spot_img
Beranda blog Halaman 100

Ferry Wawan Cahyono : Pancasila harus menjadi pegangan utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi refleksi penting dalam memperkuat komitmen kebangsaan di tengah dinamika global dan tantangan kebhinekaan. Dengan mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Menuju Indonesia Raya”, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menegaskan Pancasila harus menjadi pegangan utama dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila bukan hanya dasar negara, tapi juga ideologi pemersatu. Di tengah arus informasi yang begitu cepat dan infiltrasi ideologi transnasional, kita wajib memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila, mulai dari lingkungan terkecil hingga level pemerintahan,” ujar Ferry kepada Wartawan di Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (1/6).

Menurutnya, tantangan ideologis yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini tidak hanya datang dari luar, tapi juga muncul dari dalam berupa krisis moral, disintegrasi sosial, dan maraknya intoleransi. Oleh karena itu, pendidikan ideologi Pancasila perlu dihidupkan kembali secara sistematis, terutama di kalangan generasi muda.

“Kita tidak boleh membiarkan anak-anak bangsa kehilangan jati diri. Pancasila harus diajarkan secara kontekstual dan aplikatif. Kami berkomitmen mendorong program pendidikan karakter berbasis Pancasila melalui kebijakan daerah maupun inisiatif legislatif,” tegasnya.

Sinergi untuk Indonesia Raya

Ketua DPD Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Jawa Tengah ini, juga menekankan pentingnya sinergi antar elemen bangsa dalam mewujudkan visi Indonesia Raya sebagaimana dicita-citakan para pendiri bangsa.

Pembangunan nasional tidak hanya bertumpu pada aspek ekonomi, tapi juga fondasi ideologis yang kokoh dan berkeadaban.

“Indonesia Raya bukan sekadar slogan, tapi visi bersama. Kita ingin negara ini maju secara ekonomi, adil secara sosial, dan kuat secara ideologis. Itu hanya bisa dicapai jika semua pihak bersatu dalam semangat Pancasila,” imbuhnya.

Ferry mengajak kaum muda untuk tidak bersikap apatis terhadap isu-isu kebangsaan. Ia menilai generasi muda adalah agen strategis dalam menjaga keutuhan ideologi bangsa.

“ Jadilah pelopor di lingkungan kita, gunakan media sosial secara bijak untuk menyuarakan nilai-nilai Pancasila. Masa depan Indonesia ada di tangan anak muda,” pungkasnya.

Menelusuri Kehidupan Manusia Melalui Lensa Seni: Pameran ‘Emerging Echoes’ di ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Seni menjadi jendela bagi seniman untuk menyuarakan pandangan mereka tentang dunia. Sebuah bahasa visual yang mengungkapkan ide, harapan, dan pesan dari seniman untuk para penikmatnya.

Seperti itulah, Agustan dan Firma Summa dalam pembukaan duo exhibition “Emerging Echoes” yang dipersembahkan oleh ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta pada Jumat (30/5), lalu.

“Emerging Echoes” mengajak penikmat karya seni untuk menelaah peran manusia dalam kehidupan lewat 11 karya seni yang ditampilkan oleh Agustan dan Firma Summa.

Dengan ciri khas karya masing-masing, Agustan menyuguhkan karya lukis yang terinspirasi dari boneka sarung atau sarung doll yang merupakan mainan di lingkungan daerah asalnya, yaitu Sulawesi Selatan.

Agustan menggambarkan kehidupan manusia seperti boneka yang tidak pernah merdeka, sejak kecil dididik oleh sistem bahkan hingga dewasa masih menjadi budak korporat.

Agustan menjelaskan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan sarong doll Bugis, bahkan pada saat meninggalkan kampung untuk berkuliah di Yogyakarta, orangtuanya membekali dengan kain sarung.

Sama seperti Agustan, Firma Summa juga menghadirkan karakter-karakter unik di lukisan-lukisannya.

Karakter ini juga memiliki kedekatan dengan kehidupan Firma Summa sendiri karena karyanya terinspirasi dari kartun hingga hasil karya seni yang sering dilihat di televisi ataupun komik.

Salah satu karya seninya yang berjudul ‘Role Play’ menjelaskan bahwa dari satu individu memiliki peran berbeda-beda.

