spot_img
Beranda blog Halaman 100

Bohopanna, Kisah Inspiratif Brand Fashion Anak dari Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Siapa sangka brand fashion anak “Bohopanna” adalah brand lokal asal Semarang. Perjalanan Bohopanna mulai dari lahir hingga saat ini, diceritakan langsung oleh sang owner, Devy Natalia, dalam program podcast Cerita Joni (hyperlink: https://www.youtube.com/watch?v=YG-odlRT2_g&t=34s) di youtube JNE_ID yang mengangkat kisah-kisah inspiratif entrepreneur dan UMKM di Indonesia.

Devy bercerita banyak mengenai Bohopanna, yang memiliki Headquarter di Srondol Kulon, Kecamatan Banyumanik, Kota Semarang.

Bohopanna didirikan pada 2017 lalu oleh Devy Natalia dan Irene Kristi yang untuk menciptakan berbagai produk untuk bayi dan anak yang dibuat dari material premium yang comfortable dan affordable.

Usaha ini tercetus karena pengalaman sang owner yang saat itu kesulitan mencari pakaian untuk anaknya yang akan lahir.

Sebagai brand fashion anak, Bohopanna memiliki keunikan tersendiri. Tidak sekedar memikirkan bagaimana membuat si kecil kelihatan lucu. Namun juga memberi kesempatan orang tua berekspresi untuk penampilan anak melalui pilihan warna.

“Saat aku hamil tahun 2016, waktu itu yang aku pikirkan bukan tentang persiapan kelahiran anak dan lainnya. Namun aku kepingin anakku setiap satu minggu bahkan setiap hari ada foto yang bagus-bagus. Aku lihat, di Instagram banyak itu foto yang bagus-bagus. Aku pelajari, bahwa kalau ingin bagus ya bajunya dan sprei,” kata Devy.

Devy pun lalu mulai mencari baju anak, baik di Semarang maupun daerah lain, secara online maupun langsung datang. Namun, ia tidak menemukan model yang sesuai dengan keinginan dan imajinasinya.

Sampai akhirnya ia memutuskan untuk beli produk secara online dari luar negeri. Tentu hal itu butuh uang lebih karena harga yang mahal dan terkena pajak.

Belum lagi waktu pengiriman yang cukup lama. Dari situ terpikirlah untuk menghadirkan produk fashion anak kualitas premium.

“Setelah beli produk impor itu saya berpikir kayaknya kita bisa bikin sendiri, apalagi tinggal di Semarang, dekat Ungaran yang terkenal dengan industri garmen” lanjutnya.

Sebelum sukses dengan bisnis pakaian anak, Devy pernah menjadi pekerja lepas sebagai event organizer, membuat kerajinan scrapbook hingga terjun ke dunia properti untuk membuat dessert table.

Sejak memutuskan untuk merintis bisnis fashion anak tersebut, ia optimistis bisnis itu akan terus berkembang. Tentunya dengan berbagai inovasi yang dilakukan.

Selain pakaian anak, ada juga produk keluarga, misalnya pakaian untuk anak yang dipadukan dengan pakaian sang ibu. Maupun paket produk fashion untuk satu keluarga.

Pada intinya produk yang ditawarkan selalu berkaitan dengan anak. Tidak ada produk khusus untuk dewasa.

Devy mengaku dalam mengembangkan bisnis tersebut banyak tantangan yang harus dihadapi. Baik mulai dari awal merintis, maupun tengah proses pengembangan usaha.

Menurutnya tantangan terberat saat merintis usaha yakni mengatasi konflik dengan partner. Bagaimana caranya menemukan ritme yang bagus dengan partner.

“Untungnya aku dan Irene sama-sama logis. Tadinya aku urus produksi, kemudian Irene urus marketplace, jualan. Ternyata setelah berapa lama, kita tukeran. Sekarang sudah berkurang konfliknya karena mungkin sudah menemukan ritme, sudah saling percaya,” kata dia.

Menurutnya, kunci untuk menjaga ritme kerja sama dengan partner adalah saling terbuka. Bahkan ketika ada sesuatu yang tidak enak untuk dibicarakan, harus dibicarakan jika itu menyangkut bisnis.

Jangan sampai persoalan yang tidak tersampaikan itu justru akan berdampak pada hancurnya bisnis.

“Menurutku konflik dalam bisnis itu lebih perlu dari pada tidak saling percaya dengan partner, tentang uang dan lainnya. Kemudian yang terpenting, visi dan misi sama,” lanjutnya.

Saat ini Bohopanna telah sukses dengan produk-produknya. Bahkan Bohopanna juga sempat menggandeng Denny Sumargo sebagai brand ambasador saat peluncuran lini produk Pannadaily.

Pannadaily menawarkan berbagai produk basic homeware mulai baju tidur, baju bermain di rumah, sleepsack, hingga aksesori bayi baru lahir.

Untuk ke depan, Bohopanna berencana untuk memperluas pasar. Selain dengan terus merawat brand, tahun ini Bohopanna berencana untuk mengeluarkan lini produk baru, yakni sportwear anak.

Menurutnya ini akan menjadi brand lokal yang serius untuk menggarap semua kebutuhan terkait fashion anak.

