spot_img
Beranda blog

Usai Lantik Sejumlah Pejabat, Wakajati Jateng Waito Tekankan Integritas dan Penegakan Hukum

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Tengah, Waito Wongateleng, SH, MH, meminta jajaran pejabat yang baru dilantik untuk menjalankan jabatan sebagai amanah negara dengan penuh integritas, dedikasi, dan tanggung jawab.

Pesan tersebut disampaikan Waito dalam sambutannya usai pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, di Kejati Jateng, Kota Semarang, Kamis (13/7).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar kehormatan, tetapi merupakan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan kepada negara, masyarakat, dan Tuhan Yang Maha Esa.

“Jabatan merupakan kepercayaan dan amanah dari negara dan masyarakat, sehingga harus dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, serta kesungguhan dalam memberikan yang terbaik bagi bangsa dan institusi Kejaksaan,” ujar Waito.

Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang telah diucapkan memiliki makna spiritual yang mendalam. Sumpah tersebut, kata dia, merupakan janji kepada Tuhan untuk menjaga integritas sekaligus marwah institusi Kejaksaan.

Menurut Waito, para pejabat yang dilantik dipilih karena dinilai memiliki kompetensi dan kualitas untuk menggerakkan serta mengoptimalkan kinerja satuan kerja masing-masing.

Kajari Diminta Berani Tangani Korupsi Strategis

Secara khusus, Waito memberikan sejumlah arahan kepada para Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Jawa Tengah.

Pertama, para Kajari diminta lebih berani menangani perkara korupsi strategis secara profesional dan bertanggung jawab, terutama perkara yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat dan berdampak terhadap keuangan negara.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar penanganan perkara korupsi tidak hanya terpusat di tingkat Kejati, tetapi juga dapat dilakukan secara optimal oleh Kejaksaan Negeri sesuai kewenangan dan kondisi daerah masing-masing.

“Lebih berani menangani perkara korupsi strategis secara profesional dan bertanggung jawab, khususnya perkara yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak dan berdampak pada keuangan negara,” tegasnya.

Kedua, para Kajari diminta segera beradaptasi dengan lingkungan tugas baru serta mampu mengidentifikasi berbagai dinamika dan persoalan di daerah secara cepat, tepat, dan proporsional.

Ketiga, Waito menekankan pentingnya penegakan hukum yang dilakukan secara senyap, tenang, dan terukur, sehingga setiap tindakan hukum tidak justru menimbulkan kegaduhan yang kontraproduktif.

Keempat, jajaran Kejaksaan diminta membangun sinergitas yang solid bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga stabilitas wilayah, namun tetap dengan prinsip menjaga marwah dan kepentingan institusi.

Perkuat Soliditas dan Pengawasan

Selain memberikan arahan kepada para Kajari, Waito juga mengajak seluruh jajaran Kejati Jawa Tengah memperkuat soliditas internal sebagai fondasi utama membangun institusi yang kuat, profesional, dan berintegritas.

Ia meminta seluruh pegawai mengedepankan komunikasi yang baik, saling menghormati dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Sebaliknya, sikap saling menjatuhkan maupun menyebarkan informasi yang dapat merusak keharmonisan internal harus dihindari.

Waito juga menekankan pentingnya keteladanan integritas, baik dalam kehidupan pribadi maupun keluarga. Jajaran Kejaksaan diminta menerapkan pola hidup sederhana, tegas, dan bertanggung jawab.

Di bidang Intelijen, ia meminta transparansi publik terus diperkuat melalui publikasi capaian kinerja secara aktif dan berkala. Sementara dalam aspek pengawasan, ia menegaskan tidak boleh ada ruang bagi pegawai untuk menyalahgunakan kewenangan.

“Setiap indikasi pelanggaran harus ditindak tegas secara berjenjang,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat strategis di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Kejaksaan Negeri turut dilantik. Di antaranya Agustinus Baka Tangdililing, SH., MH. sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kota Magelang; Dr. Indah Laila, SH., MH. sebagai Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Jateng; Dr. Salomina Meyker Saliama, SH., MH. sebagai Kajari Kendal; dan Dr. Ratih Andrawina Suminar, SH., MH. sebagai Kajari Batang.

