spot_img
Beranda blog Halaman 115

Ksatria dan Srikandi JNE Menyusuri Jejak Sejarah Spiritual di Holyland

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas para karyawan, JNE kembali memberangkatkan 44 Ksatria dan Srikandi beragama Nasrani untuk melaksanakan perjalanan rohani ke Holyland.

Program istimewa ini diperuntukkan bagi karyawan yang telah mengabdi lebih dari 12 tahun, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pengalaman bermakna dan memperkuat nilai-nilai spiritual.

Perjalanan rohani berlangsung selama 11 hari mulai dari tanggal 16 hingga 26 April 2025 dengan titik keberangkatan dari berbagai kantor cabang JNE.

Didampingi oleh tim dari Holy Victory Tours, para peserta akan dipandu oleh pembimbing rohani Suharyanto Koso dan Agastya Adhikara Kandou yang akan memberikan pembekalan serta pendampingan selama perjalanan spiritual tersebut.

Pada pelepasan kegiatan Holyland 2025 dihadiri langsung oleh Hui Chandra Fireta selaku Direktur JNE yang dilaksanakan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang pada tanggal 16 April 2025. Hui Chandra Fireta, menyampaikan, “Perjalanan rohani ke Holyland ini merupakan bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih kami kepada para karyawan yang telah setia dan berdedikasi kepada JNE selama lebih dari 12 tahun. Kami berharap perjalanan ini tidak hanya menjadi pengalaman spiritual yang mendalam, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan memberikan semangat baru bagi mereka dalam menjalankan aktivitas pekerjaan.”

Selama perjalanan, para peserta berkesempatan untuk mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah seperti Kota Yerusalem dan Betlehem, Piramida Giza, Laut Mati, serta Gunung Sinai.

Setiap destinasi memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam, yang diharapkan dapat memberikan pengalaman reflektif dan memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan.

Salah satu Srikandi JNE yang berkesempatan mengikuti perjalanan ini, Flora Saidui dari JNE Sorong mengungkapkan rasa syukurnya, “Saya sangat berterima kasih kepada JNE atas kesempatan yang luar biasa ini. Perjalanan ke Holyland adalah impian saya sejak lama, dan akhirnya terwujud berkat dukungan perusahaan. Saya yakin pengalaman ini akan memberikan kedamaian dan memperkuat iman saya.”

Program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan JNE dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung pertumbuhan karyawan tidak hanya secara profesional, tetapi juga secara spiritual dan emosional, dengan tetap menghormati keberagaman yang menjadi kekuatan JNE.

GP Ansor Yogyakarta Hadiahkan Penghargaan kepada Paus Fransiskus

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Peristiwa ini terjadi dalam momentum pelantikan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang bertajuk “Inaugurasi Ansor Istimewa” di Universitas Nahdlatul Ulama, Sabtu (26/04/2025).

Anugerah untuk Paus Fransiskus itu tersebut bernama „Penghormatan Martabat Kemanusiaan“ dari GP Ansor yang beranggotakan 8 juta pemuda Islam.

Anugerah diserahkan langsung Ketua Umum GP Ansor, H. Addin Jauharudin. Penerimanya adalah Rm. Fadjar Tedjo Soekarno Pr, pegiat kerukunan dan kemanusiaan dari Keuskupan Malang.

Dalam anugerah yang berbentuk plakat ini tertulis „Penghormatan Martabat Kemanusiaan Untuk Paus Fransiskus.

“ Dan di bawah ungkapan tersebut, ada tulisan dalam bahasa Itali yakni,“ Il rispetto della dignita umana per Papa Francesco“ – yang artinya sama dengan ungkapan berbahasa Indonesia di atasnya. Dan kedua tulisan itu diakhiri dengan Yogyakarta, Indonesia, 26 Aprile 2025 – H. Addin Jauharudin / Il capo generale.

Menurut AM Putut Prabantoro – Pendiri dan Penasihat Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI), pemberi dan penerima anugera merupakan sahabat. Persahabatan antara Addin dan Rm. Fadjar memang karena Paus Fransiskus.

Ini berawal dari pertemuan mereka sebagai satu rombongan yang akan berangkat ke Vatikan untuk beraudiensi dengan Paus Fransiskus.

Jumlah rombongan adalah 22 orang dan mereka beraudiensi langsung dengan Paus Fransiskus di Vatikan pada 21 Agustus 2024.

Menurut Putut, bersama Mayong Suryo Laksono yang juga dari PWKI, dirinya mendampingi rombongan organisasi pemuda lintas iman dalam kunjungan tersebut.

Pemberian anugerah ini menjadi bagian istimewa dari rangkaian acara Inaugurasi Ansor Istimewa yang juga menggelar Apel Jaga Ketahanan Pangan bersama Banser-TNI-Polri, penanaman pohon, prosesi pelantikan Pengurus Wilayah (PW) GP Ansor Daerah Istimewa Yogyakarta, penandatanganan kerja sama dengan berbagai mitra, hingga penganugerahan Ansor Lifetime Achievement.

GP Ansor Wilayah DIY dipimpin oleh Abdul Muiz (Ketua PW) dan Lilik Budi Hartanto (Sekretaris PW).

Dalam sambutannya, Addin Jauharudin mengatakan bahwa penghormatan ini adalah bentuk cinta kasih GP Ansor kepada Paus Fransiskus, yang dikenang bukan hanya sebagai pemimpin agama Katolik, tetapi juga sebagai jembatan perdamaian dunia.

