spot_img
Beranda blog

JNE Permudah Distribusi UMKM, Ongkir JTR Kini Mulai Rp2.000 per Kg

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – JNE menghadirkan promo ongkos kirim (ongkir) layanan JNE Trucking (JTR) mulai Rp2.000 per kilogram sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku UMKM sekaligus apresiasi bagi pelanggan.

Program ini berlaku untuk pengiriman dari Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ke seluruh Pulau Jawa mulai 13 Juli hingga 30 September 2026.

Promo tersebut dapat dinikmati di seluruh sales counter JNE wilayah Jateng-DIY untuk pelanggan yang melakukan transaksi langsung (cash).

Layanan promo berlaku untuk pengiriman dengan berat minimal 10 kilogram.

Setelah 10 kilogram pertama, pelanggan akan dikenakan tarif khusus per kilogram berikutnya.

Sebagai ilustrasi, pengiriman JTR dari Yogyakarta ke Jakarta yang semula bertarif Rp55.000 kini menjadi Rp40.000 untuk 10 kilogram pertama, dengan tarif Rp4.000 per kilogram berikutnya.

Sementara itu, pengiriman dari dan tujuan wilayah Jawa Tengah-DIY yang sebelumnya Rp45.000 kini cukup Rp20.000 untuk 10 kilogram pertama, ditambah Rp2.000 per kilogram berikutnya.

Tarif promo tersebut belum termasuk biaya asuransi, packing kayu, surcharge, maupun biaya karantina.

JTR merupakan layanan pengiriman kargo JNE yang diperuntukkan bagi barang berukuran besar atau dalam jumlah banyak. Layanan ini menggunakan armada truk melalui jalur darat dan laut dengan berat minimum pengiriman umumnya 10 kilogram sehingga menawarkan tarif yang lebih ekonomis dibanding layanan reguler.

Head of Sales Regional Jateng-DIY JNE, Dessy Laila, mengatakan promo ini diharapkan mampu meringankan biaya distribusi, khususnya bagi pelaku UMKM yang rutin mengirim barang dalam jumlah besar.

“Layanan JTR merupakan salah satu layanan paling ekonomis di JNE. Melalui promo ini kami berharap masyarakat, khususnya UMKM yang melakukan pengiriman dalam volume besar, dapat semakin terbantu karena potongan tarif yang diberikan cukup signifikan,” ujar Dessy.

Ia menambahkan, program tersebut merupakan komitmen JNE dalam menghadirkan solusi logistik yang lebih efisien sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi pelaku usaha.

“Promo ini kami laksanakan serentak di seluruh wilayah regional Jateng-DIY dengan harapan dapat meningkatkan aktivitas pengiriman sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM di wilayah tersebut,” katanya.

Salah satu pelanggan, Galih, pengusaha konveksi asal Yogyakarta, mengaku merasakan langsung manfaat promo tersebut. Ia rutin mengirim kaos oblong, kaos polo, hingga seragam custom untuk instansi maupun komunitas dengan berat pengiriman mencapai 55 kilogram.

“Biasanya ongkos kirim ke Jakarta untuk 55 kilogram sekitar Rp302.500. Dengan promo ini saya hanya membayar Rp220.000, sehingga biaya operasional menjadi lebih hemat,” ujar Galih.

Melalui promo JTR ini, JNE berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan pengiriman barang dalam jumlah besar dengan tarif yang lebih kompetitif, sehingga distribusi barang di Pulau Jawa menjadi lebih efisien dan terjangkau.***

Get’s Courts Bidik Pasar Baru Padel di Semarang Timur, Hadirkan Olahraga yang Lebih Terjangkau

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Get’s Courts terus memperluas akses olahraga padel di Kota Semarang dengan membidik pasar baru di wilayah Semarang Timur. Usai soft opening, venue yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Sambirejo, Kecamatan Gayamsari ini mengusung konsep padel yang lebih inklusif agar dapat dinikmati berbagai kalangan.

Manajer Get’s Courts, Jagat, mengatakan kehadiran venue tersebut memiliki visi berbeda dibandingkan lapangan padel lain yang sudah lebih dulu beroperasi di Semarang.

“Kalau saya lihat orang-orang yang main padel itu orangnya itu-itu terus. Klubnya itu-itu saja. Keinginan kita adalah di sini kita buka market baru di Semarang Timur,” ujarnya saat ditemui, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, Get’s Courts ingin menghilangkan stigma bahwa olahraga padel hanya diperuntukkan bagi kalangan tertentu. Berbagai program promo, termasuk potongan harga penyewaan raket, disiapkan agar masyarakat dapat mencoba bermain dengan biaya yang lebih terjangkau.

