spot_img
Beranda blog Halaman 105

DPWK FT UNDIP Perkuat Jejak Internasional lewat Kolaborasi Strategis dengan National Taipei University

0

TAIPEI (Pertamanews.id) – Dalam rangka mendukung program internasionalisasi dan pencapaian World Class University (WCU) UNDIP, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (DPWK), Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro melaksanakan kunjungan akademik ke National Taipei University (NTPU), Taiwan, 27 April hingga 2 Mei 2025.

Kegiatan yang didanai Kementrian Pendidikan Taiwan ini merupakan bagian dari inisiatif kerja sama akademik dan penelitian antar kedua lembaga.

Delegasi DPWK UNDIP yang dipimpin oleh Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, S.T., M.T., MPS dan Landung Esariti, S.T., MPS berpartisipasi dalam berbagai kegiatan akademik, mulai dari diskusi kerja sama, guest lecture, hingga konferensi internasional.

Kegiatan ini didukung oleh pendanaan dari Kementerian Pendidikan Taiwan untuk Program Strengthening Cooperation and Exchange Program with ASEAN and South Asian Countries.

Kegiatan yang dilakukan di sana diantaranya kunjungan ke International Office National Taipei University untuk membahas peluang kolaborasi internasional seperti student exchange, summer course, dan internship untuk mahasiswa program studi S1, S2, dan S3 DPWK. Dalam kegiatan ini, delegasi UNDIP diterima oleh tokoh akademik NTPU.

Di Rabu, 30 April 2025, rombongan diundang secara khusus oleh NTPU untuk menghadiri kegiatan Taiwan-Indonesia International Conference on Enhancing Urban Resilience: Natural Hazard Risk Analysis, Monitoring, and Spatial Planning Strategies.

Delegasi DPWK memaparkan hasil penelitian yang berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan ketahanan kota terhadap perubahan iklim.

Prof. Dr.-Ing. Wiwandari sendiri menyampaikan hasil penelitian berjudul “Addressing Slow-Onset Climate Hazards: Insights from the Sinking Coasts of Pekalongan, Indonesia” yang menyoroti tantangan perubahan iklim yang terjadi dalam kurun waktu yang lebih panjang seperti penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut di wilayah pesisir Pekalongan.
Sementara itu, Landung Esariti mempresentasikan penelitian berjudul “Challenges to Integrate Community Resilience in Disaster Adaptation-Based Planning Strategies”, yang membahas lebih lanjut tantangan dalam konteks ketahanan terhadap bencana dalam level masyarakat.

Dalam kunjungan ini, Prof. Dr.-Ing. Wiwandari juga mendapat kesempatan menjadi guest lecture untuk mahasiswa program studi S1 dan S2 NTPU, penjelasan tentang praktik dan tantangan tata kelola untuk perencanaan dan pembangunan di Indonesia, dengan mengambil beberapa studi kasus perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumber daya lintas batas administrasi wilayah.

Sejauh ini, kerjasama sama penelitian antara DPWK UNDIP dan NTPU, telah menghasilkan publikasi diantaranya artikel kolaboratif antar kedua organisasi yang mengeksplorasi proses urbanisasi yang kompleks yang melibatkan praktik monetisasi lahan dan menyebabkan peningkatan risiko bencana, yang pada akhirnya menyebabkan aset hunian menjadi terlantar (stranded housing assets).

Artikel tersebut mendapat penghargaan sebagai best paper pada kegiatan “Joint Meeting of the 29th International Geographical Conference of Taiwan and the 2025 Annual Conference of the Geography Society of China Located in Taipei” yang diselenggarakan NTNU dan Geography Society of China di Taipei, dan saat ini dalam proses diterbitkan di jurnal internasional bereputasi.

Partisipasi aktif DPWK UNDIP dalam forum akademik internasional ini menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam memperluas jaringan kerja sama global, memperkuat kapasitas riset dan publikasi, serta mendukung target internasionalisasi dan pencapaian World Class University (WCU) secara berkelanjutan.

