spot_img
Beranda blog Halaman 11

Hotel Ciputra Semarang Gelar Berbagi Berkah Ramadan 1447 H Bersama Anak Panti Asuhan Riyaadlul Jannah dalam Rangka Nuzulul Quran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hotel Ciputra Semarang, hotel bintang lima bertaraf internasional yang terletak di kawasan Simpang Lima Semarang, kembali menggelar kegiatan sosial Berbagi Berkah Ramadan 1447 H pada Kamis (05/03) yang berlangsung di Puri Lobby Hotel Ciputra Semarang.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Nuzulul Quran sekaligus sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Hotel Ciputra Semarang untuk berbagi bersama anak-anak di bulan suci Ramadan.

Sebanyak 47 anak dari Panti Asuhan Riyaadlul Jannah hadir dalam acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan secara langsung oleh Hotel Ciputra Semarang sebagai bagian dari program kepedulian sosial perusahaan selama bulan Ramadan.
Acara diisi dengan berbagai rangkaian kegiatan religi yang khidmat dan penuh makna, di antaranya pembacaan Ayat Kursi, sari tilawah, penampilan hadroh, serta tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Rohman dan do’a bersama yang dipimpin oleh Ustadz Rofiq Hasyim Asy’ari dari Panti Asuhan Riyaadlul Jannah.

Momentum peringatan Nuzulul Quran juga menjadi pengingat akan pentingnya meneladani nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama.

Suasana Ramadan semakin terasa dengan lantunan sholawat dari hadroh dan do’a bersama yang menambah kekhusyukan acara. Selain itu, Hotel Ciputra Semarang juga membagikan goodie bag berisi perlengkapan mandi yang dibutuhkan serta uang saku kepada anak-anak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi keseharian mereka.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak untuk merasakan kebersamaan serta mendapatkan pengalaman spiritual yang positif di bulan yang penuh berkah.

Selain mengikuti rangkaian acara religi, mereka juga menikmati momen kebersamaan yang hangat bersama tim dari Hotel Ciputra Semarang.

General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel untuk terus menebarkan kebaikan di bulan Ramadan.

“Melalui kegiatan Berbagi Berkah Ramadan ini, kami berharap dapat menghadirkan kebahagiaan serta memberikan pengalaman yang berkesan bagi anak-anak dari Panti Asuhan Riyaadlul Jannah. Momentum Nuzulul Quran ini juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menebarkan kebaikan, memperkuat kepedulian sosial, serta mempererat kebersamaan di bulan suci Ramadan,” ujar Erny Kusmastuti.***

PGN Mantap Lanjutkan Ekspansi Gas di Wilayah DIY Targetkan Tambah 1000 Pelanggan di Sleman

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memperkuat komitmennya dalam mendukung swasembada energi nasional melalui percepatan pengembangan jaringan gas bumi (jargas) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pada 2026, PGN menargetkan penambahan sekitar 500–1.000 pelanggan baru di Kabupaten Sleman sebagai bagian dari ekspansi pemanfaatan gas bumi di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, jumlah pelanggan jaringan gas di Sleman telah mencapai 4.240 sambungan rumah tangga dan pelanggan kecil. Secara keseluruhan, pelanggan jargas PGN di wilayah Kota Yogyakarta, Sleman, dan sekitarnya terus bertumbuh seiring meningkatnya kebutuhan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta mengatakan pengembangan jargas merupakan bagian dari dukungan PGN terhadap agenda ketahanan energi nasional, termasuk pengurangan ketergantungan terhadap energi impor.

“Pengembangan jaringan gas bumi ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam mewujudkan swasembada energi. Pemanfaatan gas bumi domestik tidak hanya memberikan energi yang lebih praktis dan efisien bagi masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi ketergantungan pada impor LPG,” ujar Hery usai kegiatan gas in jaringan gas rumah tangga di Condongcatur, Sleman.

Menurut Hery, gas bumi memiliki sejumlah keunggulan, antara lain mengalir 24 jam, lebih praktis karena tidak memerlukan penggantian tabung, serta lebih aman karena sistem distribusinya terintegrasi dan diawasi secara berkala.

Pemanfaatan gas bumi juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar berbasis minyak.

Sementara itu, General Manager PGN Sales and Operation Region (SOR) III Hedi Hedianto menyampaikan bahwa pertumbuhan pelanggan di DIY menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan gas bumi.

“Saat ini jumlah pelanggan di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya telah mencapai sekitar 5.000 pelanggan dan terus bertambah. Kami melakukan pendekatan langsung ke masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah daerah hingga tingkat RT dan RW untuk memastikan proses pembangunan dan penyambungan berjalan lancar,” jelasnya.