“Harapan kita semua orang bisa ikut main padel. Semua orang bisa fun di dalam lapangan padel. Kita ingin menghilangkan anggapan bahwa padel itu mahal,” tambahnya.

Tak hanya menyediakan lapangan olahraga, Get’s Courts juga tengah menyiapkan fasilitas pendukung berupa KOV Cafe yang akan dibangun di area sebelah venue. Kehadiran kafe tersebut diharapkan menjadi ruang berkumpul bagi komunitas maupun masyarakat setelah beraktivitas di lapangan.

Suasana Get’s Courts pasca soft opening juga menjadi lokasi pembelajaran lapangan bagi lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES) yang tengah menjalani program magang di Kantor Hukum Sentra Lex Indonesia.

Didampingi tim Awall Media Network, para mahasiswa memperoleh pengalaman praktik jurnalistik melalui proses peliputan, mulai dari menyusun pertanyaan, melakukan wawancara dengan narasumber, hingga mengolah data menjadi karya jurnalistik.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembelajaran yang menggabungkan praktik hukum dan komunikasi publik, sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam memahami proses peliputan media di lapangan.

Tak Sekadar Restoran Hotel, Meet n’ Eat Rooms Inc Bidik Tren Work From Café di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Tren Work From Café (WFC) terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan ruang kerja yang nyaman di luar kantor. Tak hanya membutuhkan koneksi internet yang stabil, banyak pekerja dan mahasiswa kini mencari tempat yang mendukung produktivitas sekaligus menawarkan pilihan kuliner berkualitas.

Menjawab kebutuhan tersebut, Meet n’ Eat Resto & Space Bar di Rooms Inc Semarang hadir sebagai destinasi yang memadukan kenyamanan bekerja, ruang pertemuan, hingga tempat bersantap di pusat Kota Semarang.

Berlokasi di kawasan DP Mall Semarang, restoran ini menawarkan suasana modern dengan fasilitas penunjang aktivitas, seperti akses Wi-Fi berkecepatan tinggi, stop kontak di setiap area tempat duduk, serta tata ruang yang nyaman untuk bekerja, menggelar rapat informal, mengerjakan tugas, maupun bersantai bersama keluarga dan teman.

Tak hanya menghadirkan fasilitas yang mendukung produktivitas, Meet n’ Eat juga memperkenalkan beragam menu terbaru dengan pilihan hidangan Nusantara, Asia, hingga Western. Menu tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan tamu yang ingin menikmati makan siang maupun makan malam dengan cita rasa yang dapat dinikmati berbagai kalangan.

Pilihan minuman pun tersedia cukup lengkap, mulai dari aneka kopi, teh, cokelat, jus, mocktail, cocktail, hingga minuman spesial lainnya. Ragam pilihan tersebut membuat pengunjung tetap dapat bekerja maupun bersantai tanpa perlu berpindah tempat.

General Manager Rooms Inc Semarang, Kusnadi, mengatakan pembaruan menu dan pengalaman bersantap merupakan bagian dari komitmen hotel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada tamu. Menurutnya, harga yang ditawarkan juga kompetitif dan mampu bersaing dengan berbagai coffee shop di Kota Semarang.

Sementara itu, Marketing Communications Rooms Inc Semarang, Nathania Justine, menuturkan Meet n’ Eat kini tidak hanya dikenal sebagai restoran hotel, tetapi juga menjadi ruang berkumpul yang nyaman bagi masyarakat, khususnya kalangan muda di Semarang.

“Dengan fasilitas yang lengkap, lokasi strategis, serta pilihan menu yang terus berkembang, kami ingin Meet n’ Eat menjadi tempat yang dapat mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, meeting, hingga menikmati waktu bersama keluarga dan teman,” ujarnya.

Meet n’ Eat Resto & Space Bar buka setiap hari dan siap menyambut masyarakat Semarang maupun wisatawan yang ingin menikmati suasana Work From Café, makan siang, hingga bersantai setelah beraktivitas.

Informasi mengenai promo dan menu terbaru dapat diperoleh melalui akun Instagram @meetneat.semarang atau dengan mengunjungi langsung Meet n’ Eat Resto & Space Bar di Rooms Inc Semarang.

Schneider Electric Gelar Electrician Academy 2026, Targetkan 8.000 Teknisi Listrik Terlatih

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Schneider Electric, perusahaan global di bidang teknologi energi, meluncurkan program Schneider Electric Electrician Academy 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi teknisi listrik, retailer, dan tenaga penjual toko listrik di Indonesia. Program yang dimulai pada 3 Juli 2026 ini menargetkan hingga 8.000 peserta hingga akhir tahun.

