spot_img
Beranda blog Halaman 104

Negara Rugi Rp237 Miliar, Kejati Jateng Tahan Mantan Direktur PT RSA Korupsi Pengadaan Lahan BUMD Cilacap

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah menetapkan ANH, mantan Direktur PT Rumpun Sari Antan (RSA), sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pembelian lahan oleh BUMD PT Cilacap Segara Artha (CSA) dengan potensi kerugian negara mencapai Rp237 miliar. Tersangka langsung ditahan, Rabu (30/4/2025).

“Hari ini kami penyidik menahan tersangka ANH,” ujar Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng, Dr. Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH, saat memberikan keterangan pers.

Kasus ini bermula saat PT CSA, badan usaha milik Pemerintah Kabupaten Cilacap, melakukan pembelian lahan seluas 700 hektare berstatus Hak Guna Usaha (HGU) dari PT RSA. Dana pembelian sebesar Rp237 miliar telah dibayarkan secara lunas oleh PT CSA.

Namun, setelah transaksi rampung, PT CSA justru tidak bisa menguasai lahan tersebut. Penyidik menduga telah terjadi penyalahgunaan kewenangan oleh ANH saat menjabat sebagai Direktur PT RSA.

“Proses jual beli dilakukan secara sepihak tanpa melalui prosedur internal yang semestinya. Direktur bergerak sendiri tanpa melibatkan pemilik kepentingan lainnya,” ungkap Lukas Alexander.

Belakangan diketahui bahwa lahan yang dijual tersebut masih bermasalah dalam aspek legalitas dan penguasaan. Akibatnya, PT CSA sebagai pembeli tidak mendapatkan hak atas tanah yang dibelinya, meskipun pembayaran telah dilakukan penuh.

“Kerugian keuangan negara sebesar nilai transaksi, kurang lebih Rp237 miliar,” kata Lukas, berdasarkan hasil audit yang dilakukan bersama penyidik.

Atas perbuatannya, ANH dijerat dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi, yaitu, pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3, dan Pasal 5 ayat (1) UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kejati Jateng menegaskan bahwa penegakan hukum atas kerugian negara dalam proyek-proyek BUMD akan terus dilanjutkan, dan tidak tertutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam kasus ini.

Keselamatan Terjamin! KAI Daop 4 Semarang Ingatkan Penumpang Soal Kewaspadaan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengimbau seluruh penumpang untuk selalu mematuhi ketentuan serta mengikuti arahan petugas selama berada di area stasiun.

Keselamatan penumpang merupakan prioritas utama dalam pelayanan KAI, baik di dalam perjalanan maupun saat berada di lingkungan stasiun.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menciptakan lingkungan perjalanan kereta api yang aman, tertib, dan nyaman melalui berbagai pengamanan serta edukasi kepada penumpang.

“Kami mengimbau kepada seluruh penumpang agar selalu memperhatikan dan mengikuti arahan dari petugas stasiun. Petugas kami berada di lapangan untuk memastikan keamanan perjalanan dan mencegah potensi risiko yang mungkin terjadi,” ujar Franoto.

Selain itu, penumpang juga diminta untuk memperhatikan berbagai rambu dan penunjuk keselamatan yang tersedia di area stasiun. Rambu-rambu tersebut meliputi petunjuk arah, zona aman, hingga peringatan bahaya di area jalur rel yang harus dipatuhi demi keselamatan bersama.

Terapkan Prinsip “Tunjuk-Sebut” di Passenger Crossing

Khusus bagi penumpang yang melintasi jalur rel melalui passenger crossing di stasiun, KAI Daop 4 Semarang mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip “tunjuk-sebut”. Penumpang disarankan menunjuk dan menyebut kondisi jalur rel yang akan dilewati guna memastikan tidak ada kereta api yang sedang bergerak dari kedua arah.

“Langkah ini sederhana namun sangat efektif dalam meningkatkan kesadaran situasional. Jangan tergesa-gesa saat melintas, pastikan jalur benar-benar aman,” tambahnya.

Kurangi Risiko dengan Barang Bawaan yang Wajar

KAI juga mengimbau agar penumpang tidak membawa barang bawaan yang berlebihan. Selain menyulitkan mobilitas pribadi, barang yang terlalu banyak atau terlalu besar dapat mengganggu pergerakan penumpang lain dan meningkatkan risiko keselamatan, baik saat naik maupun turun dari kereta.

Naik dan Turun Kereta Setelah Kereta Berhenti Sempurna

Penumpang diminta hanya naik atau turun kereta setelah kereta berhenti dengan sempurna. Mengakses pintu kereta saat masih bergerak sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kecelakaan.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. KAI terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, namun kami juga berharap partisipasi aktif dari seluruh penumpang untuk menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman,” terangnya.

