spot_img
Beranda blog Halaman 108

Ferry Wawan Cahyono Tegaskan Semangat Kartini Harus Tercermin dalam Kebijakan Publik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, menyampaikan pesan penuh apresiasi terhadap perjuangan perempuan Indonesia, sembari mendorong mereka untuk terus aktif dalam sektor ekonomi dan pembangunan daerah.

Ferry menegaskan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini tak boleh berhenti sebatas seremoni tahunan atau simbol semata.

Menurutnya, semangat emansipasi dan pembebasan yang diperjuangkan Kartini lebih dari sekadar wacana – ia adalah bahan bakar yang harus terus menggerakkan perempuan masa kini untuk mengambil peran penting dalam berbagai sektor kehidupan.

“Kartini adalah simbol kekuatan, keberanian, dan tekad perempuan Indonesia dalam melawan ketidakadilan dan keterbatasan. Hari ini, semangat itu harus kita hidupkan kembali dalam konteks modern: perempuan yang mandiri secara ekonomi, berdaya dalam politik, dan aktif dalam pembangunan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (21/4/2024).

Ia menyebut bahwa peran perempuan dalam pembangunan daerah semakin nyata dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Mulai dari kewirausahaan, pengelolaan UMKM, pendidikan, hingga politik lokal, perempuan telah menunjukkan kapasitas yang luar biasa.

Namun, ia menilai ruang partisipasi perempuan masih perlu diperluas dengan kebijakan yang mendukung dan lingkungan sosial yang memberdayakan.

“Kami di Fraksi Golkar berkomitmen untuk mendorong kebijakan yang ramah perempuan, terutama dalam ekonomi kerakyatan dan pengembangan UMKM. Perempuan adalah tulang punggung ekonomi keluarga dan memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan di tingkat lokal,” tegas Ferry.

Lebih lanjut, Ferry juga mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama pemangku kebijakan, untuk menjadikan peringatan Hari Kartini sebagai momen refleksi bersama: apakah kita sudah benar-benar menciptakan ruang yang adil dan setara bagi perempuan? Apakah perempuan sudah mendapatkan akses yang cukup terhadap pendidikan, pelatihan, dan kesempatan untuk berkontribusi dalam pembangunan?

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar semangat Kartini tidak hanya dirayakan setiap 21 April, tapi menjadi bagian dari nilai-nilai yang dihidupi dan diterapkan dalam kebijakan dan tindakan nyata setiap hari.

“Kartini bukan hanya milik masa lalu. Ia adalah masa kini dan masa depan Indonesia. Sudah saatnya kita berhenti melihat perempuan sebagai objek pembangunan. Perempuan adalah subjek, pemimpin, dan penggerak utama pembangunan bangsa.”

Ancaman Rp5 Miliar, Bambang Wuragil Klaim Jadi Korban Pemerasan Berbalut Cinta Lama

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Nama Bambang Wuragil mendadak menjadi sorotan publik setelah sebuah pernyataan terbuka yang mengejutkan dilontarkannya menyusul dugaan hubungan masa lalu dengan seorang perempuan bernama Siti Wuryanti.

Dalam klarifikasinya, Bambang mengungkap secara detail rentetan kejadian yang menurutnya kini berujung pada dugaan pemerasan, penyebaran fitnah, hingga pemalsuan dokumen pernikahan.

Bambang mengaku bahwa dirinya pernah memiliki hubungan pribadi dengan Siti Wuryanti pada tahun 1994. Saat itu, Siti bekerja di perusahaan milik temannya, Lina Puspitasari, di Jalan dr. Cipto, Semarang.

Setelah beberapa kali pertemuan, keduanya sempat bertemu di Hotel Hanoman Inn dan melakukan hubungan badan sebanyak tiga kali.

Tak lama setelah itu, Siti mengaku hamil dan menuntut Bambang untuk menikahinya. Padahal saat itu, Bambang menyatakan dirinya telah berstatus menikah.

Demi menjaga kehormatan rumah tangga, Siti berjanji tidak akan menyebarluaskan hubungan tersebut, namun kemudian mengatur pertemuan yang disebut sebagai
“pernikahan diam-diam” di rumahnya di Jalan Cempedak Raya, Semarang.

