spot_img
Beranda blog Halaman 109

Inovasi Rasa, ARTOTEL Yogyakarta Angkat Kuliner Tradisional Lewat “The Local Hawkers”

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) — Pada bulan Mei, ROCA Restaurant yang bertempat di ARTOTEL Yogyakarta mengangkat hidangan lokal khas Yogyakarta dengan tema “The Local Hawkers”.

Melanjutkan program bertajuk “Like a Local” yang bertujuan untuk mengenalkan budaya lokal dan menggali tradisi, 5 menu makanan dan minuman dihadirkan.

Menu makanan yang dihadirkan selain kaya akan rasa juga memiliki beragam rempah di dalamnya. Nasi Oseng Mercon, Ayam Goreng Bacem dan Nasi Goreng Patbelas merupakan menu khas Yogyakarta yang sarat akan rasa dan digemari oleh masyarakat lokal maupun pendatang dari dalam dan luar negeri. Semua menu ini bisa didapatkan oleh tamu dengan harga mulai dari Rp66.000 ++/porsi.

Selain menu makanan, dihadirkan juga menu minuman dengan bahan dasar tradisional yang disajikan dengan tampilan cantik dan unik. Sarsaparilla dan Rujak Ice Cream adalah sajian minuman yang mempresentasikan program “The Local Hawkers”.

Seluruh menu minuman ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp37.000++/porsi. Agung Darmawan selaku Executive Chef ARTOTEL Yogyakarta menyatakan bahwa Menu The Local Hawkers yang kami persembahkan adalah menu-menu khas Yogyakarta yang pastinya akan selalu akrab di lidah masyarakat.

“Kami juga mencoba menghadirkan menu minuman yang unik namun tetap dengan identitas Yogyakarta. Besar harapan kami, menu yang kami sajikan akan disukai oleh masyarakat,” ujar Agung.

Andre Harso Binawan selaku General Manager ARTOTEL Yogyakarta menambahkan, “Dengan adanya menu khas Yogyakarta ini kami ingin mengenalkan kuliner dari Yogyakarta dan kami berharap tamu dapat merasakan sajian spesial dari kami dan mendapatkan pengalaman mengesankan. Kami berharap bisa senantiasa memberikan pelayanan terbaik kami dalam bidang food and beverage.”

Menu-menu dalam “The Local Hawkers” bisa dinikmati hingga 31 Juli 2025, untuk informasi dan reservasi dapat menghubungi 081574889333 atau melalui instagram @artoteljogja dan @roca_jogja.

Beli Tiket Kereta Lebih Murah, KAI Daop 4 Semarang Siapkan Tarif Murah dengan Cara Pesan Tiket Jelang Keberangkatan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang memberikan apresiasi kepada pelanggan dengan menghadirkan program Tarif Khusus untuk perjalanan Kereta Api Jarak Jauh.

Melalui program ini, masyarakat dapat membeli tiket dengan harga yang lebih terjangkau, mulai dari dua jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud terima kasih KAI kepada pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka kepada transportasi kereta api.

“Kami menyadari bahwa fleksibilitas dan keterjangkauan menjadi dua hal penting dalam memilih moda transportasi. Tarif khusus ini merupakan bentuk apresiasi KAI kepada pelanggan yang telah menjadikan kereta api sebagai pilihan utama,” ungkapnya.

Program tarif khusus ini berlaku untuk sejumlah rute di wilayah Daop 4 Semarang, di antaranya: relasi Semarang – Surabaya (PP), Cepu – Surabaya (PP), Semarang – Tegal (PP), Semarang – Cirebon (PP), Pemalang – Cirebon (PP), Semarang – Madiun (PP), Semarang – Weleri (PP), Tegal – Brebes (PP), Cepu – Yogyakarta (PP), Gambringan – Solo (PP), dan Pemalang – Pegaden Baru (PP).

Pembelian tiket tarif khusus dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, mulai dari dua jam hingga satu jam sebelum keberangkatan. Aplikasi ini dapat diunduh melalui perangkat iOS maupun Android.

“Bagi penumpang yang belum sempat membeli tiket melalui aplikasi, pembelian juga dapat dilakukan langsung di loket stasiun, khususnya saat kurang dari satu jam sebelum keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia,” terang Franoto.