Melalui imbauan ini, KAI Daop 4 Semarang berharap para pelanggan semakin memahami pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar saat berada di area stasiun. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga memerlukan kesadaran dan kedisiplinan dari setiap individu.

“Dengan mengikuti aturan, memperhatikan tanda-tanda keselamatan, serta bersikap waspada, pelanggan telah berkontribusi langsung dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua. Keselamatan adalah awal dari pengalaman perjalanan yang menyenangkan, mari kita jaga bersama, mulai dari langkah pertama di stasiun,” tutup Franoto.

Musda XI Akan Digelar, Partai Golkar Jateng Siap Amankan Arah Politik Lima Tahun ke Depan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Partai Golkar Jawa Tengah tengah bersiap menggelar perhelatan akbar: Musyawarah Daerah (Musda) XI, yang akan berlangsung selama tiga hari di PO Hotel Semarang, mulai Jumat hingga Minggu, 2–4 April 2025.

Tak hanya sekadar agenda rutin, Musda kali ini dipastikan menjadi panggung penting untuk konsolidasi organisasi, penentuan arah politik lima tahun ke depan, hingga pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah periode 2025–2030.

Yang menarik, Musda ini dijadwalkan bakal dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, bersama seluruh kader dan pengurus se-Jawa Tengah. Atmosfer politik dipastikan memanas, namun tetap dalam semangat persatuan dan musyawarah.

“Musda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas kader sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis Partai Golkar di Jawa Tengah,” ujar Ferry Wawan Cahyono, Ketua Pelaksana Musda XI, Rabu (30/4).

Ferry menjelaskan, Musda juga akan menjadi ruang bagi para kader untuk menyampaikan pemikiran kritis dan gagasan besar yang akan dijadikan rekomendasi kepada pemerintah maupun pemangku kepentingan lainnya.

Soal pemilihan ketua, Ferry memastikan Standing Committee membuka ruang bagi siapa pun kader terbaik untuk maju.

Pendaftaran dibuka hingga hari kedua pelaksanaan, dengan seleksi ketat sesuai aturan partai.

Sejumlah nama mulai disebut-sebut mendapat dukungan kuat, termasuk Pak Soleh, yang dikabarkan telah mengantongi restu dari sejumlah pengurus kabupaten/kota.

“Siapa pun yang maju, kami sambut dengan terbuka. Yang penting visi mereka sama: membesarkan Partai Golkar secara solid dan bermartabat,” tegas Ferry.

Bukan hanya soal politik, Musda XI juga dirancang meriah dengan nuansa kekeluargaan. Grup musik OM Lorenza yang tengah naik daun akan hadir menghibur seluruh peserta dalam pembukaan.

“Kami ingin menghadirkan suasana segar dan penuh semangat, apalagi masih dalam nuansa Lebaran. Silaturahmi antar kader penting, dan hiburan ini jadi bagian dari itu,” imbuh Ferry.

Dengan semangat kebersamaan, soliditas, dan musyawarah sebagai nilai utama, Musda XI Partai Golkar Jateng dijanjikan menjadi peristiwa politik yang bukan hanya penting, tapi juga berkesan.

Aniaya Rekan Sejawat, Pengacara di Semarang Ditahan Usai Berkas Dilimpahkan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang resmi menahan seorang pengacara berinisial U, setelah menerima pelimpahan berkas perkara dugaan penganiayaan dari penyidik Polrestabes Semarang.

Yang menarik perhatian, korban dalam kasus ini juga berprofesi sebagai pengacara dan merupakan rekan seprofesi pelaku, yakni seorang perempuan berinisial L (26).

Penahanan dilakukan sekitar pukul 11.00 WIB, sesaat setelah jaksa penuntut umum menerima tersangka beserta barang bukti dari penyidik.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Semarang, Sarwanto, menjelaskan bahwa penahanan terhadap tersangka dilakukan untuk alasan objektif dan subjektif hukum, sebagaimana diatur dalam KUHAP.

“Penahanan dilakukan karena adanya kekhawatiran tersangka akan melarikan diri atau menghilangkan barang bukti,” ujar Sarwanto saat memberikan keterangan pers di kantornya, Rabu (30/4).

Sarwanto mengungkapkan bahwa kasus ini bermula dari laporan yang dibuat korban ke Polrestabes Semarang pada pertengahan 2023.

Laporan tersebut kemudian teregister dengan nomor LP/B/240/VI/2023/SPKT/POLRESTABES SEMARANG/POLDA JAWA TENGAH dan langsung ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

Selama proses penyidikan, sejumlah barang bukti berhasil dikumpulkan. Di antaranya adalah rekaman CCTV yang merekam peristiwa dugaan penganiayaan, hasil visum et repertum yang memperkuat bukti luka fisik korban, serta keterangan dari sejumlah saksi yang diduga melihat kejadian atau mengetahui hubungan antara pelaku dan korban.