Namun, dalam pengakuannya, Bambang menyatakan menemukan kejanggalan dalam buku harian milik Siti, yang secara terang-terangan menulis tentang hubungan dengan pria lain dan kekecewaannya.

“Setelah membaca buku itu, saya merasa tertipu secara emosional. Saat saya konfrontasi, dia hanya menangis,” ujar Bambang, di Semarang, Senin (21/4).

Persoalan tak berhenti di sana. Bambang mengaku bahwa sejak kejadian itu, Siti mulai melakukan teror kepada keluarganya, bahkan sampai menyebarkan foto dirinya yang diambil secara diam-diam saat tidur.

Tak hanya itu, ancaman berupa penyebaran dokumen surat nikah palsu pun dilakukan.

“Dia mengaku akan menyebarkan foto dan surat nikah kepada teman-teman saya. Tapi saya tidak takut. Saya tahu saya tidak pernah menikah secara sah dengan dia,” jelas Bambang.

Puncaknya terjadi pada Kamis, 17 April 2025 pukul 14.30 WIB. Seorang pengacara datang menemui Bambang, didampingi seorang pria muda yang mengaku sebagai anak kandungnya dengan Siti Wuryanti.

Pria tersebut ternyata sedang menghadapi kasus hukum atas penggelapan dana perusahaan senilai Rp1,3 miliar.

Pengacara kemudian menyodorkan dua surat somasi tertanggal 15 dan 18 April 2025, yang menuntut Bambang untuk mengganti rugi sebesar Rp5 miliar. Tuntutan itu ditolak mentah-mentah oleh Bambang.

“Ini jelas bentuk pemerasan. Saya tidak akan membayar satu rupiah pun,” tegasnya.

Yang lebih mencengangkan, Siti kemudian menggelar konferensi pers dan menunjukkan surat nikah yang diduga sebagai bukti resmi hubungan mereka.

Namun, Bambang menegaskan bahwa dokumen tersebut bermuatan palsu.

“Nama ibu kandung saya bukan Hartini seperti tertulis di surat itu. Nama asli ibu saya adalah The Kiem Nio. Selain itu, dalam dokumen tersebut saya disebut sebagai warga Kendal, padahal saya jelas-jelas warga Semarang,” tambahnya.

Tak hanya soal pemalsuan data pribadi, Bambang juga menyebut bahwa selama bertahun-tahun Siti telah beberapa kali meminta uang kepadanya.

Ia mengaku memberikan bantuan tersebut atas dasar kemanusiaan, bukan karena adanya hubungan pernikahan atau kewajiban hukum.

Saat ini, Bambang telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan Siti Wuryanti ke SPKT Polda Jawa Tengah atas dugaan pemalsuan dokumen negara, pencemaran nama baik, pemerasan, dan upaya merusak keharmonisan rumah tangganya.

Dalam laporan tersebut, ia meminta penyelidikan atas keaslian surat nikah, pemalsuan identitas, serta keabsahan klaim anak kandung yang dibawa dalam pertemuan sebelumnya.

Kasus ini menuai perhatian publik karena menyangkut integritas dan privasi seorang tokoh yang dikenal luas di lingkungan masyarakat Semarang.

Banyak pihak berharap agar kepolisian dapat mengusut tuntas perkara ini secara objektif dan transparan.

Tren Baru Investasi: Emas Digital Tumbuh Pesat di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Beberapa waktu lalu, Presiden AS Donald Trump, mengumumkan tarif dagang baru antara 10% dan 46% di sebagian besar negara. Kebijakan ini tidak terkecuali turut mempengaruhi pasar keuangan Indonesia. IHSG sendiri diketahui sempat anjlok sampai 9 persen hingga sempat dilakukan trading halt.

Bursa saham utama di dunia seperti bursa saham Shanghai, Tokyo, Sydney, Hong Kong, hingga Eropa juga sempat mengalami penurunan yang cukup drastis.

Di tengah merosotnya berbagai instrumen investasi termasuk pasar modal, ini sebenarnya menjadi momen yang tepat bagi masyarakat untuk melakukan diversifikasi pada portofolio investasinya.