Pameran Emerging Echoes dapat dinikmati oleh pengunjung secara gratis di ARTSPACE ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta mulai 30 Mei 2025 hingga 30 Agustus 2025.
Moch.

Yusnie Azhari, selaku Director of Sales & Marketing ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta merasa senang dengan hasil karya yang ditampilkan kali ini. Seni kontemporer yang unik tersebut menjadi pengikat dan membawa energi positif bagi tamu maupun pengunjung yang melintasi lobby ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta.

“ARTSPACE ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menjadi ruang apresiatif bagi seniman lokal. Melalui Emerging Echoes ini diharapkan membawa komunitas seni lokal memiliki opsi ruang untuk melakukan pameran, karena kami mendukung penuh kegiatan seperti pameran ini,” tutupnya.

Libur Kenaikan Yesus Kristus 2025, KAI Daop 4 Semarang Diserbu 25 Ribu Lebih Penumpang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang yang datang di wilayah Daop 4 Semarang pada momentum libur panjang memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus tahun 2025.

Pada Kamis, 29 Mei 2025, sebanyak 25.486 penumpang tercatat tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang, menandai puncak kedatangan selama periode libur kali ini.

Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, arus kedatangan penumpang didominasi oleh perjalanan dari Jakarta dan Surabaya, serta mobilitas jarak dekat dengan destinasi favorit seperti Tegal, Pekalongan, Semarang, hingga Blora.

Stasiun Semarang Tawang menjadi titik kedatangan tertinggi dengan total 8.999 penumpang. Disusul oleh Stasiun Semarang Poncol dengan 5.592 penumpang, Stasiun Tegal 3.474 penumpang, Stasiun Pekalongan 2.306 penumpang, Stasiun Ngrombo 1.173 penumpang, Stasiun Pemalang 1.143 penumpang, dan Stasiun Cepu 1.066 penumpang.

Sementara itu, puncak keberangkatan penumpang terjadi sehari sebelumnya, Rabu, 28 Mei 2025, dengan 20.809 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

Adapun pergerakan penumpang pada Jumat, 30 Mei 2025, terpantau relatif landai. Hingga pagi hari, tercatat sekitar 14.000 penumpang datang maupun berangkat melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 4.

Meski demikian, KAI memprediksi lonjakan penumpang akan kembali terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025, seiring berakhirnya masa libur panjang.

Diperkirakan lebih dari 24.000 penumpang akan memanfaatkan moda transportasi kereta api untuk kembali ke tempat aktivitas masing-masing.

“Hingga Jumat, 30 Mei 2025 pukul 10.00 WIB, total penjualan tiket keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang telah mencapai 76.535 tiket, atau rata-rata 15.307 tiket per hari. Jumlah ini mencakup sekitar 67% dari total 114.650 tiket yang disediakan untuk periode libur panjang ini,” ujar Franoto.

Franoto mengatakan bahwa KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen memberikan layanan terbaik kepada seluruh pelanggan, termasuk dalam mengelola arus penumpang pada masa-masa libur nasional.

“Kami menghimbau kepada para pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memanfaatkan pemesanan tiket dengan baik, dan hadir lebih awal di stasiun untuk kenyamanan bersama. KAI siap melayani masyarakat dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” tutup Franoto.

100 Hari Kerja Agustina-Iswar: Disperkim Tancap Gas, Ribuan Warga Dapat Bantuan Rumah dan RTLH

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Di program 100 hari kerja Wali kota Semarang dan Wakilnya, Agustina-Iswar Aminuddin, beberapa program di Dinas Perumahan dan Permukiman atau Disperkim Kota Semarang telah berhasil dijalankan.

Kepala Disperkim Kota Semarang, Yudi Wibowo menerangkan jika Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang telah melaksanakan berbagai program terkait perumahan, permukiman hingga infrastruktur. Di samping itu, Pemkot Semarang juga menyediakan berbagai bantuan rumah baru dan perbaikan rumah bagi masyarakat yang kurang mampu. 

Bantuan ini mencakup program seperti RTLH (Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni) dan pembangunan rumah baru bagi masyarakat yang belum memiliki rumah sama sekali. 