“Hasil visum menunjukkan bahwa korban mengalami sejumlah luka fisik, antara lain memar di bahu kiri, lengan kanan atas, punggung tangan kanan, dan paha kanan dekat lutut. Selain itu, terdapat luka lecet di jari-jari tangan serta luka robek tipis di dada kiri, tepatnya di dekat lengan,” jelas Sarwanto.

Perkara ini cukup menyita perhatian publik karena melibatkan dua orang yang seharusnya memahami hukum dan etika profesi.

Ironisnya, kekerasan justru terjadi dalam lingkungan profesi yang menjunjung tinggi prinsip keadilan dan penyelesaian secara hukum.

Dalam proses selanjutnya, tersangka U akan menjalani tahapan persidangan setelah jaksa menyusun dakwaan.

Ia dijerat dengan Pasal 351 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur tentang tindak pidana penganiayaan.

Pihak Kejari memastikan akan menangani perkara ini secara transparan dan profesional, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi hukum.

Ibis Styles Semarang Siap Sapa Pelari dengan Program ‘Brekkie for Runners’ Mei Ini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – M tren gaya hidup sehat yang terus berkembang, ibis Styles Semarang Simpang Lima meluncurkan program akhir pekan terbarunya bertajuk “Brekkie for Runners”, yang akan dimulai pada bulan Mei 2025 dan hadir setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu pagi.

Olahraga lari kini menjadi pilihan utama banyak orang dari berbagai usia dan latar belakang, termasuk di Kota Semarang yang komunitas pelarinya terus tumbuh pesat.

Melihat antusiasme tersebut, ibis Styles Semarang Simpang Lima turut berkontribusi dengan menyediakan drop-off area hotel sebagai titik kumpul (running point) bagi para pelari.

Program “Brekkie for Runners” menawarkan Breakfast Buffet All You Can Eat yang di bandrol Rp70.000 net/pax, tersedia setiap Jumat hingga Minggu pukul 06:00–10:00 pagi.

Pelari cukup menunjukkan rute lari sejauh minimal 3 km melalui aplikasi olahraga seperti Strava, Nike Run Club, Runkeeper, Map My Run, dan Adidas Running Run Tracker, mengenakan pakaian olahraga dan mereka sudah bisa menikmati sajian lengkap mulai dari appetizer, main course, hingga dessert.

“Tagline kami ‘Show your route and enjoy the food’ ingin memotivasi masyarakat untuk hidup aktif, sekaligus menikmati momen santai dengan hidangan yang menggugah selera,” ujar Primaningrum Dyah P selaku General Manager ibis Styles Semarang Simpang Lima.

Hotel yang berlokasi strategis di jantung kota ini juga terbuka untuk umum, terutama saat CFD. Sarapan Londho, sebutan bagi paket sarapan yang ditawarkan mulai dari Rp35.000 ini, tersedia khusus di hari Minggu saat Car Free Day di Simpang Lima tepat di area depan gedung hotel.

Menu khas ala Barat ini berisi omelette, toast, kentang, sosis, dan sayuran segar, disajikan langsung oleh chef andalan hotel. Area outdoor yang luas menjadi tempat ideal untuk pemanasan sebelum lari atau relaksasi setelahnya.

“Tamu luar juga dipersilakan untuk duduk santai menikmati suasana pagi dan menyantap Sarapan Londho kami,” tambah Primaningrum.

Dengan perpaduan antara aktivitas sehat dan pengalaman kuliner yang terjangkau, ibis Styles Semarang Simpang Lima mengajak semua pecinta lari untuk menjadikan akhir pekan lebih bertenaga, sehat, dan menyenangkan.

PLN Tegaskan Komitmen Transparansi dalam Pembangunan PLTA Upper Cisokan untuk Dukung Transisi Energi Bersih

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) terus melanjutkan pembangunan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air Upper Cisokan Pumped Storage (PLTA UCPS).

Proyek strategis nasional ini menjadi bagian penting dari langkah PLN dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro, menyampaikan bahwa PLN berkomitmen untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, termasuk PLTA UCPS, dilakukan secara transparan, akuntabel, dan komunikatif dengan masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kami menyampaikan apresiasi atas berbagai aspirasi yang disampaikan masyarakat. PLN berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan menindaklanjuti setiap masukan dan permasalahan yang disampaikan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa pembangunan ini memperhatikan aspek sosial dan lingkungan,” jelas Anggoro.

Anggoro menambahkan bahwa PLN telah mendirikan posko pengelolaan aduan masyarakat di sekitar area proyek pembangunan PLTA UCPS.

Melalui posko ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai aduan maupun masukan, mulai dari dampak lingkungan, proses pembebasan lahan, hingga potensi gangguan sosial lainnya.