Hindari Kemacetan Akibat Demo Ojol, KAI Daop 4 Semarang Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal ke Stasiun

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menghimbau kepada seluruh pelanggan kereta api yang akan berangkat dari stasiun di wilayah Kota Semarang pada hari ini, Selasa (20/5), untuk mengalokasikan waktu lebih awal dalam perjalanan menuju stasiun.

Imbauan ini disampaikan seiring adanya rencana aksi demonstrasi oleh para pengemudi ojek online di kawasan Kantor Gubernur Jawa Tengah yang akan dimulai pukul 09.00 WIB, bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional.

“Kegiatan aksi unjuk rasa ini diperkirakan akan menimbulkan kemacetan lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama di pusat Kota Semarang, termasuk akses menuju Stasiun Semarang Poncol dan Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. Kami menghimbau kepada pelanggan untuk mengantisipasi hal tersebut dengan berangkat lebih awal dari rumah,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Dengan potensi peningkatan volume kendaraan dan kemungkinan diterapkannya rekayasa lalu lintas seperti sistem buka tutup jalan, keterlambatan bisa saja terjadi dalam perjalanan menuju stasiun.

Oleh karena itu, KAI Daop 4 Semarang mengingatkan bahwa pelanggan harus tiba di stasiun sebelum jadwal keberangkatan kereta.

Apabila pelanggan terlambat dan keretanya sudah berangkat, maka tiket akan dinyatakan hangus sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, KAI juga mengimbau para pelanggan yang berniat menggunakan layanan transportasi ojek online untuk menuju ke stasiun, agar mempertimbangkan kembali moda transportasi yang digunakan.

Pasalnya, sebagian mitra ojek online dimungkinkan ikut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut, sehingga ketersediaan layanan dapat terganggu.

“Kami harapkan para pelanggan dapat memperkirakan waktu tempuh dengan bijak dan menyesuaikan rencana perjalanannya agar tetap lancar dan tidak tertinggal kereta. Keselamatan dan kenyamanan pelanggan selalu menjadi prioritas kami,” tutup Franoto.

Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan kereta api, masyarakat dapat menghubungi Customer Service KAI di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai. id, atau media sosial KAI121.

FORKOT 2025 Siap Digelar, Panitia Maksimalkan Persiapan Jelang Hari H

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Gelaran Festival Olahraga Masyarakat Kota Semarang (FORKOT) 2025 tinggal menghitung hari. Acara akbar yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 24 Mei 2025 di halaman Balaikota Semarang ini telah memasuki masa persiapan akhir.

Di bawah koordinasi Ketua Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Semarang, Lely Purwandari , dan Ketua Panitia Alfan Saputra memastikan bahwa seluruh aspek teknis dan non teknis acara sudah dipersiapkan secara maksimal.

Lely menegaskan bahwa FORKOT merupakan agenda penting dalam memperkuat peran olahraga masyarakat sebagai sarana kebugaran, kebersamaan, dan pelestarian budaya bangsa.

Untuk itu, pihaknya secara terbuka mengajak seluruh Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan KORMI Kota Semarang untuk ikut serta dalam kegiatan ini.

“FORKOT bukan hanya ajang pertemuan para pegiat olahraga masyarakat, tetapi juga bentuk nyata dari semangat hidup sehat, inklusif, dan kebugaran bersama. Kami mengajak semua Inorga untuk bergabung dan menunjukkan keragaman serta kekayaan olahraga rekreasi yang kita miliki,” ujar Ketua Umum KORMI Kota Semarang.

Sambutan positif pun terlihat dari tingginya antusiasme para Inorga. Hingga H-5 pelaksanaan, sudah 30 Inorga yang resmi mendaftarkan diri untuk ambil bagian dalam festival ini.

Mereka akan menampilkan berbagai cabang olahraga rekreasi, mulai dari permainan tradisional, senam massal, olahraga kebugaran, hingga seni bela diri dan atraksi budaya lainnya.