“Ada program pembangunan Rumah Baru, tahun 2025 ini baru 10 rumah. Tapi kami sudah ajukan di Anggaran Perubahan, kemungkinan oleh bu Wali akan tambah 10 rumah baru lagi,” kata Yudi saat ditemui di kantornya Kamis (29/5).

Untuk mendapatkan program Rumah Baru, lanjut Yudi, syaratnya harus masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), belum memiliki rumah, dan merupakan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). 

“Untuk program rumah baru, warga yang masuk dalam DTKS tetapi tidak punya rumah maka bisa mengajukan rumah. Kami akan cek dan upayakan bantu. Cuma nilainya terbatas hanya Rp 40 juta. Misal mereka punya uang dan ingin menambahi, bisa,” imbuh Yudi.

Pembangunan 10 rumah baru tersebut akan menyasar pada beberapa titik wilayah, seperti di wilayah kecamatan Gunungpati, Mijen dan Genuk. “Kebanyakan yang tanah di Gunungpati, Mijen dan Genuk. Kalau di kota-kota kan mahal. Ini sangat terbatas,” ujarnya.

Program pembangunan Rumah Baru ini, nantinya akan menyasar ke penghuni-penghuni Rumah Susun (Rusun) namun memiliki lahan dan ingin membangun rumah.

“Ke depannya kami akan mengalokasikan pada penghuni Rusun. Agar penghuni Rusun bisa keluar dan menempati rumah barunya. Selanjutnya akan ada yang masuk ke Rusun. Karena memang selalu penuh terus,” jelas dia.

Tak hanya itu, ada pula program RTLH (Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni). Program ini bertujuan untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni menjadi layak huni, dengan bantuan material dan tenaga kerja. 

“RTLH tahun ini kami intervensi sekitar 560-an rumah. Di 100 hari kepemimpinan Agustina-Iswar, sudah ada 70 unit hunian RTLH yang sudah kami bantu,” imbuhnya.

Pihaknya memastikan akan segera menyelesaikan program RTLH secara serentak dengan sistem swakelola. Masyarakat bisa melaksanakan pembangunan rehab langsung menggandeng kelompok masyarakat (Pokmas).

“Misal setiap kelurahan ada 10 atau lima yang dapat (penerima bantuan RTLH), maka mereka bisa membentuk tim, bisa belanja sendiri, membangun sendiri, tapi harus ambil bahan di toko sekitar RTLH. Kami akan bayar ke toko tempat mereka ambil bahan bangunan. Kemudian kami transfer ke toko langsung dan tukang langsung. Pemilik rumah hanya mengelola saja,” lanjut Yudi.

Untuk pembangunan infrastruktur, ada beberapa intervensi yang telah dilakukan Disperkim, seperti pembangunan saluran (drainase), pavingisasi, pengaspalan, hingga pembangunan talud.

“Kami juga memfokuskan pada lingkungan, dengan intervensi berupa pembangunan saluran, pavingisasi dan pembangunan talud. Kami kan dapat masukan dari dua sisi, yakni dari swakelola dan Pokir,” pungkasnya.

Gerakan Semarang Bersih di Kecamatan Semarang Barat Memikat Hati 400 RT

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Sejak diluncurkannya Semarang Bersih sebagai salah satu prioritas program 100 hari Agustina-Iswar, pada Februari lalu, berbagai elemen masyarakat turut berperan aktif mendukung terwujudnya program unggulan tersebut. Salah satunya datang dari Kecamatan Semarang Barat.

Sebagai bentuk aksi nyata, Kecamatan Semarang Barat menyusun program Semarang Barat Bersih dan menggelar lomba kampanye pengelolaan sampah antar-RT bertajuk “Dari Semarang Barat untuk Kota Semarang”.

“Tujuannya tentu saja menumbuhkan gerakan sosial sekaligus kesadaran kolektif masyarakat Semarang Barat untuk guyub, kompak, bergerak bersama demi lingkungan yang bersih dan lestari, serta mendukung Semarang Bersih,” ujar Camat Semarang Barat, Elly Asmara.

Pihaknya turut menggandeng Gojek dan 600 mahasiswa Binus University untuk menyukseskan lomba berbasis video yang berlangsung sejak 18 Maret 2025 lalu. Mengenai jumlah peserta, Elly menyebutkan telah mencapai 400-an RT dan jumlah tersebut masih terus bertambah seiring batas waktu keikutsertaan yang diperpanjang.