“Kami memastikan setiap aduan yang masuk akan mendapatkan perhatian serius dan ditindaklanjuti dengan langkah-langkah konkret, ” tambah Anggoro.

Pembangunan Proyek PLTA Upper Cisokan Pumped Storage saat ini telah memasuki tahap konstruksi.

PLN memastikan bahwa setiap tahapan proyek dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tanggung jawab sosial.

Hal ini dibuktikan dengan adanya berbagai langkah preventif yang telah diterapkan untuk meminimalisir potensi dampak terhadap masyarakat sekitar, antara lain melalui komunikasi intensif dan sosialisasi yang melibatkan masyarakat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Manager Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 1 (UPP JBT 1), Nugroho Budi Sulaksono, menjelaskan salah satu upaya konkret yang dilakukan PLN adalah kegiatan trial operation di Gunung Karang, Desa Karangsari, Kecamatan Cipongkor, yang bertujuan untuk mengkaji dampak pekerjaan serta menentukan langkah-langkah tindak lanjut yang diperlukan sebagai bentuk mitigasi dini.

“Melalui kegiatan trial operation di Gunung Karang, kami melakukan pengkajian menyeluruh terhadap potensi dampak aktivitas konstruksi. Hasil kajian ini menjadi dasar untuk menentukan langkah-langkah mitigasi agar pelaksanaan proyek tetap aman dan minim gangguan bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Nugroho menambahkan bahwa dalam setiap aktivitas konstruksi yang berpotensi menimbulkan risiko, seperti kegiatan blasting, PLN juga melibatkan masyarakat sekitar.

Warga diberdayakan sebagai petugas pengamanan untuk membantu menjaga area proyek dan memastikan keselamatan lingkungan sekitar.

“Kami melibatkan masyarakat dalam proyek ini bukan hanya meningkatkan aspek keamanan, tetapi juga mempererat hubungan dan rasa memiliki terhadap proyek. Warga lokal kami libatkan sebagai petugas penjaga di sekitar area saat kegiatan blasting, sehingga mereka turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan bersama,” pungkas Nugroho.

Adanya kolaborasi dengan masyarakat secara aktif dan mengedepankan transparansi dalam setiap tahap pembangunan, PLN tidak hanya membangun infrastruktur energi, tetapi juga membangun kepercayaan dan meningkatkan pemberdayaan di tingkat lokal.

Proyek PLTA UCPS menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan transisi energi di Indonesia, sekaligus membuka ruang bagi keterlibatan masyarakat dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih bersih, adil, dan berkelanjutan.

Tak Terima Difitnah, Lilia Rosa SN Klarifikasi Tuduhan Penggelapan Dana Kliennya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengacara Lilia Rosa SN mengambil sikap tegas dengan menyampaikan Hak Jawab dan Klarifikasi terkait tuduhan serius yang dilontarkan oleh kliennya, Alfa, mengenai penipuan dan penggelapan.

Dalam klarifikasi yang disampaikan secara resmi di Semarang, Lilia Rosa dengan tegas membantah semua tuduhan yang tertera dalam pemberitaan sebelumnya di media Pertamanews.id.

Ia menegaskan bahwa sebagai seorang advokat, ia telah bertindak sesuai dengan kode etik profesi yang berlaku.

“Klien saya telah membuat tuduhan yang tidak benar terhadap saya. Saya dengan tegas menyatakan bahwa saya tidak pernah melakukan penipuan atau penggelapan. Sebaliknya, saya telah menjalankan kewajiban saya sesuai dengan surat kuasa yang saya pegang,” ujar Lilia Rosa, Selasa (29/4).

Dalam pernyataannya, Lilia Rosa juga menyoroti pentingnya menjaga kerahasiaan informasi klien sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Undang-undang Advokat.

Ia menegaskan bahwa segala informasi yang diperoleh dari klien harus dijaga kerahasiaannya kecuali ada ketentuan lain yang mengatur.

“Saya sebagai advokat yang taat pada kode etik, tidak akan membuka rahasia klien di depan media. Tuduhan yang dialamatkan kepada saya tidaklah berdasar dan saya merasa sangat dirugikan dengan pemberitaan ini,” tambahnya.

Lilia Rosa juga menegaskan bahwa sebagai seorang advokat, ia memiliki hak untuk menerima honorarium dan hak retensi yang telah diatur secara jelas dalam profesi advokat.

“Saya mengharapkan agar semua pihak, terutama sesama advokat, memahami hal ini. Tuduhan-tuduhan yang tidak berdasar seharusnya diselesaikan sesuai dengan kode etik yang berlaku, bukan melalui media massa,” tegas Lilia Rosa.

Klarifikasi ini dikeluarkan sebagai upaya pengacara Lilia Rosa SN untuk memberikan penjelasan yang jelas dan transparan terkait isu yang berkembang, serta menjaga integritas dan profesionalisme dalam praktik hukumnya.