“Sekarang ini kami sedang berpikir. Anak kan harusnya banyak aktivitas olahraga. Memang ya bisa pakai kaos biasa. Tapi juga banyak orang tua yang senang memakaikan anaknya baju khusus olahraga untuk kegiatan olahraga anaknya. Untuk itu kami akan bikin lini olahraga,” jelasnya.

Direncanakan lini baru tersebut akan diluncurkan pada semester kedua tahun ini.

Terkait dengan penjualan, dia mengakui karakter konsumen yang sudah banyak mengakses produk secara online perlu adanya pelayanan yang prima.

Salah satunya dalam hal pengiriman barang. Untuk itu menurutnya peran jasa pengiriman, terutama JNE yang selama ini digunakan, sangat membantu.

“JNE itu merupakan ekspedisi pertama yang sangat komplit. Melalui website, mau kirim ke mana saja informasinya sudah bisa diketahui,” kata dia.

Dia mengatakan sebelum lahirnya Bohopanna, dia juga menjalankan beberapa bisnis yang memerlukan jasa pengiriman. Saat itu sekitar 2012, dia juga sudah memanfaatkan layanan JNE.

Terlebih saat itu belum ada marketplace. Jadi menurutnya JNE menjadi satu-satunya layanan logistik yang bisa memberikan kemudahan untuk melacak pengiriman, mengetahui harga dan lainnya karena sudah menggunakan sistem yang bagus.

Dalam beberapa waktu ke depan Bohopanna akan mempersiapkan website khusus untuk memudahkan konsumen dalam melakukan pemesanan.

Di mana di dalamnya sudah termasuk bisa mengakses layanan pengiriman barang. Bohopanna pun akan melibatkan JNE di dalamnya.

Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus Aman dan Nyaman, KAI Daop 4 Semarang Layani Hampir 200 Ribu Penumpang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat telah melayani sebanyak 197.413 penumpang di seluruh stasiun wilayah Daop 4 Semarang selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung sejak Rabu, 28 Mei hingga Minggu, 1 Juni 2025.

Dari total tersebut, sebanyak 99.982 merupakan penumpang yang berangkat dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang, sementara 97.431 lainnya merupakan penumpang yang tiba atau datang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa puncak keberangkatan penumpang terjadi pada hari Minggu, 1 Juni 2025, dengan total 26.268 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.

Sementara itu, puncak kedatangan terjadi pada Kamis, 29 Mei 2025, dengan jumlah penumpang yang tiba mencapai 25.486 orang.

Lonjakan penumpang ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api sebagai moda transportasi andalan selama masa libur panjang.

Stasiun Semarang Tawang tercatat sebagai stasiun dengan jumlah penumpang keberangkatan dan kedatangan tertinggi.

Selama periode libur tersebut, sebanyak 30.768 penumpang diberangkatkan dari Stasiun Semarang Tawang, diikuti oleh Stasiun Semarang Poncol sebanyak 27.807 penumpang, Stasiun Tegal sebanyak 11.867 penumpang, Stasiun Pekalongan 8.869 penumpang, Stasiun Ngrombo 4.788 penumpang, Stasiun Pemalang 4.128 penumpang, dan Stasiun Cepu 4.054 penumpang.

Untuk kedatangan penumpang, Stasiun Semarang Tawang kembali mencatat angka tertinggi dengan 30.837 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol sebanyak 24.530 penumpang, Stasiun Tegal 12.856 penumpang, Stasiun Pekalongan 8.634 penumpang, Stasiun Ngrombo 4.700 penumpang, Stasiun Pemalang 4.322 penumpang, dan Stasiun Cepu 4.238 penumpang.

Selama masa libur panjang ini, destinasi favorit masyarakat masih didominasi oleh perjalanan menuju Jakarta, disusul oleh Surabaya dan Bandung.

Sementara itu, rute-rute jarak menengah hingga pendek seperti Semarang-Pekalongan-Tegal-Purwokerto pulang pergi serta Semarang-Grobogan-Blora pulang pergi juga mencatatkan peningkatan volume penumpang yang signifikan, khususnya dari kalangan pemudik lokal yang memanfaatkan momentum libur panjang untuk berkumpul bersama keluarga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama libur panjang ini. Antusiasme masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan. KAI akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik yang mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan dalam setiap perjalanan kereta api,” tutup Franoto.

29 Years of Natural Brilliance, Frank & co. Tampilkan Eksibisi Mewah Bertabur Berlian di Plaza Indonesia

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Frank & co. merayakan hari jadinya yang ke-29 melalui sebuah exhibition bertajuk “29 Years of Natural Brilliance” yang digelar di La Moda, Plaza Indonesia, mulai tanggal 23 Mei hingga 29 Juni 2025.

Exhibition ini merupakan bentuk selebrasi akan value dari natural diamond atau berlian alami berkualitas tinggi berbalut desain inovatif, yang telah menjadi ciri khas Frank & co. selama hampir tiga dekade. Melalui tema “29 Years of Natural Brilliance”, Frank & co. ingin menginspirasi masyarakat luas untuk lebih memahami nilai sejati dari natural diamond serta perjalanan panjang merek ini dalam mempelopori tren perhiasan berlian di Indonesia.