“Kompetisi ini hadir sebagai implementasi edukasi dan sosialisasi yang kami sampaikan mengenai program Semarang Bersih. Dan saya sangat mengapresiasi warga maayarakat khususnya di tingkat RT yang mampu membuat beragam kampanye pengelolaan sampah. Ada yang pilah sampah, pembuatan biopori, budidaya maggot, bahkan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga,” katanya.

Elly menambahkan, sebagai bentuk apresiasi, pihaknya telah menyiapkan total hadiah sebesar 8 juta rupiah bagi para pemenang.

“Penghargaan ini sebagai penyemangat bagi masyarakat agar budaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan terus terpelihara,” imbuhnya.

Program Semarang Barat Bersih tidak hanya mencakup lomba video semata, menurut penuturan Elly, pihaknya telah melaksanakan sejumlah kegiatan pendukung lainnya, di antaranya pembuatan 1000 biopori di rumah warga, memberikan pendampingan kepada bank sampah “Sumber Rejeki” di RW 5 Gisikdrono yang memiliki sejumlah inovasi (mulai dari mesin incenerator hingga setrika uap berbahan minyak jelantah) hingga berencana menyelenggarakan “RT/RW Award” pada bulan Agustus mendatang untuk mendorong manajamen pengelolaan sampah di tingkat RT/RW.

“Kami juga mengadakan kegiatan penukaran sampah anorganik dengan sembako secara cuma-cuma sebagai ganti Jumat berkah di sejumlah kelurahan. Kegiatan ini dapat mengedukasi masyarakat agar peduli dalam mengolah sampah rumah tangga dengan prinsip pilah sendiri dari rumah,” ucapnya.

Lebih jauh, Elly turut memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada PT. Kekancan Mukti yang telah memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 2 unit becak sampah, 1 unit alat penggilingan kompos, sejumlah tempat sampah, dan peralatan kebersihan lainnya pada 6 Mei lalu.

“Saya mengucapkan terima kasih. Dengan bantuan ini, aktivitas ‘menihilkan sampah’ berbasis masyarakat di sekitar Hutan Kota Krobokan dapat terus terjaga,” tuturnya.

Dikatakannya, semua program yang dilakukan adalah untuk membuat Semarang Barat maupun Kota Semarang bersih, asri, dan sehat. Karenanya, di samping meningkatkan kesadaran kebersihan masyarakat, Elly beserta jajarannya akan terus memperluas cakupan role model pengelolaan sampah sehingga makin banyak RT/RW/kelurahan di wilayahnya yang terinspirasi.

“Untuk proses ini tentu memerlukan dukungan semua pihak. Masyarakat, harapannya bisa bertanggung jawab dengan penanganan sampah di semua aktivitas masing-masing. Sementara bagi stakeholder lainnya dapat turut berpartisipasi, bersama-sama membangun Kota Semarang,” tutupnya.

Transparansi Pajak, Semarang Siap Menuju Era Digitalisasi Layanan Publik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menegaskan komitmennya untuk menyesuaikan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dengan perkembangan kebijakan fiskal nasional.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Semarang pada pembahasan tingkat I perubahan Perda Kota Semarang No. 10 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Menurutnya, penyesuaian Perda ini merupakan tindak lanjut dari amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Perubahan ini tidak muncul begitu saja. Ada kebutuhan untuk memastikan agar Perda kita tetap relevan dengan perkembangan zaman dan tidak bertentangan dengan arah kebijakan fiskal nasional,” ujar Iswar di ruang rapat paripurna DPRD, Rabu (28/5).

Ia menegaskan bahwa Perda Pajak dan Retribusi merupakan bagian penting dari struktur keuangan daerah.

“Ini adalah salah satu sumber utama pendapatan daerah sekaligus bentuk partisipasi masyarakat dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Iswar juga mencatat sejumlah masukan penting dari fraksi-fraksi DPRD, mulai dari aspek pengawasan, peningkatan pelayanan, kemudahan akses, hingga penindakan terhadap pungutan liar.

Khusus untuk sektor retribusi parkir, pihaknya menekankan perlunya peningkatan tata kelola dan pengurangan praktik liar di lapangan.