Adapun daftar kereta api yang melayani tarif khusus ini meliputi KA: Argo Sindoro, Argo Muria, Argo Merbabu, Argo Bromo Anggrek, Sembrani, Brawijaya, Harina, Jayabaya, Gumarang, Ciremai, Menoreh, Kertajaya, Tawang Jaya, Tawang Jaya Premium, Gunungjati, Blambangan Ekspres, Sancaka Utara, Dharmawangsa, Majapahit, Brantas, Matarmaja, serta KA Kaligung.

Tarif khusus tersebut untuk kelas Eksekutif diberikan mulai dari harga Rp35.000 sampai dengan Rp335.000. Sedangkan kelas Bisnis mulai dari harga Rp125.000 sampai dengan Rp210.000, dan kelas Ekonomi mulai dari Rp25.000 sampai dengan Rp135.000.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya KAI untuk mengoptimalkan okupansi tempat duduk dan memperluas aksesibilitas masyarakat terhadap layanan kereta api. “Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Selain hemat, perjalanan dengan kereta api tetap nyaman, aman, dan tepat waktu,” tutup Franoto.

Mahasiswa FPP UNDIP Juara 1 Nasional Pencak Silat

0

BOJONEGORO (Pertamanews.id) – Kabar membanggakan datang dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro.

Moch. Faishal Ramadhan Setiawan, mahasiswa FPP UNDIP, berhasil meraih Juara 1 Tanding Kelas C (55–60 kg) Tingkat Dewasa dalam Kejuaraan Nasional Pencak Silat Bojonegoro Championship 4 Tahun 2025 yang diselenggarakan di GOR Utama Bojonegoro, Jawa Timur.

Prestasi ini diraih dalam ajang yang direkomendasikan langsung oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), serta Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro.

Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP, Prof. Sugiharto, S.Pt., M.Sc., Ph.D., menyampaikan, “Kami sangat bangga atas prestasi Faishal. Kemenangan ini tidak hanya mengharumkan nama fakultas dan universitas, tetapi juga menunjukkan bahwa semangat juang, disiplin, dan karakter unggul mahasiswa FPP UNDIP sangatlah nyata. Semoga prestasi ini menjadi pemantik semangat mahasiswa lain dalam meraih prestasi di berbagai bidang.”

Kaprodi S1 Agribisnis FPP UNDIP, Ir. Kustopo, MP, memberikan apresiasi tinggi atas pencapaian tersebut.
“Faishal membuktikan bahwa mahasiswa FPP tidak hanya unggul dalam akademik dan bidang pertanian, tetapi juga mampu berprestasi luar biasa di bidang olahraga nasional. Ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri,” kata Kustopo.

FPP UNDIP terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik akademik, riset, seni, maupun olahraga, guna mencetak lulusan yang tangguh dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional maupun internasional.

Kartini Pupuk Indonesia Niaga Duduki Jabatan Strategis

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada tanggal 21 April lalu menegaskan pentingnya kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Bagi karyawati, ini berarti pengakuan atas kemampuan, potensi, dan kontribusi mereka yang setara dengan rekan kerja pria dalam memajukan perusahaan.

Ini memotivasi mereka untuk terus mengembangkan diri, berani mengambil tantangan, dan meraih posisi yang lebih tinggi berdasarkan kompetensi.

Semangat emansipasi dan perjuangan Kartini terus berkobar di era modern. Di PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga), sejumlah karyawati tangguh dan berdedikasi membuktikan bahwa perempuan masa kini mampu meraih puncak karir dan memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan perusahaan.

Mereka adalah Kartini-Kartini masa kini yang menduduki berbagai posisi strategis, membawa angin perubahan dan inovasi dalam bidang usaha perdagangan pupuk dan lainnya.

Keberhasilan para srikandi PI Niaga ini tidak hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga cerminan dari komitmen kuat terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di lingkungan kerja.

Dengan kompetensi, keahlian, dan visi yang kuat, mereka memimpin berbagai lini penting perusahaan, mulai dari operasional, pemasaran, hingga pengembangan bisnis.

Dundi Insan Perlambang, Direktur Keuangan & SDM PT Pupuk Indonesia Niaga menjelaskan,”PT Pupuk Indonesia Niaga berkomitmen untuk meningkatkan kesetaraan gender, baik di lingkungan perusahaan maupun dalam mendukung pembangunan secara nasional. Komitmen ini kami wujudkan melalui memenuhi target yang ditetapkan oleh Kementerian BUMN terkait keterwakilan perempuan dalam posisi kepemimpinan”.