Pameran ini juga menampilkan koleksi ikonik Frank Fire, signature branded diamond yang telah menjadi simbol eksklusivitas dan keunggulan craftsmanship Frank & co. selama hampir tiga dekade.

Dalam pameran ini, Frank & co. menegaskan kembali komitmennya dalam menghadirkan perhiasan berlian alami berkualitas tinggi dengan standar F Colour dan VVS Clarity, yang telah menjadi identitas Frank & co. sejak berdiri pada 21 April 1996.

Pameran “29 Years of Natural Brilliance” dari Frank & co. mengangkat natural diamonds yang bukan hanya simbol keindahan, namun juga manifestasi perjalanan jutaan tahun penciptaan alam yang serupa dengan representasi dari perjalanan kehidupan manusia.

Di dalam Experience Room dari pameran ini, pengunjung diajak menyusuri kisah menakjubkan dari karbon yang tersembunyi jauh di perut bumi, dibentuk oleh waktu, panas, dan tekanan selama jutaan tahun, hingga menjadi permata abadi.

Melalui tiga instalasi imersif: The Origin, The Becoming, dan The Connection, narasi ini terungkap sebagai metafora transformasi, bahwa setiap manusia, layaknya berlian alami, dibentuk secara unik oleh perjalanan hidupnya.

Frank & co. meyakini bahwa setiap fase kehidupan pantas dirayakan, dari awal yang sederhana, momen menemukan jati diri, cinta dan komitmen, pencapaian tertinggi, hingga warisan tak ternilai.

Lima kisah perjalanan perhiasan mengiringi perjalanan ini: A Simple Start, The First Spark, Love That Lasts, The Best of Everything, dan A Legacy of Achievement, masing-masing menjadi simbol bermakna dari perjalanan hidup yang berkilau.

Karena setiap manusia itu unik, kuat, dan layak dikenang dengan sesuatu yang istimewa. Tidak hanya itu, di pameran “29 Years of Natural Brilliance” ini, pengunjung juga dapat melihat secara langsung koleksi hasil kolaborasi yang memperkuat identitas Frank & co. sebagai brand yang relevan dan progresif, yakni kolaborasi Frank & co. bersama desainer Monica Ivena dalam Love Poetry Collection, serta See the Light Collection hasil kolaborasi dengan Maudy Ayunda, Brand Ambassador Frank & co. sekaligus Creative Director dari See the Light Collection.

General Manager Frank & co., Rolly Soesanto, memberikan sambutannya dan mengungkapkan harapan besar terhadap pameran ini sebagai bentuk inspirasi dan edukasi kepada publik mengenai berlian alami.

“Sepanjang 29 tahun perjalanan Frank & co., salah satu spirit yang konsisten kami usung adalah penggunaaan natural diamonds pada setiap koleksi yang dibuat oleh Frank & co. Sebab, natural diamonds bukan sekadar simbol keindahan, melainkan sebuah manifestasi perjalanan jutaan tahun penciptaan alam yang serupa dengan representasi dari perjalanan kehidupan manusia. Karena itulah, natural diamonds, melalui aspek beauty, rarity, dan uniqueness-nya dipergunakan sebagai simbol selebrasi pada setiap momen spesial dalam kehidupan setiap insan manusia. Seperti halnya natural diamonds, manusia itu berproses, melewati berbagai komitmen dan challenges dalam kehidupan, hingga pada akhirnya semakin berkilau dan memberikan makna mendalam bagi satu sama lain.”

“Harapan kami, ‘29 Years of Natural Brilliance’ exhibition ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk melihat keindahan dalam diri mereka sendiri, sebagaimana kami melihatnya dalam setiap koleksi Frank & co.” ujarnya.

Acara pembukaan juga dilengkapi dengan talkshow, mini Diamond Masterclass, exhibition tour, sesi tanya jawab dan kesempatan untuk berbincang langsung dengan tim Frank & co., dan dihadiri oleh figur publik, selebriti, serta pelanggan setia Frank & co. Pameran “29 Years of Natural Brilliance” terbuka untuk umum mulai 24 Mei hingga 29 Juni 2025 di La Moda, Plaza Indonesia, Jakarta.

Frank Fire sebagai Standar Tertinggi Natural Diamond dari Frank & co.

Frank Fire adalah signature branded diamond dari Frank & co. yang mengedepankan kualitas tertinggi dalam dunia perhiasan berlian. Hanya 1% dari Triple Excellent Diamond di dunia yang berhasil lolos seleksi ketat untuk menjadi bagian dari koleksi Frank Fire.

Setiap berlian Frank Fire merupakan natural diamond yang telah melalui proses kurasi mendalam berdasarkan 12 parameter evaluasi, serta dilengkapi dengan double certification dari dua lembaga internasional terkemuka, yaitu GIA (Gemological Institute of America) dan Sarine Technologies.

Hal ini menjamin kualitas potongan, kejernihan, warna, dan simetri yang superior, menjadikan Frank Fire sebagai salah satu standar tertinggi dalam industri berlian.

Keunikan Frank Fire juga terletak pada laser inscription berupa logo “Frank Fire” yang terukir secara halus di bagian girdle berlian, dan hanya bisa terlihat melalui alat bantu seperti loupe.