“Kami akan terus berupaya agar masukan dari kawan-kawan fraksi bisa dilaksanakan dan ditindaklanjuti oleh jajaran eksekutif,” tambahnya.

Pemkot Semarang juga tengah mendorong proses digitalisasi pelayanan pajak untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan.

Penyiapan sarana prasarana serta peningkatan kapasitas SDM menjadi fokus utama dalam transformasi tersebut.

PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah Tangga Lewat Program Lisdes 2025–2029 di RUPTL Baru

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) menyatakan kesiapannya mendukung arahan pemerintah dalam menjalankan Program Listrik Desa (Lisdes) guna menerangi sekitar 780 ribu rumah tangga pada periode 2025–2029.

Program ini tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034 yang telah diluncurkan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia.

Melalui Program Lisdes, pemerintah menargetkan elektrifikasi untuk 10.068 desa dan dusun yang belum teraliri listrik, dengan pembangunan pembangkit berkapasitas 394 megawatt (MW) dan penyambungan listrik ke sekitar 780 ribu rumah tangga.

Program ini ditujukan untuk memastikan seluruh masyarakat di seantero Indonesia bisa menikmati layanan listrik 24 jam penuh.

“Tugas lima tahun ke depan melalui Program Lisdes 2025-2029 sesuai perintah Bapak Presiden Prabowo kepada kami adalah segera menginventarisir dan membuat program terobosan dalam rangka memberikan akses listrik kepada desa-desa yang belum terlistriki,” kata Bahlil usai mengumumkan RUPTL 2025-2034 di Jakarta, Senin (26/5).

Menurut Bahlil, energi bukan hanya persoalan kebutuhan, tapi juga bentuk pemerataan dan keadilan yang harus dilakukan dari Aceh sampai Papua. Untuk merealisasikan Program Lisdes ini memerlukan investasi sekitar Rp50 triliun.

“Upaya menyediakan akses desa belum berlistrik ini dapat menjadi peluang bagi investor untuk menanamkan investasinya bersama Pemerintah untuk mewujudkan energi berkeadilan,” ujarnya.

Lisdes merupakan program Pemerintah melalui penugasan kepada PLN untuk menghadirkan listrik di seluruh wilayah termasuk wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Hingga akhir tahun 2024, sebanyak 83.693 desa dan kelurahan telah menikmati listrik.

Program Lisdes yang telah dijalankan PLN memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kepala Desa Sukabangun, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kasius, matanya berbinar kala menceritakan perubahan signifikan yang terjadi di desanya.

Setelah bertahun-tahun tak menikmati nyala listrik, kini ia dan warga lain akhirnya bisa merasakan kehadiran listrik tak hanya di malam hari tapi 24 jam non-stop.

“Saya sangat gembira dan bersyukur listrik sudah masuk di desa kami, terima kasih PLN semoga dengan adanya listrik ini desa kami menjadi maju dan ekonomi masyarakat menjadi lebih meningkat lagi,” ujar Kasius.

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Ia pun memberikan apresiasi tinggi terhadap upaya PLN dalam meningkatkan akses listrik di wilayahnya.

Sherly menekankan bahwa program Lisdes yang dijalankan PLN memiliki dampak signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat, terutama di daerah-daerah terpencil yang selama ini kesulitan mendapatkan akses energi.

“Program Lisdes ini sangat penting untuk menciptakan pemerataan pembangunan di wilayah kami yang luas dan berbentuk kepulauan. Kami berharap dengan adanya akses listrik, masyarakat dapat lebih berkembang, terutama dalam sektor ekonomi dan pendidikan,” ujar Sherly.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa listrik merupakan kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat di Indonesia.

Oleh karenanya, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi mandat dalam ketenagalistrikan nasional, PLN siap menjalankan arahan Pemerintah demi memastikan keadilan dan ketahanan energi hingga seluruh pelosok tanah air.

”Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah untuk menyediakan tenaga listrik bagi seluruh rakyat Indonesia dan bentuk pengejawantahan sila ke-5 Pancasila, kami berkomitmen penuh memastikan keberhasilan Program Lisdes yang telah masuk dalam RUPTL PLN 2025-2034 sebagai wujud kehadiran negara dalam memastikan pemerataan energi bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup Darmawan.