Selain itu, Andi Reny Rummana, SH., MH. dipercaya sebagai Kajari Grobogan; Taruli Phalti Patuan, SH., MH. sebagai Kajari Purbalingga; Andhie Fajar Arianto, SH., MH. sebagai Asisten Pengawasan Kejati Jateng; Agus Rujito, SH., MH. sebagai Kajari Kota Semarang; Dr. Abdurrrachman, SH., MH. sebagai Kajari Karanganyar; Hadiman, SH., MH. sebagai Kajari Pati; serta Ardian, SH., MH. sebagai Kajari Kota Tegal.

Menutup sambutannya, Waito kembali mengingatkan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan moral.

“Jabatan adalah amanah, bukan sekadar kehormatan. Setiap penugasan harus dijalankan dengan integritas dan moral, agar marwah institusi senantiasa terjaga,” pungkasnya.***

CMK Perluas Investasi SDM, 60 Anak Muda Ikuti Program Magang Bersama Kemnaker

0

JAKARTA (Pertamanews.id) — Central Mega Kencana (CMK), perusahaan ritel perhiasan yang menaungi MONDIAL, Frank & co., dan The Palace Jeweler, kembali menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam Program MagangHub Batch I 2026.

Kolaborasi ini menjadi kelanjutan keterlibatan CMK dalam program serupa pada 2025. Tahun ini, sebanyak 60 talenta muda dari berbagai wilayah Indonesia mendapat kesempatan menjalani pengalaman kerja langsung di lingkungan industri retail perhiasan.

Melalui program tersebut, CMK memberikan kesempatan kepada para peserta, khususnya fresh graduate, untuk memahami proses bisnis retail secara menyeluruh. Peserta akan terlibat dalam berbagai fungsi bisnis sekaligus mendapat pendampingan dari mentor profesional.

Tak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, program ini juga diarahkan untuk memperkuat keterampilan komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, serta kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan industri.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi peserta dalam memasuki dunia kerja profesional, sekaligus memberikan pemahaman mengenai operasional industri luxury retail jewellery, mulai dari proses bisnis hingga pelayanan kepada pelanggan.

Chief Operating Officer Central Mega Kencana, Petronella Soan, mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus penting perusahaan.

“Di Central Mega Kencana, kami percaya bahwa masa depan industri dibangun melalui investasi pada manusia. Karena itu, kami sangat bangga kembali menjadi bagian dari Program MagangHub bersama Kementerian Ketenagakerjaan.”

Menurut Petronella, program tersebut tidak sekadar memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk memahami dinamika industri secara langsung dan membangun kesiapan memasuki dunia profesional.

“Bagi kami, program ini memberikan pengalaman kerja bagi para peserta serta menghadirkan ruang belajar yang memungkinkan mereka memahami dunia industri secara nyata, mengembangkan kompetensi, serta membangun kesiapan untuk memasuki dunia profesional,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager Human Capital Central Mega Kencana, Denny Tanuwidjaja, menilai kolaborasi dengan Kemnaker menjadi bagian dari upaya CMK membangun ekosistem pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Program MagangHub merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Central Mega Kencana dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri,” kata Denny.

Ia berharap program tersebut dapat menghasilkan talenta muda yang adaptif, inovatif, dan memiliki kesiapan untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan industri retail.

Keterlibatan CMK dalam MagangHub Batch I 2026 sekaligus memperkuat strategi perusahaan dalam membangun budaya belajar dan pengembangan talenta di lingkungan kerja.

Dengan melibatkan peserta secara langsung dalam proses bisnis perusahaan dan memberikan akses kepada mentor profesional, CMK menempatkan program magang tidak hanya sebagai pengalaman kerja sementara, tetapi sebagai bagian dari upaya menyiapkan calon tenaga profesional yang memahami kebutuhan industri.

CMK berharap kolaborasi dengan Kemnaker dapat terus diperluas sehingga semakin banyak talenta muda Indonesia memperoleh pengalaman industri yang relevan dan memiliki kesiapan lebih kuat untuk memasuki pasar kerja nasional.

Indosat Luncurkan Pusat Teknologi AI di UGM, Dorong Pengembangan Talenta Digital Nasional

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (UGM Indosat NVAITC) di Yogyakarta, Kamis (13/8/2026).

Pusat teknologi tersebut menjadi pusat teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis universitas pertama di Indonesia yang berfokus pada penelitian, inovasi, dan pengembangan talenta digital.

UGM Indosat NVAITC merupakan bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE) yang mempertemukan pemerintah, perusahaan teknologi global, industri, dan akademisi untuk mempercepat pengembangan serta penerapan AI di berbagai sektor prioritas nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan, Indonesia AI Center of Excellence merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah untuk menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pengguna AI, tetapi juga sebagai negara yang mampu mengembangkan dan berkontribusi terhadap inovasi AI global.

“Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia,” ujar Meutya.

Menurutnya, keberadaan pusat teknologi tersebut menjadi langkah penting dalam memperkuat kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi AI di Indonesia.

“Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa,” katanya.

UGM Indosat NVAITC akan didukung platform AI full-stack NVIDIA dan GPU Merdeka, platform sovereign GPU-as-a-Service milik Indosat.

Fasilitas tersebut menyediakan akses bagi peneliti dan mahasiswa UGM terhadap berbagai kapabilitas AI, mulai dari accelerated computing kelas enterprise, perangkat lunak AI, pretrained models, development frameworks, hingga bimbingan teknis dan pelatihan.

Pusat teknologi ini juga akan membuka ruang kolaborasi dengan industri serta menghubungkan peneliti Indonesia dengan jaringan ahli AI global untuk memperluas pertukaran pengetahuan dan pengembangan solusi AI.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan, Indosat berkomitmen memperluas akses terhadap teknologi dan keahlian AI bagi masyarakat Indonesia.

“Melalui UGM Indosat NVAITC, kami menghadirkan teknologi dan keahlian AI global terbaik ke Indonesia, sekaligus memperluas akses bagi ekosistem peneliti, mahasiswa, startup, dan inovator di seluruh pelosok negeri,” ujar Vikram.

Ia menambahkan, penguatan kesiapan AI dan talenta lokal diharapkan dapat mendukung Indonesia untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat berkontribusi di tingkat global.

Sementara itu, Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA Marc Hamilton mengatakan Indonesia memiliki komunitas peneliti, pengembang, dan inovator yang berpotensi berkontribusi terhadap perkembangan AI.

Menurutnya, teknologi AI memiliki peluang penerapan yang luas, termasuk di sektor kesehatan, pertanian, dan penanggulangan bencana.

“Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center, NVIDIA berkomitmen untuk membekali talenta Indonesia dengan model terbuka dan keahlian terdepan di dunia guna mengubah potensi tersebut menjadi inovasi yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun global,” kata Marc.

Dengan dukungan kemampuan riset multidisiplin UGM, data lokal, serta pengembangan talenta peneliti dan mahasiswa, UGM Indosat NVAITC akan menjadi pusat riset untuk mengembangkan berbagai solusi AI terapan.

Pada tahap awal, riset akan difokuskan pada sejumlah sektor strategis yang sejalan dengan prioritas nasional, antara lain kesehatan, pertanian, dan penanggulangan bencana.

Salah satu proyek awal yang dikembangkan adalah eNose-TB, teknologi screening berbasis AI untuk mendukung upaya penanggulangan tuberkulosis di Indonesia.

Selain itu, pusat teknologi tersebut akan mengembangkan SmartAgri, yang memanfaatkan multimodal AI, edge computing, dan teknologi pertanian presisi untuk meningkatkan produktivitas serta ketahanan sektor pertanian di wilayah beriklim tropis.

Proyek lainnya adalah Tech4Disaster, platform AI geospasial yang ditujukan untuk memperkuat kemampuan prediksi, mitigasi, dan penanganan bencana.

Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D., mengatakan UGM berkomitmen mendukung pengembangan AI Indonesia melalui pendidikan, penelitian, dan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui UGM Indosat NVAITC, kami memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih dan keahlian global bagi para mahasiswa dan peneliti, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas disiplin di bidang strategis seperti kesehatan, pertanian, dan ketahanan bencana,” ujar Ova.

Menurutnya, kolaborasi tersebut sejalan dengan prioritas nasional dalam penguatan pendidikan tinggi, hilirisasi riset, dan pengembangan talenta.

Peneliti utama Tim Riset eNose-TB UGM, Dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A., mengatakan dukungan infrastruktur AI dan keahlian global dapat mempercepat proses penelitian yang dikembangkan di Indonesia.

“Sebagai peneliti, kami percaya bahwa teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dalam negeri,” kata Dian.

Ia berharap dukungan tersebut dapat mendorong pengembangan teknologi kesehatan yang lebih terjangkau dan mudah diakses masyarakat.

Peluncuran UGM Indosat NVAITC menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang antara pemerintah, industri teknologi, dan akademisi dalam pengembangan riset, talenta, dan inovasi AI di Indonesia.

Kolaborasi tersebut telah dimulai melalui inisiasi tata kelola organisasi pada Juli 2025, dilanjutkan dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada awal 2026, hingga peresmian UGM Indosat NVAITC pada 13 Agustus 2026.