Program tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan teknis, profesionalisme, serta kesiapan para pelaku industri kelistrikan dalam menghadapi perkembangan kebutuhan instalasi listrik yang semakin modern dan efisien.

Inisiatif ini hadir seiring meningkatnya kebutuhan akan hunian yang semakin terhubung dengan teknologi serta penggunaan solusi energi yang lebih efisien. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan instalasi listrik yang aman guna meminimalkan risiko korsleting, sengatan listrik, hingga kebakaran.

Berdasarkan data Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, lebih dari 60 persen kasus kebakaran di Jakarta sepanjang 2025 disebabkan oleh masalah kelistrikan. Fakta tersebut menunjukkan pentingnya kompetensi tenaga kelistrikan selain penggunaan perangkat yang telah memenuhi standar keselamatan.

Melalui Schneider Electric Electrician Academy, peserta akan mengikuti pembelajaran digital selama enam bulan, mulai Juli hingga Desember 2026. Materi yang diberikan meliputi praktik instalasi listrik yang aman dan sesuai standar, perkembangan teknologi kelistrikan terkini, webinar bulanan, kuis, hingga pemantauan progres pembelajaran.

Selain itu, peserta yang aktif dan menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan berkesempatan memperoleh berbagai bentuk apresiasi, seperti pembiayaan sertifikasi kompetensi resmi, perjalanan religi, asuransi kesehatan, hingga voucher staycation.

Program ini juga membekali retailer dan tenaga penjual toko listrik dengan pengetahuan yang lebih komprehensif agar mampu memberikan edukasi serta rekomendasi produk yang tepat kepada pelanggan.

Dalam pelaksanaannya, Schneider Electric menggandeng PT Dana Purna Investama (DPI), perusahaan penyedia layanan manajemen fasilitas gedung, guna memperluas partisipasi tenaga kelistrikan dalam program tersebut.

Sebagai puncak kegiatan, Schneider Electric akan menggelar Electrician Day pada 27 Oktober 2026 untuk mengapresiasi pencapaian para peserta.

Teknisi listrik maupun retailer yang ingin mengikuti Schneider Electric Electrician Academy 2026 dapat mendaftar melalui grup WhatsApp yang telah disediakan oleh penyelenggara.

Sriboga dan UNNES Bangun Ekosistem UMKM Modern, Bekali Pelaku Usaha dengan Ilmu dan Teknologi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Sriboga Flour Mill memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kolaborasi bersama Fakultas Teknik Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Sinergi ini diwujudkan dalam kegiatan pemberdayaan UMKM bertema “Knowledge, Experience, dan Go Digital” yang digelar di Ruang Prof. Soedartono, Gedung Dekanat Fakultas Teknik UNNES, Selasa (28/7/2026).

Sebagai salah satu perusahaan produsen tepung terigu yang beroperasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, PT Sriboga Flour Mill terus memperluas kemitraan dengan berbagai instansi pemerintah maupun swasta untuk meningkatkan kapasitas UMKM binaannya.

Melalui program pemberdayaan UMKM, Sriboga tidak hanya memberikan edukasi terkait penggunaan produk, tetapi juga mendorong pelaku usaha agar memiliki kemampuan lebih dalam mengembangkan bisnis, mulai dari inovasi produk, manajemen usaha, pemasaran, keuangan, hingga pemanfaatan teknologi digital.

General Manager Commercial PT Sriboga Flour Mill, Rike Sundari S.Si, MBA mengatakan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting karena perusahaan memiliki keterbatasan dalam pengembangan kapasitas UMKM secara menyeluruh.

“Tujuan kami adalah bagaimana UMKM binaan tidak hanya menjadi pengguna produk, tetapi bisa tumbuh bersama dengan Sriboga. Karena itu kami berkolaborasi dengan pihak yang memiliki kapasitas dalam pengembangan ilmu dan pengetahuan, salah satunya perguruan tinggi,” ujarnya.

Marketing Manager PT Sriboga Flour Mill, Maria Wuri Handayani menambahkan, kerja sama dengan perguruan tinggi telah berjalan selama dua tahun dengan menggandeng sejumlah kampus di berbagai daerah, seperti UNNES, UGM, UNDIP, UNAIR, UB, UNSOED, UNIMMA, IPB, hingga UTM.

Menurutnya, melalui kolaborasi tersebut UMKM mendapatkan pembelajaran yang lebih luas, tidak hanya mengenai aplikasi produk tepung terigu, tetapi juga berbagai ilmu pendukung agar usaha dapat berkembang.

“UMKM tidak hanya membutuhkan inovasi produk, tetapi juga pengetahuan tentang manajemen usaha, keuangan, digitalisasi, dan branding. Semua itu menjadi bekal agar UMKM bisa naik kelas,” jelasnya.