“Ini adalah bentuk kecil cinta kasih Ansor untuk Bapak Paus Fransiskus. Beliau bukan hanya soal kepemimpinan agama, tapi simbol perdamaian dunia. Dan berharap anugerah penghormatan yang kecil ini dibawa ke Vatikan untuk diserahkan,” ujar Addin.

Addin menyinggung berbagai inisiatif Paus Fransiskus dalam mendorong gencatan senjata dan penghentian agresi, terutama di wilayah konflik seperti Palestina.

Ia juga mengingatkan tentang momen bersejarah saat Paus Fransiskus mengunjungi Indonesia dan melewati “terowongan cinta” yang menghubungkan antara Gereja Katedral Jakarta dan Masjid Istiqlal, sebagai simbol kuat persaudaraan lintas agama.

Addin mengungkapkan, sepuluh hari sebelum kunjungan Paus ke Indonesia, ia bersama pimpinan organisasi pemuda lintas agama beraudiensi ke Vatikan dan beraudiensi dengan Paus Fransiskus pada 21 Agustus 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Paus Fransiskus secara khusus menandatangani dokumen untuk Ansor, yang berisi pesan agar Ansor terus menjadi lokomotif perdamaian, tidak hanya di Indonesia, melainkan juga untuk dunia.

Selain itu, Paus Fransiskus juga membubuhkan tanda tangan pada kertas Deklarasi Jakarta – Vatikan yang ditandatangani oleh para Ketum yakni GP Ansor, Pemuda Muhammmadiyah, Pemuda Katolik, Pemuda Kristen GAMKI, Pemuda Hindu, dan Pemuda Konghucu GEMAKU.

“Pemikiran dan perjuangan beliau tak boleh berhenti meski beliau wafat. Harus dilanjutkan oleh anak-anak bangsa lintas iman untuk terus menjadi jembatan perdamaian,” tegas Addin.

Addin berharap dirinya dapat mengantarkan Plakat ‘Anugerah Penghormatan Martabat Kemanusiaan’ untuk Paus Fransiskus tersebut ke Vatikan.

Sementara itu, Rm. Fadjar Tedjo Soekarno yang menerima anugerah tersebut atas nama mendiang Paus Fransiskus, mengaku terharu. Ia mengatakan, kehadirannya semula hanya untuk menghormati acara pelantikan, namun tidak menyangka akan ada momen spesial ini.

“Sebenarnya hari ini adalah misa pemakaman Paus Fransiskus. Tetapi demi kemanusiaan, saya datang ke sini. Dan di luar dugaan, ada penghargaan untuk beliau. Ini sangat mengharukan,” ujar Rm. Fadjar.

Rm. Fadjar mengenang keterlibatannya bersama GP Ansor dalam mendukung Dokumen Abu Dhabi— sebuah deklarasi yang mengedepankan nilai kemanusiaan, bukan hanya keagamaan.

Ia menegaskan bahwa penghormatan ini merupakan pengakuan atas upaya konsisten GP Ansor dalam memperjuangkan kemanusiaan dan perdamaian lintas agama.

“Satu kata yang saya tangkap dari sambutan Gus Addin: Ansor harus peduli. Kata ‘peduli’ ini adalah jembatan besar bagi kemanusiaan,” tutur Rm. Fadjar, dengan suara bergetar.

Ditambahkan Rm Fadjar, momen penghormatan kepada Paus Fransiskus di acara Ansor ini tak hanya menjadi simbol penghargaan terhadap sosok pemimpin dunia yang humanis dan sederhana, tetapi juga meneguhkan komitmen GP Ansor untuk terus merawat nilai-nilai perdamaian, persaudaraan, dan kemanusiaan di tengah tantangan zaman.

Adapun acara Pelantikan PW GP Ansor DIY Periode 2024-2028, Inaugurasi Ansor Istimewa, diawali dengan Apel Jaga Ketahanan Pangan bersama Banser-TNI-Polri di halaman UNU Yogyakarta.

Di tempat yang sama juga diadakan Penanaman Pohon Ansor Istimewa bertajuk “Merawat Bumi,Rumah Kita Bersama.”

Acara kemudian berlanjut ke Aula di lantai 5 meliputi antara lain Prosesi Pelantikan PW GP Ansor DIY, Prosesi Pengukuhan Satkorwil Banser DIY, presentasi berjudul Menjaga Ketahanan Pangan Nusantara oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Pertanian Dr Ir Suwandi Msi, penandatanganan kerja sama dengan berbagai mitra di antaranya dengan BRI, peluncuran buku Ansor, hingga penganugerahan Ansor Lifetime Achievement.

Dalam sambutannya, Ketum GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan bahwa ada tiga kado istimewa dalam Ulang Tahun ke-91 GP Ansor. Pertama, soal komitmen GP Ansor menjaga ketahanan pangan yang sudah dilakukan secara serentak baru -baru ini.

“Mudah-mudahan gerakan pangan ini bisa menjadi komitmen dan menjadi kebutuhan dasar, sesuai dengan agenda pemerintah, kebetulan sebagian besar kader Ansor yang mungkin 70% berada di desa-desa di kampung-kampung, jadi pas dengan program,” katanya.

