spot_img
Beranda blog Halaman 116

KAI Daop 4 Semarang Waspadai Lonjakan Perlintasan saat Puncak Angkutan Lebaran 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan signifikan dalam frekuensi perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2025 yang berlangsung mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Guna mengakomodasi lonjakan mobilitas masyarakat, KAI menambah perjalanan kereta api sehingga total terdapat 106 perjalanan KA Penumpang per hari di wilayah Daop 4 Semarang.

Rinciannya, 33 KA berangkat dari wilayah ini, 63 KA melintas, serta 10 KA tambahan yang dioperasikan khusus untuk Lebaran.

Selain itu di wilayah Daop 4 Semarang juga terdapat 29 perjalanan KA Barang per harinya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa dengan bertambahnya frekuensi perjalanan kereta api tersebut, KAI Daop 4 Semarang mengimbau masyarakat dan para pemudik untuk lebih berhati-hati, khususnya saat melintas di perlintasan sebidang maupun berada di sekitar jalur kereta api.

“Pada masa Angkutan Lebaran ini, jumlah perjalanan kereta api meningkat signifikan. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di jalur rel dan sekitarnya demi keselamatan bersama. Selain itu, bagi pengendara kendaraan bermotor, kami harap dapat berhenti sejenak, menengok ke kiri dan kanan sebelum melintasi perlintasan sebidang guna mengutamakan keselamatan diri serta pengguna jalan lainnya,” terangnya.

Sementara itu untuk pergerakan penumpang selama enam hari masa arus mudik angkutan lebaran 2025, yang dimulai pada jumat, 21 maret hingga rabu, 26 maret 2025, KAI Daop 4 semarang mencatat sebanyak 125.422 penumpang atau rata-rata 20.904 penumpang per hari yang telah datang atau tiba dari berbagai daerah ke beberapa stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.

Selama periode tersebut, jumlah kedatangan penumpang tertinggi terjadi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 32.272 penumpang, diikuti Stasiun Semarang Poncol sebanyak 22.433 penumpang, Stasiun Tegal 21.334 penumpang, Stasiun Pekalongan 15.479 penumpang, Stasiun Pemalang 8.727 penumpang, Stasiun Cepu 7.615 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 5.912 penumpang.

Sedangkan untuk keberangkatan penumpang pada periode enam hari arus mudik tersebut, terdapat sebanyak 107.498 penumpang atau rata-rata 17.916 penumpang per hari menggunakan kereta api menuju berbagai daerah dari stasiun wilayah daop 4 semarang.

Dengan jumlah penumpang berangkat tertinggi di periode tersebut terjadi di Stasiun Semarang Poncol sebanyak 38.330 penumpang, Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng 33.333 penumpang, Stasiun Tegal 9.734 penumpang, Stasiun Pekalongan 8.575 penumpang, Stasiun Cepu 3.809 penumpang, Stasiun Pemalang 3.749 penumpang, dan Stasiun Ngrombo sebanyak 3.178 penumpang.

Hingga Kamis (27/3) pukul 11.00 WIB, sebanyak 340.390 tiket telah terjual untuk periode Angkutan Lebaran 2025 dari total 535.282 tiket yang disediakan.

Ini berarti sekitar 64 persen tiket sudah dipesan, dan tren penjualan masih terus meningkat.

Oleh karena itu, KAI mengimbau masyarakat untuk segera mendapatkan tiket perjalanan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi penjualan KAI lainnya.

“KAI terus berkomitmen untuk memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak melakukan aktivitas berisiko di sekitar jalur kereta api, seperti bermain, berjualan, atau berfoto di rel,” tutup Franoto.

Pengelola Penginapan Dilarang Abaikan Laporan APOA Tamu Asing

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Pengelola Penginapan Wajib Laporkan Keberadaan Tamu Asing Lewat APOA Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menghadirkan Aplikasi Pengawasan Orang Asing (APOA) terbarukan guna mengoptimalkan pengawasan keberadaan orang asing di Indonesia.

Aplikasi memiliki berbagai fitur yang mempermudah proses pelaporan tamu asing yang menginap ataupun tinggal di tempat mereka.

“Imigrasi memiliki kewenangan untuk meminta data Orang Asing kepada hotel atau tempat lain yang berfungsi sebagai tempat penginapan, dalam hal ini kami menggunakan APOA sebagai platformnya. Pemilik atau pengelola penginapan cukup mendaftarkan tamu melalui aplikasi ini, kemudian datanya dapat diakses oleh petugas Imigrasi untuk keperluan pengawasan,” ujar Direktur Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian, Yuldi Yusman.

Implementasi APOA berlandaskan pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan perubahannya dalam UU Nomor 63 Tahun 2024. Pasal 72 ayat (1) dan (2) dalam undang-undang tersebut menyebutkan bahwa pemilik atau pengelola penginapan wajib memberikan informasi mengenai tamu asing yang menginap apabila diminta oleh Petugas Imigrasi.

Jika kewajiban ini tidak dipenuhi, terdapat ancaman pidana berupa kurungan maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp25 juta.

Proses pelaporan orang asing yang check-in di hotel melalui APOA dimulai dengan pemilik atau pengelola penginapan melakukan login ke sistem APOA.