Hingga saat ini, PI Niaga memiliki kepemimpinan perempuan sebanyak 6 orang yang menempati posisi setara atau sebagai Senior Vice President (SVP) dan Vice President (VP), diantaranya adalah karyawati penugasan melalui Program Talent Mobility Pupuk Indonesia Group yang bertujuan untuk mengembangkan potensi karyawan melalui penugasan di berbagai anak perusahaan.

Ini memberikan kesempatan bagi karyawan untuk memperluas wawasan, mengasah keterampilan baru, dan berkontribusi pada unit bisnis yang berbeda dalam grup.

Beberapa Kartini masa kini di Pupuk Indonesia Niaga yang mengemban amanah strategis antara lain, Julian Lidya Rahmawati dengan dedikasi dan kepemimpinannya, kini menjabat sebagai Kepala SPI, Dwi Prabaningtyas, SPM Evaluasi Usaha telah membuktikan kemampuannya dalam mengevaluasi kinerja usaha dan merumuskan rekomendasi tindakan perbaikan atau pengembangan usaha.

Pengalaman di bidang marketing, membawa Olyvia Jilly dipercaya untuk menjabat sebagai SVP Logistik untuk memberikan arah baru bagi perdagangan di luar pupuk.

Dewi Ambarwati, pemahaman mendalam tentang perdagangan pupuk mengantarkannya pada posisi Plt. SVP Perdagangan, di mana keberadaannya diharapkan dapat mendorong peningkatan penjualan komoditas pupuk.

Manajemen Pupuk Indonesia Niaga menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi dan dedikasi para karyawati ini.

“Perusahaan aktif dalam mendorong pemberdayaan dan kepemimpinan perempuan melalui penempatan talenta terbaik pada berbagai posisi penting serta memberikan kesempatan pengembangan diri,” ujar Dundi.

“Keberhasilan mereka adalah inspirasi bagi seluruh karyawan dan membuktikan bahwa potensi perempuan tidak terbatas.”

Kisah sukses Kartini-Kartini masa kini di Pupuk Indonesia Niaga ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak perempuan Indonesia untuk berani meraih impian dan berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa.

Semangat Kartini terus hidup dan menjelma dalam kepemimpinan perempuan yang membawa perubahan positif bagi perusahaan dan industri.

Kolaborasi Pemkot dan PGN SOR III Hadirkan Jargas untuk 44 Ribu Rumah di Surabaya

0

SURABAYA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) SOR III melakukan percepatan pemenuhan akses masyarakat luas terhadap gas bumi dengan membangun jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Surabaya.

Pada tahun 2025-2026, PGN menargetkan ada sekitar 44.000 sambungan gas rumah tangga (SR) yang akan terbangun dan teraliri gas (gas in).

Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya, upaya percepatan pembangunan jargas dilakukan guna menekan angka impor dan subsidi elpiji.

Hingga Maret 2025, PGN SOR III telah mengalirkan gas bumi ke 202.016 pelanggan. Perinciannya, 201.564 pelanggan rumah tangga dan 451 pelanggan komersial.

“Seiring dengan animo masyarakat sangat besar, mulai tahun ini PGN SOR III kembali membangun jargas di kota pahlawan ini sebanyak 44.000 SR dengan dana internal PGN,” ungkap Hedi Hedianto selaku General Manager PGN SOR III saat dengar pendapat dengan Pemkot Surabaya beberapa waktu yang lalu.

Menurut Hedi, dukungan dari Pemerintah Kota Surabaya penting bagi PGN demi kelancaran pembangunan jargas.

“Dari hasil pertemuan yang kami lakukan, kami bersyukur Pemkot Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini dan akan mensupport kegiatan ini. Baik dalam hal sosialisasi, mendorong masyarakat untuk mau beralih menggunakan produk gas bumi maupun terkait dengan proses konstruksi pipa jaringan gas bumi PGN di Kota Surabaya,” ujarnya.

Dengan dukungan tersebut, ia berharap proyek pembangunan pipa jargas PGN tersebut bisa selesai lebih cepat dari target di tahun 2025 dan 2026, agar akses masyarakat terhadap energi bersih gas bumi bisa lebih luas lagi.