Yang kedua, lanjut Addin, pada bulan Juni atau Juli Ansor akan memulai pembangunan Gedung Ansor setinggi 8 lantai. “Mudah-mudahan prosesnya berjalan lancar,” ujarnya.

Sedangkan yang ketiga, “Kita juga akan launching penerbitan buku ‘Membangun Mata Rantai Cita-Cita Bangsa, Mengintegrasikan Logistik Perdesaan dan Rantai Pasok Pangan’.
Ini menandakan bahwa yang Ansor lakukan bukan samata-mata hanya bicara, tetapi apa yang sudah kita susun menjadi pintu pergerakan bangsa, menjadi pintu pergerakan kita. Ini ada landasan dan konsep yang kuat sehingga bisa menjadi lebih utuh dan komprehensif,” jelasnya.

Lebih jauh Addin menegaskan bahwa Nusantara harus dijaga bersama. “Nusantara harus kita jaga karena nu artinya nutrisi, yang diperlukan oleh tubuh. Kemudian san-nya adalah sanitasi.

Maka seluruh kader-kader Ansor harus menjaga kebersihan lingkungan, mengolah limbah, agar kita senantiasa terjaga dari berbagai macam penyakit. Tar-nya tanah subur.

Kesuburan tanah harus dijaga terus menerus. Dan, a-nya adalah air yang juga harus dijaga,” papar Addin.

Secara khusus Addin berpesan kepada para pengurus PW Ansor DIY, untuk tidak pernah bermimpi menjadi bintang tetapi awan.

“Kepada teman-teman PW DIY, jangan pernah bermimpi menjadi bintang tetapi bermimpilah menjadi awan di mana awan menutupi seluruh bintang-bintang yang ada, dan dari awan itu kemudian menurunkan air hujan untuk kesuburan tanah kemudian menumbuhkan pangan-pangan, dan memakmurkan desa-desa. Jadi janganlah bermimpi menjadi bintang karena dia tempo-tempo muncul, tempo-tempo tenggelam. Tetapi bermimpilah jadi awan,” tandas Addin.

SIG Rembang Bangkitkan UMKM Lokal, Dorong Daya Saing di Pasar Ramadan 2025

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Komitmen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam memperkuat pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali diwujudkan melalui program tahunan Rumah BUMN (RB) Rembang.

Mengelola 173 UMKM binaan, RB Rembang — yang dikelola oleh anak usaha SIG, PT Semen Gresik — aktif mendukung pemasaran hasil produksi UMKM selama Ramadan 2025 dengan konsep hampers yang kreatif dan kekinian.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan program ini menjadi momentum penting untuk mengoptimalkan peluang pasar menjelang Idulfitri, dengan memanfaatkan baik platform luring maupun daring.

“Masyarakat dapat membeli hampers UMKM ini langsung di Galeri RB Rembang atau melalui platform digital seperti WhatsApp dan e-commerce milik RB Rembang. Kami ingin UMKM lokal bisa semakin mudah menjangkau pasar lebih luas,” jelas Vita.

Produk-produk UMKM yang ditawarkan beragam, mulai dari makanan, minuman, fesyen, batik, hingga kerajinan tangan.

Setiap produk telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas dan kemampuan produksinya dapat memenuhi permintaan konsumen, khususnya di musim Ramadan yang penuh peluang ini.

“Program hampers Ramadan selalu disambut positif oleh masyarakat. Ini mendorong kami di SIG untuk terus mengembangkan program-program kreatif dan inovatif, agar UMKM bisa benar-benar menjadi pilar ekonomi lokal,” tambah Vita.

Widya Wijaya, pemilik usaha makanan ringan “Keriyes” dari Desa Pangkalan, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, adalah salah satu contoh nyata keberhasilan program ini.

Selama Ramadan 2025, produk andalannya — seperti krispi teri nasi, krispi cumi, rengginang ketawa, krispi rumput laut, dan amplang bandeng — mencatatkan penjualan hingga Rp5,5 juta.

“Alhamdulillah, program dari RB Rembang sangat membantu meningkatkan penjualan menjelang Lebaran. Dukungan ini benar-benar terasa manfaatnya,” ujar Widya.

Tidak hanya dalam aspek pemasaran, RB Rembang juga aktif dalam pemberdayaan UMKM melalui berbagai pelatihan, pendampingan usaha, hingga kegiatan studi banding ke rumah BUMN lain untuk memperluas wawasan pelaku usaha.

“Berkat RB Rembang, usaha kami semakin berkembang. Selain pelatihan, saya juga pernah ikut pameran seperti Bazar UMKM di Sarinah tahun 2023. Ini membuka banyak peluang baru,” tambah Widya.

Melalui inisiatif seperti ini, SIG terus memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.

Dengan mempertemukan kreativitas lokal dan strategi pemasaran modern, program hampers Ramadan di RB Rembang tak hanya meningkatkan pendapatan UMKM, tetapi juga mendorong perubahan mindset pelaku usaha untuk lebih adaptif terhadap pasar.

“Dengan dukungan berkelanjutan dan inovatif, kami ingin UMKM di daerah menjadi lebih berdaya saing, mandiri, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi,” tutupnya.

Unity Sports Center di Semarang Menjadi Magnet Baru bagi Pencinta Olahraga

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dunia olahraga Indonesia kembali mendapatkan suntikan energi baru. Unity Sports Center resmi dibuka di Kota Semarang.