Menurut Sinar Kumala, wakil ketua panitia , panitia telah melakukan koordinasi dengan inorga terkait pembagian zona kegiatan dan penyediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan.

Bahkan dari aspek kesehatan dan keselamatan, panitia juga telah menyiapkan dukungan penuh dari unsur medis.
Dua unit ambulans akan disiagakan selama jalannya kegiatan, masing-masing berasal dari Dinas Kesehatan Kota Semarang dan RSI Sultan Agung Semarang, Kehadiran tim medis ini bertujuan untuk memberikan penanganan cepat jika terjadi situasi darurat, sekaligus memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh peserta serta pengunjung.

“Keselamatan adalah prioritas kami. Dengan adanya ambulans dan tenaga medis dari Dinas Kesehatan serta RSI Sultan Agung, kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan aman,” ungkap Lely.

“Persiapan telah mencapai lebih dari 90 persen. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar pelaksanaan FORKOT berjalan lancar dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta dan pengunjung,” terang Alfan.

Selain menjadi ajang promosi olahraga masyarakat, FORKOT 2025 juga diharapkan menjadi sarana edukasi kepada masyarakat luas tentang pentingnya menjaga kebugaran dan gaya hidup aktif.

Dengan melibatkan berbagai komunitas, acara ini juga menjadi momen mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga Kota Semarang.

Masyarakat umum pun diundang untuk hadir dan turut memeriahkan acara ini. Panitia membuka akses secara gratis bagi siapa pun yang ingin menonton, mencoba olahraga-olahraga yang dipamerkan, maupun mengikuti kegiatan interaktif yang telah disiapkan.

“Semangat kita adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. FORKOT adalah milik kita bersama,” tutup Lely.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai elemen, FORKOT 2025 siap menjadi pesta olahraga masyarakat terbesar dan paling meriah di Kota Semarang tahun ini.

General Manager Hotel Ciputra Semarang Sambut Kehadiran Gubernur Jawa Tengah dan Walikota Semarang dalam Acara Pembukaan Jateng Omah Expo 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang dengan bangga menjadi tuan rumah pembukaan Jateng Omah Expo 2025, sebuah pameran properti bergengsi yang menghadirkan berbagai inovasi dan solusi perumahan terkini di Jawa Tengah.

Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Bapak Ahmad Lutfi dan Walikota Semarang, Ibu Agustina Wilujeng Pramestuti, yang disambut kedatangannya dengan hangat oleh General Manager Hotel Ciputra Semarang Erny Kusmastuti beserta jajaran manajemen hotel.

Sebagai hotel bintang lima yang berlokasi strategis di jantung Kota Semarang, Hotel Ciputra Semarang tak hanya menjadi ikon hospitality di kota ini, tetapi juga terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan ekonomi serta promosi pariwisata lokal.

Acara ini bukan sekadar ajang pertemuan para pelaku industri properti, melainkan juga memperkuat posisi Semarang sebagai kota dinamis yang siap menyambut investasi.

“Kami merasa sangat terhormat dapat menyambut langsung kehadiran Bapak Gubernur Jawa Tengah dan Ibu Walikota Semarang di Hotel Ciputra Semarang pada momen penting pembukaan Jateng Omah Expo 2025 ini. Kami percaya bahwa acara bergengsi ini akan menjadi katalisator yang kuat dalam mendorong pertumbuhan sektor properti sekaligus memperkuat geliat perekonomian daerah,” ujar Erny Kusmastuti, General Manager Hotel Ciputra Semarang.

KAI Daop 4 Semarang Apresiasi Langkah Polda Jateng Dalam Penangkapan Pelaku Perusakan Aset Rumah Perusahaan di Komplek Gergaji Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah cepat yang diambil oleh Satgas Anti Premanisme Operasi Aman Candi 2025 Polda Jawa Tengah dalam menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi perusakan dan pencurian aset milik KAI di Komplek Gergaji, Kota Semarang.

