spot_img
Beranda blog Halaman 11

Pasar Murah Keliling Jadi Andalan Pemkot Semarang Jaga Stabilitas Harga Jelang Lebaran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng bersama jajaran Pemerintah Kota Semarang melakukan tinjauan lapangan guna memastikan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga Barang Kebutuhan Pokok dan Penting (Bapokting) di sejumlah titik strategis.

Tinjauan yang dilakukan belum lama ini menyasar Pasar Peterongan, Superindo Sriwijaya, hingga Pasar Karangayu guna melihat langsung dinamika harga di tingkat pedagang maupun ritel.

“Dua pusat perbelanjaan ya. Satu di pasar Peterongan, dan sekarang kita di Superindo. Kalau harga beras, rata-rata masih normal ya,” ujar Agustina saat memberikan keterangan kepada awak media di sela-sela pantauan.

Meski komoditas beras terpantau stabil, Agustina menyoroti adanya lonjakan signifikan pada komoditas hortikultura, khususnya cabai, serta fluktuasi pada harga telur.

Tingginya permintaan masyarakat menjelang lebaran disinyalir menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga tersebut di pasar.

“Yang masih tinggi sekali adalah cabai. Cabai, ini tadi ada Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Saya minta supaya melakukan hal yang diperlukan untuk intervensi menurunkan harga cabai,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Semarang menyadari bahwa tingginya harga di pasar tradisional dapat mempengaruhi daya beli masyarakat. Oleh karena itu, Agustina menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk memperkuat intervensi melalui program pasar murah keliling guna memberikan alternatif belanja dengan harga yang lebih terjangkau bagi warga.

“Pasar murah keliling kita lakukan dengan berbagai stakeholder yang ada di Kota Semarang. Tujuannya adalah untuk menekan lonjakan harga dan memberikan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang terjangkau bagi masyarakat. Siap-siap ya dengan panggilan pasar murah dan intervensi,” pungkasnya.(Adv)

Ramadan Penuh Berkah, Hotel Ciputra Semarang Salurkan Bantuan untuk Warga Sekitar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diwujudkan Hotel Ciputra Semarang melalui kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Kebahagiaan di Bulan Suci Ramadan 1447 H”, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan yang digelar di area parkir timur hotel kawasan Simpang Lima ini dihadiri langsung oleh General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, bersama jajaran manajemen.

Aksi sosial tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang secara konsisten dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar lingkungan hotel. Sebelumnya, manajemen juga telah menggelar kegiatan serupa bersama anak-anak Panti Asuhan Riyaadlul Jannah pada 5 Maret 2026.

Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 200 paket sembako disalurkan kepada para marbot masjid, petugas parkir, warga sekitar hotel, serta penyapu jalan di kawasan Simpang Lima. Suasana hangat dan penuh kebersamaan tampak sejak pagi, ditandai dengan antusiasme dan rasa syukur para penerima manfaat.

Erny Kusmastuti menyampaikan apresiasi kepada para penyapu jalan, marbot, warga sekitar, serta pihak Centre Park yang selama ini turut berkontribusi menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekitar hotel.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi sekaligus berbagi kebahagiaan melalui rezeki yang kami miliki. Semoga apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi kita semua,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Melalui kegiatan ini, Hotel Ciputra Semarang berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadan terus tumbuh, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara hotel dengan masyarakat di sekitarnya.***

Kurangi Emisi, Semarang Genjot Operasional Bus Listrik Secara Masif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang berencana akan memasifkan bus listrik sebagai transportasi publik yang dikelola BLU Trans Semarang.

Namun, Kota Semarang yang memiliki wilayah atas dan bawah menilai perlu adanya uji coba kemampuan bus listrik di medan-medan tersebut.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan saat ini uji coba masih dilakukan di wilayah bawah dengan jalur rata atau flat. Saat uji coba masih dilakukan di koridor 1 trayek Mangkang – Penggaron.

“Kota Semarang ini kan wilayahnya ada yang lembah, bukit maka kita pilih jalur yang flat dulu untuk uji coba. Tapi memang kami niatkan untuk mengurangi emisi gas buang yakni memasifkan operasional bus listrik,” kata Agustina, baru-baru ini.