Lebih dari sekadar fasilitas olahraga, Unity lahir sebagai ruang untuk mempererat persahabatan, memupuk semangat kompetisi sehat, dan merayakan kebahagiaan melalui olahraga, khususnya tenis.

Unity Sports Center merupakan gagasan tiga pengusaha ternama Indonesia, Irwan Hidayat, Johan Hidayat, dan Sigit Hartojo, yang tidak hanya sukses di dunia bisnis, tetapi juga dikenal sebagai pencinta olahraga tenis.

“Kami membangun Unity Sports Center dari kecintaan kami terhadap olahraga, dengan harapan menciptakan tempat di mana gairah bertemu dengan tujuan, persahabatan tumbuh, dan kebahagiaan bersemi,” ujar Irwan Hidayat yang juga pengusaha jamu Sido Muncul.

Berbeda dari fasilitas olahraga pada umumnya, Unity Sports Center mengusung konsep sports for happiness.

Di sini, setiap pertandingan bukan hanya tentang mengejar kemenangan, tetapi tentang pertumbuhan pribadi, memperluas koneksi, serta merayakan setiap langkah kecil menuju pencapaian.

“Kami ingin tempat ini menjadi rumah bagi semua pencinta olahraga, di mana kompetisi sehat dan rasa persaudaraan berjalan beriringan,” tambah Johan Hidayat.

Unity dibangun dengan filosofi kuat: olahraga harus mampu menyatukan manusia, bukan sekadar mempertandingkan mereka.

Unity Sports Center menawarkan fasilitas olahraga berstandar internasional. Lapangan tenis outdoor dan indoor, ruang latihan modern, lounge komunitas, hingga kafe santai, semuanya dirancang untuk menciptakan pengalaman berolahraga yang nyaman dan menyenangkan.

Lebih dari itu, Unity berambisi menjadi pusat pengembangan olahraga tenis di Indonesia. Program pelatihan reguler untuk anak-anak dan remaja, serta turnamen komunitas, sudah masuk dalam agenda jangka pendek.

“Kami berharap Unity menjadi kawah candradimuka bagi generasi baru atlet tenis nasional,” kata Sigit Hartojo, penuh optimisme.

Semangat dari Semarang untuk Indonesia

Unity Sports Center berdiri sebagai simbol semangat baru yang dibawa tiga pengusaha pecinta olahraga ini.

Mereka tidak hanya ingin membangun fasilitas, tetapi juga menanamkan budaya olahraga yang mengutamakan kegembiraan, kesehatan, dan persaudaraan.

Pesan sederhana mereka tertulis di area penerima tamu Unity: “May this place fill you with joy, inspire your spirit, and may you always find a reason to come back for more”.

Dengan peresmian ini, Semarang tak hanya mendapatkan fasilitas olahraga modern, tetapi juga sebuah gerakan baru menjadikan olahraga sebagai gaya hidup yang sehat, penuh semangat, dan membahagiakan.

Selain sebagai pusat olahraga, Unity Sports Center juga dirancang sebagai tempat membangun komunitas yang inklusif.

Melalui berbagai program sosial dan kegiatan komunitas, Unity ingin menumbuhkan rasa kepemilikan dan solidaritas di antara para pecinta olahraga dari berbagai latar belakang.

Tempat ini terbuka bagi siapa saja mulai dari atlet profesional, pelajar, hingga masyarakat umum yang ingin berolahraga sambil membangun koneksi sosial yang bermakna.

Melangkah ke depan, Unity Sports Center juga berencana untuk menggandeng berbagai mitra lokal dan nasional untuk mengadakan event olahraga skala besar.

Dari turnamen tenis regional hingga festival olahraga keluarga, Unity ingin menjadi katalisator baru bagi geliat industri olahraga di Semarang dan bahkan di Indonesia.

Semangat yang dibawa para pendirinya menjadi fondasi kokoh untuk menjadikan Unity lebih dari sekadar fasilitas: ini adalah gerakan menuju gaya hidup sehat, penuh semangat, dan berjiwa persahabatan.

PWI Jateng Ajak Wartawan Kembali ke Hati Nurani Lewat Halalbihalal

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Masih dalam momentum Idulfitri 1446 H, keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menggelar halalbihalal di Gedung Pers, Jalan Tri Lomba Juang No 10, Mugassari, Semarang, Kamis 24 April 2025.

Halalbihalal yang mengusung tema ”Satu Hati, Satu Visi” ini diisi tausiyah oleh Drs KH Ahmad Hadlor Ihsan. Meskipun dilaksanakan secara sederhana dan kondisi yang terbatas karena kantor PWI sedang direnovasi, suasana yang tercipta begitu guyub.

Hadir dalam kesempatan itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Jateng Moch Faizin, anggota pembina Yayasan Alumini Undip (pengelola USM) Ir Soeharsojo IPU, Wakil Ketua Komisi Informasi Provinsi Setiadi, mantan Ketua PWI Jateng Soetjipto SH, dan Ketua PWI Surakarta Anas Syahirul Alim.

Selain itu, ada pimpinan media, mantan wartawan, pengurus Dewan Kehormatan Provinsi PWI, Ketua PWI Amir Machmud NS dan Sekretaris Setiawan Hendra Kelana bersama jajarannya, serta ibu-ibu anggota IKWI yang diketuai Ummi Munawaroh AM.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Amir Machmud menyampaikan rasa syukur karena PWI kembali mengadakan halalbihalal yang sudah menjadi tradisi sejak lama.