Pusat teknologi ini selanjutnya diarahkan menjadi wadah kolaborasi antara talenta nasional, keahlian global, dan inovasi lokal untuk menghasilkan solusi AI yang dapat diterapkan dan memberikan dampak bagi masyarakat.

Dukung Pariwisata Semarang, Up^Peak Hotel Simpang Lima Berpartisipasi dalam Rekor Menari Dug Dug Der

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung seni, budaya, dan pariwisata daerah. Hotel yang berlokasi strategis di jantung Kota Semarang ini berpartisipasi aktif dalam ajang Menari Dug Dug Der Semarangan yang sukses memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (Leprid) di Lapangan Pancasila Simpang Lima, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan spektakuler yang diikuti oleh 25.000 penari dari berbagai elemen masyarakat tersebut digelar dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mengenalkan kesenian khas Semarang ke kancah yang lebih luas.

Sebagai bagian dari industri hospitality, Up^Peak Hotel tidak hanya menjadi penonton. Empat perwakilan karyawannya—Ruth Novita Lusiani, Auriska Ditya N., Octaviani Sinta Dewi, dan Titin Tri Handayani—turun langsung melebur bersama ribuan peserta lainnya di tengah Lapangan Simpang Lima.

Keikutsertaan ini juga merupakan wujud kolaborasi bersama hotel-hotel lain di bawah naungan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

“Kami merasa sangat bangga bisa menjadi bagian dari kegiatan sebesar ini. Selain turut memeriahkan dan memperingati kemerdekaan Indonesia, kami juga bisa ikut berkontribusi dalam melestarikan kesenian Jawa Tengah,” ujar Ruth Novita Lusiani, Marketing Communication Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang.

Menurut Ruth, keikutsertaan dalam gelaran akbar ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi tim Up^Peak Hotel. Ajang budaya ini tak hanya menjadi wadah mengekspresikan kecintaan pada seni daerah, tetapi juga momentum penting untuk mempererat silaturahmi sesama pelaku industri perhotelan dan pegiat seni di Semarang.

“Senang sekali karena di kegiatan ini kami bisa bertemu dengan teman-teman dari hotel lain dan para pegiat seni. Jadi bukan hanya soal menari bersama, tetapi juga kesempatan untuk bersilaturahmi, membangun relasi, dan merasakan kebersamaan sebagai bagian dari masyarakat Kota Semarang,” jelasnya.

Partisipasi aktif dalam event budaya masal ini sejalan dengan visi Up^Peak Hotel Simpang Lima Semarang untuk selalu hadir dan berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Sebagai salah satu opsi hunian utama wisatawan di kawasan Simpang Lima, Up^Peak Hotel percaya bahwa kemajuan sektor hospitality tak lepas dari tumbuhnya potensi seni dan budaya lokal. Melalui sinergi berkesinambungan bersama PHRI dan para pemangku kepentingan pariwisata, Up^Peak Hotel siap terus mendukung beragam agenda positif yang memajukan Kota Semarang.

Kongres III Lindu Aji Pilih Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum Periode 2026-2031

0
Kongres III Lindu Aji secara aklamasi menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji Periode 2026–2031. Kongres digelar di Hotel Dafam Semarang, Kamis (13/8/2026)

​SEMARANG (Pertamanews.id) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Lindu Aji resmi mengukuhkan kepemimpinan baru melalui Kongres III yang digelar di Hotel Dafam Semarang, Kamis (13/8/2026). Mengusung tema “Bangkit Bersama Membangun Organisasi”, forum tertinggi tersebut secara aklamasi menetapkan Erik Agus Susanto sebagai Ketua Umum DPP Lindu Aji Periode 2026–2031, menggantikan kepemimpinan Ikhwan Ubaidillah.

​Kongres strategis ini dihadiri langsung oleh Ketua Pembina Lindu Aji, Fauka Noor Farid, jajaran pengurus DPP, serta perwakilan DPC dari 33 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

​Dalam struktur kepengurusan anyar tersebut, Septian Fajar Setiawan yang sebelumnya menjabat Ketua DPP, kini dipercaya memegang mandat sebagai Wakil Ketua Umum sekaligus Ketua Harian DPP Lindu Aji.

​Kesepakatan Bulat DPC se-Jawa Tengah

​Septian Fajar Setiawan mengungkapkan bahwa penetapan susunan kepemimpinan ini merupakan buah kesepakatan bulat dalam rapat koordinasi jajaran DPC sebelum pembukaan kongres.