Penangkapan dilakukan pada Sabtu, 17 Mei 2025, terhadap empat orang tersangka yang berinisial KA alias Anton (41), DW alias Tebo (45), JYO alias Ambon (42), dan HY (40). Penindakan ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi yang diajukan oleh KAI pada tanggal 3 Januari 2025 atas dugaan tindak pidana perusakan dan pencurian yang terjadi pada bulan Desember 2024.

Peristiwa perusakan dan pencurian tersebut terjadi pada Minggu, 29 Desember 2024, saat diduga oknum dari organisasi masyarakat (ormas) GRIB JAYA melakukan perusakan dan pencurian pagar seng di enam rumah perusahaan milik PT KAI (Persero) yang berlokasi di Komplek Gergaji, Kota Semarang. Adapun rumah-rumah yang menjadi sasaran aksi tersebut meliputi:

  1. Rumah Perusahaan Jl. Kedungjati 2
  2. Rumah Perusahaan Jl. Kedungjati 3
  3. Rumah Perusahaan Jl. Gundih 5
  4. Rumah Perusahaan Jl. Jogja 1
  5. Rumah Perusahaan Jl. Jogja 4
  6. Rumah Perusahaan Jl. Karyadi 84

“KAI mendukung penuh proses penegakan hukum terhadap para pelaku yang merusak dan mengambil aset negara, dalam hal ini aset milik KAI. Tindakan tersebut tidak hanya melanggar hukum tetapi juga membahayakan keamanan aset dan mengganggu ketertiban,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Franoto menegaskan bahwa KAI akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan proses hukum berjalan dengan adil dan transparan. KAI juga mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mencoba menguasai aset milik negara secara ilegal.

“Semua pihak harus memahami bahwa aset-aset KAI adalah bagian dari kekayaan negara yang digunakan untuk pelayanan publik, dan karenanya wajib dijaga bersama,” tutup Franoto.

KAI berkomitmen untuk menjaga dan mengamankan seluruh aset perusahaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran hukum yang merugikan negara.

Lembaga Diklat RSI Sultan Agung Semarang Raih Akreditasi A dari Kemenkes RI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Lembaga Diklat RSI Sultan Agung Semarang kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Setelah menjalani proses visitasi dari Kementerian Kesehatan RI pada tanggal 17 hingga 19 Maret 2025, Lembaga Penyelenggara Pelatihan RSI Sultan Agung secara resmi dinyatakan Terakreditasi A oleh Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Kemenkes RI.

Keputusan ini ditetapkan di Jakarta pada 10 April 2025 dan berlaku selama 5 (lima) tahun ke depan.
Akreditasi A merupakan predikat tertinggi dalam sistem penilaian lembaga pelatihan bidang kesehatan, dengan rentang nilai akhir akreditasi antara 89,00 hingga 100.
RSI Sultan Agung Semarang meraih nilai akhir akreditasi sebesar 94,50, dengan rincian penilaian sebagai berikut:

Komponen Administrasi dan Manajemen: 27,00
Komponen Pelayanan Pelatihan: 58,50
Komponen Pelayanan Penunjang Pelatihan: 9,00
Capaian ini mencerminkan kesiapan dan kualitas layanan pelatihan RSI Sultan Agung dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, baik dari sisi manajerial, operasional pelatihan, hingga dukungan fasilitas yang tersedia.

Berdasarkan dokumen penilaian, aspek yang paling menonjol adalah pelayanan pelatihan, khususnya dalam penyelenggaraan program peningkatan kompetensi dan pengelolaan sumber daya manusia.

Hal ini menjadi bukti bahwa RSI Sultan Agung tidak hanya unggul dalam pelayanan kesehatan, tetapi juga dalam pengembangan dan pendidikan tenaga kesehatan secara profesional dan Islami.