Proses pemasangan jaringan gas dilakukan melalui tahapan sosialisasi dan pendaftaran resmi.

Masyarakat dapat mengajukan pemasangan secara mandiri melalui kanal resmi PGN maupun dengan mendatangi kantor layanan PGN terdekat.

Bagi pelaku usaha kecil dan sektor jasa seperti hotel, restoran, kafe, serta rumah sakit, pemanfaatan gas bumi memberikan efisiensi biaya operasional dan kepastian pasokan energi.

Muhadi (69), pelaku usaha kuliner di Condongcatur, mengaku penggunaan jargas membantu menunjang aktivitas usahanya.

“Lebih praktis dan tidak perlu khawatir kehabisan. Gasnya mengalir terus, jadi lebih nyaman untuk kebutuhan memasak sehari-hari,” ujarnya.

PGN menegaskan bahwa pengembangan jaringan gas di DIY akan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keandalan infrastruktur, serta keberlanjutan lingkungan. Melalui perluasan jargas, PGN berharap pemanfaatan gas bumi domestik semakin meningkat dan memberikan dampak langsung terhadap penguatan ekonomi daerah sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.***

Undip Respons Dugaan Main Hakim Sendiri di Lingkungan Kampus

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) berinisial Arnendo (20) diduga menjadi korban pengeroyokan oleh puluhan mahasiswa satu jurusan di sebuah rumah kos kawasan Bulusan, Tembalang, Kota Semarang, pada 15 November 2025 malam. Korban mengalami luka berat dan kini menjalani pemulihan serta cuti kuliah akibat trauma.

Arnendo merupakan mahasiswa Jurusan Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Budaya angkatan 2024. Peristiwa ini mencuat ke publik setelah beredar luas di media sosial, bersamaan dengan tudingan dugaan pelecehan seksual yang diarahkan kepada korban.

Direktur Direktorat Jejaring Media, Komunitas dan Komunikasi Publik Undip, Dr. Nurul Hasfi, menegaskan kampus tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan.

“Kami sangat menyayangkan terjadinya peristiwa kekerasan dalam bentuk apa pun. Universitas menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan, termasuk kekerasan seksual, tidak dapat ditoleransi dan harus diproses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menambahkan, laporan dugaan pelecehan seksual yang ditujukan kepada korban juga tengah diproses sesuai mekanisme yang berlaku di kampus.

“Universitas berkomitmen menindaklanjuti secara serius melalui prosedur yang berlaku, serta memberikan pendampingan dan perlindungan kepada pihak korban pelecehan seksual,” tegasnya.

Penasihat hukum korban dari LBH Petir Jateng, Zainal Petir, menyebut pengeroyokan bermula saat korban diundang datang ke sebuah kos di Jalan Bulusan Utara Raya sekitar pukul 22.00 WIB dengan alasan membahas rencana acara musik kampus.

Setibanya di lokasi, korban disebut langsung didesak mengakui dugaan pelecehan terhadap seorang mahasiswi junior berinisial Uca.

Menurut Zainal, kliennya telah menjelaskan bahwa insiden tersebut hanya candaan, yakni menarik tangan untuk mengajak makan bersama dalam konteks kegiatan tim sukses pemilihan ketua himpunan mahasiswa jurusan.

Perdebatan sekitar satu jam kemudian berubah menjadi kekerasan pada sekitar pukul 23.00 WIB. Seorang mahasiswa semester 6 diduga memulai pemukulan, disusul puluhan mahasiswa lain secara bergantian.

Korban disebut dipukul dan ditendang berulang kali. Ia juga dilaporkan diludahi, disundut rokok, dan ditusuk jarum pentul. Hanger, batang kayu, dan gesper disebut digunakan untuk memukul bagian kepala korban. Leher korban bahkan sempat diikat menggunakan ikat pinggang.

“Penganiayaan berlangsung sampai sekitar pukul 04.15 WIB atau setelah azan subuh terdengar,” ungkap Zainal.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami patah tulang hidung, gegar otak, dan gangguan saraf mata kiri. Ia sempat dirawat di RS Banyumanik 2 sebelum dirujuk ke RS Bina Kasih Ambarawa hingga 21 November 2025.

Trauma fisik dan psikologis membuat korban memilih mengambil cuti kuliah.

Menanggapi dugaan aksi main hakim sendiri tersebut, pihak Undip menyatakan penyesalan dan memastikan penanganan internal dilakukan.