​”Keputusan ini kita sepakati bersama secara aklamasi dalam rapat koordinasi DPC se-Jawa Tengah. Melalui Kongres III ini, kita mencabut keputusan lama dan mengesahkan arah kepengurusan baru untuk periode 2026–2031,” jelas Septian.

​Septian menegaskan, pergerakan Lindu Aji ke depan bakal terus memegang teguh amanat pendiri, terutama pada penguatan sektor sosial, pembinaan olahraga, dan pengabdian masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

​”Kami siap menjadi mitra strategis dan berada di barisan depan untuk membantu program pemerintah. Salah satu aksi nyata yang terus berjalan adalah penyediaan layanan ambulans gratis di tingkat pusat maupun DPC,” tambahnya.

​Komitmen Utama Kepengurusan Baru
-. ​Evaluasi & Modernisasi: Ketua Umum Terpilih, Erik Agus Susanto, menegaskan kesiapannya membawa organisasi beranggotakan sekitar 100.000 orang ini menuju arah yang lebih profesional dan modern.
-. ​Pilar Penegakan Hukum: Plt Ketua Umum DPP Lindu Aji sekaligus Pimpinan Sidang Pleno, Nanang Setyono, menekankan pentingnya Lindu Aji untuk terus mengabdi kepada bangsa dan menjadi pilar utama dalam penegakan hukum.
-. ​Ekspansi Wilayah: Kongres III juga merumuskan pemetaan ekspansi organisasi ke Jawa Tengah bagian barat, seperti eks-Karesidenan Banyumas dan Cilacap, demi mengoptimalkan jangkauan layanan masyarakat.

Penanganan Kredit Nasabah Disorot, BRI Semarang Pattimura: Sesuai Ketentuan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – BRI Kantor Cabang Semarang Pattimura menegaskan bahwa proses penanganan kredit nasabah dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menyelesaikan kewajiban kredit secara profesional dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Pemimpin Kantor Cabang BRI Semarang Pattimura, Birowo Cahyo Baskoro, mengatakan penanganan kredit terhadap salah satu nasabah BRI KCP Gajah telah dilakukan berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

“Penanganan kredit terhadap nasabah telah dilakukan berdasarkan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” kata Birowo.

Menurutnya, BRI telah melakukan berbagai upaya penagihan secara intensif serta memberikan kesempatan kepada nasabah untuk menyelesaikan kewajibannya. Namun, hingga batas waktu yang telah ditentukan, kewajiban tersebut belum diselesaikan oleh nasabah.

Meski demikian, BRI tetap membuka ruang penyelesaian melalui mekanisme yang tersedia. Upaya tersebut dilakukan secara baik dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

Birowo menegaskan, penanganan kredit merupakan bagian dari operasional perbankan yang dilakukan secara terukur dan profesional.

“BRI senantiasa melakukan proses penanganan kredit secara profesional, terukur, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking) serta Good Corporate Governance (GCG),” ujarnya.

Ia menjelaskan, penerapan prinsip kehati-hatian dan tata kelola perusahaan yang baik menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas proses bisnis perbankan. Hal tersebut sekaligus memastikan setiap proses penanganan kredit dilakukan sesuai prosedur dan koridor yang telah ditetapkan.

Tetap Buka Ruang Penyelesaian

BRI menegaskan penyelesaian kewajiban kredit tetap dapat ditempuh melalui mekanisme yang tersedia. Pendekatan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan ketentuan yang berlaku serta prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan kredit.

Dengan demikian, BRI tetap mengedepankan penyelesaian secara profesional dan terukur, sekaligus memberikan ruang kepada nasabah untuk menyelesaikan kewajibannya melalui jalur yang telah disediakan.

Birowo menambahkan, komitmen terhadap prinsip prudential banking dan Good Corporate Governance menjadi landasan BRI dalam menjalankan kegiatan operasionalnya.

“Kami tetap membuka ruang penyelesaian permasalahan ini secara baik melalui mekanisme yang tersedia dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” pungkasnya.

Usia 4 Tahun, ibis Styles Semarang Simpang Lima Bocorkan Rencana Besar di Penghujung 2026

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – ibis Styles Semarang Simpang Lima merayakan hari jadi ke-4 pada 5 Agustus 2026. Mengusung tema “4Now and Forever”, perayaan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi kepercayaan tamu, karyawan, mitra, dan seluruh stakeholder yang telah mendukung perjalanan hotel selama empat tahun.