Dalam keputusan yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal SDM Kesehatan, dr. Yuli Farianti, M.Epid, disebutkan bahwa pimpinan lembaga penyelenggara pelatihan wajib menyampaikan rencana peningkatan kompetensi setiap tahun dan melaporkan hasil audit mutu internal secara berkala.

Evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan keberlangsungan mutu dan integritas lembaga selama masa akreditasi berlaku.

Dengan status akreditasi A ini, RSI Sultan Agung Semarang mempertegas posisinya sebagai lembaga pelatihan kesehatan yang unggul, profesional, dan berkomitmen dalam membentuk tenaga kesehatan berkualitas untuk negeri.

Menanggapi capaian akreditasi A tersebut, Direktur Utama RSI Sultan Agung Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kerja keras seluruh tim yang terlibat. Ia menilai bahwa hasil ini merupakan wujud komitmen rumah sakit dalam menjaga mutu dan standar pelatihan tenaga kesehatan.

“Alhamdulillah, akreditasi A ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga diklat RSI Sultan Agung mampu memenuhi standar tinggi yang ditetapkan Kementerian Kesehatan. Ini bukan hanya sebuah pencapaian administratif, tapi juga pengakuan atas budaya mutu yang terus kami bangun di lingkungan rumah sakit,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pencapaian ini juga menjadi pijakan penting untuk melangkah ke tahap selanjutnya, yaitu menjadi lembaga pelatihan yang tidak hanya terakreditasi secara nasional, tetapi juga mampu mencetak SDM unggul melalui sertifikasi.

Gets Premiere Semarang Hadirkan Pengalaman Unik dengan Fasilitas Karaoke

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperluas layanan hiburan bagi tamu dan masyarakat umum, Gets Premiere Semarang, hotel bintang empat yang berlokasi di pusat kota Semarang, secara resmi meluncurkan fasilitas ruang karaoke terbaru yang menghadirkan suasana santai, eksklusif, dan menyenangkan.

Fasilitas baru ini dilengkapi sistem audio berkualitas tinggi, pencahayaan tematik, serta koleksi lagu yang lengkap dari berbagai genre dan bahasa.

Baik tamu hotel maupun masyarakat umum kini dapat menikmati pengalaman bernyanyi bersama keluarga, teman, maupun kolega dengan nyaman dan privat.

“Kami menyadari pentingnya hiburan sebagai bagian dari pengalaman menginap. Fasilitas karaoke ini merupakan bentuk inovasi kami dalam memenuhi kebutuhan tamu yang ingin bersantai dan menikmati waktu luang dengan cara yang menyenangkan,” ujar Rusli Arsyad, General Manager Gets Premiere Semarang.

Dengan harga start from Rp 188.000/ pax dengan minimal pembelian 10 pax, sudah bisa mendapatkan free 2 jam karaoke, free family set menu, free welcome drink dan masih banyak lagi benefit yang akan didapatkan.

Dengan konsep “Karaoke Anywhere”, fasilitas ini memungkinkan para tamu untuk menikmati hiburan karaoke dengan berbagai tempat di area hotel mulai dari meeting room hingga ke ballroom.

Fasilitas ini sangat cocok untuk sesi ice-breaking dalam rapat perusahaan, gathering internal, acara komunitas, maupun pesta pribadi.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi kami di 024-86400500 atau Instagram kami di @getshotelsemarang.

AlertGigs Hadirkan Suasana Konser Rooftop Unik di Semarang, Tiket Cuma 25 Ribu!

0

SEMARANG (Harianterkini.id) – Tiket early bird konser bertajuk “AlertGigs” yang akan digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025, resmi dibuka hari ini, Minggu (18/5/2025). Konser ini akan diselenggarakan di Bluesky Lounge Bar, yang berlokasi di lantai teratas Grand Edge Hotel Semarang.