Namun di sisi lain, bus listrik yang ramah disabilitas harus menggunakan low deck.

Padahal jika bus listrik low deck digunakan di Semarang bawah yang kerap banjir, maka juga akan menjadi kendala.

“Ada berbagai macam usulan salah satunya karena Semarang mengalami banjir maka minta high deck supaya kalau lewat banjir tidak masuk airnya tapi tidak ramah disabilitas, harus low deck sekitar 30 cm untuk ramah disabilitas,” jelasnya.

Untuk itu, Pemkot Semarang akan melakukan proses revitalisasi saluran terutama di wilayah yang kerap dilalui bus listrik.

Agustina menyebut wilayah tengah kota yang paling parah jika banjir terjdi adalah kawasan Simpang Lima, Jalan Gajahmada, Jalan Ahmad Yani, hingga Jalan Ahmad Dahlan.

“Jika ada genangan banjir maka kita akan lakukan proses revitalisasi saluran di manapun berada terutama wilayah yang beririsan dari Mangkang sampai Pedurungan. Yang paling parah di mana air surut susah itu Simpang Lima tahun ini kita selesaikan, lalu sepanjang Ahmad Yani, Ahmad Dahlan, Gajahmada kita bereskan,” tuturnya.

Ia meyakini jika semua saluran sudah direvitalisasi dan mampu diselesaikan maka banjir di kota Semarang mampu dikendalikan dan bus listrik akan bisa berjalan dengan lancar.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat ketika akan memperbaiki saluran itu pasti ada pihak yang terganggu karena kadang saluran di atasnya ada bangunan permanen tapi ini untuk menyelesaikan proses pengendalian banjir. Jika Simpang Lima bisa dikendalikan maka bis listrik akan lancar,” pungkasnya. (Adv)

Perubahan Perwal Musrenbang, Pemkot Semarang Perkuat Peran Kecamatan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menegaskan draf perubahan Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait mekanisme pengusulan pembangunan atau Musrenbang kini disusun dengan pendekatan lebih aspiratif dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Agustina, perbedaan mendasar dalam draf terbaru terletak pada perubahan pola dari sebelumnya yang bersifat alokatif angka menjadi lebih aspiratif.

Dengan demikian, pemerintah kota Semarang tidak lagi sekadar membagi alokasi berdasarkan angka tertentu, melainkan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh aspirasi masyarakat yang masuk.

“Kalau dulu kita merasa sudah dikasih aspirasi, ya sudah selesai. Sekarang tidak bisa lagi begitu. Pemerintah kota Semarang bertanggung jawab penuh terhadap seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat,” ujarnya, belum lama ini.

Dirinya mengakui, skema baru tersebut memperluas ruang tanggung jawab pemerintah sekaligus menambah beban kerja. Akan tetapi, hal itu dinilai sebagai konsekuensi untuk membawa Kota Semarang menjadi lebih baik.

“Ini memang lebih luas dan bebannya lebih berat bagi pemerintah kota. Tapi kita harus lakukan karena kita ingin sesuatu yang sudah hebat menjadi semakin hebat,” tegasnya.

Dalam perubahan Perwal tersebut, mekanisme teknis juga mengalami penyesuaian. Berdasarkan rekomendasi yang ada, alokasi teknis tidak lagi ditempatkan di tingkat kecamatan. Sehingga nantinya kecamatan akan difokuskan kembali pada fungsi pelayanan masyarakat.

“Sudah tidak boleh lagi ada alokasi teknis di kecamatan. Kecamatan kembali pada pelayanan. Semua urusan pembangunan dan lainnya kembali ke dinas teknis,” jelasnya.

Meski demikian, usulan dari kecamatan tetap dapat diajukan melalui mekanisme yang telah diatur.

Bahkan, di tengah tahun anggaran, pengajuan tetap dimungkinkan tanpa harus menunggu akhir proses perencanaan.

Untuk kebutuhan kecil, dinas terkait dapat memanfaatkan biaya operasional guna menyelesaikan persoalan yang mendesak.

Sementara itu, untuk program berskala besar, tetap diperlukan perencanaan matang melalui road map yang jelas agar selaras dengan arah pembangunan daerah.