Atas nama pribadi dan organisasi, dia menyampaikan permohonan maaf jika selama berinteraksi ada kesalahan.

Dia mengatakan, sengaja mengusung tajuk ”Satu Hati, Satu Visi” dengan maksud bahwa PWI bertekad menjadikan hati sebagai ukuran dalam membangun interaksi, komunikasi, bukan hanya antarpengurus, tapi juga dengan mitra kerja.

”Dengan berbagai instansi, kami berusaha menjembatani kepentingan PWI dan wartawan untuk sama-sama memahami apa yang menjadi tujuan. Terutama dalam lima tahun terakhir, kami berusaha menjadikan PWI sebagai bagian dari para intelektual, sehingga kami bisa berinteraksi dengan dunia kampus. Maka dalam empat tahun ini kami sudah menjalin kemitraan lewat dialog para rektor di perguruan tinggi swasta. Semoga ini bisa menjadi tradisi kepengurusan PWI di masa mendatang,” bebernya.

Peran Pewarta

Sementara itu, dalam tausiahnya KH Ahmad Hadlor Ihsan menjelaskan bahwa sesungguhnya wartawan memiliki peran yang mulia dan luar biasa di zaman Rasullullah Muhammad.

”Jadi kita tahu perintah Allah. Dari mana kita tahu Rasul begini dan begitu kalau tidak ada yang mewartakan. Ada pewarta yang mengabarkan, seperti sahabat Nabi yaitu Abu Hurairah. Beliau tahu gerak gerik Nabi, termasuk apa saja sabdanya,” kata pengasuh Ponpes Al-Ishlah Mangkang Kulon itu.

Dalam kesempatan itu, Kiai Hadlor juga mengisahkan bagaimana jalur informasi Nabi tersampaikan mulai dari Abu Hairah, Abu A’la Al hingga Imam Muslim yang bertahan beribu tahun.

Semua itu ada hingga sekarang karena ada media.

Selain itu, dia juga mengajak hadirin untuk menjadi manusia yang sehat pasca-Ramadan, karena sesuai hadis bahwa berpuasalah maka kamu akan sehat.

Kiai Hadlor selanjutnya mengumpamakan sehat itu seperti mobil yang baru keluar dari bengkel.

‘’Mobil yang sehat itu ada tandanya. Yaitu semua komponennya berfungsi dengan baik, klakson, rem, riting. Untuk membuktikan mobil itu bagus, yaitu mampu nggugu karo sing nduwe (patuh sama yang punya). Kalau mobil nggugu karepe dewe, sing susah wong liya (jika mobil berjalan semau gue, maka yang susah orang lain),’’ jelasnya.

Ciri manusia sehat itu, kata dia, juga ada keseimbangan antara jiwa dan raga. Dia lalu mengibaratkan keseimbangan itu seperti penunggang kuda mau ke pasar. Penunggangnya adalah jiwanya, sedangkan kuda adalah raganya.

Pada momen ini, Kiai Hadlor bertanya kehadirin: jika kudanya buta, sedangkan penunggangnya tidak, apakah keduanya akan sampai ke tujuan? Hadirin pun kompak menjawab bisa.

Sebaliknya, kalau penunggangnya buta, sedangkan kudanya tidak, apakah sampai tujuan?

Hadirin pun langsung mengatakan tidak.

‘’Itu seperti jiwa kita. Jiwa yang buta, akan lebih membahayakan. Makanya jiwa harus sehat setelah kita melewati bulan puasa,’’ tandasnya.

Transjabodetabek Resmi Beroperasi, MTI Desak Pemerintah Segera Susun Masterplan Integrasi Transportasi

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyambut baik pengembangan layanan Transjabodetabek ini, namun MTI kembali mengingatkan pentingnya penyusunan masterplan Jabodetabek yang terintegrasi dan sistematis.

Ketua Umum MTI Tory Damantoro menegaskan bahwa tanpa perencanaan induk yang jelas, pengembangan layanan lintas wilayah seperti ini berpotensi tidak terukur dan tidak optimal dalam mencapai tujuan utamanya, yaitu memindahkan para komuter dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang andal.

“Masterplan Jabodetabek bukan sekadar rencana teknis, melainkan fondasi bagi kolaborasi penyelenggaraan dan pembiayaan layanan lintas daerah yang dinikmati bersama oleh seluruh warga Jabodetabek,” ujar Tory Damantoro Ketua Umum MTI.

Dengan adanya masterplan, lanjut MTI, akan ada dasar yang jelas untuk pembagian tanggung jawab dan pembiayaan antar wilayah. Jakarta dapat berperan sebagai penggerak awal dengan menyediakan layanan dan subsidi, namun dalam jangka panjang, wilayah-wilayah di Bodetabek juga perlu turut ambil bagian sesuai proporsi manfaat yang diterima masyarakatnya.

“Selayaknya DKI Jakarta membiayai di tahap awal. Namun, melalui masterplan, kita dapat menentukan momen yang tepat ketika beban subsidi mulai bisa dialihkan ke wilayah Bodetabek — misalnya saat farebox recovery ratio sudah mencapai 70%. Inilah gunanya perencanaan bersama yang terukur,” tambah Yusa Cahya Permana, Ketua MTI Jakarta.