Emas bisa menjadi pilihan diversifikasi yang bagus untuk dicoba karena sering disebut sebagai safe haven karena memiliki ketahanan nilai yang baik terhadap inflasi maupun berbagai krisis dunia.

Namun, emas sebagai instrumen investasi memiliki kelemahan dalam hal pasokan fisiknya yang terbatas sehingga tidak berimbang dengan tingginya permintaan.

Karena itu, emas digital hadir sebagai solusi alternatif yang lebih mudah diakses, cerdas dan relevan dengan kebutuhan masa kini. Edy Setiawan selaku CEO LAKUEMAS mengatakan saat ini, kita tengah menyaksikan lonjakan minat masyarakat terhadap investasi emas. Harga emas yang terus naik belakangan meski sempat mengalami koreksi sementara.

“Tentunya ini menjadi indikator kuat bahwa Emas ini tetap menjadi primadona untuk perlindungan nilai aset. Fenomena antrean panjang di berbagai gerai penjualan emas hingga membludaknya pengunjung dalam pameran-pameran, menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap emas fisik masih sangat tinggi,” ujar Edy.

LAKUEMAS sebagai platform investasi emas digital terpercaya di Indonesia, hadir memberikan akses mudah, cepat, dan aman untuk membeli, menjual dan menitip emas secara digital. Dengan spread harga yang paling rendah di antara platform sejenis, LAKUEMAS memberikan keuntungan lebih besar bagi investor, baik yang baru memulai maupun yang sudah berpengalaman.

“Investasi emas tidak lagi harus disertai dengan antrean panjang atau kekhawatiran soal penyimpanan. Melalui LAKUEMAS, semua orang bisa memiliki emas, mulai dari nominal kecil, kapan pun dan di mana pun. Emas digital bukan hanya tren, tapi solusi investasi jangka panjang yang inklusif serta efisien.”terangnya.

Sebagai platform yang omni-channel, LAKUEMAS sangat fleksibel untuk melakukan transaksi emas digital maupun emas fisik.

LAKUEMAS saat ini memiliki Butik LAKUEMAS untuk melayani jual beli emas hingga gadai secara offline, aplikasi online dengan tampilan intuitif untuk jual beli emas serta tergabung di dalam ekosistem Central Mega Kencana Group (Mondial, Frank & Co dan The Palace) yang merupakan perusahaan ritel perhiasan terbesar di Asia Tenggara.

LAKUEMAS Unggul dalam Kecepatan dan Keamanan Berdiri sejak tahun 2019, aplikasi LAKUEMAS sendiri telah diunduh sekitar 1.5 juta kali dan memiliki lebih dari 1 juta members.

LAKUEMAS pun sudah bekerja sama dengan ritel-ritel perhiasan emas berhiaskan berlian ternama, di antaranya MONDIAL, Frank & co., serta The Palace Jeweler yang tersebar di ratusan lokasi, serta berpartisipasi dalam promo-promo yang ada di e-commerce.

Secara ekosistem, aplikasi ini tidak hanya menawarkan investasi emas dalam bentuk digital, namun juga bentuk fisik karena balance yang dimiliki pengguna dalam akun di aplikasi LAKUEMAS dapat secara mudah dikonversi ke dalam bentuk emas fisik, bahkan perhiasan emas.

LAKUEMAS telah resmi terdaftar di Badan Pengawas

Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) pada 8 Februari 2022. LAKUEMAS berada di dalam perusahaan dengan ekosistem emas dan berlian yang saling terintegrasi dengan berbagai infrastruktur pendukungnya.
Fakta-fakta ini menggarisbawahi grup CMK sebagai sebuah perusahaan yang tepercaya serta berpengalaman di bidang serta industri ini.

LAKUEMAS menghadirkan fitur-fitur investasi emas secara digital yang memudahkan penggunanya dalam melakukan transaksi emas secara cepat dan mudah, sehingga pengguna dapat melakukan investasi emas jangka panjang secara praktis, hanya dari smartphone-nya masing-masing.