Terlebih penggunaan gas bumi ini lebih ramah lingkungan, lebih efisien dan lebih praktis serta aman. “Gas bumi ini lebih nyaman, lebih praktis untuk ibu-ibu memasak di rumah maupun untuk usaha kecilnya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Pemkot Surabaya, Ikhsan mengatakan sangat senang dan mendukung program ini karena banyak masyarakat yang menunggu

“Warga banyak yang menunggu, bahkan kemarin mereka sempat mempertanyakan, kapan jaringan gas PGN kembali dibangun. Tetapi harapan kami, pembangunannya nanti diprioritaskan di perkampungan agar masyaraakt kecil terbantu,” ujar Ikhsan.

Ia juga yakin Walikota Surabaya Eri Cahyadi juga akan memberikan dukungan penuh karena keinginan Walikota Surabaya adalah bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menambah penghasilan dan mengurangi pengeluaran.

“Kalau menggunakan gas bumi lebih irit, maka pengeluaran akan lebih kecil dan masyarakat bisa menabung. Semoga program ini bisa segera terlaksana,” pungkasnya.

KAI Daop 4 Semarang Tawarkan Sensasi Wisata Unik: Melintasi Pantai Utara Jateng Naik KA Kaligung dan Kamandaka

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengajak masyarakat untuk merasakan sensasi perjalanan kereta api yang berbeda dengan melintasi pesisir utara Jawa Tengah.

Melalui jalur pantura yang membentang dari Semarang hingga Tegal, penumpang akan disuguhi panorama pantai yang memukau, khususnya saat melewati wilayah Gringsing, Kabupaten Batang.

“Perjalanan dengan kereta api di jalur ini bukan sekadar transportasi, tetapi juga menjadi pengalaman wisata yang menyenangkan. Penumpang dapat menikmati pemandangan pantai seperti Pantai Sigandu, Pantai Ujungnegoro, dan Pantai Jodo langsung dari jendela kereta,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Melintasi daerah Gringsing, penumpang akan disuguhi pemandangan khas pesisir utara Jawa, di mana rel kereta api membentang begitu dekat dengan garis pantai.
Deburan ombak Laut Jawa yang seolah menyambut perjalanan, deretan pohon kelapa, serta siluet perahu nelayan tradisional menciptakan suasana perjalanan yang tenang, eksotis, dan penuh pesona.

Saat matahari terbit atau menjelang senja, pemandangan ini menjadi latar foto yang sangat Instagramable bagi para penumpang.

Rute indah ini dilalui oleh kereta api jarak menengah yang menjadi andalan Daop 4 Semarang, yaitu KA Kaligung yang melayani relasi Semarang – Tegal/Brebes (pp) dan KA Kamandaka yang menghubungkan Semarang – Purwokerto/Cilacap (pp).

Jalur ini juga dilalui oleh kereta-kereta jarak jauh menuju Jakarta, Cirebon, hingga Bandung, yang menjadikan pengalaman melihat keindahan pantai bisa dirasakan oleh berbagai kalangan penumpang.

Tarif terjangkau, untuk perjalanan menggunakan KA Kaligung dan KA Kamandaka. Untuk kelas ekonomi, KA Kaligung memulai tarif dari Rp75.000, dan kelas eksekutif Rp90.000.

Sementara untuk KA Kamandaka, tarif kelas ekonomi dimulai dari Rp65.000 dan kelas eksekutif Rp110.000. Kombinasi antara harga yang terjangkau dan pengalaman perjalanan yang memanjakan mata menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Selama tahun 2024, antusiasme masyarakat terhadap layanan KA Kaligung dan KA Kamandaka terlihat dari jumlah penumpang yang sangat tinggi. KA Kaligung mencatat 1.012.556 penumpang, sedangkan KA Kamandaka melayani 530.222 penumpang. Capaian ini menunjukkan betapa kuatnya daya tarik kedua kereta tersebut di tengah masyarakat Jawa Tengah, baik untuk kebutuhan mobilitas harian, bisnis, maupun wisata.

“Kami berharap dengan menawarkan pemandangan alam yang indah selama perjalanan, masyarakat semakin tertarik menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan, sekaligus mendukung sektor pariwisata di Jawa Tengah,” tutup Franoto.