Dengan ini, Lilia Rosa SN berharap bahwa kebenaran akan terungkap dan pernyataan klarifikasinya akan mendapat perhatian yang sesuai dari masyarakat dan pihak terkait.

Bank Mandiri Catat Pertumbuhan Kredit 16,5% di Awal 2025, Dorong Ekonomi Regional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Bank Mandiri terus memperkuat komitmen untuk menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat di sepanjang awal 2025. Akselerasi dalam memperkuat ekosistem wholesale dan perluasan penyaluran kredit berkelanjutan menjadi langkah utama perseroan dalam menjaga kontribusi yang merata terhadap pertumbuhan ekonomi regional di seluruh wilayah Indonesia.

Strategi tersebut berhasil mendorong capaian kinerja yang solid sekaligus mempercepat transformasi digital guna memperluas akses layanan keuangan.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menegaskan, sinergi dengan berbagai mitra serta partisipasi dalam program pemerintah menjadi langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Darmawan juga menilai, penguatan pembiayaan pada sektor-sektor prospektif dan potensial di wilayah sesuai dengan kearifan lokal serta digitalisasi layanan finansial, menjadi kunci dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari BUMN, Bank Mandiri memiliki peran strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Kami berkomitmen untuk menjaga kinerja tetap sehat, memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, dan mengoptimalkan ekspansi bisnis di seluruh wilayah,” ujar Darmawan dalam Paparan Kinerja Triwulan I 2025 di Jakarta, Selasa (29/4).

Hasilnya, sampai dengan Maret 2025, kredit konsolidasi Bank Mandiri tercatat sebesar Rp1.672 triliun atau tumbuh 16,5% secara year-on-year (YoY), didorong oleh pertumbuhan positif baik di segmen wholesale maupun retail.

Selain menjadi pendorong utama kinerja kredit, segmen wholesale juga menjadi bahan baku pertumbuhan segmen retail melalui ekosistemnya.

Darmawan menuturkan, pertumbuhan kredit Bank Mandiri tersebar merata di seluruh Indonesia, menunjukkan efektivitas dari strategi ekspansi yang inklusif.

“Selama kuartal pertama 2025, pertumbuhan Bank Mandiri tersebar merata di seluruh wilayah Tanah Air dan juga mencatatkan pertumbuhan kredit dan DPK di atas rata-rata pertumbuhan industri,” tambahnya.

Dalam penyaluran kredit, Bank Mandiri fokus membidik sektor-sektor prospektif dan resilien seperti konstruksi dan infrastruktur, energi, makanan dan minuman, serta sektor padat karya lainnya.

Adapun, kredit corporate tumbuh sebesar 20% YoY atau bertambah Rp 102 triliun menjadi Rp608 triliun. Selain itu, kredit commercial tumbuh baik sepanjang kuartal I 2025 mencapai 21,4% yoy atau sebesar Rp296 triliun.

Di sisi lain, kredit kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) secara tahunan naik sebesar Rp11 triliun menjadi Rp136 triliun pada tiga bulan pertama 2025, realisasi ini mempertegas komitmen Bank Mandiri dalam memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan.

Kinerja yang baik tersebut, juga diikuti oleh pertumbuhan yang berkualitas. Hal ini tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) secara bank only dapat dijaga di level 1,01% pada Maret 2025.

Hal ini juga berdampak pada perbaikan dari sisi biaya kredit atau Cost of Credit (CoC) yang membaik ke level 0,71% per Maret 2025, dari periode tahun sebelumnya 0,99%.

“Kami terus memperkuat penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan kredit, sekaligus mengoptimalkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan seiring dengan percepatan ekspansi di berbagai sektor,” tegas Darmawan.

Selanjutnya, penguatan manajemen risiko juga merupakan bagian penting dari strategi ekspansi, tercatat NPL coverage ratio Bank Mandiri secara bank only terjaga di level 299%, mencerminkan ketahanan finansial yang kuat dalam mengantisipasi risiko kredit.

“Penguatan manajemen risiko menjadi fondasi utama kami untuk memastikan pertumbuhan Bank Mandiri tetap berkelanjutan dalam jangka panjang. Kami optimis, dengan manajemen risiko yang kuat, Bank Mandiri tidak hanya mampu menjaga ketahanan bisnis di tengah berbagai dinamika, sekaligus membuka banyak peluang untuk tumbuh lebih optimal dalam mendukung kemajuan ekonomi Indonesia ke depan,” ujar Darmawan.

Percepat Inklusi Keuangan melalui Transformasi Digital

Sebagai bagian dari strategi akselerasi pertumbuhan, Bank Mandiri terus mempercepat transformasi digital melalui penguatan platform Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri. Sampai dengan Maret 2025, pengguna Livin’ by Mandiri mencapai 30,7 juta pengguna.