Agustina menambahkan, pembahasan draf Perwal tersebut juga telah melalui proses bersama DPRD karena berkaitan erat dengan kinerja pemerintah daerah secara utuh, baik eksekutif maupun legislatif.

“Ini memang cukup rumit, tapi saya yakin pemerintah kota dan masyarakat Kota Semarang siap menghadapi tantangan ini,” tuturnya.(Adv)

Hotel Ciputra Semarang Gelar Berbagi Berkah Ramadan 1447 H Bersama Anak Panti Asuhan Riyaadlul Jannah dalam Rangka Nuzulul Quran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang, hotel bintang lima bertaraf internasional yang terletak di kawasan Simpang Lima Semarang, kembali menggelar kegiatan sosial Berbagi Berkah Ramadan 1447 H pada Kamis (05/03) yang berlangsung di Puri Lobby Hotel Ciputra Semarang.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Nuzulul Quran sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Hotel Ciputra Semarang untuk berbagi bersama anak-anak di bulan suci Ramadan.

Sebanyak 47 anak dari Panti Asuhan Riyaadlul Jannah hadir dalam acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan secara langsung oleh Hotel Ciputra Semarang sebagai bagian dari program kepedulian sosial perusahaan selama bulan Ramadan.
Acara diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan religi yang khidmat dan penuh makna, di antaranya pembacaan Ayat Kursi, sari tilawah, penampilan hadroh, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Rohman dan do’a bersama yang dipimpin oleh Ustadz Rofiq Hasyim Asy’ari dari Panti Asuhan Riyaadlul Jannah.

Momentum peringatan Nuzulul Quran juga menjadi pengingat akan pentingnya meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

Suasana Ramadan semakin terasa dengan lantunan sholawat dari hadroh dan do’a bersama yang menambah kekhusyukan acara. Selain itu, Hotel Ciputra Semarang juga membagikan goodie bag berisi perlengkapan mandi yang dibutuhkan serta uang saku kepada anak-anak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi keseharian mereka.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk merasakan kebersamaan serta mendapatkan pengalaman spiritual yang positif di bulan yang penuh berkah.

Selain mengikuti rangkaian acara religi, mereka juga menikmati momen kebersamaan yang hangat bersama tim dari Hotel Ciputra Semarang.

General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel untuk terus menebarkan kebaikan di bulan Ramadan.

“Melalui kegiatan Berbagi Berkah Ramadan ini, kami berharap dapat menghadirkan kebahagiaan serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak dari Panti Asuhan Riyaadlul Jannah. Momentum Nuzulul Quran ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Erny Kusmastuti.***

PGN Mantap Lanjutkan Ekspansi Gas di Wilayah DIY Targetkan Tambah 1000 Pelanggan di Sleman

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperkuat komitmennya dalam mendukung swasembada energi nasional melalui percepatan pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pada 2026, PGN menargetkan penambahan sekitar 500–1.000 pelanggan baru di Kabupaten Sleman sebagai bagian dari ekspansi pemanfaatan gas bumi di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, jumlah pelanggan jaringan gas di Sleman telah mencapai 4.240 sambungan rumah tangga dan pelanggan kecil. Secara keseluruhan, pelanggan jargas PGN di wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, dan sekitarnya terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan pengembangan jargas merupakan bagian dari dukungan PGN terhadap agenda ketahanan energi nasional, termasuk pengurangan ketergantungan terhadap energi impor.

“Pengembangan jaringan gas bumi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi. Pemanfaatan gas bumi domestik tidak hanya memberikan energi yang lebih praktis dan efisien bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG,” ujar Hery usai kegiatan gas in jaringan gas rumah tangga di Condongcatur, Sleman.

Menurut Hery, gas bumi memiliki sejumlah keunggulan, antara lain mengalir 24 jam, lebih praktis karena tidak memerlukan penggantian tabung, serta lebih aman karena sistem distribusinya terintegrasi dan diawasi secara berkala.

Pemanfaatan gas bumi juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar berbasis minyak.

Sementara itu, General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto menyampaikan bahwa pertumbuhan pelanggan di DIY menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan gas bumi.