“Terkait dugaan tindakan penganiayaan dan main hakim sendiri, universitas sangat menyesalkan kejadian tersebut dan akan menindaklanjuti secara serius dan komprehensif,” tegas Nurul.

Undip telah membentuk Tim Kode Etik untuk mengawal proses pemeriksaan. Jika terbukti terjadi pelanggaran, sanksi akan dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Universitas menghormati dan mempercayai proses hukum yang sedang berjalan, serta akan terus memantau agar berlangsung objektif, transparan, dan berkeadilan bagi semua pihak,” pungkasnya.

JNE Rayakan Ramadan 1447 H, Gulirkan Promo Pengiriman hingga Aksi Sosial

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, perusahaan logistik nasional JNE meluncurkan rangkaian program bertema “BERGEMA” (Bergerak Bersama untuk Sesama). Program ini mencakup promo pengiriman, aktivasi digital, hingga kegiatan sosial yang digelar sepanjang Ramadan 2026.

Sebagai dukungan bagi masyarakat yang bersiap mudik, JNE menghadirkan promo pengiriman kendaraan melalui layanan JTR (JNE Trucking). Pelanggan memperoleh cashback Rp200.000 untuk pengiriman sepeda motor kategori <130cc, >130cc–200cc, dan >200cc–300cc dari dan tujuan Sumatera (Bandar Lampung dan Palembang), Jawa, serta Bali. Promo berlaku pada periode arus mudik 5–18 Maret 2026 dan arus balik 23–29 April 2026.

Untuk pelanggan yang tergabung dalam JNE Loyalty Card (JLC), perusahaan memberikan program THR JLC berupa double point untuk layanan YES dan Reguler tujuan nasional dengan minimum transaksi Rp250.000 pada 1–20 Maret 2026.

Selain itu, tersedia diskon ongkos kirim 30 persen untuk layanan Reguler dalam kota di wilayah Jawa dan Bali pada 22–24 Maret 2026.

Melalui unit PESONA (Pesanan Oleh-oleh Nusantara), JNE juga menggelar Bazar Ramadan pada 11–13 Maret 2026 di Kantor Pusat JNE, Jalan Tomang Raya No. 11, Jakarta Barat. Bazar menyediakan kebutuhan pokok, kue kering, hingga camilan. Sementara itu, Festival Jajanan Pesona (FJP) menawarkan diskon 35 persen untuk lebih dari 100 produk yang dapat dipesan secara daring selama 23 Februari–4 Maret 2026.

Di sektor pengiriman instan, Roket Indonesia menghadirkan program THR Ramadan dengan potongan ongkos kirim hingga 80 persen menggunakan kode THRROKET2026 pada 23 Februari–8 Maret 2026. Layanan ini menjanjikan waktu pengiriman hingga tiga jam, dilengkapi fitur live tracking, asuransi kiriman, dan multidrop. Saat ini Roket Indonesia telah beroperasi di lebih dari 54 kota di Indonesia.

Aktivasi digital turut digelar melalui akun media sosial JNE_ID. Perusahaan berkolaborasi dengan sejumlah jenama lokal dalam giveaway “Game Si Joni” serta program Instagram Live BERGEMA yang menghadirkan narasumber Ummi Haneen Akhira, dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ, Harryka Joddy P, S.Psi, CFP, IFP, dan Muhammad Arkan. Program ini tayang rutin selama Ramadan.

Selain promo komersial, JNE menyelenggarakan kegiatan sosial “Harmoni Ramadan” pada 26 Februari 2026 secara hybrid di Ballroom Kantor Pusat JNE dan diikuti kantor cabang di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini diisi buka puasa bersama Yayasan Yatim Baitul Hilmi, tausiyah Habib Isa Al Kaff, serta penampilan Vikri and My Magic & Friends. Dalam acara tersebut juga dilakukan pengundian doorprize senilai puluhan juta rupiah dan Grand Prize ibadah umrah bagi karyawan.

Program sosial lainnya mencakup pembagian takjil, buka puasa bersama anak yatim, serta penyaluran bantuan CSR ke berbagai panti asuhan di kantor cabang JNE di seluruh Indonesia.

Eri Palgunadi, selaku SVP Marketing Group Head JNE, menyampaikan bahwa memasuki usia ke-35 tahun, JNE berkomitmen untuk terus memperkuat semangat Connecting Happiness.