Selain itu MTI juga mendorong revitalisasi Terminal Blok M sebagai TOD yg menjadi hub semua layanan jabosetabek berawal dan berakhir karena sdh dilayani juga oleh MRT.

Pemprov Jakarta hari ini (24/4/2025) meresmikan Transjabodetabek yang melayani rute Blok M-Alam Sutera. Ada 18 armada bus yang perdana beroperasi melayani penumpang transportasi umum. Harapannya dengan hadirnya bus rute ini dapat mempermudah mobilisasi penumpang transportasi umum.

MTI terus mendorong pemerintah pusat dan daerah di Jabodetabek untuk segera merumuskan masterplan transportasi lintas wilayah yang komprehensif, agar setiap langkah pengembangan angkutan umum dapat dilakukan secara berkelanjutan, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Hotel Ciputra Semarang Gaungkan Semangat Emansipasi Lewat Budaya di Hari Kartini

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Setiap tanggal 21 April, masyarakat Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai bentuk penghormatan atas jasa Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama di bidang pendidikan.

Dalam rangka memperingati momen istimewa ini, Hotel Ciputra Semarang, hotel bintang lima yang terletak di jantung kota Semarang, kawasan Simpang Lima menghadirkan suasana yang berbeda sebagai wujud apresiasi terhadap semangat emansipasi wanita yang diwariskan Kartini.

Seluruh karyawati Hotel Ciputra Semarang tampil anggun mengenakan busana tradisional Jawa, menampilkan kebanggaan akan warisan budaya yang begitu kaya.

Dengan balutan kebaya yang elegan dan riasan yang lembut, mereka tidak hanya menunjukkan pesona luar, tetapi juga mencerminkan semangat Kartini dalam sikap ramah dan pelayanan hangat yang mereka berikan.

Setiap tamu yang datang disambut dengan senyum tulus dan keramahan khas Jawa, menciptakan kesan pertama yang begitu hangat dan bersahabat.

General Manager Hotel Ciputra Semarang, Erny Kusmastuti, mengatakan bahwa mengenakan kebaya telah menjadi tradisi tahunan yang dijalankan setiap Hari Kartini sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan RA Kartini.

Menurutnya, tradisi ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga cerminan dari semangat Kartini yang terus relevan hingga kini, semangat untuk memberdayakan perempuan, menjunjung kesetaraan, dan menghargai budaya bangsa.

“Kami berharap, melalui peringatan ini, semangat juang RA Kartini terus hidup dan menjadi inspirasi, tidak hanya bagi para tamu yang datang, tetapi juga bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Tak Sekadar Ujian, UTBK di UNDIP Jadi Wajah Pendidikan yang Manusiawi dan Bermartabat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Hari kedua pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 di Universitas Diponegoro berjalan dengan tertib dan lancar.

Di hari ke-dua ujian, UNDIP menyediakan fasilitas khusus dan pendampingan bagi peserta disabilitas, untuk memastikan kenyamanan dan kesetaraan dalam proses seleksi.

Universitas Diponegoro bersama seluruh Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia secara serentak menyelenggarakan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2025 mulai Selasa, 23 April hingga 3 Mei 2025.

UTBK tahun 2025 ini dilaksanakan dalam satu gelombang dan menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Pada pelaksanaan hari kedua UTBK-SNBT 2025, terdapat satu peserta disabilitas dengan kondisi tuna netra. Untuk peserta disabilitas, Universitas Diponegoro telah menyiapkan ruang khusus untuk peserta mengikuti ujian dengan nyaman.

Dalam mengikuti ujian, peserta disabilitas dengan kondisi tuna netra didampingi oleh pengawas yang terlatih dan fasilitas pendukung yang disesuaikan dengan kondisi peserta.

Wakil Rektor Akademik dan Kemahasiswaan UNDIP, Prof. Dr. rer.nat. Heru Susanto, S.T., M.M. M,T. mengatakan, “ada empat peserta disabilitas terdaftar mengikuti UTBK-SNBT 2025 yang terdiri dari peserta dengan kondisi tuna netra, tuna daksa, dan tuna rungu”.

“UNDIP memastikan bahwa seluruh peserta tersebut memperoleh fasilitas dan layanan yang disesuaikan secara individual, mulai dari akses menuju ruang ujian, ruang khusus dengan pengaturan teknis tertentu, hingga pendampingan yang diberikan oleh pengawas terlatih”, ucapnya.

Wakil Ketua Pengembangan Pendidikan dari Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Paramita Prananingtyas, SH., LLM., menyampaikan bahwa jumlah pendaftar yang memilih pusat UTBK UNDIP mencapai 26.653 peserta.

Untuk mendukung pelaksanaan ujian, UNDIP telah menyiapkan lebih dari 1.400 unit komputer serta ruang ujian ber-AC dan nyaman di beberapa gedung di Kampus Tembalang dan Pleburan.

“Komitmen kami adalah menghadirkan pengalaman ujian yang adil dan setara bagi semua peserta, tanpa kecuali, terutama bagi peserta disabilitas. Pelaksanaan UTBK di UNDIP bukan hanya tentang kompetisi akademik, tetapi juga tentang menciptakan ruang seleksi yang manusiawi dan bermartabat,” ujar Prof Mita, akrab disapa.