Setiap berlian Frank Fire juga dilengkapi barcode dan digital report yang transparan dan dapat dipindai untuk mengecek informasi lengkap mengenai spesifikasi berlian tersebut.

Ini merupakan bukti komitmen Frank & co. dalam menghadirkan hanya yang terbaik dari yang terbaik bagi para pencinta perhiasan berlian di Indonesia.

Untuk informasi selengkapnya mengenai berbagai koleksi perhiasan dari Frank & co., kunjungi website resmi Frank & co. Follow juga Instagram kami di @franknco_id untuk mendapat update terbaru seputar koleksi perhiasan lain dari Frank & co.

RUPTL Terbaru Berpotensi Tawarkan 91 Persen Green Jobs dari Sektor Pembangkit Listrik

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034 tidak hanya menjadi katalisator utilisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) secara masif, tetapi juga menjadi motor penggerak terciptanya lapangan kerja dalam skala besar.

Pemerintah memproyeksikan RUPTL terbaru ini berpotensi menghadirkan 1,7 juta lapangan pekerjaan, dengan 760 ribu di antaranya merupakan kategori green jobs yang tersebar di berbagai pembangkit listrik berbasis energi bersih.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menjelaskan 1,7 juta lapangan kerja tersebut terbagi menjadi; 836 ribu tenaga kerja di sektor pembangkitan dan 881 ribu tenaga kerja di sektor transmisi, gardu induk dan distribusi. 

“Penyerapan (tenaga kerja) RUPTL ini kurang lebih sekitar 1,7 juta. Supaya Indonesia terang. Nah ini, kita bikin terang-benderang ini. 1,7 juta tenaga kerja yang mencakup kebutuhan industri, manufaktur, konstruksi, operasi dan pembinaan untuk pembangkit sebesar 836.696,”jelas Bahlil pada konferensi pers RUPTL PLN 2025-2034, di Jakarta pada Senin (26/5).

Dari total 836.696 tenaga kerja di sektor pembangkit listrik, Bahlil merinci bahwa lebih dari 760 ribu atau 91% pekerjaan merupakan green jobs karena berbasis pada pembangkit listrik EBT.

“Lebih dari pada 91% green jobs. Kira-kira ini supaya anak-anak muda kita bisa masuk,” tegas Bahlil.

Secara rinci, potensi lapangan kerja di sektor pembangkitan dari berbagai sumber EBT terdiri dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mampu menyerap 348.057 tenaga kerja, Pembangkit Listrik Tenaga Air/Mini Hidro (PLTA/M) mampu menyerap 129.759 tenaga kerja, PLTA Pump Storage mampu menyerap 94.195 tenaga kerja.

Selanjutnya, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) mampu menyerap 58.938 tenaga kerja, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) mampu menyerap 42.700 tenaga kerja dan Sistem penyimpanan energi baterai juga berpotensi dengan menyerap 68.193 tenaga kerja.

Kemudian, Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) mampu menyerap 7.197 tenaga kerja, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) mampu menyerap 1.481 tenaga kerja.

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) mampu menyerap 2.429 tenaga kerja dan yang terakhir, Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut (PLTAL) mampu menyerap 341 tenaga kerja.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa RUPTL ini tidak hanya bertujuan untuk menjamin keandalan energi nasional dan mendukung target Net Zero Emissions, tetapi juga menjadi instrumen ekonomi yang kuat dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Selaras dengan visi Pemerintah dalam mewujudkan swasembada energi bagi seluruh masyarakat, di dalam prosesnya akan terjadi penciptaan lapangan kerja, penurunan kemiskinan, penurunan kelaparan, membuka kawasan-kawasan industri dan ekonomi baru. Sehingga tercipta kesejahteraan rakyat di seantero Indonesia. PLN siap menjalankan tugas ini sebaik-baiknya,” terang Darmawan.

Layanan Mewah Terbaru! Kereta Suite Class Compartment Hadir di KA Argo Bromo Anggrek

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengoperasikan Kereta Suite Class Compartment pada KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya – Semarang – Jakarta (PP) mulai hari ini, Minggu (1/6).

Peluncuran ini menjadi penanda hadirnya layanan kereta api kelas tertinggi dan termewah pertama di lintas utara Pulau Jawa, menjawab kebutuhan pelanggan akan kenyamanan dan privasi selama perjalanan jarak jauh.

“Suite Class Compartment ini merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan layanan kereta api premium yang setara hotel bintang lima. Kami ingin memberikan pengalaman perjalanan yang tidak hanya nyaman, namun juga eksklusif dan berkelas,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Kereta Suite Class Compartment memiliki kapasitas terbatas sebanyak 16 ruang privat. Setiap ruang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal, dilengkapi dengan pintu geser otomatis, kursi ergonomis yang dapat direbahkan 180 derajat menjadi tempat tidur, dilengkapi fitur pemanas dan pijat, serta baki lipat multifungsi untuk makan atau bekerja.

Kursinya juga bisa diputar menyesuaikan arah laju kereta, menambah kenyamanan selama perjalanan.

Interior kereta Suite Class Compartment juga memancarkan kesan mewah melalui nuansa warna coklat keemasan dengan pencahayaan temaram.