Program MBG Perkuat Gizi Anak, UMKM Sleman Dapat Peran Strategis

0

SLEMAN (Pertamanews.id) – Para pelaku usaha di Sleman menyatakan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah. Program ini dinilai bukan hanya sebagai langkah penting dalam meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga membuka peluang besar bagi pemberdayaan usaha lokal, khususnya UMKM di sektor pangan.

Sosialisasi bagi para pelaku usaha ini diinisiasi oleh Direktorat Pemberdayaan Peran Serta Masyarakat (PPM) Badan Gizi Nasional di Hotel Grand Keisha, Sleman selama dua hari pada 28-29 Mei 2025. Para pelaku usaha yang hadir tampak antusias untuk mendukung program strategis nasional MBG.

Acara ini dibuka oleh Perwakilan Badan Gizi Nasional Rima Nurisa Brahmani yang menjelaskan mengenai program MBG sebagai terobosan baru pemerintah dalam mendorong lahirnya generasi berkualitas dimasa depan. 

Badan Gizi Nasional hadir sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi, dan integrasi program-program gizi di tingkat nasional maupun di daerah. Program MBG menjadi penting dalam pertumbuhan optimal anak-anak bangsa, terutama di masa pertumbuhan perlu didorong dengan asupan gizi yang baik dan tepat. 

“Ketika negara hadir memastikan bahwasanya terjadi pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak sekolah, dengan begitu diharapkan terwujudnya generasi Emas Indonesia di 2045 dapat terealisasikan,” ucap Rima.

Lebih lanjut, Rima juga menyampaikan peran para pengusaha sangat membantu dalam mendorong kelancaran program MBG. BGN akan berkolaborasi dengan para penguasaha dan petani untuk menjadi Mitra badan gizi di dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“SPPG membutuhkan bahan baku dari supplier yang dalam hal ini dipegang oleh masyarakat. Program MBG akan berkontribusi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal,” jelasnya.

Badan Gizi Nasional bekerja sama dengan petani, peternak, dan nelayan setempat untuk memasok bahan baku makanan ke SPPG. Bagi para pelaku UMKM dapat menjadi Mitra BGN dan akses informasi kemitraan nya bisa di lihat melalui mitrabgn.go.id

Menambahkan, Titik Susilowati menjelaskan mengenai pentingnya asupan gizi yang baik dalam mendukung perkembangan optimal setiap individu.

“Gizi yang baik adalah dasar bagi kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas. Kekurangan gizi berdampak pada penurunan fungsi kognitif dan daya tahan tubuh, serta memicu masalah kesehatan seperti stunting, wasting, dan kekurangan mikronutrien,” tutur Titik.

Sementara itu, praktisi UMKM muda Gunawan Widarto mengingatkan kepada para pelaku usaha terhadap hal mendasar agar dapat bertahan lama dan bisa beradaptasi dengan perkembangan yang terjadi.

“Kegagalan UMKM lebih sering disebabkan oleh kurangnya fondasi manajerial dan strategis, bukan sekadar kekurangan modal. Oleh karena itu, penguatan kapasitas bisnis melalui edukasi, mentoring, dan dukungan sistem sangat penting untuk meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan UMKM di Indonesia,” papar Gunawan.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan dapat memastikan distribusi makanan bergizi berjalan efektif serta menjaga standar kualitas pangan.

Program MBG diharapkan tidak hanya menjadi kebijakan jangka pendek, tetapi juga investasi jangka panjang untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 melalui generasi yang sehat, cerdas, dan produktif.***

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Berikan Pengalaman ‘Staycation’ Terbaik di Libur Sekolah

0

KULON PROGO (Pertamanews.id) – Libur sekolah merupakan salah satu momen yang ditunggu oleh banyak kalangan. Selain bisa menghabiskan waktu bersama keluarga dan saudara terdekat, juga bisa menikmati banyak waktu senggang dengan beraktifitas.

Untuk memeriahkan momen liburan ini, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta telah mempersiapkan berbagai promo menarik mulai dari promo kamar hingga promo makanan & minuman.

Bagi masyarakat yang ingin explore tempat wisata di Kulonprogo, tersedia promo kamar bertajuk “School Holiday Staycation” yang ditawarkan seharga mulai dari Rp 550.000,-/malam, termasuk menginap di deluxe room, welcome cake, welcome drink untuk anak-anak, beragam aktivitas permainan seperti kids playground, video game rental, atau paket tour mengasyikan di sekitar perbukitan Menoreh.