Hotel yang berada tepat di seberang Lapangan Simpang Lima Semarang itu resmi dibuka pada 5 Agustus 2022. Memasuki usia keempat, ibis Styles Semarang Simpang Lima tidak hanya merayakan perjalanan yang telah dilalui, tetapi juga menyiapkan babak baru bagi para tamu.

General Manager ibis Styles Semarang Simpang Lima, Primaningrum, mengatakan empat tahun perjalanan hotel menjadi pengalaman berharga yang dipenuhi berbagai cerita, pembelajaran, serta dukungan dari berbagai pihak.

“Empat tahun merupakan perjalanan penuh cerita, pengalaman, dan pembelajaran. Kami sangat bersyukur atas kepercayaan para tamu serta dukungan karyawan, partner, dan seluruh stakeholder selama ini,” ujar Primaningrum.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi manajemen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi setiap tamu.

Tidak berhenti pada perayaan anniversary, ibis Styles Semarang Simpang Lima juga mengungkap rencana perubahan besar yang tengah dipersiapkan.

Primaningrum menyebut pihaknya sedang menyiapkan nama dan wajah baru hotel, yang akan disertai sejumlah pembaruan serta tambahan fasilitas.

“Memasuki perjalanan berikutnya, kami sedang mempersiapkan sebuah kejutan, yakni nama serta wajah baru hotel, lengkap dengan berbagai pembaruan serta tambahan fasilitas menarik,” katanya.

Ia menambahkan, perubahan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman yang lebih lengkap bagi para tamu.

“Detail mengenai perubahan serta fasilitas baru tersebut akan segera kami umumkan maksimal pada penghujung tahun 2026 ini,” imbuhnya.

Sebagai bagian dari rangkaian anniversary, ibis Styles Semarang Simpang Lima juga menggelar Instagram Competition bertajuk “Best Wishes” melalui akun Instagram @ibisstyles.simpanglima.

Kompetisi berlangsung hingga 31 Agustus 2026. Pemenang berkesempatan mendapatkan satu voucher menginap di ibis Styles Semarang Simpang Lima dengan kamar yang menawarkan pemandangan langsung ke kawasan Simpang Lima.

Untuk mengikuti kompetisi, peserta perlu mengikuti akun Instagram hotel, menuliskan ucapan anniversary yang kreatif dan heartfelt di kolom komentar, menandai @ibisstyles.simpanglima serta lima orang teman, dan menggunakan hashtag #4NowandForever serta #ibisstyles.simpanglima.

Selama periode kompetisi, akun Instagram peserta wajib berada dalam kondisi publik.

Dengan mengusung semangat “4Now and Forever”, anniversary ke-4 ini menjadi penanda perjalanan ibis Styles Semarang Simpang Lima sekaligus langkah awal menuju babak baru hotel di jantung Kota Semarang.

Informasi lebih lanjut dan reservasi dapat dilakukan melalui WhatsApp 0813 1234 9711 atau telepon 024-8419711.***

Waito Wongateleng Jadi Wakajati Jateng, Kajati Teguh Tekankan Profesionalisme dan Integritas

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Tengah Teguh Subroto, SH, MH, melantik dan mengambil sumpah Waito Wongateleng, SH, MH sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Jawa Tengah.

Pelantikan berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Kota Semarang, Rabu (12/8), dan dihadiri jajaran pejabat struktural serta pegawai di lingkungan Kejati Jateng.

Waito menggantikan Erich Folanda, SH, MHum yang mendapat penugasan baru sebagai Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.

Sebelum dipercaya menduduki jabatan Wakajati Jateng, Waito Wongateleng menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat. Penugasan di Jawa Tengah menjadi bagian dari rotasi dan promosi jabatan yang dilakukan Kejaksaan Agung sebagai bagian dari penyegaran sekaligus penguatan organisasi.

Kajati Jateng Teguh Subroto mengatakan, pergantian pejabat di lingkungan Kejaksaan merupakan bagian dari pembinaan karier, regenerasi kepemimpinan, dan kebutuhan organisasi.

Menurut Teguh, rotasi maupun promosi diperlukan untuk menjaga dinamika organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme dan integritas aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas.

Ia berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan berbagai tantangan penegakan hukum di Jawa Tengah.

“Pergantian jabatan bukan sekadar dinamika struktural, tetapi merupakan bagian dari proses pembinaan dan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Kejaksaan,” ujar Teguh.