Lebih lanjut Prof Mita menjelaskan kelengkapan yang harus dibawa oleh peserta UTBK, yakni:

  1. kartu peserta UTBK
  2. kartu identitas (kartu siswa/KTP/paspor)
  3. surat keterangan lulus asli bagi peserta angkatan 2025 (jika belum memiliki SKL, dapat membawa surat keterangan kelas 12)
  4. fotokopi ijazah yang telah dilegalisasi (bagi angkatan 2023 dan 2024), bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan
  5. mengenakan baju formal rapi dan memakai sepatu

Saat ini Universitas Diponegoro memiliki 57 program studi sarjana dan 11 program sarjana terapan yang terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman dan minat calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2025 di UNDIP diharapkan tidak hanya berjalan lancar secara teknis, tetapi juga menjadi contoh penyelenggaraan seleksi nasional yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kualitas pelayanan pendidikan tinggi.

Untuk info lengkap PMB UNDIP disilahkan mengunjungi laman: pmb.undip.ac.id

Kejurnas Golf Junior Indonesia Sukses Digelar di Semarang, Lahirkan Bibit Unggul Pegolf Masa Depan

0
Pemenang Kejurnas Golf Junior Indonesia 2025 yang digelar di Semarang Royale Golf (SRG).

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejurnas Golf Junior Indonesia 2025 sukses digelar di Semarang Royale Golf (SRG) dengan memunculkan berbagai pemenang dari berbagai kategori dan 87 peserta.

Adapun untuk pelaksanaan Kejurnas Golf Junior Indonesia ini sudah terlaksana dari 22 hingga 24 April 2025.

Dalam akhir turnamen, Kejurnas Golf Indonesia menentukan dua pemenang yakni Abigail Rhea pegolf dari Bali dengan skor 224 dan Kenneth Henson Sutianto dari DKI Jakarta dengan skor 216.

Sekjen PB Persatuan Golf Indonesia (PGI) Suharsono menuturkan bahwa ajang ini jadi kali pertama dilaksanakan di Semarang.

“Kita di sini Semarang baru pertama kali dibuatkan kejuaraan nasional yang berskala nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak dari lapangan golf dari Semarang Royal Golf yang sudah menyiapkan dari sekian lama mungkin satu tahun kalau nggak salah dia persiapkan, sehingga bisa mempersembahkan sebuah lapangan yang bisa menyelenggarakan kejuaraan setara kejurnas ini,” ungkapnya saat ditemui usai turnamen.

Kemudian Suharsono menilai lapangan di Semarang Royal Golf layak untuk menggelar event besar. Suharsono juga mengatakan cuaca juga mendukung kondisi lapangan.

“Kita bersyukur didukung oleh cuaca yang baik dan lapangan juga dalam kondisi baik,” ucapnya.

Suharsono menambahkan Kejurnas Golf Junior Indonesia ini adalah salah satu agenda pembinaan dari PGI. Setelah event ini, Suharsono membeberkan jika pihaknya bakal menggelar kejurnas yang lain lagi karena agenda PGI sedang punya komitmen mengembangkan potensi pegolf-pegolf muda.

Khusus untuk Kejurnas Junior dibagi menjadi tiga kelas yakni A, B dan C dimana masing-masing ada kelompok putra dan putri.

Untuk bulan depan, akan ada Kejurnas Amatir. Untuk Kejurnas Amatir tidak ada batasan usia, semua boleh mengikuti.

Lebih lanjut Suharsono mengungkapkan bahwa PGI sudah menyiapkan berbagai program untuk pembinaan pegolf muda.

Sejauh ini banyak yang sudah dilakukan mulai menggelar Kejurnas, kemudian ada program event lingkup amatir.

Selain itu, untuk lebih mengenalkan golf, PGI punya program Golf Go To School. Dalam agenda itu PGI akan memperkenalkan golf ke anak-anak usia dini.

“Supaya mereka mengetahui ada ini olahraga yang namanya golf. Yang pakai main bola ini, yang pakai stik ini gitu. Soalnya kan golf ini kan kalau buat anak-anak kan agak sedikit asing ya. Jadi mereka tahunya mungkin basket, bulu tangkis, sepak bola itu yang umum. Makanya kita mau memperkenalkan itu di sekolah. Ya, kita berharap dengan adanya memperkenalkan mereka akan suka. Lalu dari yang awalnya suka mungkin ada yang serius lalu menjadi atlet-atlet penerus,” pungkasnya.

Salah satu pemenang dari kategori A Putra, Kenneth Henson Sutianto menuturkan jika persaingan cukup ketat dan venue yang dipakai begitu mengujinya.

“Lapangan di sini lumayan berbukit, terus green-nya lumayan tricky sih, terus angin pas siang lumayan kenceng sama cuaca lumayan semangat. Tapi saya pernah bermain di lapangan ini jadi pengalaman itu cukup membantunya,” ujarnya.

Selain itu, Kenneth mengaku awalnya ada kendala fisik karena dia baru saja balik dari Jepang. Namun meski demikian, dia bersyukur bisa melewati semua ujian itu.

Kenneth pun mengaku hasil yang dia raih di luar ekspetasi dia. Dia bersyukur atas berkah yang dia dapat. Awalnya dia mengira meraih posisi 3 atau 5 sudah cukup karena dia habis berlaga di Jepang.