Keunikan lain hadir dari dekorasi yang terinspirasi oleh seni dan budaya Dayak, memberikan nilai artistik sekaligus memperkenalkan kearifan lokal kepada para penumpang.

Untuk hiburan, setiap ruang dilengkapi dengan Train Onboard Infotainment System, menyajikan film, musik, hingga saluran televisi nasional yang dapat diakses secara personal.

Sementara dari sisi layanan makanan, penumpang dimanjakan dengan sajian lengkap mulai dari appetizer, main course, dessert, hingga beragam pilihan minuman yang disajikan langsung di dalam ruang privat.

Antusiasme masyarakat terhadap layanan perdana ini sangat tinggi. Pada keberangkatan pertama hari ini, sebanyak 108 penumpang menikmati kenyamanan Kereta Suite Class Compartment, dan 44 di antaranya naik dari Stasiun Semarang Tawang. “Angka ini menunjukkan bahwa pelanggan menyambut baik layanan premium ini, khususnya dari wilayah Semarang dan sekitarnya yang menjadi titik strategis di jalur utara,” ungkap Franoto.

Peluncuran layanan ini juga bertepatan dengan momen istimewa yakni Hari Ulang Tahun ke-111 Stasiun Semarang Tawang. Dalam semangat perayaan, KAI Daop 4 Semarang bersama Laboratorium Klinik CITO Semarang, Metro Park View Hotel, dan KAI Services menyelenggarakan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan masyarakat dan penumpang.

Salah satu kegiatan yang menyedot perhatian adalah pawai sepeda onthel yang diikuti oleh Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Semarang, dengan rute mengelilingi kawasan Kota Lama Semarang dan berakhir di Stasiun Semarang Tawang. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat nuansa historis stasiun sebagai cagar budaya, namun juga mengangkat semangat pelestarian budaya transportasi tempo dulu.

Tak hanya itu, pemeriksaan kesehatan gratis juga disediakan oleh Laboratorium Klinik CITO bagi para pelanggan yang berada di area stasiun. Pemeriksaan mencakup cek tekanan darah, gula darah, hingga kolesterol sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan pelanggan.

Sementara itu, suasana hangat dan ramah juga terasa dengan pembagian ratusan makanan dan minuman gratis oleh Metro Park View Hotel dan KAI Services kepada para penumpang. Menu yang disajikan merupakan kuliner khas Semarang dan sajian modern yang menggugah selera, turut menambah kemeriahan perayaan hari jadi stasiun bersejarah tersebut.

Dalam rangkaian acara HUT ke-111 ini, KAI Daop 4 Semarang juga menggelar pameran foto bertajuk “Stasiun Tawang dari Masa ke Masa”. Pameran ini menampilkan dokumentasi visual perjalanan Stasiun Semarang Tawang sejak era kolonial Hindia Belanda hingga era modern saat ini. Puluhan foto hitam putih dan berwarna tersusun apik di area stasiun, menampilkan perubahan arsitektur, serta momen-momen bersejarah lainnya.

Pameran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan pecinta sejarah, sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai nilai historis Stasiun Semarang Tawang sebagai ikon warisan budaya perkeretaapian Indonesia.

“Melalui hadirnya layanan Suite Class Compartment dan beragam rangkaian kegiatan HUT Stasiun Tawang, kami berharap KAI dapat terus menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian dengan nyaman, aman, dan berkesan. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelanggan,” tutup Franoto.

3 Hari Periode Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, 115 Ribu Lebih Penumpang Padati Stasiun Daop 4 Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan volume penumpang selama masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 28 Mei hingga Jumat, 30 Mei 2025.

Dalam periode tersebut, sebanyak 55.810 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang, atau rata-rata 18.603 penumpang per hari.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa tujuan keberangkatan masih didominasi oleh penumpang yang menuju kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, serta kota-kota jarak menengah dan dekat seperti Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Grobogan, hingga Blora.

Dari data keberangkatan, Stasiun Semarang Poncol mencatat jumlah penumpang tertinggi dengan total 17.160 orang, disusul Stasiun Semarang Tawang sebanyak 16.613 penumpang.

Sementara itu, Stasiun Tegal mencatat 6.234 penumpang, Stasiun Pekalongan 4.756 penumpang, Stasiun Ngrombo 2.670 penumpang, Stasiun Cepu 2.171 penumpang, dan Stasiun Pemalang 2.058 penumpang.

Untuk arus kedatangan, jumlah penumpang yang tiba di seluruh stasiun wilayah Daop 4 Semarang selama tiga hari tersebut mencapai 59.639 orang, atau rata-rata 19.880 penumpang per hari.

Kedatangan penumpang juga didominasi oleh mereka yang berasal dari Jakarta dan Surabaya, serta dari wilayah-wilayah sekitar seperti Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Grobogan, dan Blora.

Stasiun dengan jumlah kedatangan tertinggi adalah Stasiun Semarang Tawang yang melayani 19.341 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol sebanyak 14.139 penumpang. Stasiun Tegal menerima 8.043 penumpang, Stasiun Pekalongan 5.491 penumpang, Stasiun Pemalang 2.803 penumpang, Stasiun Ngrombo 2.788 penumpang, dan Stasiun Cepu 2.579 penumpang.