“Melalui tema BERGEMA, JNE ingin memastikan bahwa setiap pelanggan merasakan kemudahan dalam mengirimkan paket, mendapatkan kemudahan untuk memenuhi kebutuhan Ramadan melalui PESONA, serta menikmati layanan kiriman instan melalui Roket Indonesia. Seluruh program ini dirancang agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat, sehingga silaturahmi tetap terhubung dengan penuh makna di setiap perjalanan pengiriman,” ungkapnya.***

Transfer Rp3,99 Miliar Berujung Kasus Cek Kosong, Pengusaha Jadi Tersangka

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sengketa proyek wahana wisata di Boja, Kabupaten Kendal, berbuntut proses hukum saling lapor. Pengusaha berinisial ASA, owner PT SPG, yang sebelumnya melaporkan dugaan penipuan proyek ke Polres Kendal, kini ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan cek kosong yang ditangani Polda Jawa Tengah.

Kuasa hukum ASA, Rahdyan Trijoko Pamungkas, menyatakan perkara bermula dari transfer dana kas bon yang dilakukan kliennya kepada Ir. EW. Sepanjang Desember 2023 hingga Februari 2024, ASA mentransfer total Rp3.990.000.000 ke rekening atas nama Ir. EW di BCA. Transfer dilakukan enam kali melalui sistem perbankan resmi dan tercatat dalam mutasi rekening.

Dana tersebut, kata Rahdyan, diberikan atas permintaan langsung Ir. EW untuk kebutuhan kas bon proyek wahana wisata di Boja.

“Klien kami disampaikan bahwa proyek ini akan menjadi ikon wisata dan berpotensi viral. Bahkan disebut proyek bisa berhenti jika tidak segera dimaksimalkan,” kata Rahdyan usai membuat aduan baru di Mapolda Jateng, Rabu (4/3/2026).

Menurut dia, hingga kini tidak ada laporan pertanggungjawaban tertulis, bukti pembayaran vendor, maupun rekap penggunaan dana yang terverifikasi.

Permintaan tambahan dana muncul pada 15 Maret 2024. Pukul 08.53 WIB, ASA diminta mengirim Rp1.677.500.000. Beberapa jam kemudian, nominal berubah menjadi Rp2.875.223.020. Dalam rincian tersebut tercantum fee kontraktor 10 persen senilai Rp1.197.723.020 tanpa dasar perjanjian tertulis.

Kuasa hukum lainnya, Joko Susanto, menilai perubahan nilai dalam waktu singkat menimbulkan pertanyaan. ASA tidak memenuhi permintaan tersebut karena belum ada transparansi maupun pertanggungjawaban atas dana sebelumnya.

Pada hari yang sama pukul 14.53 WIB, atas permintaan Ir. EW, ASA menerbitkan cek giro Bank BNI senilai Rp2.875.000.000 dengan batas kliring 29 April 2024. Joko menyebut cek diterbitkan sebagai solusi sementara.

“Klien kami sudah mentransfer hampir Rp4 miliar sebelumnya. Cek ini diberikan sebagai win-win solution sambil menunggu laporan resmi,” katanya.

Ia menegaskan penerbitan cek bukan bentuk pengingkaran kewajiban, melainkan bagian dari proses permintaan Ir. EW.

Sebelum batas kliring, pada 27 April 2024 pukul 22.48 WIB, ASA melalui pesan WhatsApp meminta agar cek tidak dicairkan dan dikembalikan. Ia juga menyampaikan akan mengganti pembayaran setelah ada penyelesaian pertanggungjawaban dana sebelumnya. Namun pada malam yang sama muncul permintaan agar cek diganti dengan transfer tunai senilai Rp3.549.217.147.

Menurut Joko, kenaikan nominal tersebut memperkuat dugaan ketidakjelasan dasar perhitungan. Meski telah diminta untuk tidak dicairkan, cek tetap diajukan kliring pada 6 dan 7 Mei 2024 dan dinyatakan kosong karena dana belum tersedia.

“Atas saran pihak bank, klien kami langsung membuat Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK) sebagai langkah pengamanan perusahaan. Tentu merupakan tindakan preventif agar instrumen pembayaran tidak disalahgunakan. Namun justru dijadikan dasar laporan pidana,” jelasnya.

Laporan dugaan cek kosong diproses di Polda Jateng. ASA ditetapkan sebagai tersangka dan sempat ditahan sebelum penahanannya ditangguhkan. Sementara itu, laporan ASA terkait dugaan penipuan proyek masih ditangani Polres Kendal dan Ir. EW telah ditetapkan sebagai tersangka.

Kuasa hukum menilai kedua perkara tidak dapat dipisahkan karena berakar pada proyek yang sama. Mereka menyebut ASA merupakan pihak yang lebih dahulu melapor karena merasa dirugikan secara finansial.