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen mendukung kemajuan pariwisata di Jawa Tengah melalui penyediaan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, serta menyuguhkan pengalaman perjalanan yang berkesan dan menyenangkan.

Adapun jadwal perjalanan KA Kaligung dan KA Kamandaka sebagai berikut:

KA Kaligung tujuan Tegal/Brebes/Cirebon Prujakan:

  • Berangkat Stasiun Semarang Poncol: 05.00, 08.40, 14.45, 17.20, 21.00 WIB
  • Berangkat Stasiun Weleri: 05.34, 09.14, 15.19, 17.53, 21.34 WIB
  • Berangkat Stasiun Batang: 06.07, 09.47, 15.52, 18.25, 22.09 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan: 06.21, 10.00, 16.05, 18.38, 22.22 WIB

KA Kaligung tujuan Semarang:

  • Berangkat Stasiun Cirebon Prujakan: 09.20 WIB
  • Berangkat Stasiun Brebes: 04.50, 10.53, 11.50 WIB
  • Berangkat Stasiun Tegal: 05.07, 11.10, 12.24, 17.55, 20.30 WIB
  • Berangkat Stasiun Pemalang: 05.31, 11.52, 12.49, 18.19, 20.54 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan: 06.00, 12.22, 13.18, 18.47, 21.24 WIB
  • Berangkat Stasiun Batang: 06.12, 12.35, 13.30, 18.59, 21.36 WIB

KA Kamandaka tujuan Purwokerto/Cilacap:

  • Berangkat Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng: 06.00, 10.40, 18.20 WIB
  • Berangkat Stasiun Semarang Poncol: 06.08, 10.51, 18.30 WIB
  • Berangkat Stasiun Weleri: 06.40, 11.44, 19.04 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan: 07.19, 12.28, 19.45 WIB
  • Berangkat Stasiun Pemalang: 07.46, 12.56, 20.13 WIB
  • Berangkat Stasiun Tegal: 08.11, 13.33, 20.42 WIB

KA Kamandaka tujuan Semarang

  • Berangkat Stasiun Cilacap: 13.05 WIB
  • Berangkat Stasiun Kroya: 14.10 WIB
  • Berangkat Stasiun Purwokerto: 05.10, 14.40 WIB
  • Berangkat Stasiun Tegal: 07.15, 16.36 WIB
  • Berangkat Stasiun Pemalang: 07.41, 16.59 WIB
  • Berangkat Stasiun Pekalongan: 08.12, 17.27 WIB

Rayakan Hari Jadi Kota Semarang dengan Promo Menginap & Aktivitas Anak di Hotel Grandhika Pemuda Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menikmati hari dengan melihat putra putri kita belajar bereksplorasi adalah momen yang berharga bagi orang tua.

Hotel Grandhika Pemuda Semarang menyediakan program Kids Activity dimana para orang tua bisa menyaksikan putra putrinya belajar dan menikmati keseruan menghias donat dan cup cake, membuat berbagai bentuk karakter kartun dalam bentuk balon, membuat bentuk hewan dari handuk dan keseruan lainnya.

Kegiatan ini akan membantu orang tua untuk memberikan sarana hiburan yang menarik bagi putra putrinya sambil menikmati liburan dengan keluarga di Hotel. Anda bisa mendaftarkan putra putri Anda dibawah usia 10 Tahun untuk ikut kegiatan ini setiap minggunya dimulai dari Pukul 11.00 WIB, dengan harga spesial Rp 70.000 per pax nya.

“Saya jadi tidak kesusahan untuk memilihkan aktivitas yang baik untuk anak saya ketika saya menginap di Hotel” ujar Ibu Novi salah satu tamu yang mengikuti kegiatan Kids Activity ini bersama putrinya pada Minggu, 13 April 2025 di 82 Lounge, Hotel Grandhika Pemuda Semarang.

Selain kegiatan seru bersama anak, pada bulan Mei ini Hotel Grandhika Pemuda Semarang juga memberikan promo menginap dengan harga khusus dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Semarang yang ke-478, selama periode bulan Mei bagi Anda yang ingin menginap sekaligus menikmati pengalaman seru bersama putri putri Anda, Anda dapat membeli package ini seharga Rp 620.000 per kamar per malam, sudah termasuk sarapan untuk 2 orang di restoran Kapolagha.