“Ini di luar ekspektasi sih sebenarnya targetnya di sini. Di sini paling top 3, top 5 terus yang penting finish turnamennya karena sebelumnya sudah main turnamen di Jepang enggak pakai caddy, dorong troli sendiri lapangannya lebih lebih jauh, lebih susah, kondisi cuaca lebih dingin jadi lumayan nguras fisik. Sebenarnya target di sini ya cuma finish top 5, top 3. Itu sudah cukup,” jelasnya.

Menurut pimpinan Semarang Royale Golf (SRG) Muklisiyata, pihaknya selalu mendukung pembinaan pegolf junior dengan memberikan kesempatan untuk berlatih dan berkompetisi.

“Kami sangat peduli terhadap pembinaan olahraga golf, khususnya untuk atlet-atlet muda yang berbakat. Kami berharap nantinya akan ada atlet junior yang akan membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” tegasnya.***

Daftar Nama Pemenang Kejuaraan Nasional Golf Junior
Indonesia 2025

-Divisi C Putri

Juara III: Oueen Shine Gracella (JATIM) Total Score : 184

Juara II : Cataleya Soleil Renon (DKI) Total Score : 181

Juara I : Amira Ajda Khairunnisa Permadi (DKI) Total Score : 161

-Divisi C Putra

Juara Ill : Dylian Michio Satriobudi (JABAR) Total Score : 176

Juara II : Reicher Santoso (JATENG) Total Score : 164

Juara | : Zhafran Agila Yordi (JATENG) Total Score : 164

  • Divisi B Putri Juara III: Aisyah Bintang Marsyah (RIAU) Total Score : 269

Juara Il : Caylie Anaya Liaudo (BALI) Total Score : 266

Juara I: Laetitia Isabelle Suhartono (SUMSEL) Total Score : 260

-Divisi B Putra

Juara III : Fadhlan Azzam Atmajah (SUMUT) Total Score : 238

Juara II : Raka Aguila Achka (DKI Jakarta) Total Score : 235 Juara I : Francesco Jacob Noah Hartono (DIY) Total Score : 231

-Divisi APutri
Juara III : Renoctoviana Ramadhiani Said (DKI Jakarta) Score : 244

Juara II : Isabella Sudarmanto (JATENG) Total Score : 234

Juara I: Caithlyn Darlene Ong (BANTEN) Total Score : 225.

PLN Jadi Perusahaan Energi Terbaik untuk Mengembangkan Karir di Indonesia versi LinkedIn

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) menjadi perusahaan energi terbaik untuk mengembangkan karir di Indonesia. Capaian ini tercermin melalui daftar Top 15 Companies in Indonesia 2025 yang dikeluarkan oleh LinkedIn.

PLN dinilai unggul dalam delapan indikator utama, antara lain peluang karier, stabilitas perusahaan, keterbukaan terhadap talenta eksternal, keberagaman gender, dan kehadiran aktif karyawan di platform profesional.

Tidak hanya itu, dalam capaian ini pula, PLN berhasil mengungguli perusahaan energi multinasional.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pengakuan dari LinkedIn ini mencerminkan keberhasilan PLN dalam membangun budaya kerja yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada inovasi.

“Capaian ini menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus melangkah maju. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan PLN yang tulus mengabdi untuk menerangi negeri. Transformasi yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada teknologi dan digitalisasi, tetapi juga mencakup budaya kerja dan pengembangan SDM. Kami berkomitmen membangun ekosistem kerja yang agile dan customer-oriented, agar PLN menjadi tempat kerja yang membanggakan sekaligus mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” jelas Darmawan.

Selain PLN, terdapat lima BUMN lain yang juga masuk dalam daftar Top 15 LinkedIn 2025, yakni Bank Mandiri, Telkom Indonesia, BTN, BRI, dan Taspen.

LinkedIn merupakan jaringan profesional online terbesar di dunia, yang dirancang untuk membantu para profesional membangun koneksi, mencari pekerjaan, dan mengembangkan karier.

Menanggapi hal itu, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyatakan hal tersebut sebagai wujud penghargaan atas transformasi di perusahaan BUMN yang berkarya nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus penggerak kesejahteraan masyarakat selaras dengan visi Asta Cita dari Pemerintah.

“Hal ini bisa pula dilihat sebagai bukti penguatan citra perusahaan BUMN di mata publik. Terutama citra positif Indonesia sebagai yang memiliki perusahaan- perusahaan negara berkualitas dan mampu bersaing di kancah internasional,” ujarnya.

Erick juga menambahkan, transformasi BUMN telah membentuk budaya terbentuknya tempat kerja yang produktif, sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh insan BUMN. Dengan ekosistem kerja yang terus bertumbuh, diharapkan perusahaan BUMN terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dalam konteks tulang punggung transisi energi nasional, PLN juga terus mempercepat pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) demi mewujudkan kemandirian energi yang berkelanjutan.

Menurut Darmawan, komitmen PLN ditujukan untuk menyongsong masa depan menuju Net Zero Emissions 2060 atau lebih cepat sehingga akan membuka lapangan kerja hijau bagi generasi mendatang.

Direktur Legal and Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto menambahkan bahwa capaian ini merupakan salah satu hasil dari strategi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) berkelanjutan yang terus dikembangkan Perseroan.

“Kami terus berupaya memperkuat kompetensi dan karakter insan PLN, membangun lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan adaptif. SDM unggul adalah kunci keberhasilan transformasi dan transisi energi di Tanah Air,” pungkas Didi.