rabu (20/12).

Irwan juga bersyukur atas keberhasilannya dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan baik, melalui penerapan semua prosedur dan aturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca juga:  Jangkau Wilayah Pinggiran, Tahun Ini Pemkot Semarang Gelar Penyembelihan dan Sholat Idul Adha di Masjid Al Mittaqin Pengkol Rowosari

Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Sidomuncul, tetapi juga menjadi inspirasi bagi industri lainnya untuk aktif berkontribusi dalam pelestarian lingkungan.

” Bersyukur Sidomuncul telah berhasil menjaga kelestarian lingkungan dengan baik dengan menerapkan semua prosedur dan aturan yg telah ditetapkan oleh pemerintah,” tandasnya.

Berita Terkait

spot_img
spot_img
spot_img

Berita Terkini