“Saat ini jumlah pelanggan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah mencapai sekitar 5.000 pelanggan dan terus bertambah. Kami melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan proses pembangunan dan penyambungan berjalan lancar,” jelasnya.

Proses pemasangan jaringan gas dilakukan melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran resmi.

Masyarakat dapat mengajukan pemasangan secara mandiri melalui kanal resmi PGN maupun dengan mendatangi kantor layanan PGN terdekat.

Bagi pelaku usaha kecil dan sektor jasa seperti hotel, restoran, kafe, serta rumah sakit, pemanfaatan gas bumi memberikan efisiensi biaya operasional dan kepastian pasokan energi.

Muhadi (69), pelaku usaha kuliner di Condongcatur, mengaku penggunaan jargas membantu menunjang aktivitas usahanya.

“Lebih praktis dan tidak perlu khawatir kehabisan. Gasnya mengalir terus, jadi lebih nyaman untuk kebutuhan memasak sehari-hari,” ujarnya.

PGN menegaskan bahwa pengembangan jaringan gas di DIY akan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keandalan infrastruktur, serta keberlanjutan lingkungan. Melalui perluasan jargas, PGN berharap pemanfaatan gas bumi domestik semakin meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.***

Undip Respons Dugaan Main Hakim Sendiri di Lingkungan Kampus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) berinisial Arnendo (20) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan mahasiswa satu jurusan di sebuah rumah kos kawasan Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, pada 15 November 2025 malam. Korban mengalami luka berat dan kini menjalani pemulihan serta cuti kuliah akibat trauma.

Arnendo merupakan mahasiswa Jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya angkatan 2024. Peristiwa ini mencuat ke publik setelah beredar luas di media sosial, bersamaan dengan tudingan dugaan pelecehan seksual yang diarahkan kepada korban.

Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Dr. Nurul Hasfi, menegaskan kampus tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya peristiwa kekerasan dalam bentuk apa pun. Universitas menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, tidak dapat ditoleransi dan harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, laporan dugaan pelecehan seksual yang ditujukan kepada korban juga tengah diproses sesuai mekanisme yang berlaku di kampus.

“Universitas berkomitmen menindaklanjuti secara serius melalui prosedur yang berlaku, serta memberikan pendampingan dan perlindungan kepada pihak korban pelecehan seksual,” tegasnya.

Penasihat hukum korban dari LBH Petir Jateng, Zainal Petir, menyebut pengeroyokan bermula saat korban diundang datang ke sebuah kos di Jalan Bulusan Utara Raya sekitar pukul 22.00 WIB dengan alasan membahas rencana acara musik kampus.

Setibanya di lokasi, korban disebut langsung didesak mengakui dugaan pelecehan terhadap seorang mahasiswi junior berinisial Uca.

Menurut Zainal, kliennya telah menjelaskan bahwa insiden tersebut hanya candaan, yakni menarik tangan untuk mengajak makan bersama dalam konteks kegiatan tim sukses pemilihan ketua himpunan mahasiswa jurusan.

Perdebatan sekitar satu jam kemudian berubah menjadi kekerasan pada sekitar pukul 23.00 WIB. Seorang mahasiswa semester 6 diduga memulai pemukulan, disusul puluhan mahasiswa lain secara bergantian.

Korban disebut dipukul dan ditendang berulang kali. Ia juga dilaporkan diludahi, disundut rokok, dan ditusuk jarum pentul. Hanger, batang kayu, dan gesper disebut digunakan untuk memukul bagian kepala korban. Leher korban bahkan sempat diikat menggunakan ikat pinggang.

“Penganiayaan berlangsung sampai sekitar pukul 04.15 WIB atau setelah azan subuh terdengar,” ungkap Zainal.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami patah tulang hidung, gegar otak, dan gangguan saraf mata kiri. Ia sempat dirawat di RS Banyumanik 2 sebelum dirujuk ke RS Bina Kasih Ambarawa hingga 21 November 2025.

Trauma fisik dan psikologis membuat korban memilih mengambil cuti kuliah.

Menanggapi dugaan aksi main hakim sendiri tersebut, pihak Undip menyatakan penyesalan dan memastikan penanganan internal dilakukan.