Keunggulan LAKUEMAS lewat fitur-fitur emas dalam jangka panjang. Pengguna dapat dengan mudah melakukan transaksi untuk investasi jangka panjang, menjaga kekayaan, atau menjaga kestabilan keuangan mereka.

“Emas telah lama dikenal sebagai aset yang dapat membantu menjaga nilai kekayaan dari dampak inflasi. Selain itu, emas juga sering dianggap sebagai pilihan yang lebih stabil di tengah ketidakpastian ekonomi dan perubahan kondisi global,” ungkapnya.

Emas tetap menjadi salah satu opsi investasi yang sangat menarik bagi para investor kelas dunia. Keunggulan lainnya adalah stabilitasnya yang lebih tinggi dibandingkan aset lainnya, serta kemampuannya untuk memberikan keuntungan modal. Emas juga memiliki likuiditas yang tinggi, yang memudahkan penggunaan dan pertukaran.

Lari Santai, Semangat 100% untuk Indonesia: Smartfren Fun Run 2025 Sukses Digelar di Purwokerto

0

PURWOKERTO (Pertamanews.id) – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui merek layanan Smartfren kembali menyelenggarakan ajang lari santai Smartfren Fun Run 2025 sebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat dan pelanggan.

Kegiatan ini merupakan penyelenggaraan tahun kedua setelah sukses dilaksanakan pada 2024 lalu dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat.

Smartfren Fun Run 2025 di Purwokerto sukses digelar dan diikuti oleh lebih dari 500 peserta, baik dari kalangan pelari maupun pengunjung umum. Mengusung tema “100% untuk Indonesia,” acara ini bertujuan memotivasi masyarakat untuk terus menjalani gaya hidup sehat dan sportif.

Wanda Yudhistira, Regional Head Smartfren South Central Java mengatakan, “Acara ini merupakan wujud kepedulian sosial Smartfren terhadap kesehatan masyarakat. Kami yakin pemanfaatan internet yang produktif dan positif tetap harus diimbangi dengan aktivitas fisik yang menyehatkan.”

Kegiatan lari santai di Purwokerto ini menempuh rute sepanjang 5 km dimulai dari Jalan Bung Karno, melewati Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Alun-alun Purwokerto, Jalan Gatot Subroto, Jalan Merdeka, dan kembali ke Menara Pandang Teratai sebagai titik akhir.

Sejumlah komunitas lari dan masyarakat umum turut ambil bagian dalam acara ini, yang juga dimeriahkan oleh kehadiran UMKM lokal yang memamerkan produk-produk unggulan mereka.

Masyarakat yang ingin mengikuti acara ini dapat mendaftarkan diri melalui akun resmi Instagram Smartfren di @scj_smartfren.

Selain menjadi ajang olahraga, Smartfren Fun Run 2025 juga menawarkan berbagai hadiah doorprize menarik, seperti sepeda listrik, peralatan elektronik rumah tangga, dan tabungan untuk para peserta yang beruntung.

Setelah di Purwokerto, Smartfren Fun Run 2025 juga akan diselenggarakan di kota-kota lain seperti Jakarta, Bandung, Medan, Makassar, dan Banyuwangi, sebagai bentuk konsistensi Smartfren dalam menghadirkan acara yang menginspirasi gaya hidup sehat di seluruh Indonesia.

KAI Daop 4 Semarang Catat Lonjakan Penumpang saat Libur Wafat Isa Almasih

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan jumlah penumpang selama periode long weekend libur Wafat Isa Almasih dan Paskah 2025.

Tercatat sebanyak 87.986 penumpang atau rata-rata 21.997 penumpang per hari telah diberangkatkan dari stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang sejak Kamis, 17 April hingga Minggu, 20 April 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa puncak arus keberangkatan terjadi pada Minggu, 20 April 2025, dengan total 27.531 penumpang diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4.

“Stasiun dengan jumlah keberangkatan tertinggi adalah Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dengan 25.253 penumpang atau rata-rata 6.313 penumpang per hari, disusul Stasiun Semarang Poncol 22.121 penumpang, Stasiun Tegal 12.190 penumpang, Stasiun Pekalongan 8.841 penumpang, Stasiun Ngrombo 4.114 penumpang, dan Stasiun Cepu sebanyak 3.993 penumpang,” ungkap Franoto.