“Secara keseluruhan selama periode 3 hari masa libur panjang ini, Stasiun di wilayah Daop 4 Semarang melayani sebanyak 115.449 penumpang baik keberangkatan hingga kedatangan penumpang,” terang Franoto.

Hingga Sabtu, 31 Mei 2025 pukul 09.00 WIB, total penjualan tiket keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang tercatat telah mencapai 87.366 tiket, atau rata-rata 17.473 tiket per hari.

Jumlah ini setara dengan sekitar 76% dari total 114.650 tiket yang disediakan untuk periode libur panjang hingga Minggu, 1 Juni 2025.

“Kami mengimbau masyarakat yang ingin bepergian dengan kereta api untuk segera merencanakan perjalanannya. Tiket masih tersedia dan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, serta kanal resmi penjualan lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” ujar Franoto.

Pada masa libur panjang seperti saat ini, terjadi peningkatan frekuensi perjalanan kereta api serta kepadatan arus lalu lintas di jalan raya.

KAI mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi perlintasan sebidang.

Baik di perlintasan yang dijaga maupun tidak, pastikan untuk berhenti sejenak, tengok ke kiri dan kanan, dan hanya melanjutkan perjalanan apabila kondisi benar-benar aman. Jangan memaksakan diri menerobos palang pintu atau mengabaikan rambu-rambu yang ada.

“Ingat, keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita saling menjaga dan menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi semua,” tutup Franoto.

Antisipasi Lonjakan Penumpang, KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 9 KA Tambahan untuk Libur Panjang Juni

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam rangka menyambut libur panjang bulan Juni 2025 yang bertepatan dengan libur sekolah dan juga perayaan Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menghadirkan 9 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang serta memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat yang bepergian.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa penambahan perjalanan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat selama periode libur panjang.

“Kami melihat potensi peningkatan mobilitas masyarakat baik untuk libur sekolah maupun perayaan Iduladha. Karena itu, kami menyiapkan 9 KA tambahan yang akan beroperasi di hari-hari tertentu sepanjang bulan Juni 2025. Dengan begitu, masyarakat memiliki lebih banyak opsi perjalanan dan tidak perlu khawatir kehabisan tiket,” ujar Ixfan.

Kereta tambahan ini melayani rute-rute favorit seperti Surabaya, Malang, Yogyakarta, Solo, Cirebon, Cilacap, hingga Bandung, dengan keberangkatan utama dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen.

Berikut daftar 9 KA tambahan yang dijalankan pada periode libur panjang bulan Juni 2025:

  1. KA 30F Anjasmoro
    Relasi: Gambir – Surabaya Pasarturi
    Tanggal Operasional: 1, 2 & 5 s.d 9 Juni 2025 | Berangkat: 23.35 WIB
  2. KA 7002B Gajayana Tambahan
    Relasi: Gambir – Malang
    Tanggal Operasional: 1, 2 & 5 s.d 10 Juni 2025 | Berangkat: 23.35 WIB
  3. KA 58F Purwojaya
    Relasi: Gambir – Cilacap
    Tanggal Operasional: 1, 2 & 5 s.d 10 Juni 2025 | Berangkat: 13.25 WIB
  4. KA 7026 Tambahan PSE–SLO
    Relasi: Pasar Senen – Solo Balapan
    Tanggal Operasional: 1, 2 & 5 s.d 10 Juni 2025 | Berangkat: 14.20 WIB
  5. KA 7038A Tambahan GMR–YK
    Relasi: Gambir – Yogyakarta
    Tanggal Operasional: 1, 2 & 5 s.d 9 Juni 2025 | Berangkat: 07.00 WIB
  6. KA 10240 Tambahan PSE–LPN
    Relasi: Pasar Senen – Solo Balapan
    Tanggal Operasional: 1, 2 & 5 s.d 10 Juni 2025 | Berangkat: 15.25 WIB
  7. KA 126F Cirebon Fakultatif
    Relasi: Gambir – Cirebon
    Tanggal Operasional: 1, 7, 8, 9, 15, 22 s.d 29 Juni 2025 | Berangkat: 23.55 WIB
  8. KA 7006 Batavia
    Relasi: Gambir – Solo Balapan
    Tanggal Operasional: 1, 5 s.d 10, 12 s.d 15, 19 s.d 22 & 26 s.d 29 Juni 2025 | Berangkat: 09.35 WIB
  9. KA 142F Parahyangan Fakultatif
    Relasi: Gambir – Bandung
    Tanggal Operasional: 1, 6 s.d 9, 14, 15, 21, 22 & 26 s.d 29 Juni 2025 | Berangkat: 13.40 WIB

KAI Daop 1 Jakarta mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun kanal penjualan resmi lainnya.

“Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan perjalanan lebih awal agar bisa mendapatkan jadwal dan tempat duduk sesuai kebutuhan. KAI terus berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa liburan ini,” tutup Ixfan.

Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, atau melalui akun media sosial resmi KAI.

100 Hari Kerja Agustina-Iswar, Janji Politik Berubah Jadi Aksi Nyata di Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang didampingi Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin, Sabtu (31/5) memaparkan capaian Program 100 Hari kerja Pemerintah Kota Semarang.