“Kami berharap proses hukum berjalan objektif dan proporsional. Klien kami mencari keadilan, bukan untuk dikriminalisasi,” tandasnya.

Hingga kini, kedua proses hukum berjalan paralel dan upaya mediasi belum menghasilkan kesepakatan final antara para pihak.***

Momentum Ramadan, Tri Ajak Generasi Muda Ambil #PilihanBijak dan Tetap Produktif

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Keberuntungan menghampiri Naufal Abdianto (20), karyawan minimarket asal Klaten, yang berhasil membawa pulang mobil listrik BYD Atto 1 Dynamic setelah terpilih sebagai pemenang Grand Prize program BombasTri dari Tri, brand milik Indosat Ooredoo Hutchison.

Hadiah tersebut diserahkan langsung oleh jajaran pimpinan Indosat region Central Java di Semarang. Naufal, yang telah menjadi pelanggan Tri sejak 2021, mengaku tidak menyangka namanya terpilih dari jutaan peserta di seluruh Indonesia.

“Saya sangat senang dan tidak menyangka. Dari daerah saya bisa dapat hadiah sebesar ini. Terima kasih banyak kepada Tri, semoga sukses selalu,” ujar Naufal usai menerima hadiah.

Program BombasTri mengusung konsep “Serbu Hadiahnya, Double Kesempatannya” dan berlangsung pada 1 September hingga 31 Desember 2025.

Program ini menjadi bentuk apresiasi Tri kepada pelanggan yang terus mempercayakan kebutuhan konektivitas digitalnya.

EVP-Head of Circle Java IOH, Fahd Yudhanegoro, mengatakan BombasTri merupakan wujud terima kasih perusahaan kepada pelanggan.

“Lebih dari sekadar hadiah, kami ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan dan relevan dengan kebutuhan digital pelanggan sehari-hari,” ujarnya.

Sepanjang periode program, BombasTri mencatat lebih dari 29 juta tiket undian dari seluruh Indonesia. Ribuan hadiah telah dibagikan, mulai dari voucher belanja digital hingga berbagai grand prize seperti Samsung Galaxy A56 5G, Nintendo Switch 2, ASUS ROG Strix G16, Vespa LX 125, serta mobil listrik BYD Atto 1 Dynamic.

Memasuki bulan Ramadan, Tri juga mengajak generasi muda untuk lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi digital melalui kampanye #PilihanBijak.

Momentum Ramadan dinilai sebagai waktu reflektif, di mana aktivitas digital cenderung meningkat, mulai dari mencari inspirasi religi, rekomendasi buka puasa, hingga hiburan di media sosial.

Fahd menambahkan, Ramadan menjadi momen untuk berhenti sejenak dan memilih hal-hal yang benar-benar bermakna.

“Sebagai brand yang dekat dengan generasi muda, Tri ingin hadir sebagai #PilihanBijak melalui inovasi, ekstra benefit, konektivitas hemat, dan sinyal cepat agar mereka bisa menjalani Ramadan dengan lebih bermakna,” katanya.

Untuk mendukung hal tersebut, Tri menghadirkan Paket Isi Ulang Happy 65GB/28 hari seharga Rp100.000 dengan sejumlah manfaat tambahan, seperti 10.000 menit telepon dan SMS ke sesama nomor Tri dan IM3, langganan Vidio Platinum, serta perlindungan dari ancaman digital melalui fitur Tri AI: Anti Spam/Scam.

Melalui berbagai inisiatif ini, Tri menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman digital yang andal, aman, dan relevan bagi generasi muda agar tetap terhubung, produktif, serta mampu memanfaatkan teknologi secara positif selama Ramadan.

Informasi lebih lanjut mengenai program dan promo dapat diakses melalui aplikasi bima+ maupun akun resmi media sosial @triindonesia.***

Prof Joseph Jie Yu: Sistem Produksi Sido Muncul Patut Dicontoh Industri China

0

SURAKARTA (Pertamanews.id) – Industri jamu dan obat bahan alam Indonesia dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi rujukan global berbasis riset dan standarisasi. Penilaian tersebut mengemuka dalam The 5th International Conference on Traditional Medicine bertajuk Wellness Approaches in Manage Metabolic Disorder yang digelar di Poltekkes Kemenkes Surakarta, Rabu (11/2/2026).

Forum internasional itu menghadirkan unsur akademisi, pemerintah, dan pelaku industri. Dalam kesempatan tersebut, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk atau Sido Muncul mendapat sorotan serta pengakuan dari peserta mancanegara.

Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, mengatakan pengakuan tersebut menjadi pengingat bahwa Indonesia tidak perlu merasa inferior dalam industri herbal global.

“Kita harus percaya diri. Kekayaan alam kita luar biasa. Tinggal bagaimana diolah dengan sungguh-sungguh dan dibuktikan secara ilmiah,” ujar Irwan.

Ia mencontohkan pernyataan Profesor Joseph Jie Yu dari University of Nottingham Ningbo China yang menyebut industri herbal tradisional China perlu belajar dari sistem produksi Sido Muncul setelah melihat langsung proses manufakturnya.

Menurut Irwan, modernisasi jamu harus bertumpu pada standarisasi dan pembuktian ilmiah. Setiap produk, kata dia, wajib memiliki konsistensi antar-batch serta melalui uji keamanan, termasuk uji toksisitas dan uji khasiat.

Produk unggulan Sido Muncul, Tolak Angin, disebutnya telah melalui uji keamanan dan khasiat. “Saya berhati-hati membuat produk dan berusaha membuktikan secara ilmiah bahwa produk yang saya buat tidak melukai siapa pun,” katanya.

Irwan juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan dunia kedokteran. Ia menilai dokter bukan pesaing industri jamu, melainkan mitra strategis dalam sistem kesehatan.

“Dokter mendiagnosa penyakit. Industri menawarkan solusi. Sama seperti farmasi, yang penting ada data, ada standarisasi, dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Dorongan Ekosistem dan Regulasi

Konsep kolaborasi tersebut sejalan dengan pendekatan triple helix yang didorong pemerintah, yakni sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah guna mempercepat hilirisasi riset serta membangun ekosistem inovasi obat bahan alam yang berkelanjutan.

Ketua Jurusan Jamu Poltekkes Kemenkes Surakarta, Dr. Apt. Indri Kusuma Dewi, M.Sc, mengatakan pengembangan jamu kini mengedepankan scientific evidence. Mahasiswa tidak hanya mempelajari peracikan empiris, tetapi juga memahami senyawa aktif, target reseptor, hingga uji klinis.

“Jamu harus naik kelas. Tidak cukup hanya turun-temurun. Harus ada pembuktian ilmiah agar bisa masuk dalam sistem pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dari sisi regulasi, Direktur Ketahanan Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr. Jeffri Ardiyanto, M.App.Sc, menegaskan pemerintah mendorong kemandirian obat bahan alam melalui berbagai kebijakan, termasuk Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan PP Nomor 28 Tahun 2024.

Dalam Pasal 321 UU Kesehatan, ekosistem bahan alam nasional mencakup jamu, obat herbal terstandar, fitofarmaka, serta obat bahan alam inovasi. Pemerintah juga mendorong peningkatan penggunaan produk tersebut di fasilitas pelayanan kesehatan melalui formularium fitofarmaka dan integrasi dalam e-katalog pengadaan.

“Kemandirian bahan baku obat menjadi bagian dari strategi ketahanan farmasi nasional. Saat ini sekitar 90 persen bahan baku obat bahan alam diproduksi di dalam negeri, sisanya masih impor namun diproses di dalam negeri,” jelas Jeffri.

Tantangan Standardisasi dan Investasi

Meski peluang terbuka lebar, tantangan industri jamu nasional dinilai tidak ringan. Standarisasi dan kontinuitas bahan baku masih menjadi persoalan utama. Tanpa kepastian pasar, petani tanaman obat berpotensi beralih ke komoditas lain.

Selain itu, biaya riset, uji praklinik, uji klinik, serta pemenuhan Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) untuk meningkatkan status menjadi fitofarmaka membutuhkan investasi besar.

Direktur Eksekutif Gabungan Pengusaha Jamu (GP Jamu), Stefanus Handoyo Saputro, menilai industri jamu berada di persimpangan antara tradisi dan tuntutan global.

“Kita punya kekuatan di bahan baku dan sejarah panjang penggunaan jamu. Tapi kalau tidak serius di standardisasi, riset, dan tata kelola produksi, sulit bersaing di pasar global,” ujarnya.

Ia menekankan peningkatan kualitas harus dilakukan dari hulu ke hilir, mulai dari budidaya tanaman obat, konsistensi ekstraksi, hingga transparansi klaim manfaat produk.