Pada periode kuartal I 2025, Frekuensi transaksi Livin’ by Mandiri telah mencapai 1,1 miliar transaksi, naik 30% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai transaksi menembus Rp1.070 triliun, meningkat 16% secara YoY.

Adapun, Kopra by Mandiri mencatatkan volume transaksi sebesar 349 juta hingga per kuartal I 2025 dengan nilai transaksi yang dikelola Kopra by Mandiri tumbuh 23% secara YoY mencapai Rp6.000 triliun.

Darmawan menyatakan, digitalisasi menjadi pilar penting dalam meningkatkan daya saing Bank Mandiri sekaligus memperluas akses keuangan nasional.

Melalui optimalisasi layanan digital Livin’ by Mandiri dan Kopra by Mandiri, volume transaksi digital Bank Mandiri mencapai Rp7.066 triliun hingga akhir Maret 2025, tumbuh 21,9% secara tahunan.

Kinerja positif ini turut mendorong efisiensi operasional, tercermin dari rasio biaya terhadap pendapatan (Cost to Income Ratio/CIR) bank only yang terjaga di level 38,2% di akhir Kuartal I 2025.

Lebih lanjut Darmawan menambahkan, sejalan dengan upaya memperluas layanan digital, Livin’ Merchant yang diluncurkan pada Juni 2023 telah mencatat sekitar 2,6 juta pengguna terdaftar hingga Maret 2025, tumbuh 35% dibandingkan tahun sebelumnya.

Didukung pertumbuhan pengguna aktif bulanan yang naik hingga 3 kali lipat dibandingkan periode Maret 2024, platform ini menjadi motor baru Bank Mandiri dalam mempercepat digitalisasi UMKM secara inklusif di seluruh Indonesia termasuk area Non-Urban.

“Kami terus mengakselerasi inovasi digital agar dapat menghadirkan layanan perbankan yang semakin relevan dan adaptif terhadap kebutuhan nasabah di era yang dinamis ini. Kami berharap, dengan transformasi berkelanjutan, Bank Mandiri dapat memberikan nilai tambah nyata dan memperkuat hubungan jangka panjang dengan masyarakat dan nasabah,” jelas Darmawan.

Digitalisasi ini juga berkontribusi pada peningkatan pendapatan non bunga konsolidasi yang mencapai 17,3% secara YoY per Maret 2025 menjadi sebesar Rp11,24 triliun.

Peningkatan tersebut, turut didukung oleh pertumbuhan transaksi digital, layanan trade finance, treasury, dan pengelolaan dana, yang memperkuat diversifikasi pendapatan perseroan.

Sejalan dengan itu, Bank Mandiri mencatat laba bersih konsolidasi sebesar Rp13,2 triliun hingga Maret 2025, tumbuh 3,9% YoY, hal ini menunjukkan efektivitas strategi transformasi digital dan efisiensi operasional.

Pada sisi rasio profitabilitas, Return on Equity (ROE) Bank Mandiri juga mampu terjaga solid di level 20,8% secara bank only.

“Ke depan, kami akan konsisten melanjutkan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan melalui akselerasi segmen wholesale dan penguatan ekosistem ritel, sambil tetap mengedepankan manajemen risiko secara disiplin. Dengan fokus pada peningkatan dana murah berbasis transaksi serta pembiayaan ke sektor-sektor unggulan, kami optimistis dapat menjaga efisiensi biaya dana dan mendukung ekspansi bisnis secara sehat dan berkesinambungan,” tegas Darmawan.

Akselerasi Dana Murah dan Komitmen Berkelanjutan

Bank Mandiri juga mencatatkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang solid. Hingga akhir Maret 2025, total DPK secara konsolidasi tercatat Rp1.748 triliun, meningkat 11,2% secara YoY.

Pertumbuhan DPK didorong oleh peningkatan dana murah mencapai 8,89% YoY dengan komposisi dana murah secara bank only mencapai 77,1%.

Optimalisasi platform digital Livin’ dan Kopra mempercepat pertumbuhan CASA, memperkuat pondasi pendanaan berbasis dana murah yang efisien dan berkelanjutan.

“Kami memanfaatkan digitalisasi untuk mengoptimalkan akuisisi dana murah dan meningkatkan efisiensi biaya dana,” ujar Darmawan.

Untuk menjaga likuiditas dan memperkuat struktur pendanaan, bank berkode emiten BMRI ini, pada Maret 2025 lalu telah menerbitkan Global Bond senilai USD 800 juta dan Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan Tahap II senilai Rp5 triliun.

Penerbitan ini menjadi bagian dari strategi diversifikasi pendanaan perseroan, sekaligus mencerminkan kepercayaan kuat investor terhadap kinerja dan prospek jangka panjang Bank Mandiri.