Acara ini akan dimeriahkan oleh band pop punk asal Semarang, Pyong-pyong, yang telah eksis sejak tahun 1999. Selain itu, dua band dengan genre musik reggae dan rock, yaitu North Harbour dan Sycho Wayne, juga turut meramaikan panggung AlertGigs.

Informasi pembukaan tiket early bird diumumkan melalui akun Instagram resmi @AlertGigs dan @Pakulargan. Tiket dijual dengan harga terjangkau, yakni hanya Rp25.000.

“GET UR TICKET! Early Bird Tiket Cuma 25K! Harga ramah kantong, event dijamin seru!” tulis akun @AlertGigs dalam unggahannya.

Penyelenggara mengimbau masyarakat, khususnya pecinta musik di Kota Semarang, untuk segera mengamankan tiket, mengingat jumlahnya yang terbatas.

“Tiket terbatas, buruan amankan tiket early bird sekarang!,” sambung mereka.

Ketua Event Organizer (EO) Pakulargan, Iqbal, mengonfirmasi bahwa penjualan tiket early bird telah resmi dibuka.

“Hari ini, kami secara resmi mulai membuka penjualan tiket early bird AlertGigs,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu malam.

Iqbal juga menjelaskan bahwa konser ini menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan konser-konser pada umumnya. Dengan konsep rooftop, konser akan digelar dalam suasana yang lebih santai dan kasual, serta memungkinkan interaksi yang lebih dekat antara musisi dan penonton.

Untuk pemesanan tiket, penonton dapat mengakses tautan berikut:
Formulir Pemesanan Tiket AlertGigs,
https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLSecukR8LlSbKZNWO9ANQzb2qLsERkQUHTbMZ3p5M7Wn6UelLg/viewform?usp=header

“Audiens diminta untuk mengisi formulir, lalu menghubungi kontak yang tertera guna mendapatkan nomor rekening. Setelah melakukan transfer sebesar Rp25.000 dan melampirkan bukti transfer, panitia akan mengirimkan voucher ke email masing-masing, yang nantinya dapat ditukarkan dengan tiket fisik di lokasi acara,” jelasnya.

Pihak penyelenggara juga menambahkan bahwa konser ini bertujuan untuk menghidupkan kembali semangat seni dan musik di Kota Semarang, sekaligus menjadi ruang ekspresi bagi para seniman lokal.

Sebelumnya, Event Organizer Pakulargan akan menggelar konser musik bertajuk “AlertGigs” pada Sabtu, 24 Mei 2025 mendatang. Menariknya, konser ini akan digelar di lokasi yang tidak biasa, yakni Bleusky Lounge Bar, yang terletak di lantai teratas Grand Edge Hotel Semarang.

Pemilihan tempat ini bertujuan menciptakan suasana konser yang lebih santai dan kasual, sekaligus memungkinkan interaksi yang lebih dekat dan personal antara musisi dan penonton.

UNNES Gelar Lomba Akademik Bahasa Jepang NIMATS 2025 untuk Siswa se-Jateng dan DIY

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menyelenggarakan Lomba Akademik Bahasa Jepang Nihon Matsuri (NIMATS) 2025 yang ditujukan bagi siswa SMA/SMK/MA sederajat dari wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta.

Ajang tahunan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan festival budaya Jepang, Nihon Matsuri, yang telah menjadi agenda rutin mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UNNES.

Ketua pelaksana kegiatan, Yusuf Faturrohman Yulianto, menjelaskan bahwa lomba ini mengutamakan kompetensi bahasa Jepang dalam berbagai bentuk kompetisi.

“Inti acara dari Lomba Akademik Bahasa Jepang Nihon Matsuri 2025 adalah terselenggaranya ajang perlombaan dengan kompetensi utama bahasa Jepang yang ditujukan untuk siswa SMA/sederajat se-Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta,” jelas Yusuf.

Adapun cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Lomba Cerdas Cermat Bahasa Jepang (LCC), Lomba Kana Taikai (Baca Tulis Huruf Kana), dan Lomba Rodoku Taikai (Membaca Nyaring Cerita Jepang).