“Terkait dugaan tindakan penganiayaan dan main hakim sendiri, universitas sangat menyesalkan kejadian tersebut dan akan menindaklanjuti secara serius dan komprehensif,” tegas Nurul.

Undip telah membentuk Tim Kode Etik untuk mengawal proses pemeriksaan. Jika terbukti terjadi pelanggaran, sanksi akan dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Universitas menghormati dan mempercayai proses hukum yang sedang berjalan, serta akan terus memantau agar berlangsung objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak,” pungkasnya.

JNE Rayakan Ramadan 1447 H, Gulirkan Promo Pengiriman hingga Aksi Sosial

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, perusahaan logistik nasional JNE meluncurkan rangkaian program bertema “BERGEMA” (Bergerak Bersama untuk Sesama). Program ini mencakup promo pengiriman, aktivasi digital, hingga kegiatan sosial yang digelar sepanjang Ramadan 2026.

Sebagai dukungan bagi masyarakat yang bersiap mudik, JNE menghadirkan promo pengiriman kendaraan melalui layanan JTR (JNE Trucking). Pelanggan memperoleh cashback Rp200.000 untuk pengiriman sepeda motor kategori <130cc, >130cc–200cc, dan >200cc–300cc dari dan tujuan Sumatera (Bandar Lampung dan Palembang), Jawa, serta Bali. Promo berlaku pada periode arus mudik 5–18 Maret 2026 dan arus balik 23–29 April 2026.

Untuk pelanggan yang tergabung dalam JNE Loyalty Card (JLC), perusahaan memberikan program THR JLC berupa double point untuk layanan YES dan Reguler tujuan nasional dengan minimum transaksi Rp250.000 pada 1–20 Maret 2026.

Selain itu, tersedia diskon ongkos kirim 30 persen untuk layanan Reguler dalam kota di wilayah Jawa dan Bali pada 22–24 Maret 2026.

Melalui unit PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara), JNE juga menggelar Bazar Ramadan pada 11–13 Maret 2026 di Kantor Pusat JNE, Jalan Tomang Raya No. 11, Jakarta Barat. Bazar menyediakan kebutuhan pokok, kue kering, hingga camilan. Sementara itu, Festival Jajanan Pesona (FJP) menawarkan diskon 35 persen untuk lebih dari 100 produk yang dapat dipesan secara daring selama 23 Februari–4 Maret 2026.

Di sektor pengiriman instan, Roket Indonesia menghadirkan program THR Ramadan dengan potongan ongkos kirim hingga 80 persen menggunakan kode THRROKET2026 pada 23 Februari–8 Maret 2026. Layanan ini menjanjikan waktu pengiriman hingga tiga jam, dilengkapi fitur live tracking, asuransi kiriman, dan multidrop. Saat ini Roket Indonesia telah beroperasi di lebih dari 54 kota di Indonesia.

Aktivasi digital turut digelar melalui akun media sosial JNE_ID. Perusahaan berkolaborasi dengan sejumlah jenama lokal dalam giveaway “Game Si Joni” serta program Instagram Live BERGEMA yang menghadirkan narasumber Ummi Haneen Akhira, dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ, Harryka Joddy P, S.Psi, CFP, IFP, dan Muhammad Arkan. Program ini tayang rutin selama Ramadan.

Selain promo komersial, JNE menyelenggarakan kegiatan sosial “Harmoni Ramadan” pada 26 Februari 2026 secara hybrid di Ballroom Kantor Pusat JNE dan diikuti kantor cabang di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diisi buka puasa bersama Yayasan Yatim Baitul Hilmi, tausiyah Habib Isa Al Kaff, serta penampilan Vikri and My Magic & Friends. Dalam acara tersebut juga dilakukan pengundian doorprize senilai puluhan juta rupiah dan Grand Prize ibadah umrah bagi karyawan.

Program sosial lainnya mencakup pembagian takjil, buka puasa bersama anak yatim, serta penyaluran bantuan CSR ke berbagai panti asuhan di kantor cabang JNE di seluruh Indonesia.

Eri Palgunadi, selaku SVP Marketing Group Head JNE, menyampaikan bahwa memasuki usia ke-35 tahun, JNE berkomitmen untuk terus memperkuat semangat Connecting Happiness.