Bank Mandiri terus menjalankan komitmennya terhadap keuangan berkelanjutan secara konsisten. Pada triwulan pertama tahun 2025, portofolio pembiayaan berkelanjutan kami mencatat pertumbuhan sebesar 11,1% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total mencapai Rp294 triliun.

Dari jumlah tersebut, portofolio hijau tumbuh sebesar 13,4% menjadi Rp148 triliun dan portofolio sosial tumbuh 9% menjadi Rp146 triliun.

Dalam upaya memperluas cakupan portofolio berkelanjutan, Bank Mandiri juga memperluas sinergi dengan mitra bisnis untuk mengembangkan produk dan layanan berbasis ESG, sejalan dengan tren global.
Inisiatif ini tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga penerapan Good Corporate Governance (GCG), efisiensi energi di operasional, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.

Dengan berbagai langkah nyata ini, Bank Mandiri optimistis dapat menjadi pionir dalam mendukung pertumbuhan ekonomi hijau yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan di Indonesia.

“Kami berkomitmen mendorong akselerasi transisi ekonomi Indonesia menuju ekonomi hijau dan berkelanjutan, sejalan dengan target pemerintah menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, “ tambah Darmawan.

Di sisi lain, sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Strategis Nasional, Bank Mandiri berperan aktif dalam berbagai inisiatif pemerintah, mulai dari program pembangunan 3 juta rumah, penyediaan makanan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penuntasan tuberkulosis dan penguatan lumbung pangan daerah serta nasional.

Di bidang pendidikan dan kesehatan, Bank Mandiri juga mendukung pembangunan rumah sakit di daerah serta pengembangan sekolah unggulan dan renovasi fasilitas pendidikan, sejalan dengan visi mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

“Di tengah ketidakpastian global, Bank Mandiri tetap mampu menjaga kinerja yang solid dan terjaga dengan baik, sejalan dengan komitmen kami untuk terus tumbuh secara sehat dan berkelanjutan,” tutup Darmawan.

UNDIP, PLN, dan Pelindo Ubah Limbah Jadi Berkah bagi Pesisir Demak

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Membangun masyarakat yang berdaya bukan sekadar tentang memberi bantuan, tetapi tentang membuka jalan menuju kemandirian.

UNDIP dalam hal ini SDGs Center LPPM Universitas Diponegoro dengan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dan PT PLN (Persero), menghadirkan kolaborasi nyata untuk mengubah potensi pesisir Demak menjadi kekuatan baru.

Melalui inovasi pemanfaatan limbah, program ini tidak hanya menjaga lingkungan, namun juga menggerakkan ekonomi lokal, memberdayakan nelayan, ibu-ibu, dan generasi muda pesisir mandiri dalam perekonomian.

Penyerahan bantuan dalam rangka Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk “Restorasi Ekosistem dan Pemberdayaan Masyarakat di Wilayah Laut dan Pesisir Utara Jawa Tengah” digelar di Ruang Sidang Rektor Universitas Diponegoro.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen UNDIP dalam pengabdian kepada masyarakat, dengan fokus memberdayakan komunitas pesisir, khususnya di Kabupaten Demak.

Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., dalam sambutannya, menegaskan pentingnya peran UNDIP dalam menjalankan kegiatan yang sejalan dengan tagline, yakni UNDIP Bermartabat dan Bermanfaat.

“Sebaik-baiknya lembaga adalah yang memberi manfaat bagi masyarakat. UNDIP berkomitmen agar seluruh aktivitas kampus tidak berhenti di ruang akademik, tetapi sampai ke masyarakat,” ungkapnya.

“Kita pasti bisa menjadi yang terdepan, asal kita tidak hanya berhenti pada wacana, tapi benar-benar mengeksekusi dan menjaga komitmen.” Tambah Prof. Suharnomo.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan lembaga-lembaga strategis seperti PLN dan Pelindo untuk mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya dan sejahtera.

Bantuan yang diserahkan dalam program ini ditujukan untuk mendukung keberlangsungan lingkungan pesisir dan ekonomi masyarakat.

Salah satu yang menjadi sorotan menurut Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jawa Tengah dan DIY, Joko Hadi Widayat adalah pemanfaatan limbah abu batubara (FABA) untuk pembangunan terumbu karang buatan.

Program ini merupakan langkah inovatif dalam menjaga ekosistem sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“FABA yang selama ini dianggap limbah, kini menjadi solusi yang laris manis di lapangan. Ini adalah bentuk nyata bagaimana limbah bisa memiliki manfaat luar biasa jika dikelola dengan tepat. Kerja sama dengan dunia akademik seperti UNDIP menjadi kunci kesuksesan program-program semacam ini,” jelas Joko Hadi Widayat dari PLN.