Tidak hanya itu, Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta juga menyiapkan promo spesial bagi para peserta Mandiri Jogja Marathon 2025, seharga Rp 735.000,-/malam, termasuki menginap di deluxe room, sarapan untuk 2 orang, free late check-out, gratis pengantaran ke Bandara YIA, diskon 20% untuk F&B dan SPA, serta free gift dari Bakpia Kencana. Promo ini hanya berlaku di tanggal 21-26 Juni 2025 saja.

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta juga menyiapkan promo makanan & minuman chef’s special yang bertajuk “Summer Flavours: A Taste of Tropical Paradise” dengan berbagai pilihan menu khas Indonesia dan Thailand yang dibanderol dengan harga mulai dari Rp 35.000++ bagi para penikmat kuliner lokal.

“Promo ini memang sengaja kami siapkan untuk menyambut libur sekolah dan sebagai bentuk support kami untuk event Mandiri Jogja Marathon yang akan digelar pada 22 Juni 2025 nanti.” pungkas Denny Jatnika, General Manager Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta.

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta merupakan hotel bintang empat jaringan Hotel Internasional dibawah naungan Swiss-Belhotel International dan merupakan salah satu hotel berstandar internasional yang didirikan di Kabupaten Kulon Progo.

Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta memiliki 167 kamar yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas berstandar internasional, 7 menit perjalanan ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), restoran, lobby, lounge, ruang pertemuan, rooftop pool, rooftop lounge dengan pemandangan yang langsung mengarah ke hamparan sawah dan pegunungan menoreh.

Informasi mengenai pemesanan kamar dan promo lainnya dapat menghubungi nomor sales and marketing di (+62) 811-2850-1717. Follow juga Instagram Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta di @swissbelhotelairportjogja.

Facebook fanpage Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta atau kunjungi laman swiss-belhotel.com untuk informasi selengkapnya.

2 Hari Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 4 Semarang Catat Peningkatan Penumpang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan kepadatan jumlah penumpang selama masa libur panjang memperingati Hari Kenaikan Yesus Kristus 2025.

Pada Rabu, 28 Mei 2025 terdapat sebanyak 20.809 penumpang berangkat dan 17.793 penumpang tiba di berbagai stasiun wilayah kerja Daop 4 Semarang.

Peningkatan signifikan juga terjadi pada hari ini, Kamis, 29 Mei 2025, hingga pukul 14.00 WIB, dengan kedatangan penumpang mencapai 23.055 orang, angka tertinggi yang tercatat sejauh ini selama masa libur.

Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat tercatat sebanyak 15.271 orang, dan masih berpotensi bertambah karena proses penjualan tiket masih berlangsung.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa masyarakat yang berencana bepergian menggunakan kereta api selama libur panjang ini tidak perlu khawatir karena tiket masih tersedia.

“Hingga Kamis, 29 Mei 2025 pukul 14.00 WIB, jumlah tiket yang telah terjual untuk keberangkatan dari wilayah Daop 4 Semarang mencapai 65.681 tiket, atau rata-rata 13.136 tiket per hari. Jumlah ini baru mencakup sekitar 57% dari total ketersediaan tiket sebanyak 114.650 tiket selama periode libur panjang ini,” jelas Franoto.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan agar mendapatkan jadwal dan tempat duduk yang sesuai keinginan.

“KAI mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanannya. Tiket masih tersedia dan dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs kai.id, atau kanal penjualan resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” tambah Franoto.

KAI memperkirakan bahwa puncak arus keberangkatan penumpang akan terjadi pada Minggu, 1 Juni 2025, dengan prediksi lebih dari 24 ribu penumpang, sementara puncak kedatangan diperkirakan terjadi pada hari ini, Kamis, 29 Mei 2025, dengan jumlah kedatangan lebih dari 24 ribu penumpang.

“KAI terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu kepada seluruh pelanggan. Kami juga mengimbau kepada para pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun, menjaga barang bawaan masing-masing, serta selalu mematuhi aturan yang berlaku demi kenyamanan bersama,” tutup Franoto.