Tak hanya keberangkatan, arus kedatangan penumpang juga menunjukkan angka yang tinggi. Selama periode tersebut, sebanyak 83.217 penumpang tiba di stasiun-stasiun Daop 4 Semarang atau rata-rata 20.804 penumpang per hari. Puncak kedatangan terjadi pada Jumat, 18 April 2025, dengan 24.927 penumpang tiba di wilayah Daop 4.

Pada hari puncak kedatangan tersebut, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng kembali mencatat jumlah penumpang tertinggi dengan 8.312 penumpang, disusul Stasiun Semarang Poncol 5.705 penumpang, Stasiun Tegal 3.194 penumpang, Stasiun Pekalongan 2.470 penumpang, Stasiun Pemalang 1.138 penumpang, Stasiun Cepu 1.119 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 1.064 penumpang.

Selama masa libur ini, KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan 90.094 tiket untuk mendukung mobilitas masyarakat. Dari jumlah tersebut, tingkat penjualan mencapai 98 persen, mencerminkan antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap moda transportasi kereta api.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan libur panjangnya kepada KAI. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” tutup Franoto.

KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan andal bagi seluruh pelanggan.

Berbagai peningkatan fasilitas dan pelayanan penumpang akan terus dilakukan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang kian tinggi, khususnya pada masa-masa peak season seperti libur nasional dan hari besar keagamaan.

Perempuan Tangguh PLN di Balik Proyek PLTA Upper Cisokan: Semangat Kartini dalam Keselamatan Kerja dan Kepemimpinan

0

JABAR (Pertamanews.id) – Dalam semangat memperingati Hari Kartini, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) menyoroti kiprah luar biasa para perempuan dalam sektor ketenagalistrikan, khususnya dalam proyek strategis nasional Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan Pumped Storage berkapasitas 1040 Megawatt—yang akan menjadi PLTA pumped storage pertama dan terbesar di Indonesia.

Di tengah medan proyek yang menantang, para perempuan tangguh hadir sebagai perwakilan semangat Kartini masa kini.

Mereka bukan hanya membuktikan kualitas, namun juga berperan besar dalam memastikan kelangsungan pembangunan.

Salah satunya adalah Rica Pradia Andisti, seorang pegawai perempuan yang bertugas di bidang Keamanan, Keselamatan Kerja, dan Lingkungan(K3L).

Rica memiliki peran krusial dalam memastikan setiap aktivitas konstruksi berjalan aman, sesuai prosedur, serta selalu memperhatikan dan menjaga kelestarian lingkungan.

“Bekerja di lapangan, apalagi di proyek sebesar ini, memang penuh tantangan. Tapi saya yakin, perempuan juga bisa berdiri di garda depan, mengambil tanggung jawab besar, dan memberikan kontribusi bagi perusahaan,” ujar Rica.

Sementara itu, di balik keberhasilan proses pembebasan lahan yang menjadi salah satu kunci utama kelancaran pembangunan PLTA Upper Cisokan, ada sosok Kusumaning Ayu, seorang perempuan pemimpin yang menjabat sebagai Manager Pertanahan dan Aset.

Ia memimpin koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan pemerintah daerah, untuk memastikan proses pembebasan lahan berjalan secara adil, transparan, dan tepat waktu.

“Memimpin proses pertanahan bukan sekadar urusan administrasi, tapi juga membangun kepercayaan dengan masyarakat. Saya percaya, kepemimpinan perempuan menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan solutif,” tutur Ayu.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro, menyampaikan kebanggaannya atas kiprah perempuan-perempuan hebat dalam tubuh PLN, yang tidak hanya aktif, tapi juga memimpin di bidang-bidang strategis.

“PLN percaya bahwa kompetensi tidak mengenal gender. Perempuan-perempuan seperti Mbak Rica dan Mbak ayu membuktikan bahwa kepemimpinan dan tanggung jawab besar bisa diemban siapa pun yang memiliki integritas dan dedikasi. Kami berkomitmen menciptakan lingkungan kerja yang setara, inklusif, dan mendukung pertumbuhan semua pegawai,” ujar Anggoro.