Jangan lewatkan momen kebersamaan Anda pergi berlibur dengan putra-putri Anda melalui pengalaman seru yang Hotel Grandhika Pemuda Semarang hadirkan.

Segera reservasikan melalui nomor WhatsApp official di +62 811-2715-114 atau Telp. (024) 2920 – 7788 dan jangan lupa follow Instagram @grandhikapemudasemarang untuk mengetahui update promo lainnya.

KAI Daop 1 Jakarta Dorong Kesadaran Masyarakat Disiplin di Lintasan Kereta

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta terus mengintensifkan kampanye keselamatan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat di perlintasan sebidang.

Imbauan khusus disampaikan kepada para pengguna jalan dan pejalan kaki agar selalu mendahulukan perjalanan kereta api serta mematuhi seluruh rambu dan sinyal demi keselamatan bersama.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, mengungkapkan bahwa hingga Minggu (4/5/2025), telah terjadi 75 kejadian kereta api tertemper, baik dengan kendaraan bermotor, pejalan kaki, maupun hewan.

“Dari total tersebut, 55 kejadian terjadi sepanjang triwulan pertama tahun ini. Rinciannya: Januari 10 kejadian, Februari 23 kejadian, dan Maret 22 kejadian. Sementara pada April, tercatat 20 kejadian,” jelas Ixfan.

Dengan meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api berdasarkan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, KAI Daop 1 Jakarta menekankan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhenti saat sinyal berbunyi, palang pintu tertutup, atau terdapat isyarat lain bahwa kereta akan melintas. Tengok kanan dan kiri sebelum menyeberang, serta utamakan perjalanan kereta api,” tegasnya.

Sebagai bagian dari upaya menekan angka kecelakaan, hari ini (Minggu, 4 Mei 2025) KAI Daop 1 Jakarta menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan perkeretaapian di perlintasan sebidang JPL 17 Kemayoran. Kegiatan ini dilakukan melalui kolaborasi antara KAI Daop 1 Jakarta, Komunitas Pecinta Kereta Api Javatrain Jakarta, dan mahasiswa dari Bina Sarana Informatika (BSI) Jakarta.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta membagikan stiker imbauan, membentangkan spanduk dan poster keselamatan, serta mengajak masyarakat untuk senantiasa disiplin dan berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang.

“Kami terus mengedukasi masyarakat melalui berbagai kanal, termasuk kampanye digital, sosialisasi di titik rawan kecelakaan, serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait,” tambah Ixfan.

Ia juga mengingatkan bahwa pelanggaran aturan di perlintasan sebidang dapat dikenai sanksi hukum. Sesuai Pasal 114 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengemudi kendaraan wajib berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu tertutup, dan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

Sementara itu, Pasal 90 dan Pasal 124 Undang-Undang No. 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian menegaskan bahwa perjalanan kereta api memiliki prioritas utama di perlintasan sebidang dan pengguna jalan wajib mematuhinya.

“Bagi pengendara yang nekat menerobos palang pintu, dapat dikenai sanksi pidana kurungan paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp750 ribu, sebagaimana diatur dalam Pasal 296 UU LLAJ,” tutup Ixfan.

Pengalaman Politik Bonar Novi Pritamoko Menyinari Langkah Baru di JAFLI Kota Salatiga

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Usai menyelesaikan masa jabatannya sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Salatiga periode 2019–2024, Bonar Novi Pritamoko, S.H., CPK, langsung melangkah ke medan pengabdian baru.

Pria yang dikenal aktif memperjuangkan aspirasi rakyat itu kini resmi menjabat sebagai Direktur Josant and Friend’s Law Firm (JAFLI) Kota Salatiga dan telah resmi diangkat sebagai advokat melalui organisasi profesi Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia.

Pengangkatan advokat tersebut dikukuhkan melalui pengambilan sumpah / janji advokat yang dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Jawa Tengah pada tanggal 29 April 2025.

Dengan pengambilan sumpah ini politisi PDI Perjuangan Kota Salatiga, Bonar resmi memiliki kapasitas penuh untuk menjalankan praktik hukum dan melakukan pendampingan perkara secara nasional di seluruh wilayah Indonesia.

Atas amanah baru itu, Bonar Novi Priatmoko, menyampaikan bahwa peralihan dari dunia politik ke dunia advokasi bukan semata-mata perubahan profesi, melainkan kelanjutan dari komitmen pengabdiannya kepada masyarakat.