“Melalui tema BERGEMA, JNE ingin memastikan bahwa setiap pelanggan merasakan kemudahan dalam mengirimkan paket, mendapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan melalui PESONA, serta menikmati layanan kiriman instan melalui Roket Indonesia. Seluruh program ini dirancang agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga silaturahmi tetap terhubung dengan penuh makna di setiap perjalanan pengiriman,” ungkapnya.***

Transfer Rp3,99 Miliar Berujung Kasus Cek Kosong, Pengusaha Jadi Tersangka

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sengketa proyek wahana wisata di Boja, Kabupaten Kendal, berbuntut proses hukum saling lapor. Pengusaha berinisial ASA, owner PT SPG, yang sebelumnya melaporkan dugaan penipuan proyek ke Polres Kendal, kini ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan cek kosong yang ditangani Polda Jawa Tengah.

Kuasa hukum ASA, Rahdyan Trijoko Pamungkas, menyatakan perkara bermula dari transfer dana kas bon yang dilakukan kliennya kepada Ir. EW. Sepanjang Desember 2023 hingga Februari 2024, ASA mentransfer total Rp3.990.000.000 ke rekening atas nama Ir. EW di BCA. Transfer dilakukan enam kali melalui sistem perbankan resmi dan tercatat dalam mutasi rekening.

Dana tersebut, kata Rahdyan, diberikan atas permintaan langsung Ir. EW untuk kebutuhan kas bon proyek wahana wisata di Boja.

“Klien kami disampaikan bahwa proyek ini akan menjadi ikon wisata dan berpotensi viral. Bahkan disebut proyek bisa berhenti jika tidak segera dimaksimalkan,” kata Rahdyan usai membuat aduan baru di Mapolda Jateng, Rabu (4/3/2026).

Menurut dia, hingga kini tidak ada laporan pertanggungjawaban tertulis, bukti pembayaran vendor, maupun rekap penggunaan dana yang terverifikasi.

Permintaan tambahan dana muncul pada 15 Maret 2024. Pukul 08.53 WIB, ASA diminta mengirim Rp1.677.500.000. Beberapa jam kemudian, nominal berubah menjadi Rp2.875.223.020. Dalam rincian tersebut tercantum fee kontraktor 10 persen senilai Rp1.197.723.020 tanpa dasar perjanjian tertulis.

Kuasa hukum lainnya, Joko Susanto, menilai perubahan nilai dalam waktu singkat menimbulkan pertanyaan. ASA tidak memenuhi permintaan tersebut karena belum ada transparansi maupun pertanggungjawaban atas dana sebelumnya.

Pada hari yang sama pukul 14.53 WIB, atas permintaan Ir. EW, ASA menerbitkan cek giro Bank BNI senilai Rp2.875.000.000 dengan batas kliring 29 April 2024. Joko menyebut cek diterbitkan sebagai solusi sementara.

“Klien kami sudah mentransfer hampir Rp4 miliar sebelumnya. Cek ini diberikan sebagai win-win solution sambil menunggu laporan resmi,” katanya.

Ia menegaskan penerbitan cek bukan bentuk pengingkaran kewajiban, melainkan bagian dari proses permintaan Ir. EW.

Sebelum batas kliring, pada 27 April 2024 pukul 22.48 WIB, ASA melalui pesan WhatsApp meminta agar cek tidak dicairkan dan dikembalikan. Ia juga menyampaikan akan mengganti pembayaran setelah ada penyelesaian pertanggungjawaban dana sebelumnya. Namun pada malam yang sama muncul permintaan agar cek diganti dengan transfer tunai senilai Rp3.549.217.147.

Menurut Joko, kenaikan nominal tersebut memperkuat dugaan ketidakjelasan dasar perhitungan. Meski telah diminta untuk tidak dicairkan, cek tetap diajukan kliring pada 6 dan 7 Mei 2024 dan dinyatakan kosong karena dana belum tersedia.

“Atas saran pihak bank, klien kami langsung membuat Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK) sebagai langkah pengamanan perusahaan. Tentu merupakan tindakan preventif agar instrumen pembayaran tidak disalahgunakan. Namun justru dijadikan dasar laporan pidana,” jelasnya.