PLN secara aktif menempatkan talenta-talenta perempuan terbaiknya di berbagai lini kepemimpinan. Saat ini, sejumlah perempuan telah menduduki posisi penting seperti Direktur, General Manager, hingga Kepala Unit di berbagai wilayah operasional PLN sebagai upaya mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Gebrakan Baru Marimas: Gandeng Willie Salim, Sajikan Sensasi Rasa dan Semangat Berbagi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Suasana halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah berubah meriah pada Minggu (20/4), saat ratusan warga memadati area tersebut untuk menyaksikan peluncuran kolaborasi spesial antara Marimas dan konten kreator ternama, Willie Salim.

Kolaborasi ini bukan hanya soal kemasan baru atau rasa yang lebih beragam, tapi juga soal semangat berbagi yang jadi napas utama kegiatan ini.

Mengusung tema “Rasa Lebih Mantap, Kebahagiaan Lebih Dekat”, Marimas memperkenalkan produk terbaru bertajuk “Marimas Pilihan Willie Salim” minuman serbuk dengan 15 varian rasa favorit yang diracik langsung oleh sang kreator.

CEO PT Marimas Putera Kencana, Harjanto Halim, mengungkapkan bahwa alasan menggandeng Willie Salim bukan semata popularitas, melainkan karena nilai-nilai yang diusungnya.

“Willie dikenal sebagai sosok yang suka berbagi lewat konten-kontennya. Semangat itu sejalan dengan Marimas. Kami ingin menyebarkan kebahagiaan lewat minuman yang menyegarkan dan aktivitas sosial yang nyata,” ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, Willie didapuk sebagai Brand Ambassador sekaligus Chief Happiness Officer—sebuah jabatan simbolis yang menekankan perannya dalam menghadirkan kebahagiaan lewat produk dan aksi nyata.

Willie sendiri mengaku antusias dengan kolaborasi ini. Baginya, Marimas sudah menjadi bagian dari kesehariannya sejak lama.

“Rasanya mantap banget, apalagi sekarang variannya makin banyak. Saya senang bisa ikut menciptakan rasa-rasa favorit bersama Marimas,” kata Willie.

Dalam acara peluncuran, suasana semakin hangat ketika Willie dan tim Marimas membuat minuman Marimas dalam wajan raksasa dan membagikannya secara gratis kepada masyarakat. Selain itu, tersedia pula Willie Box berhadiah menarik seperti uang tunai, smartphone, hingga merchandise eksklusif.

Langkah ini menunjukkan bahwa Marimas tak hanya fokus pada inovasi produk, tetapi juga pada kedekatan emosional dengan konsumennya.

Tekan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan, Agustina Wali Kota Semarang Gandeng Paralegal Muslimat NU

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang menyatakan komitmennya untuk menggandeng berbagai pihak, salah satunya Paralegal Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) guna menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Semarang.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri launching program Relawan Paralegal Muslimat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Minggu (20/4).

“Kami senang ya, karena dapat tambahan energi dari Muslimat NU. Senang banget nih kita dan ternyata mereka sudah paralegal resmi. Jadi senang sekali,” ujar Agustina.

Lebih lanjut pihaknya mengapresiasi langkah Muslimat NU yang telah membentuk 90 relawan paralegal terlatih dan siap terjun langsung memberikan pendampingan hukum dan edukasi kepada korban kekerasan perempuan dan anak.

Agustina menambahkan bahwa Pemerintah Kota Semarang siap menjalin komunikasi dan kolaborasi lebih intensif dengan jajaran Muslimat NU.

“Karena tidak hanya yang paralegal, tapi yang muslimatnya juga siap membantu. Luar biasa nih,” imbuhnya.

Pihaknya menekankan bahwa Kota Semarang sejatinya telah memiliki infrastruktur dan inovasi program ramah anak dan perempuan, namun pengelolaannya perlu ditingkatkan kembali.