Dengan dukungan regulasi, kekayaan sumber daya alam, serta modernisasi industri, jamu Indonesia dinilai memiliki peluang memperkuat posisi di pasar global. Tantangannya kini bukan lagi pada potensi, melainkan konsistensi dalam standarisasi, riset, dan keberanian berinvestasi jangka panjang.***

PGN Masuk Jajaran 500 Perusahaan Asia – Pasifik Terbaik Versi Majalah TIME, Bukti Ketangguhan di Tengah Tantangan Global

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Resiliensi bisnis PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) di tengah tantangan ekonomi global mendapatkan pengakuan internasional dari Majalah TIME. PGN menempati ranking 288 dari 500 perusahaan di kawasan Asia – Pasifik dengan total Score 82,65.

Dalam hal ini, PGN termasuk dalam 19 perusahaan BUMN dan swasta dari Indonesia yang berperan besar dalam ekonomi global yang dirilis oleh TIME pada 11 Februari 2026.

“Pengakuan dari Majalah TIME merupakan sebuah kehormatan atas dedikasi seluruh Perwira PGN, khususnya pada momen saat dunia menghadapi tantangan ekonomi yang cukup kompleks. Penghargaan ini juga mencerminkan kemampuan PGN dalam menghadapi ketidakpastian pasar melalui pengelolaan bisnis yang terukur, efisiensi operasional, serta mitigasi risiko yang pruden,” jelas Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto, (22/02/2026).

TIME dan Statista melakukan penilaian pada perusahaan-perusahaan yang berada di Kawasan Asia Pasifik menggunakan tiga metrik yaitu kepuasan karyawan, pertumbuhan pendapatan, serta evaluasi lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).

Kebijakan tarif yang ditetapkan oleh Amerika Serikat pada tahun 2025 berdampak signifikan pada perekonomian dunia. Namun, perekonomian di kawasan Asia – Pasifik dinilai stabil dan memiliki proyeksi bisnis yang jelas di tengah keadaan tersebut.

Pada parameter Kepuasan Karyawan, evaluasi dilakukan menggunakan data survei dari tahun 2024 dari karyawan di seluruh dunia, dengan fokus utama di wilayah Asia-Pasifik.

Di PGN, kualitas lingkungan kerja terus dijaga agar senantiasa kompetitif dan adaptif untuk mendukung keberlangsungan bisnis perusahaan. Dengan total 2.752 pekerja, tingkat keterikatan pekerja dengan perusahaan (employee engagement) di PGN mencapai 87,74%, masuk dalam Kategori Tinggi, tingkat perputaran pekerja (turn over) kurang dari 3%.

Kemudian dari sisi Kinerja Keuangan, penilaian menggunakan data dari basis data keuangan Statista dan penelitian terarah. PGN termasuk perusahaan yang memenuhi kriteria tertentu untuk dipertimbangkan dalam evaluasi, salah satunya dengan menunjukkan pertumbuhan pendapatan positif dari 2022 hingga 2024 atau menghasilkan keuntungan pada tahun 2024.

Sejak tahun 2022 hingga 2024, PGN membukukan tren pertumbuhan pendapatan yang positif yaitu USD 3,57 miliar pada tahun 2022, USD 3,65 miliar pada tahun 2023 dan USD 3,78 miliar pada tahun 2024.

“PGN konsisten menerapkan pondasi transformasi perusahaan yang sehat sejak tahun 2022. Konsistensi ini membuat PGN berhasil dalam mempertahankan kinerja operasional yang positif di tengah perekonomian global yang dinamis. PGN menerapkan strategi antara lain memperkuat pemanfaatan infrastruktur gas bumi, meningkatkan efisiensi operasional, serta pengelolaan arus kas yang disiplin,” ungkap Arief.

Kemudian pada parameter Transparansi Keberlanjutan, TIME melakukan evaluasi berdasarkan data ESG yang distandarisasi dari Basis Data ESG Statista dan penelitian data. Untuk merumuskan indeks ESG yang komprehensif, berbagai Indikator Kinerja Utama dikumpulkan. Risiko ESG PGN dari tahun ke tahun semakin rendah.

Untuk evaluasi lingkungan, ini termasuk tingkat pengurangan emisi karbon pada tahun 2023 dibandingkan dengan tahun 2021. PGN juga dinilai atas keberagaman direksi, serta kebijakan hak asasi manusia.

Tak kalah penting, dalam tata kelola, PGN dinilai atas kontribusinya melalui kegiatan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR), kepatuhan serta penerapan sistem anti-korupsi.

“Kami percaya, dengan fundamental bisnis yang sehat serta pengelolaan operasional yang efisien, PGN akan terus maju melampaui perkembangan ekonomi. Dinamika ekonomi global selalu menjadi perhatian utama kami, namun tidak menyurutkan semangat untuk melakukan ekspansi dan berinovasi demi keberlanjutan bisnis dalam jangka panjang,” tutup Arief.