Kegiatan ini dimulai dari pendaftaran ulang peserta, pembukaan acara, pelaksanaan lomba, hingga pengumuman dan pemberian penghargaan bagi para pemenang.

Pendaftaran lomba berlangsung sejak 13 Maret hingga 22 April 2025. Menurut Yusuf, kegiatan ini disambut dengan semangat tinggi dari berbagai sekolah yang menunjukkan ketertarikan kuat dalam bidang bahasa Jepang.

“Sejauh ini kami merasakan antusiasme yang tinggi karena banyak sekolah yang mengirimkan siswa-siswinya untuk berpartisipasi,” ungkapnya.

Tahun ini, tema yang diangkat dalam lomba adalah Hatsushigure (初時雨), yang berarti “hujan pertama saat pergantian musim gugur ke musim dingin.”

Tema ini dipilih karena memiliki makna mendalam dan sejalan dengan semangat kompetisi yang damai dan khidmat.

“Dalam lomba akademik, layaknya hujan yang membawa kedamaian dan ketenangan, tema ini mengiringi jalannya lomba akademik yang penuh khidmat sampai akhir. Para peserta yang supportif juga turut menciptakan kedamaian dalam setiap detik pelaksanaan lomba,” jelas Yusuf.

Yusuf juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh panitia yang mayoritas merupakan mahasiswa aktif, terutama dalam membagi waktu antara kegiatan akademik dan kepanitiaan.

“Tantangan terbesar adalah berpacu dengan waktu karena kami harus mampu memanajemen waktu sebaik mungkin.”

Sebagai bentuk penghargaan, ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta.

“Kami sangat menghargai seluruh peserta sebagai pemenang dari sebuah keberanian,” tegasnya.

“Kami ingin memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh peserta. Melalui perlombaan ini, kami berharap agar para siswa lebih termotivasi belajar bahasa Jepang dan percaya diri dengan kemampuannya.”

Dosen pembina kegiatan, Yanuar Lutfi Rohman, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya lomba ini sebagai sarana pengembangan manajerial dan profesionalisme mahasiswa.

“Saya melihat kegiatan ini sebagai bentuk pembelajaran nyata yang sangat bernilai. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik mengelola sebuah kegiatan besar yang melibatkan banyak pihak.”

Ia juga menegaskan bahwa lomba ini adalah bagian integral dari gelaran festival budaya Jepang.

“Tidak lengkap rasanya kalau ada festival bahasa Jepang tanpa adanya lomba yang berkaitan langsung dengan bahasa Jepang itu sendiri,” ujar Yanuar.

Yanuar menyatakan bahwa ajang ini tidak hanya untuk siswa yang belajar bahasa Jepang secara formal, tetapi juga bagi mereka yang belajar secara mandiri. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah promosi bagi Prodi Pendidikan Bahasa Jepang UNNES.

“Lomba ini sejalan dengan misi universitas dan Prodi yang ingin mencerdaskan bangsa. Kami bekerja sama dengan Japan Foundation Jakarta dan JICA untuk memajukan pendidikan bahasa Jepang di Indonesia.”

Dalam pelaksanaannya, lomba tahun ini mencatat peningkatan signifikan.

Penambahan juri dari JICA, Shinoto Maho Sensei, melengkapi juri dari Japan Foundation Jakarta, Kadoi Minako Sensei, dan memberikan pembaruan dalam sistem penilaian.

“Untuk lomba Cerdas Cermat dan Kanataikai tahun ini juga lebih semarak, jumlah babaknya lebih banyak dan soal-soalnya lebih bervariasi serta up to date,” jelasnya.

Yanuar berharap agar para peserta dapat melanjutkan kiprahnya di ajang-ajang lain.

“Saya berharap peserta tidak hanya berhenti sampai di lomba ini saja, tetapi terus mencoba mengikuti lomba lain di luar UNNES, baik di tingkat regional maupun nasional. Misalnya, Speech Contest dari Japan Foundation Jakarta juga bisa menjadi jenjang lanjutan.”