Dalam kesempatan tersebut, Teguh juga menyampaikan apresiasi kepada Erich Folanda atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas sebagai Wakajati Jateng.

Menurutnya, selama bertugas di Jawa Tengah, Erich telah memberikan kontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kejati Jateng, khususnya dalam upaya penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat.

Diharapkan Perkuat Penegakan Hukum

Dengan pengalaman sebelumnya sebagai Wakajati NTB, Waito diharapkan mampu segera beradaptasi dan memperkuat koordinasi internal di lingkungan Kejati Jateng.

Posisi Wakajati memiliki peran penting dalam membantu Kajati mengendalikan pelaksanaan tugas, melakukan koordinasi antarbidang, serta memastikan kebijakan pimpinan berjalan secara efektif di seluruh satuan kerja.

Tantangan penegakan hukum di Jawa Tengah yang semakin kompleks membutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang kuat, baik di internal Kejaksaan maupun dengan aparat penegak hukum serta pemerintah daerah.

Salah satu perhatian penting adalah pengawasan terhadap penggunaan anggaran daerah dan upaya pencegahan serta pemberantasan tindak pidana korupsi.

Karena itu, kehadiran Wakajati baru diharapkan dapat mendukung langkah Kajati Jateng dalam memperkuat penegakan hukum yang profesional, berintegritas, berkeadilan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pelantikan Waito Wongateleng sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan baru di posisi Wakajati Jateng, di tengah tuntutan peningkatan kinerja dan kepercayaan publik terhadap institusi Kejaksaan di Jawa Tengah.***

Jaksa Agung Lantik Erich Folanda, Dipercaya Jabat Direktur Pengendalian Operasi Jampidsus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jaksa Agung melantik Erich Folanda, SH, MHum, sebagai Direktur Pengendalian Operasi pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Penunjukan Erich tersebut menjadi bagian dari rotasi dan promosi jabatan di lingkungan Kejaksaan Agung, sekaligus menempatkan kembali sosok berpengalaman di bidang tindak pidana khusus pada posisi strategis di tingkat pusat.

Dengan latar belakang dan pengalaman panjang di bidang tindak pidana khusus, Erich dinilai memiliki modal yang cukup kuat untuk menjalankan tugas tersebut. Pengalaman di tingkat pusat maupun daerah membuatnya memahami dinamika penanganan perkara dari sisi teknis, koordinasi maupun pengendalian.

Sebelum menjabat Wakajati Jawa Tengah, Erich pernah dipercaya sebagai Koordinator pada Jampidsus. Ia juga pernah menjabat Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Jakarta Barat serta Kepala Sub Seksi Tindak Pidana Korupsi pada Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.

Rekam jejak tersebut memperlihatkan bidang tindak pidana khusus bukanlah wilayah baru bagi Erich. Ia telah melewati berbagai jenjang penugasan yang bersentuhan langsung dengan penanganan perkara korupsi dan tindak pidana khusus.

Karena itu, penugasan di posisi Direktur Pengendalian Operasi Jampidsus dapat dipandang sebagai penempatan sumber daya manusia yang memiliki pengalaman teknis sekaligus kemampuan manajerial untuk mengendalikan penanganan perkara.

Dalam menjalankan tugas, Erich dikenal memiliki karakter yang tenang dan komunikatif. Ia juga menempatkan ketelitian dalam pembuktian, akuntabilitas serta koordinasi sebagai bagian penting dalam proses penegakan hukum.

Kapabilitas tersebut menjadi semakin relevan ketika penanganan perkara tindak pidana khusus membutuhkan kemampuan membaca persoalan secara komprehensif, mengintegrasikan informasi dari berbagai pihak, sekaligus memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

Tidak hanya berkutat pada penanganan perkara, Erich juga memiliki perhatian terhadap penguatan kesadaran hukum masyarakat. Ketika bertugas di daerah, ia aktif mendorong literasi hukum, pengembangan paralegal serta edukasi antikorupsi.

Seorang pejabat kejaksaan tidak hanya berhadapan dengan perkara pidana atau administrasi hukum, melainkan juga kultur sosial, kepentingan politik lokal, hingga ekspektasi masyarakat yang berbeda-beda

Dalam suatu kesempatan, Erich mengatakan pengalaman ternyata membentuk cara pandangnya terhadap profesi aparat penegak hukum, bukan hanya menjalankan aturan, melainkan juga memahami masyarakat tempat ia bertugas.