Laporan dugaan cek kosong diproses di Polda Jateng. ASA ditetapkan sebagai tersangka dan sempat ditahan sebelum penahanannya ditangguhkan. Sementara itu, laporan ASA terkait dugaan penipuan proyek masih ditangani Polres Kendal dan Ir. EW telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kuasa hukum menilai kedua perkara tidak dapat dipisahkan karena berakar pada proyek yang sama. Mereka menyebut ASA merupakan pihak yang lebih dahulu melapor karena merasa dirugikan secara finansial.

“Kami berharap proses hukum berjalan objektif dan proporsional. Klien kami mencari keadilan, bukan untuk dikriminalisasi,” tandasnya.

Hingga kini, kedua proses hukum berjalan paralel dan upaya mediasi belum menghasilkan kesepakatan final antara para pihak.***

Momentum Ramadan, Tri Ajak Generasi Muda Ambil #PilihanBijak dan Tetap Produktif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Keberuntungan menghampiri Naufal Abdianto (20), karyawan minimarket asal Klaten, yang berhasil membawa pulang mobil listrik BYD Atto 1 Dynamic setelah terpilih sebagai pemenang Grand Prize program BombasTri dari Tri, brand milik Indosat Ooredoo Hutchison.

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan Indosat region Central Java di Semarang. Naufal, yang telah menjadi pelanggan Tri sejak 2021, mengaku tidak menyangka namanya terpilih dari jutaan peserta di seluruh Indonesia.

“Saya sangat senang dan tidak menyangka. Dari daerah saya bisa dapat hadiah sebesar ini. Terima kasih banyak kepada Tri, semoga sukses selalu,” ujar Naufal usai menerima hadiah.

Program BombasTri mengusung konsep “Serbu Hadiahnya, Double Kesempatannya” dan berlangsung pada 1 September hingga 31 Desember 2025.

Program ini menjadi bentuk apresiasi Tri kepada pelanggan yang terus mempercayakan kebutuhan konektivitas digitalnya.

EVP-Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, mengatakan BombasTri merupakan wujud terima kasih perusahaan kepada pelanggan.

“Lebih dari sekadar hadiah, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan dan relevan dengan kebutuhan digital pelanggan sehari-hari,” ujarnya.

Sepanjang periode program, BombasTri mencatat lebih dari 29 juta tiket undian dari seluruh Indonesia. Ribuan hadiah telah dibagikan, mulai dari voucher belanja digital hingga berbagai grand prize seperti Samsung Galaxy A56 5G, Nintendo Switch 2, ASUS ROG Strix G16, Vespa LX 125, serta mobil listrik BYD Atto 1 Dynamic.

Memasuki bulan Ramadan, Tri juga mengajak generasi muda untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital melalui kampanye #PilihanBijak.

Momentum Ramadan dinilai sebagai waktu reflektif, di mana aktivitas digital cenderung meningkat, mulai dari mencari inspirasi religi, rekomendasi buka puasa, hingga hiburan di media sosial.

Fahd menambahkan, Ramadan menjadi momen untuk berhenti sejenak dan memilih hal-hal yang benar-benar bermakna.

“Sebagai brand yang dekat dengan generasi muda, Tri ingin hadir sebagai #PilihanBijak melalui inovasi, ekstra benefit, konektivitas hemat, dan sinyal cepat agar mereka bisa menjalani Ramadan dengan lebih bermakna,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Tri menghadirkan Paket Isi Ulang Happy 65GB/28 hari seharga Rp100.000 dengan sejumlah manfaat tambahan, seperti 10.000 menit telepon dan SMS ke sesama nomor Tri dan IM3, langganan Vidio Platinum, serta perlindungan dari ancaman digital melalui fitur Tri AI: Anti Spam/Scam.

Melalui berbagai inisiatif ini, Tri menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman digital yang andal, aman, dan relevan bagi generasi muda agar tetap terhubung, produktif, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif selama Ramadan.

Informasi lebih lanjut mengenai program dan promo dapat diakses melalui aplikasi bima+ maupun akun resmi media sosial @triindonesia.***