Apalagi dirinya juga tidak berhenti total dari politik, bahkan suaranya juga besar dalam Pemilu Legislatif 2019 meraih1.851 suara sah. Sedangkan 2024 peraih suara terbanyak di internal PDI-P dengan raihan 1.989 suara. Hanya saja ia mundur secara terpaksa karena tak direkomendasikan pelantikan periode keduanya.

“Saya percaya bahwa hukum adalah instrumen penting untuk keadilan sosial. Melalui JAFLI, saya akan melanjutkan perjuangan ini dengan cara yang berbeda, yakni melalui jalur hukum. Kami siap memberikan bantuan hukum kepada siapa pun yang membutuhkan, baik secara profesional, prodeo, maupun probono,” kata Bonar, kepada wartawan, Sabtu (3/5/2025).

Lebih lanjut, Bonar menekankan pentingnya akses hukum yang merata bagi semua lapisan masyarakat.

“Kami sadar, banyak warga yang belum tersentuh pendampingan hukum karena keterbatasan biaya atau ketidaktahuan terhadap hak-haknya. Di sinilah peran kami hadir, bukan hanya sebagai pembela di pengadilan, tetapi juga sebagai pendamping dan edukator hukum di tengah masyarakat,” tambahnya.

Direktur Pendiri JAFLI, Dr (Hc). Joko Susanto, juga memberikan pernyataan khusus atas bergabungnya Bonar dalam jajaran pimpinan firma hukum tersebut.

Menurutnya, pengalaman Bonar di legislatif akan membawa warna baru dalam kiprah JAFLI, khususnya dalam memahami secara utuh dimensi sosial dan kebijakan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Bonar adalah figur yang tak asing lagi di tengah masyarakat Salatiga. Ia dikenal tegas, berpihak kepada rakyat, dan memiliki kapasitas intelektual serta etika yang kuat. Kami sangat yakin bahwa di bawah kepemimpinannya, JAFLI akan semakin tajam dalam mengawal keadilan dan lebih dekat dengan masyarakat, tanpa membedakan status atau latar belakang ekonomi,” ujar Joko.

JAFLI sendiri merupakan firma hukum yang berbasis di Kota Semarang, Jawa Tengah, namun berkiprah secara nasional dalam memberikan layanan hukum baik litigasi maupun non-litigasi.

Firma ini dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan hukum inklusif, dengan membuka ruang konsultasi dan pendampingan gratis dalam kasus-kasus tertentu, terutama yang menyangkut hak dasar masyarakat kecil.

Bahkan firma hukum ini sudah berulang kali memenangkan perkara perdata dan beberapa kali membebaskan ataupun melepaskan terdakwa dari jeratan hukum.

Dengan hadirnya Bonar Novi Pritamoko sebagai Direktur JAFLI Kota Salatiga, diharapkan sinergi antara pemahaman hukum dan pengalaman kebijakan publik akan semakin memperkuat posisi JAFLI sebagai lembaga hukum terpercaya dan progresif.

“Harapan kami sederhana: hukum hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi. Dan tugas kami adalah memastikan bahwa hukum itu bisa diakses, dipahami, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh rakyat Indonesia,” kata Joko, yang juga Mahasiswa Program Studi Doktor Hukum Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, ini.

UNS Anugerahi Tokoh Bersejarah di Malam Insan Berprestasi Dies Natalis ke-49 ; KGPH Haryo Mataram, Sadjiman Ebdi Sanyoto, Joseph Rahardjo dan AM Putut Prabantoro

0

SURAKARTA (Pertamanews.id) — Dalam perayaan Dies Natalis ke-49, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memberikan penghargaan khusus kepada sejumlah tokoh yang berperan penting dalam sejarah pendirian dan perkembangan kampus tersebut.

Bertempat di Auditorium GPH Haryo Mataram, Kota Surakarta, Jawa Tengah,Jumat (2/5) malam. Penghargaan bertajuk Malam Anugerah Insan Berprestasi UNS 2025 ini digelar bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional.

Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si., dalam sambutannya mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan UNS terhadap figur-figur yang berjasa besar dalam meletakkan fondasi dan membangun identitas kampus.

“Hidup UNS adalah karena empat tokoh ini. Mereka menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah perjalanan kampus ini,” ujarnya. Hartono sendiri adalah rektor pertama UNS pada masa awal pendiriannya tahun 1976.