Saat ini, Sriboga telah membina sekitar 3.500 UMKM yang tersebar di berbagai wilayah mulai dari Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat hingga Bali.

Selain pelatihan bisnis, Sriboga juga menghadirkan program Sriboga UKM Kelas yang memberikan pembelajaran terkait manajemen usaha, keuangan, digitalisasi, hingga pengembangan produk.

Kegiatan di UNNES ini juga menghadirkan seminar, sharing bisnis, dan baking demo sebagai bentuk penguatan keterampilan pelaku UMKM. Dalam sesi seminar, peserta mendapatkan materi “Keamanan Pangan pada Produk Berbasis Tepung Terigu” yang disampaikan Dosen Fakultas Teknik UNNES, Dr. Ir. Siti Fathonah, M.Kes, serta materi “Rahasia Dapur Bisnis: Sukses ala Gotri Bakery” oleh owner Gotri Bakery, Prihatin, S.Sos.I.

Selain itu, Chef Rudi Nasrudin dari Sriboga Customer Center Semarang turut memberikan baking demo dengan menghadirkan resep inovatif Éclaire dan Feuilletine Choco Banana Cake.

Kegiatan tersebut bertujuan membuka wawasan UMKM dalam menciptakan produk baru yang sesuai tren pasar.

Dari sisi akademisi, UNNES menyambut baik kerja sama tersebut sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.

Dekan Fakultas Teknik UNNES, Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran dalam mendukung pertumbuhan industri melalui pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pendampingan masyarakat.

“Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Mahasiswa serta dosen dapat berkontribusi melalui inovasi, riset produk, pendampingan UMKM, hingga pengembangan kompetensi sumber daya manusia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kerja sama ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman industri melalui program magang maupun keterlibatan dalam pengembangan produk pangan.

“Mahasiswa Tata Boga memiliki kompetensi dalam pengolahan makanan, sehingga kerja sama ini dapat menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membantu UMKM meningkatkan kualitas produk,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran PT Sriboga Flour Mill, di antaranya Rike Sundari S.Si, MBA selaku GM Commercial, Maria Wuri Handayani selaku Marketing Manager, Beny Fajar Apriyanto selaku National Sales Manager, Agus Surono selaku Regional Business Manager Area Central 1, serta Ahmad Mukholil selaku Kepala Divisi Pemberdayaan UMKM.

Dari UNNES hadir Prof. Dr. Wirawan Sumbodo, M.T., Rusiyanto, S.Pd., M.T. selaku Wakil Dekan Bidang Bisnis, Riset, dan Kerja Sama, Octavianti Paramita, S.Pd., M.Sc., para dosen, civitas akademika Fakultas Teknik, serta pelaku UMKM wilayah Semarang Raya dan sekitarnya.

Melalui kolaborasi industri dan perguruan tinggi ini, PT Sriboga Flour Mill dan UNNES berharap UMKM mampu meningkatkan kemampuan bisnis, memperluas pasar, serta berkembang menjadi usaha yang lebih modern, inovatif, dan berdaya saing.***

PUtech Mantapkan Langkah Jadi Kampus Unggul, Terima 441 Mahasiswa Baru dan Kantongi Empat Sertifikasi ISO

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) resmi menerima 441 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 melalui Sidang Senat Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru yang digelar di Auditorium Soejono Sosrodarsono Kampus 2 Politeknik Pekerjaan Umum, Semarang, Senin (27/7/2026).

Sidang Senat Terbuka dipimpin Ketua Senat Politeknik Pekerjaan Umum, Prof. Ir. Indratmo Soekarno, M.Sc., Ph.D., dan dilanjutkan dengan pengukuhan mahasiswa baru oleh Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Ir. Brawijaya, S.E., M.Eng.I.E., M.SCE., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pekerjaan Umum (BPSDM PU), Bisma Staniarto, S.T., M.Sc., jajaran pimpinan kampus, anggota senat, sivitas akademika, mitra, tamu undangan, serta para mahasiswa baru.

Wakil Direktur I Bidang Akademik Politeknik Pekerjaan Umum, Syamsul Bahri, S.Si., M.T., dalam laporannya menyampaikan proses penerimaan mahasiswa baru berlangsung sejak Januari hingga Juli 2026 melalui Jalur Prestasi Gelombang I, Jalur Prestasi Gelombang II, dan Jalur Umum.

Untuk Jalur Umum, seleksi dilakukan secara bertahap mulai dari Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis daring hingga psikotes sebelum penetapan hasil akhir.