Program prioritas Agustina-Iswar ini merupakan implementasi visi misi Kota Semarang yang berfokus pada upaya terwujudnya Semarang yang Berkeadilan Sosial, Lestari, dan Inklusif.

Dalam konferensi pers yang digelar di Ruang Lokakrida Gedung Balaikota, Agustina menyampaikan bahwa Program 100 Hari ini menjadi fondasi penting dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Semarang tahun 2025-2029.

Pada tahun 2025 ini, yang menjadi fokus utama adalah peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.

“Program 100 Hari ini bukan hanya sekadar target jangka pendek, namun merupakan langkah awal yang terukur untuk mewujudkan visi besar kita. Kami berkomitmen untuk menghadirkan perubahan positif yang dirasakan langsung oleh seluruh warga Kota Semarang,” ujar Agustina.

Program 100 hari kerja yang dilaksanakan sejak Februari hingga Mei 2025 meliputi lima fokus utama yaitu Semarang Bersih, Pendidikan yang Berkeadilan, Infrastruktur yang Terawat dan Merata, Semarang Sehat, dan Semarang Inklusif.

Menyadari tantangan besar dengan masuknya 850 ton sampah ke TPA Jatibarang setiap harinya, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang mengimplementasikan program “Semarang Bersih” sebagai upaya komprehensif pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

Di tingkat hulu, berbagai kegiatan telah digalakkan, termasuk Gerakan Pilah Sampah yang telah diikuti oleh 278.006 (48%) rumah tangga, pembentukan 1.074 unit bank sampah, dan melibatkan 35.411 sumber daya manusia.

“Upaya ini juga memunculkan side effect positif berupa perputaran ekonomi sekuler dari olah dan pilah sampah yang mencapai Rp. 570.233.661,-, serta berhasil mengelola 221.299 ton sampah,” terang Agustina.

Di tingkat hilir, langkah-langkah yang diambil meliputi pengadaan 18 unit kontainer, 5 unit truk arm-roll, perbaikan 64 unit kontainer, pembangunan 3 TPS baru, dan perbaikan 12 TPS yang tersebar di berbagai lokasi.

Berbagai inovasi pengolahan sampah juga tumbuh di masyarakat, seperti Gerakan Semut Mlampah di Semarang Utara, Gumregah di Banyumanik, lomba konten olah sampah di Semarang Barat, pengubahan sampah jadi BBM di Gunungpati, pengolahan sampah plastik jadi paving blok, hingga pembuatan aquarium dari galon bekas.

Selanjutnya, pilar utama program “Pendidikan yang Berkeadilan” mencakup akses yang merata, kualitas yang setara, dan dukungan holistik bagi peserta didik. Dalam 100 hari ini, telah disalurkan beasiswa kepada 2.649 siswa SD/MI, 1.129 siswa SMP/MTs, 468 siswa SMA/SMK/MA, serta 12 mahasiswa miskin berprestasi.

Pemerintah Kota Semarang juga berhasil menyelesaikan permasalahan ijazah tertahan dengan menyerahkan 374 ijazah dari 36 sekolah.

Untuk menjamin transparansi dan keadilan dalam penerimaan siswa baru, platform SPMB yang dapat diakses publik juga telah diluncurkan.

Dukungan bagi pelajar dan mahasiswa juga diwujudkan melalui pembagian 3.822 kartu Bus Gratis untuk siswa dan 5.087 kartu untuk mahasiswa ber-KTP Kota Semarang, serta pemberian keringanan PBB untuk 35 sekolah swasta.

Sebagai wujud dukungan holistik, Pemerintah Kota Semarang juga mendukung penuh program Sekolah Rakyat dengan menyiapkan lahan seluas 6,5 Ha di Kelurahan Rowosari.

Adapun capaian fokus yang ke tiga yaitu Infrastruktur yang Terawat dan Merata, meliputi pemeliharaan jalan kota sepanjang kurang lebih 25,8 km, 56 pemeliharaan saluran kota dan sungai, pemeliharaan median, penanganan jembatan Srondol-Sekaran, dan pemeliharaan pedestrian. Di permukiman, telah dilaksanakan pemeliharaan dan pemasangan 1.245 lampu PJU, penanganan jalan lingkungan di 111 ruas, pembangunan sanitasi, rehab 60 RTLH dan pembangunan 1 rumah baru MBR, serta penanganan RTH dan TPU.

Fokus keempat yaitu Semarang Sehat bertujuan untuk menciptakan kota yang sehat diwujudkan melalui penambahan kuota Universal Health Coverage (UHC) dan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan. Capaiannya adalah penambahan 30.864 peserta aktif UHC hingga Mei 2025, dengan target 250 ribu peserta di akhir tahun. Selain itu, 7.217 pekerja rentan telah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan melalui program Pijar Semar.

Terakhir, untuk fokus ke lima yaitu Semarang Inklusif bertujuan mewujudkan kota yang merangkul semua warganya, termasuk kelompok rentan.

Program yang telah berjalan meliputi persiapan Rumah Inspirasi di 5 kecamatan dengan pendataan penyandang disabilitas dan pembentukan fasilitator untuk 9 layanan dasar.