Pelindo yang diwakili General Manager Cabang Tanjung Emas Semarang, Hardianto, menyampaikan, kolaborasi ini telah menunjukkan dampak ekonomi yang nyata.

“Nilai dari program ini bisa dilihat dari dampaknya. Produk dari limbah ikan yang dulunya hanya bernilai jual Rp 2.500 kini bisa mencapai Rp 10.000. Ini menunjukkan keberlanjutan dan potensi pemberdayaan ekonomi lokal yang kuat,” ujarnya.

Bupati Demak, Dr. Hj. Eisti’anah, S.E., turut hadir dan menyampaikan apresiasinya atas dukungan dari seluruh pihak yang telah mendukung pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Demak.

“Kami dari pemerintah daerah tidak mungkin bisa bekerja sendiri. Dukungan dari akademisi dan industri sangat penting dalam mengentaskan permasalahan yang ada di daerah kami khususnya kemiskinan dan memperkuat ketahanan pangan,” ungkapnya.

Harapannya program ini dapat berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Ia juga menyoroti pentingnya program beasiswa dari UNDIP dan pendidikan sebagai solusi jangka panjang.

Acara ini juga dihadiri oleh masyaraka dari tiga desa yang menjadi target pemberdayaan.

Kesan mendalam juga datang dari masyarakat penerima manfaat, salah satu perwakilan menyampaikan rasa terima kasih atas pendampingan yang konsisten dari Tim UNDIP melalui pelatihan berbasis swadaya.

“Kami tidak hanya mendapatkan bantuan, tapi juga pendampingan yang berkelanjutan. Mulai dari nelayan, ibu-ibu PKK, hingga karang taruna, semuanya dibimbing untuk bisa mandiri dan bermanfaat” ujar salah satu perwakilan masyarakat.

Masyarakat berharap agar pendampingan tidak berhenti sampai di sini. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak bisa dilakukan sendiri.

Dibutuhkan sinergi antara dunia akademik, industri, dan pemerintah untuk mewujudkan program yang berkelanjutan dan berdampak luas.

Stasiun Brumbung Berbenah! Akses Masuk dan Area Parkir Kini Lebih Tertata

0

DEMAK (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang merubah akses masuk dan parkir kendaraan bermotor di Stasiun Brumbung, Kabupaten Demak, yang mulai diberlakukan per 1 Mei 2025.

Penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya penataan dan pengembangan fasilitas Stasiun Brumbung untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan pelanggan.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa semula akses masuk dan parkir menuju Stasiun Brumbung menggunakan jalur Jalan Desa Kembangarum.

Pengguna kendaraan dari arah Semarang sebelumnya harus melewati flyover Jalan Karangawen, lalu melakukan putar balik dan mengambil jalan di bawah flyover ke arah kanan.

“Namun, mulai 1 Mei 2025, akses kendaraan dari arah Semarang akan diarahkan melalui Jalan Ganefo (bawah flyover), dan setelah melewati Koramil Mranggen, kendaraan diarahkan belok kiri ke Jalan Ganefo Utara menuju stasiun,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kendaraan dari arah Gubug, pengendara tetap harus melewati flyover Jalan Karangawen, kemudian melakukan putar balik ke kanan dan melanjutkan melalui jalan bawah flyover untuk menuju ke Stasiun Brumbung.

“Penataan akses ini dilakukan seiring dengan pengembangan Stasiun Brumbung yang kini telah memiliki area parkir yang lebih luas dan dilengkapi dengan jalur pedestrian yang nyaman, sehingga pelanggan dapat langsung menuju pintu masuk stasiun dengan lebih aman dan teratur,” ujar Franoto.

Stasiun Brumbung, beralamat di Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, merupakan stasiun kereta api kelas I di wilayah Daop 4 Semarang. Stasiun ini melayani naik-turun penumpang untuk rute-rute strategis di wilayah Semarang dan sekitarnya.

Saat ini, Stasiun Brumbung melayani 8 perjalanan KA penumpang setiap harinya, yaitu:

  • KA Banyubiru Ekspres relasi Semarang – Solo PP (2 perjalanan)
  • KA Kedung Sepur relasi Semarang – Ngrombo PP (4 perjalanan)
  • KA Joglosemarkerto relasi Semarang – Solo PP (2 perjalanan)

Dengan volume layanan yang cukup tinggi, peningkatan fasilitas dan perubahan akses ini diharapkan dapat mendukung kelancaran serta memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pelanggan.

“Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan di seluruh stasiun yang berada di wilayah Daop 4 Semarang. Dengan akses baru dan fasilitas yang lebih baik di Stasiun Brumbung, kami harapkan masyarakat semakin nyaman menggunakan transportasi kereta api sebagai pilihan mobilitas andalan mereka,” tutup Franoto.