Beberapa program inovatif telah berjalan seperti Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kota Semarang, Forum Garpu Perak (Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak), Rumah Duta Revolusi Metal (RDRM), membentuk relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta hotline pengaduan kasus. 

Meski demikian Agustina menyoroti pentingnya menambah jumlah tenaga penggerak dalam upaya antisipasi dan pemulihan.

“Kalau di Kota Semarang ada advokasi terhadap korban, kita bekerja sama dengan beberapa Non Government Organization atau NGO. Tapi penggeraknya masih kurang banyak dibanding jumlah korban. Jadi penggeraknya harus lebih banyak lagi,” ungkapnya. 

Sementara itu Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyatakan dukungan penuhnya terhadap Paralegal Muslimat NU dan mendorong inisiatif ini.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat seperti Muslimat NU sangat penting,” katanya. Karena berdasarkan survei nasional, satu dari empat perempuan dan 51 persen anak usia 13–17 tahun pernah mengalami kekerasan.

Maka pihaknya mengapresiasi keberadaan paralegal Muslimat NU ini. “Kami juga mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan wilayah muslimat Nahdlatul Ulama yang telah menginisiasi untuk melakukan pelatihan, training kepada relawan-relawan para legal muslimat NU. Ini adalah inisiatif yang inovatif dan inspiratif yang diharapkan dapat menjadi best practice bagi ormas-ormas lainnya,” pungkasnya.

Program Paralegal Muslimat NU merupakan inisiatif dari Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah, yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Para relawan disebar di berbagai daerah termasuk Kota Semarang untuk menjangkau kelompok rentan, termasuk perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, serta santri di pesantren.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan penguatan komunitas, Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah berharap dapat menekan kasus kekerasan anak dan perempuan secara signifikan dan menyeluruh.

Ora Sengketa Ora Enak, Potret Dinamika Pilgub Jateng 2024 Diluncurkan dalam Buku Reflektif KPU-PWI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng meluncurkan buku reflektif berjudul “Ora Sengketa Ora Enak – Potret Pertarungan Menuju Jateng-1”.

Buku ini menggambarkan dinamika Pilkada 2024 di Jawa Tengah, khususnya Pilgub yang mencatat sejarah dengan munculnya sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Peluncuran dan bedah buku ini berlangsung Jumat (18/4) di kawasan Kota Lama, Kota Semarang Jawa Tengah. Acara ini dibuka langsung Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono dan Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS selaku editor buku, serta dihadiri sejumlah tokoh penting dari KPU dan PWI Jateng.

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Komisioner KPU Jateng Muslim Aisha (Divisi Hukum dan Pengawasan), Mey Nurlela (Divisi SDM, Penelitian dan Pengembangan), Kabag TPP Parhumas KPU Dewantoputra Adhipermana, Ketua Mapilu PWI Sugayo Jawama bersama jajarannya, serta sejumlah wartawan senior dan anggota tim penulis dari PWI Jateng.

Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono menjelaskan, buku setebal 178 halaman ini menjadi refleksi dari perjalanan Pilgub Jateng 2024 yang penuh dinamika.

Meski berlangsung aman dan partisipatif, munculnya gugatan salah satu pasangan calon ke MK menjadikan Pilgub kali ini bersejarah.

“Ini pertama kalinya Pilgub Jateng mengalami sengketa sejak pemilihan langsung dimulai pada 2008. Meski akhirnya gugatan dicabut, justru inilah momen berharga yang memperkaya pengalaman KPU dalam menangani potensi konflik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pergeseran episentrum Pilkada dari DKI Jakarta ke Jawa Tengah pada 2024 turut memberi warna tersendiri, mengingat kontestasi mempertemukan figur-figur jenderal yang disebut sebagai perang bintang oleh publik dan media.

Sesi bedah buku yang dipandu Sekretaris Mapilu PWI M Chamim Rifai menghadirkan perspektif dari tim penulis dan penyusun. Muslim Aisha sebagai salah satu penulis menyebut, momen klimaks Pilgub justru terjadi saat gugatan ke MK dicabut oleh pemohon.