Dari ribuan peserta yang mengikuti seleksi dari berbagai daerah di Indonesia, sebanyak 441 calon mahasiswa dari 28 provinsi dinyatakan lolos. Mereka terdiri atas 151 mahasiswa Program Studi Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung (TKBG), 150 mahasiswa Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan (TKJJ), serta 140 mahasiswa Teknologi Konstruksi Bangunan Air (TKBA).

Kepala BPSDM PU, Bisma Staniarto, membacakan sambutan Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo yang menegaskan bahwa mahasiswa PUtech merupakan bagian dari investasi strategis bangsa dalam menyiapkan sumber daya manusia sektor konstruksi.

“Saudara bukan sekadar memulai pendidikan tinggi, tetapi menjadi bagian dari investasi strategis bangsa. Jadilah generasi pembangun yang tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan, membuka kesempatan, dan menghadirkan kesejahteraan,” ujar Bisma menyampaikan pesan Menteri PU.

Menurutnya, Politeknik Pekerjaan Umum memiliki peran penting dalam mendukung Asta Cita Presiden melalui transformasi PU608 dengan mencetak talenta konstruksi yang kompeten, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menjunjung tinggi prinsip keselamatan kerja.

Menteri juga mendorong mahasiswa untuk membangun lima bekal utama sejak awal perkuliahan, yakni kompetensi, karakter, integritas, kedisiplinan, dan etos kerja. Selain itu, mahasiswa didorong menguasai teknologi konstruksi modern seperti Building Information Modelling (BIM), kecerdasan artifisial (AI), Sistem Informasi Geografis (SIG), hingga teknologi pemetaan digital agar mampu menjawab kebutuhan industri konstruksi yang terus berkembang.

Sementara itu, Ketua Senat Politeknik Pekerjaan Umum, Prof. Indratmo Soekarno, mengatakan meningkatnya jumlah mahasiswa baru setiap tahun menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan PUtech.

“Kepercayaan ini menjadi tanggung jawab bagi kami untuk terus menghadirkan pendidikan yang berkualitas. Pembelajaran di PUtech didominasi praktik, termasuk pengalaman lapangan dan magang selama enam bulan, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga siap menghadapi dunia kerja dengan penguasaan teknologi konstruksi,” katanya.

Bisma juga mengajak seluruh mahasiswa baru memanfaatkan masa perkuliahan untuk mengembangkan kemampuan teknis sekaligus membangun karakter profesional.

“Selamat kepada seluruh mahasiswa baru. Manfaatkan kesempatan belajar di PUtech sebaik-baiknya. Dengan fasilitas pembelajaran dan tenaga pengajar yang memadai, kami berharap mahasiswa tidak hanya menguasai kompetensi teknis, tetapi juga memiliki karakter yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sebagaimana arahan Menteri PU,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Politeknik Pekerjaan Umum, Brawijaya, menegaskan komitmen kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan tata kelola institusi.

Menurutnya, PUtech baru saja meraih sertifikasi ISO 45001 yang melengkapi tiga sertifikasi internasional sebelumnya, yakni ISO 17025, ISO 21001, dan ISO 37001.

“Ini merupakan langkah nyata kami dalam meningkatkan kualitas tata kelola, mutu pembelajaran, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan berstandar internasional bagi seluruh sivitas akademika,” pungkasnya.

Layanan Cashless hingga Bedah Robotik, Sunway Medical Centre Tawarkan Solusi Kesehatan Modern

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Sunway Medical Centre, Sunway City Kuala Lumpur, kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini dan penanganan penyakit melalui penyelenggaraan Health Talk bersama mitra asuransi di Jakarta, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan edukasi kesehatan ini menghadirkan dua dokter spesialis dari Sunway Medical Centre yang membagikan informasi mengenai perkembangan teknologi medis, khususnya dalam penanganan kanker ginekologi dan kanker saluran cerna.

Prof. Dr. Thangesweran Ayakannu, Gynecology, Gynecological Oncological & Robotic Pelvic Surgeon, membawakan materi bertajuk “Kemajuan Perawatan Kanker Ginekologi dengan Bedah Presisi” . Dalam paparannya, ia menjelaskan berbagai inovasi dalam penanganan kanker ginekologi, termasuk penerapan teknologi bedah presisi dan bedah robotik.

Teknologi tersebut memungkinkan tindakan operasi dilakukan secara lebih akurat, minim invasif, serta membantu mempercepat proses pemulihan pasien.

Sementara itu, Dr. Sou Jing Kim, General, Upper Gastrointestinal & Weight Loss Surgeon, mengangkat topik “Kanker Saluran Cerna Atas & Bawah: Haruskah Saya Khawatir?” .

Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai faktor risiko, tanda dan gejala awal kanker saluran cerna, pentingnya melakukan skrining, hingga berbagai pilihan terapi yang tersedia untuk meningkatkan peluang keberhasilan pengobatan.

Melalui kegiatan ini, Sunway Medical Centre berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, deteksi dini, serta segera berkonsultasi dengan tenaga medis apabila mengalami gejala yang mengarah pada penyakit serius.

Edukasi yang tepat dinilai menjadi langkah penting untuk mendorong masyarakat melakukan pencegahan maupun pengobatan sedini mungkin sehingga peluang kesembuhan dapat meningkat.

Sunway Medical Centre juga terus memperkuat layanan kesehatannya melalui dukungan teknologi medis modern, tim dokter spesialis multidisiplin, serta pendekatan pelayanan yang berfokus pada pasien. Selain itu, rumah sakit ini kini menyediakan layanan asuransi dengan fasilitas cashless untuk memberikan kemudahan bagi pasien internasional.

Rumah Sakit Kuarterner Terbesar di Malaysia

Sunway Medical Centre di Sunway City, Kuala Lumpur merupakan rumah sakit swasta kuarterner terbesar di Malaysia dengan kapasitas 853 tempat tidur berlisensi.

Rumah sakit ini didukung lebih dari 370 dokter spesialis dan subspesialis di berbagai bidang, mulai dari onkologi, ortopedi, jantung, hingga kesehatan wanita dan anak. Berbagai layanan tersebut dipadukan dengan teknologi medis terkini guna mendukung diagnosis, tindakan operasi, serta proses pemulihan pasien.

Berlokasi di kawasan terpadu Sunway City yang dilengkapi hotel, pusat perbelanjaan, dan taman hiburan, Sunway Medical Centre juga menjadi salah satu destinasi unggulan wisata medis di kawasan regional.

Secara internasional, Sunway Medical Centre telah meraih berbagai penghargaan bergengsi. Rumah sakit ini masuk dalam daftar 250 Rumah Sakit Terbaik Dunia versi Newsweek dan menempati peringkat pertama di Malaysia. Pada 2026, Sunway Medical Centre berada di peringkat ke-138 dunia, didukung berbagai akreditasi internasional yang menegaskan komitmennya terhadap kualitas layanan dan keselamatan pasien.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Kantor Perwakilan Sunway Jakarta melalui Wulan di nomor +62 811-1250-695 atau mengunjungi situs resmi Sunway Medical Centre International.

Konsolidasi Perdana Perbasasi Jateng, Bangun Organisasi Profesional Demi Prestasi Baseball dan Softball

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengurus Provinsi (Pengprov) Perserikatan Baseball dan Softball Seluruh Indonesia (Perbasasi) Jawa Tengah periode 2026–2030, menggelar rapat perdana kepengurusan di Kota Semarang, Sabtu (25/7).

Pertemuan yang dihadiri sekitar 20 pengurus tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus memperkuat sinergi untuk membangun prestasi baseball dan softball di Jawa Tengah.

Rapat perdana dipimpin Ketua Umum Pengprov Perbasasi Jawa Tengah, Ir. Devri Alfiandy, M.Si, menegaskan pentingnya membangun organisasi yang solid sebagai fondasi utama dalam meningkatkan prestasi olahraga baseball dan softball di tingkat regional maupun nasional.

Dalam arahannya, Devri menekankan kepengurusan periode 2026–2030, akan berfokus pada penguatan konsolidasi internal, koordinasi antarpengurus, serta membangun komunikasi yang intensif dengan seluruh pengurus kabupaten/kota, klub, pelatih, wasit, hingga para atlet.

“Organisasi yang kuat harus dibangun melalui komunikasi yang baik, koordinasi yang efektif, dan kebersamaan seluruh pengurus. Dengan fondasi organisasi yang sehat, program pembinaan atlet akan berjalan lebih optimal dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Jawa Tengah,” ujarnya.

Rapat tersebut juga membahas sejumlah agenda strategis yang akan menjadi prioritas organisasi dalam empat tahun ke depan. Salah satunya adalah memperkuat konsolidasi organisasi di seluruh daerah agar roda organisasi berjalan lebih aktif dan terstruktur.

Selain itu, pembinaan atlet usia dini menjadi perhatian utama. Pengprov Perbasasi Jateng akan mendorong lahirnya bibit-bibit atlet potensial melalui pembinaan berjenjang yang melibatkan klub, sekolah, hingga kabupaten dan kota.

Pengembangan kualitas sumber daya manusia juga menjadi agenda penting dan akan meningkatkan kompetensi pelatih dan wasit melalui pelatihan, sertifikasi, serta penyegaran secara berkala agar kualitas pertandingan dan pembinaan atlet semakin profesional.