Hotel Ciputra Semarang Gelar Donor Darah Jelang Ramadan, 83 Kantong Darah Terkumpul

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Hotel Ciputra Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan menggelar kegiatan donor darah bersama Mal Ciputra Semarang. Kegiatan yang berlangsung di area sayap barat mal, mulai pukul 11.00 WIB itu, menjadi momen berbagi kebaikan menjelang bulan penuh berkah.

Mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari tim medis Palang Merah Indonesia Kota Semarang. Hasilnya, sebanyak 83 kantong darah berhasil dikumpulkan dari partisipasi manajemen dan karyawan hotel, pengunjung mal, hingga tamu hotel yang turut ambil bagian.

Hotel Ciputra Semarang berkontribusi dengan menyediakan 100 paket snack bagi para pendonor. Tak hanya itu, jajaran manajemen dan karyawan juga terlibat langsung sebagai peserta donor, memperkuat pesan bahwa aksi kemanusiaan dimulai dari internal perusahaan.

Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor menerima snack box dari Hotel Ciputra Semarang, lunch box, goodie bag dari PMI, serta souvenir dari Mal Ciputra Semarang. Kegiatan ini juga diramaikan dengan layanan cek kesehatan gratis hasil kolaborasi dengan RS Columbia Asia Semarang. Layanan tersebut dapat diikuti pengunjung dengan menukarkan nota belanja minimum Rp100.000.

General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, menyampaikan bahwa donor darah merupakan agenda rutin tahunan yang selalu digelar bersama Mal Ciputra Semarang, khususnya menjelang Ramadan.

“Kegiatan donor darah ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen kami dalam mendukung gerakan kemanusiaan di Kota Semarang. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berbagi dan membantu sesama, terutama di momen istimewa menjelang Ramadan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Hotel Ciputra Semarang berharap dapat terus berperan aktif dalam aksi sosial kemasyarakatan sekaligus mempererat semangat berbagi di tengah masyarakat Kota Semarang.***

Cemil Dining Rayakan Februari Penuh Cinta & Keberuntungan Lewat “valentine Picks” & “a Feast Of Luck”

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Cemil Dining dari Kotta Hotel Semarang menghadirkan dua program spesial sepanjang Februari 2026, yakni “Valentine Picks” dan “A Feast of Luck”. Kedua promo ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda dalam momen Valentine dan perayaan Tahun Baru Imlek.

Pada program “Valentine Picks”, Cemil Dining menawarkan set menu khusus untuk dua orang. Dalam satu paket, tamu akan mendapatkan Caesar Salad sebagai hidangan pembuka, pilihan main course Sirloin Steak atau Pan Seared Fish, serta dessert Chocolate Sizzling Brownies. Paket ini juga dilengkapi pilihan minuman Citrus Tsrix atau Pretty Pink.

Set menu Valentine tersebut ditawarkan dengan harga Rp299.000++ per pasangan. Konsep yang diusung menekankan suasana hangat dan intim, sehingga cocok untuk pasangan yang ingin menikmati makan malam bersama di kawasan Kota Lama Semarang.

Selain Valentine Picks, Cemil Dining juga menghadirkan program “A Feast of Luck” untuk menyambut Tahun Baru Imlek. Menu yang ditawarkan mengusung cita rasa khas Chinese comfort food dengan sentuhan modern.

Beberapa pilihan menu yang tersedia antara lain Crispy Wonton seharga Rp35.000, Chicken Congee Rp49.000, Kungpao Chicken Rp49.000, dan Beef Mala Noodle Rp59.000. Untuk hidangan penutup, tersedia Chinese Mango Pudding dengan harga Rp19.000.

Pilihan minuman yang melengkapi sajian tersebut meliputi Honey Lemon Basil seharga Rp30.000 serta Roasted Milk Tea Rp35.000. Setiap menu dirancang menghadirkan rasa yang akrab dan hangat, sesuai dengan suasana perayaan Imlek yang identik dengan kebersamaan.

Manajemen Kotta Hotel Semarang menyampaikan bahwa melalui dua program ini, Cemil Dining ingin menjadi ruang pertemuan yang menghadirkan pengalaman bersantap lebih dekat dan berkesan, baik untuk makan malam romantis maupun santap bersama keluarga dan sahabat.

Informasi dan reservasi dapat diperoleh melalui akun Instagram resmi @cemil.dining serta akun @kottalama.semarang, @kobisbrew, dan @shopatkotta.***