“Sebagai abdi negara, saya harus siap ditempatkan untuk mengemban tugas di mana pun wilayah yang ditugaskan,” ujar Erich kepada wartawan baru-baru ini.

Sementara itu, perhatian terhadap pendidikan nonformal bahkan membuat Erich yang biasa disapa tersebut mendapat PKBM Award sebagai Tokoh Peduli Pendidikan Nonformal. Penghargaan itu menjadi salah satu catatan lain dari kiprahnya di luar tugas kedinasan.

Jejak Pendidikan

Kapabilitas Erich juga ditopang oleh latar belakang pendidikan yang kuat. Ia menempuh pendidikan di SMP Negeri 41 Jakarta Selatan dan SMA Negeri 38 Jakarta Selatan, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung.

Setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum, Erich memperoleh kesempatan melanjutkan studi Magister Hukum melalui beasiswa pada Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Diponegoro (Undip), Semarang. Gelar Magister Hukum diraihnya pada 2004.

Perjalanan pendidikan dan karier tersebut membentuk kombinasi pengalaman akademik dan praktis yang menjadi bekal dalam menjalankan berbagai penugasan di lingkungan Kejaksaan.

Di sisi lain, Erich merupakan putra Betawi yang berasal dari Jakarta Selatan. Perjalanan kariernya dari penugasan di daerah hingga dipercaya menempati posisi strategis di tingkat pusat menjadi gambaran bahwa kapasitas dan kompetensi dapat menjadi modal penting dalam membangun karier di Korps Adhyaksa.

Kini, tantangan baru menanti Erich di Jampidsus. Sebagai Direktur Pengendalian Operasi, ia berada pada posisi yang membutuhkan kemampuan koordinasi, ketelitian, pengalaman serta pemahaman mendalam terhadap karakteristik perkara tindak pidana khusus.

Penugasan tersebut berlangsung di tengah tingginya ekspektasi publik terhadap pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang profesional serta berkeadilan.

Dengan pengalaman yang telah dimiliki, Erich diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam memperkuat pengendalian dan efektivitas penanganan perkara-perkara strategis di lingkungan Jampidsus.***

Sebanyak 33.675 Debitur Terima KUR BRI Salatiga, Penyaluran Tembus Rp944 Miliar

0

SALATIGA (Pertamanews.id) — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui Kantor Cabang Salatiga terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Hingga Juli 2026, BRI Kantor Cabang Salatiga telah menyalurkan KUR sebesar Rp944 miliar kepada 33.675 debitur. Penyaluran tersebut mayoritas diarahkan ke sektor produktif yang menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di wilayah Salatiga dan sekitarnya.

Pemimpin Kantor Cabang BRI Salatiga, Matthew Spencer, mengatakan sekitar Rp600 miliar atau 70 persen dari total penyaluran KUR hingga Juli 2026 disalurkan ke sektor produksi. Sektor tersebut meliputi perdagangan, pertanian, dan jasa.

Menurutnya, akses permodalan melalui KUR diharapkan dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas bisnis, membuka lapangan pekerjaan, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah.

“Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Salatiga melalui penyaluran pendanaan usaha. Kami juga melihat ada banyak potensi di wilayah Salatiga, khususnya di bidang perdagangan dan pertanian, yang tentunya BRI memiliki peran untuk mendukung pelaku usaha, baik dalam pendanaan maupun peningkatan kapasitas usaha,” kata Matthew.

Ia menambahkan, dukungan BRI kepada pelaku UMKM tidak berhenti pada penyaluran pembiayaan. Perseroan juga memberikan pendampingan usaha, pemberdayaan, serta edukasi finansial agar debitur mampu mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen BRI dalam memberdayakan ekonomi kerakyatan sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional melalui pengembangan UMKM, perluasan kesempatan kerja, dan pemerataan pembangunan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi dan membantu pelaku UMKM, tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga melalui pelatihan-pelatihan usaha dan program pemberdayaan lainnya,” ujarnya.

Matthew juga mendorong pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan digital agar dapat memperluas pasar. Menurutnya, pemanfaatan platform penjualan daring dapat menjadi salah satu strategi bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas dan mengembangkan bisnis.

“Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online sehingga bisa mendorong kapasitas usaha dan bisa naik kelas,” tegasnya.

Dengan fokus pada pembiayaan sektor produktif serta penguatan kapasitas pelaku UMKM, BRI Kantor Cabang Salatiga optimistis dapat terus berkontribusi sebagai penggerak perekonomian masyarakat dan mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.