Di bidang kompetisi, kepengurusan baru berkomitmen memperbanyak penyelenggaraan kejuaraan baseball dan softball di berbagai tingkatan. Kompetisi yang berkesinambungan dinilai menjadi sarana penting dalam meningkatkan pengalaman bertanding atlet sekaligus menjadi wadah penjaringan pemain potensial.

Sebagai bagian dari kalender pembinaan, Perbasasi Jawa Tengah juga akan menggelar berbagai ajang kualifikasi, termasuk Pra-Porprov, yang menjadi tahapan penting menuju Pekan Olahraga Provinsi.

Fokus Persiapan Porprov XVII Jawa Tengah 2026

Salah satu pembahasan utama dalam rapat perdana tersebut adalah persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Oktober 2026.

Ajang olahraga multicabang terbesar di Jawa Tengah tersebut akan menjadi momentum penting bagi cabang olahraga baseball dan softball untuk menunjukkan peningkatan kualitas pembinaan yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir.

Pengprov Perbasasi Jateng akan segera menyusun roadmap persiapan Porprov, mulai dari penyelenggaraan Pra-Porprov, pemetaan kekuatan setiap daerah, pembinaan atlet, hingga peningkatan kualitas perangkat pertandingan.

Selain membidik prestasi pada Porprov, pembinaan yang dilakukan juga diarahkan untuk mempersiapkan atlet Jawa Tengah agar mampu bersaing pada kejuaraan nasional maupun berbagai agenda resmi Perbasasi tingkat nasional.

Bangun Prestasi Melalui Organisasi yang Solid

Kepengurusan baru meyakini bahwa keberhasilan meraih prestasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan atlet, tetapi juga dipengaruhi oleh tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan memiliki program kerja yang terukur.

Karena itu, sinergi antara pengurus provinsi, pengurus kabupaten/kota, pelatih, wasit, klub, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga baseball dan softball akan terus diperkuat agar setiap program pembinaan dapat berjalan secara berkesinambungan.

Melalui semangat kebersamaan dan kolaborasi, Pengprov Perbasasi Jawa Tengah optimistis mampu meningkatkan kualitas pembinaan olahraga baseball dan softball, melahirkan atlet-atlet muda berprestasi, serta membawa Jawa Tengah menjadi salah satu kekuatan utama baseball dan softball di Indonesia.

ARTOTEL Yogyakarta Ajak Penikmat Kuliner Menutup Hari dengan Sajian Spesial “The Late Shift”

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – ROCA Restaurant ARTOTEL Yogyakarta meluncurkan kampanye kuliner terbaru bertajuk “The Late Shift” , sebuah konsep dari Artotel Group yang menghadirkan pengalaman bersantap di penghujung hari.

Terinspirasi dari budaya midnight dinner dan suasana santai setelah bekerja (afterwork), program ini berlangsung mulai 20 Juli hingga 20 September 2026.

Melalui program tersebut, ROCA Restaurant menghadirkan beragam hidangan dan minuman spesial yang dirancang untuk memberikan pengalaman makan malam yang hangat, nyaman, dan berkesan.

Lima menu andalan menjadi sorotan dalam kampanye ini. Tiga di antaranya merupakan sajian khas Indonesia, yakni Congee with Homemade Chili Oil seharga Rp35.000++, perpaduan bubur lembut dengan sambal buatan sendiri yang menghadirkan sensasi pedas yang menenangkan.

Kemudian ada Bubur Gudeg seharga Rp45.000++, yang mengangkat cita rasa manis khas Yogyakarta dalam tampilan yang lebih modern. Sementara Gultik seharga Rp75.000++ menjadi interpretasi kontemporer dari kuliner malam legendaris Jakarta dengan sentuhan yang lebih elegan.

Bagi pecinta hidangan Jepang, ROCA Restaurant juga menawarkan Grill Chicken Ramen dan Tori Shio Ramen, masing-masing dibanderol Rp60.000++, menghadirkan kuah hangat dengan cita rasa yang kaya untuk menjadi penutup hari yang sempurna.

Tak hanya makanan, “The Late Shift” juga menghadirkan pilihan minuman spesial. Crush Koffie & Cream seharga Rp32.000++ memadukan kopi tubruk Indonesia dengan krim lembut yang menghasilkan rasa hangat dan berkarakter.

Untuk pilihan koktail, tersedia Bird in The Jungle seharga Rp115.000++, racikan clarified cocktail dengan sentuhan ube foam yang menghadirkan cita rasa tropis khas Hawaii.