“Begitu gugatan dicabut, semua pihak seperti mendapatkan kelegaan—baik pemohon, termohon, maupun KPU. Dari sinilah kita belajar bahwa sengketa, meski tak diharapkan, bisa menjadi alat untuk menyempurnakan sistem dan kinerja kami,” ungkap Muslim.

Sementara itu, Amir Machmud NS menyampaikan tantangan dalam menyusun buku ini yang disebutnya seperti misi Bandung Bondowoso karena harus selesai dalam waktu kurang dari satu bulan.

Meski demikian, ia menyebut buku ini bukan hanya dokumentasi, tapi juga referensi dan bahan pembelajaran, terutama bagi generasi muda dan penyelenggara pemilu.

“Buku ini disusun dengan gaya ringan namun padat substansi. Kami ingin karya ini juga menjadi bacaan bermutu di ruang-ruang kuliah dan referensi untuk pemilih pemula,” kata Amir yang sudah menerbitkan 26 buku sebelumnya.

Apresiasi KPU RI dan DKPP

Nilai lebih buku ini juga terletak pada sambutan dari Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin yang menyebutnya sebagai napak tilas demokrasi Jawa Tengah.

Ia memuji gaya penyajian buku yang ringan dan mudah dipahami, serta menilai kerja KPU Jateng layak diapresiasi.

Peneguhan terhadap posisi strategis Jawa Tengah juga disampaikan oleh anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Ida Budhiati dalam epilog buku.

Ia menyebut Jawa Tengah sebagai episentrum baru politik Indonesia dalam Pilkada 2024, menandai perubahan penting dalam lanskap demokrasi nasional.

Dengan peluncuran buku ini, KPU dan PWI Jateng berharap warisan dokumenter dari Pilgub 2024 bisa menjadi bahan refleksi, pembelajaran, sekaligus inspirasi bagi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.

Heboh Dugaan Penelantaran Anak, Bambang Wuragil Angkat Bicara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengusaha asal Kota Semarang, Bambang Wuragil, akhirnya angkat bicara terkait tudingan penelantaran anak dan dugaan pernikahan ganda yang menyeret namanya.

Bambang membantah keras seluruh tuduhan yang ditujukan kepadanya dan menyatakan siap menempuh jalur hukum untuk membuktikan kebenaran.

Isu ini mencuat setelah Bambang menerima somasi yang menyebut dirinya telah menelantarkan anak hasil hubungannya dengan seorang perempuan bernama Siti Wuryanti. Selain itu, ia juga dituding melakukan pernikahan ganda tanpa prosedur sah sesuai Undang-Undang Perkawinan.

Dalam keterangannya kepada media, Bambang membeberkan kronologi kisah masa lalunya bersama Siti. Ia mengaku pertama kali bertemu Siti Wuryanti sekitar 30 tahun lalu. Dari pertemuan tersebut, Siti kemudian dinyatakan hamil dan Bambang diminta untuk bertanggung jawab.

“Atas kesepakatan bersama, kami menikah secara resmi di Semarang pada tahun 1994,” ujar Bambang.

Namun, ia menekankan bahwa sebelum menikah, dirinya telah jujur mengungkapkan bahwa ia sudah memiliki istri. Anehnya, lanjut Bambang, belakangan muncul dokumen pernikahan dari KUA Kendal yang mencantumkan dirinya sebagai bujangan.

“Saya tidak tahu bagaimana bisa muncul surat nikah dari KUA Kendal, padahal jelas-jelas saya sudah beristri saat itu,” tegasnya.

Terkait tuduhan penelantaran anak dan tidak memberi nafkah, Bambang juga membantah keras. Ia mengklaim telah beberapa kali mengirimkan uang kepada anak dari hubungannya dengan Siti, yang diketahui bernama Agil.

“Saya pernah transfer uang ke Agil, jadi tuduhan saya tidak pernah menafkahi itu tidak benar,” ungkapnya.

Merespons somasi dan laporan polisi yang dilayangkan terhadapnya, Bambang menyatakan siap menghadapi proses hukum. Bahkan, ia berencana mengambil langkah hukum balik terkait dugaan pemalsuan dokumen pernikahan.

“Saya akan melaporkan balik pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan dokumen pernikahan palsu di Kendal,” pungkasnya.