Pemenang Lomba Akademik Bahasa Jepang NIMATS 2025:

Lomba Cerdas Cermat Bahasa Jepang (LCC)

  1. Juara I: SMK Negeri 7 Semarang
  2. Juara II: SMK Negeri 5 Semarang
  3. Juara III: SMA Negeri 10 Semarang
    Lomba Kana Taikai (Baca Tulis Huruf Kana)
  4. Juara I: Ahmad Nabiil Taqiyyuddin — SMA IT Bina Amal Semarang
  5. Juara II: Paula Ayleen Setiawan, Tjhwa — SMA Kolese Loyola
  6. Juara III: Taghribirdi Alfarabi Eqbal Naser — SMA Semesta Bilingual Boarding School
    Lomba Rodoku Taikai (Membaca Cerita Jepang)
  7. Juara I: Anggita Hafsa Jessenia — SMA Kristen Satya Wacana
  8. Juara II: Fairuz Hisyam Hertito — SMA Negeri 8 Semarang
  9. Juara III: Shifa Salsabiil — SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa
    Dengan semangat Hatsushigure, NIMATS 2025 sukses mempertemukan semangat belajar, budaya, dan keberanian dalam satu panggung kompetisi yang inspiratif.

Ferry Wawan Cahyono Puji Langkah Bupati Amalia, BUMDes Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Desa di Banjarnegara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, memberikan apresiasi tinggi atas langkah progresif yang diambil oleh Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana, dalam mendorong penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pilar pembangunan ekonomi desa.

Ferry menilai kebijakan dan program Bupati Amalia yang fokus pada pemetaan potensi lokal dan pendampingan intensif terhadap BUMDes merupakan langkah visioner yang sangat tepat dalam menjawab tantangan perekonomian pedesaan.

“Saya sangat mengapresiasi komitmen Bupati Banjarnegara yang tidak hanya memberikan arahan strategis, tetapi juga hadir langsung dalam mendampingi dan menguatkan kapasitas desa dalam mengelola BUMDes. Ini bentuk kepemimpinan yang transformatif dan berpihak pada rakyat,” ujar Ferry, Sabtu (18/5).

Ferry menambahkan, inisiatif Pemkab Banjarnegara dalam menyelenggarakan Workshop Tata Kelola BUMDes dengan melibatkan 266 desa adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat mengambil peran sebagai fasilitator pembangunan yang partisipatif dan berbasis potensi lokal.

Menurutnya, sinergi antara BUMDes dan koperasi desa yang akan segera dibentuk merupakan formula tepat untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan.

“Kolaborasi antara BUMDes dan koperasi desa akan memperluas jangkauan usaha, memperkuat permodalan, dan membuka lapangan kerja di tingkat lokal. Inilah cara kita membangun kemandirian desa secara konkret,” lanjutnya.

Ferry juga menekankan pentingnya keberlanjutan dan inovasi dalam pengelolaan BUMDes. Ia mendorong agar setiap desa tidak hanya fokus pada satu jenis usaha, namun mampu melakukan diversifikasi bisnis sesuai dengan keunggulan masing-masing.

“Kunci sukses BUMDes adalah inovasi, tata kelola yang baik, serta SDM yang kompeten. Oleh karena itu, best practice yang dibagikan dalam workshop harus dimanfaatkan dengan maksimal,” tegasnya.

Pihaknya berharap program-program seperti ini bisa direplikasi di kabupaten/kota lain di Jawa Tengah, mengingat pentingnya BUMDes dalam mendukung agenda pembangunan daerah dan nasional, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD).

“Langkah yang dilakukan Bupati Amalia patut menjadi contoh. Ini bukan hanya tentang Banjarnegara, tetapi juga tentang masa depan desa-desa di Indonesia,” pungkas Ferry