Selanjutnya, Apple Truffle seharga Rp115.000++ memadukan kesegaran apel dengan aroma truffle dan Sauvignon Blanc, menciptakan rasa yang elegan dan unik.

Sementara Black Tee… seharga Rp115.000++ merupakan interpretasi dari rum milk punch yang mengombinasikan kelembutan teh dengan kehangatan rum dalam tekstur yang halus.

Bagi penikmat minuman nonalkohol, tersedia Spy Spice seharga Rp32.000++, racikan rempah-rempah khas Indonesia yang menghadirkan sensasi hangat dan aromatik di setiap tegukan.

General Manager ARTOTEL Yogyakarta, Timur Trapsilo, mengatakan “The Late Shift” dihadirkan sebagai teman terbaik untuk menikmati malam setelah aktivitas seharian.

“Saat pekerjaan usai dan ritme kota mulai melambat, kami ingin menghadirkan pengalaman yang menemani tamu menikmati malam. Dari semangkuk hidangan hangat hingga segelas koktail yang memikat, setiap sajian dirancang untuk menutup hari dengan cita rasa yang layak dikenang,” ujarnya.

Seluruh menu dalam program “The Late Shift” dapat dinikmati di ROCA Restaurant ARTOTEL Yogyakarta mulai 20 Juli hingga 20 September 2026. Informasi lebih lanjut dan reservasi dapat dilakukan melalui 0815-7488-9333 atau akun Instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.***

MONDIAL Perkuat Segmen Men’s Jewelry Lewat Kampanye Bersama Nathan Tjoe-A-On

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Di tengah euforia Piala Dunia 2026, brand perhiasan mewah MONDIAL menunjuk pemain Tim Nasional Indonesia Nathan Tjoe-A-On sebagai wajah baru koleksi men’s jewelry melalui kampanye “For the Man Who Deserves It All”.

Melalui kampanye tersebut, MONDIAL menampilkan sisi lain Nathan yang dikenal sebagai pesepak bola profesional. Tak hanya berprestasi di lapangan, pemain berdarah Belanda-Indonesia itu juga dinilai memiliki karakter kuat serta gaya personal yang elegan di kehidupan sehari-hari.

General Manager MONDIAL, Leslie Christian Saputra, mengatakan momentum Piala Dunia menjadi inspirasi untuk mengangkat nilai sportivitas, dedikasi, dan perjuangan sebagai filosofi yang sejalan dengan koleksi perhiasan pria MONDIAL.

“Nilai-nilai tersebut menjadi inspirasi kami dalam menghadirkan men’s jewelry sebagai simbol apresiasi atas setiap pencapaian seorang pria. Nathan merepresentasikan karakter tersebut melalui kepercayaan diri, integritas, dan kerja keras, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Leslie dalam keterangan resminya, Senin (20/7/2026).

Nathan mengaku kerja sama tersebut memiliki makna yang dekat dengan nilai yang selama ini ia pegang. Menurutnya, perhiasan bukan sekadar pelengkap penampilan, tetapi juga dapat menjadi simbol perjalanan hidup dan pencapaian.

“Salah satu perhiasan yang paling berarti bagi saya adalah gelang pemberian orang tua. Itu selalu mengingatkan saya kepada orang-orang yang mendukung saya hingga bisa menjadi versi terbaik dari diri sendiri,” kata Nathan.

Pemain kelahiran Rotterdam itu juga menyebut kesempatan membela Tim Nasional Indonesia sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya.

Dalam kampanye tersebut, Nathan mengenakan berbagai koleksi men’s jewelry MONDIAL yang memadukan berlian berkualitas tinggi dengan batu mulia, termasuk Blue Sapphire. Koleksi tersebut menghadirkan kesan modern, maskulin, dan elegan yang dinilai selaras dengan karakter serta gaya personal Nathan.

Melalui kampanye “For the Man Who Deserves It All”, MONDIAL ingin mengajak para pria untuk memaknai kesuksesan bukan hanya dari hasil yang diraih, tetapi juga dari proses, dedikasi, dan karakter yang dibangun sepanjang perjalanan.

Seluruh koleksi men’s jewelry yang dikenakan Nathan dalam kampanye ini tersedia secara eksklusif di butik MONDIAL.

Sebagai international luxury jewelry brand, MONDIAL mengusung konsep House of Brands* dengan menghadirkan berbagai koleksi perhiasan berlian premium, mulai dari MONDIAL Excellent Cut Ultimate (MEC), Light of Mondial, Brilliant Rose, hingga beragam designer collections. MONDIAL juga menghadirkan Mondial Excellent Pearl, koleksi mutiara murni bersertifikat GIA yang menjadi salah satu inovasi unggulannya di industri perhiasan mewah.***