Empat tokoh yang dianugerahi penghargaan Insan Berprestasi UNS 2025 adalah KGPH Haryo Mataram sebagai perintis pendiri UNS, Sadjiman Ebdi Sanyoto pencipta logo UNS, Joseph Rahardjo pencipta lagu Hymne dan Mars UNS, serta AM Putut Prabantoro, pencipta lagu wisuda “Terima Kasih UNSku”.

Penghargaan secara simbolis diterima oleh perwakilan keluarga. KGPH Haryo Mataram diwakili oleh KBRAy S. Fatimah Retno Hapsari, sementara Joseph Rahardjo diwakili putrinya, Dewi Purnamaningsih Pribadi Susiawati.

KGPH Haryo Mataram, seorang guru besar hukum humaniter dan perwira militer dengan pangkat terakhir brigadir jenderal, adalah tokoh kunci dalam pendirian UNS. Putra Raja Pakubuwono X ini memprakarsai penggabungan sejumlah perguruan tinggi di Surakarta yang kemudian menjadi cikal bakal UNS. Ia juga menjabat sebagai rektor pertama kampus tersebut pada 1976.

Dalam sejarahnya, UNS bermula dari Universitas Gabungan Surakarta (UGS) yang resmi berdiri pada 1 Juni 1975, dengan delapan institusi yang bergabung. Pada 11 Maret 1976, UGS dinegerikan dan menjadi Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret. Nama “UNS” kemudian diresmikan pada 1982 melalui Keputusan Presiden RI No. 55 Tahun 1982.

Sementara itu, logo UNS yang kini dikenal luas diciptakan oleh Sadjiman Ebdi Sanyoto, seorang pengajar di Sekolah Seni Rupa Indonesia (SSRI) Yogyakarta. Putranya, Candra Suraisnawa, mengisahkan bahwa sang ayah mengirimkan dua desain logo ke lomba yang digelar UNS pada 1978, dan logo yang terpilih dibuat hanya dalam waktu semalam.

Logo itu memuat sesanti “Mangesthi Luhur Ambangun Nagari,” yang semula berbunyi “Wiku Luhur Ambangun Nagari.” Sesanti tersebut merupakan candra sengkala (sandi tahun) yang menunjukkan tahun Jawa 1908 atau 1976 Masehi—tahun lahirnya UNS.

Tokoh berikutnya adalah Joseph Rahardjo, dosen Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang menciptakan lagu Hymne dan Mars UNS pada akhir 1970-an. Putrinya, Dewi Purnamaningsih, mengenang masa kecilnya di Widuran, Surakarta, saat rumah mereka kerap dijadikan tempat latihan menyanyikan lagu tersebut. Baru kemudian ia menyadari bahwa lagu itu menjadi bagian penting dari identitas musikal UNS.

Sementara itu, AM Putut Prabantoro menerima langsung penghargaan atas kontribusinya menciptakan lagu wisuda “Terima Kasih UNSku”. Lagu tersebut lahir dari Operet Satu Dalam Jabat Tangan yang ia tulis pada Maret 1987 saat masih menjadi mahasiswa Fakultas Hukum dan aktif di Paduan Suara Mahasiswa (PSM).

“Lagu ini adalah bentuk rasa syukur dan cinta kepada almamater. Ia mengingatkan para sarjana untuk tidak melupakan peran UNS dalam perjalanan hidup mereka,” ungkap Putut.

Operet tersebut menjadi penanda berdirinya PSM UNS yang kemudian dikenal sebagai Voca Erudita, didukung oleh sejumlah dosen lintas fakultas seperti Theresia Widiastuti, Susi Sumartini, dan Tunjung W. Sutirto.

Pemberian penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan atas jasa para tokoh, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara kampus dan alumni.

UNS ingin menunjukkan bahwa kontribusi dari alumni dan pendiri kampus adalah bagian penting dari jati diri institusi. Lebih dari itu, pencapaian mereka dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk terus berkarya dan berprestasi.

Melalui Malam Anugerah Insan Berprestasi UNS 2025, UNS menegaskan komitmennya untuk terus mengenang, menghargai, dan membina hubungan erat dengan para insan yang telah menorehkan sejarah emas bagi kampus kebanggaan masyarakat Surakarta ini.