Selain itu, Pemerintah Kota Semarang memberikan dukungan sistem berupa pembebasan biaya penggunaan 523 ruang publik di 16 kecamatan dan fasilitas rumah susun, serta memfasilitasi penggunaan aset kota untuk aktivitas masyarakat non-komersial.

Agustina menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran Pemerintah Kota Semarang serta partisipasi aktif dari masyarakat.

“Kami akan terus memantau dan mengevaluasi program-program ini agar memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh warga Semarang. Ini baru permulaan, dan kami optimis dapat mewujudkan Semarang yang semakin hebat,” pungkasnya.

Ferry Wawan Cahyono : Pancasila harus menjadi pegangan utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi refleksi penting dalam memperkuat komitmen kebangsaan di tengah dinamika global dan tantangan kebhinekaan. Dengan mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya”, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menegaskan Pancasila harus menjadi pegangan utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tapi juga ideologi pemersatu. Di tengah arus informasi yang begitu cepat dan infiltrasi ideologi transnasional, kita wajib memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, mulai dari lingkungan terkecil hingga level pemerintahan,” ujar Ferry kepada Wartawan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (1/6).

Menurutnya, tantangan ideologis yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini tidak hanya datang dari luar, tapi juga muncul dari dalam berupa krisis moral, disintegrasi sosial, dan maraknya intoleransi. Oleh karena itu, pendidikan ideologi Pancasila perlu dihidupkan kembali secara sistematis, terutama di kalangan generasi muda.

“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak bangsa kehilangan jati diri. Pancasila harus diajarkan secara kontekstual dan aplikatif. Kami berkomitmen mendorong program pendidikan karakter berbasis Pancasila melalui kebijakan daerah maupun inisiatif legislatif,” tegasnya.

Sinergi untuk Indonesia Raya

Ketua DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Jawa Tengah ini, juga menekankan pentingnya sinergi antar elemen bangsa dalam mewujudkan visi Indonesia Raya sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

Pembangunan nasional tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tapi juga fondasi ideologis yang kokoh dan berkeadaban.

“Indonesia Raya bukan sekadar slogan, tapi visi bersama. Kita ingin negara ini maju secara ekonomi, adil secara sosial, dan kuat secara ideologis. Itu hanya bisa dicapai jika semua pihak bersatu dalam semangat Pancasila,” imbuhnya.

Ferry mengajak kaum muda untuk tidak bersikap apatis terhadap isu-isu kebangsaan. Ia menilai generasi muda adalah agen strategis dalam menjaga keutuhan ideologi bangsa.

“ Jadilah pelopor di lingkungan kita, gunakan media sosial secara bijak untuk menyuarakan nilai-nilai Pancasila. Masa depan Indonesia ada di tangan anak muda,” pungkasnya.

Menelusuri Kehidupan Manusia Melalui Lensa Seni: Pameran ‘Emerging Echoes’ di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Seni menjadi jendela bagi seniman untuk menyuarakan pandangan mereka tentang dunia. Sebuah bahasa visual yang mengungkapkan ide, harapan, dan pesan dari seniman untuk para penikmatnya.

Seperti itulah, Agustan dan Firma Summa dalam pembukaan duo exhibition “Emerging Echoes” yang dipersembahkan oleh ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta pada Jumat (30/5), lalu.

“Emerging Echoes” mengajak penikmat karya seni untuk menelaah peran manusia dalam kehidupan lewat 11 karya seni yang ditampilkan oleh Agustan dan Firma Summa.

Dengan ciri khas karya masing-masing, Agustan menyuguhkan karya lukis yang terinspirasi dari boneka sarung atau sarung doll yang merupakan mainan di lingkungan daerah asalnya, yaitu Sulawesi Selatan.

Agustan menggambarkan kehidupan manusia seperti boneka yang tidak pernah merdeka, sejak kecil dididik oleh sistem bahkan hingga dewasa masih menjadi budak korporat.

Agustan menjelaskan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan sarong doll Bugis, bahkan pada saat meninggalkan kampung untuk berkuliah di Yogyakarta, orangtuanya membekali dengan kain sarung.

Sama seperti Agustan, Firma Summa juga menghadirkan karakter-karakter unik di lukisan-lukisannya.

Karakter ini juga memiliki kedekatan dengan kehidupan Firma Summa sendiri karena karyanya terinspirasi dari kartun hingga hasil karya seni yang sering dilihat di televisi ataupun komik.

Salah satu karya seninya yang berjudul ‘Role Play’ menjelaskan bahwa dari satu individu memiliki peran berbeda-beda.

Pameran Emerging Echoes dapat dinikmati oleh pengunjung secara gratis di ARTSPACE ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta mulai 30 Mei 2025 hingga 30 Agustus 2025.
Moch.

Yusnie Azhari, selaku Director of Sales & Marketing ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta merasa senang dengan hasil karya yang ditampilkan kali ini. Seni kontemporer yang unik tersebut menjadi pengikat dan membawa energi positif bagi tamu maupun pengunjung yang melintasi lobby ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta.

“ARTSPACE ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menjadi ruang apresiatif bagi seniman lokal. Melalui Emerging Echoes ini diharapkan membawa komunitas seni lokal memiliki opsi ruang untuk melakukan pameran, karena kami mendukung penuh kegiatan seperti pameran ini,” tutupnya.