Setelah masuk, mereka harus meminta paspor dari tamu asing yang akan menginap dan kemudian mengunggah foto halaman depan paspor tersebut atau mengambil foto secara langsung melalui aplikasi. Setelah itu, data tamu asing dimasukkan ke dalam sistem dan diverifikasi untuk memastikan keakuratannya.

Jika semua informasi sudah benar, pengelola dapat melanjutkan proses hingga mendapatkan Surat Tanda Terima Pelaporan Orang Asing, yang menjadi bukti bahwa laporan telah berhasil dikirim melalui APOA.

Untuk pelaporan check-out, pemilik atau pengelola penginapan kembali masuk ke sistem APOA dan memilih data orang asing yang akan keluar dari penginapan.

Mereka harus memastikan bahwa data yang dipilih sudah sesuai dengan tamu yang benar-benar melakukan check-out. Setelah melakukan verifikasi, mereka dapat melanjutkan dengan memilih tombol check-out pada aplikasi.

Dengan langkah ini, laporan check-out tamu asing akan tersimpan dalam sistem dan menjadi bagian dari catatan pengawasan keimigrasian. Proses ini penting untuk memastikan data orang asing di Indonesia tetap akurat dan terpantau dengan baik.

Mengacu pada database Imigrasi per 24 Maret 2025, total data tamu asing di penginapan seluruh Indonesia yang tercatat di APOA yakni 78.077 orang, terdiri dari 23.835 check-in dan 54.242 check-out. Asal Orang Asing didominasi oleh Australia sebanyak 13.104 orang, disusul Republik Rakyat Tiongkok sebanyak 12.493 orang, India 5.688 orang, Singapura 4.491 orang dan Jepang 3.869 orang.

Sementara itu, provinsi yang catatan okupansi orang asing di penginapan tertinggi yaitu Bali sebanyak 47.772 orang, Kepulauan Riau 6.068 orang, Jawa Timur 4.647 orang, Nusa Tenggara Timur 4.066 orang dan DK Jakarta 3.210 orang.

“Dengan adanya pelaporan yang lebih terstruktur, peluang untuk mendeteksi aktivitas ilegal yang dapat mengancam ketertiban umum dan kedaulatan negara menjadi lebih besar,” tambah Yuldi.

Mendukung pernyataan tersebut, Plt Direktur Jenderal Imigrasi, Saffar Muhammad Godam menyampaikan bahwa Ditjen Imigrasi terus menjalin kolaborasi dengan stakeholder terkait guna meningkatkan efektivitas pengawasan.

“Dengan adanya aplikasi APOA dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pengawasan terhadap orang asing di Indonesia dapat berjalan lebih optimal. Penggunaan teknologi dalam sistem keimigrasian ini menjadi langkah maju dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara,” pungkasnya.

Mudik Gratis BUMN 2025, KIW Siap Berangkatkan 100 Penumpang dari Semarang ke Surabaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis BUMN 2025 dengan tema “Mudik Aman Sampai Tujuan”, yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pada tahun ini, KIW memberangkatkan hingga 100 penumpang dengan rute perjalanan dari Semarang ke Surabaya menggunakan armada bus.

Acara pelepasan peserta mudik / flag-off dilaksanakan di halaman kantor PT Kawasan Industri Wijayakusuma pada Kamis, 27 Maret 2025 pukul 08.30 WIB, dihadiri oleh Direktur Operasional, Direktur Keuangan & MR, jajaran manajemen PT KIW, serta pemudik yang antusias mengikuti perjalanan ini.

Program ini merupakan agenda tahunan yang digagas oleh Kementerian BUMN guna mendukung kelancaran arus mudik dan memberikan fasilitas perjalanan yang aman serta nyaman bagi masyarakat.

Tahun ini, 78 perusahaan BUMN telah siap menyambut dan melayani dengan target 100.000 pemudik yang terbagi ke dalam tiga moda transportasi yaitu 1.360 Unit Bus (kapasitas 67.000 pemudik), 90 Rangkaian Kereta Api (kapasitas 28.000 pemudik), 26 Unit Kapal Laut (kapasitas 5.000 pemudik) dengan tujuan lebih dari 200 Kota/Kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Mudik Gratis BUMN 2025 menekankan aspek keselamatan sebagai prioritas utama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memastikan seluruh armada yang digunakan telah lulus uji kelayakan dan pengemudi memiliki lisensi yang valid, sebagai bagian dari mitigasi risiko yang disiapkan.

Direktur Operasional PT KIW, Sugeng Riyanto menyampaikan bahwa program ini adalah wujud kepedulian Perusahaan terhadap masyarakat, khususnya dalam membantu mereka yang ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman tanpa perlu khawatir akan biaya perjalanan dan keselamatan di jalan.

“Kami berharap program Mudik Gratis BUMN 2025 ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi kepadatan lalu lintas serta risiko kecelakaan di jalan raya,” ujar Sugeng.

Peserta mudik mendapatkan berbagai fasilitas, termasuk bus yang nyaman dengan fasilitas yang lengkap, merchandise dan souvenir yang terdiri dari kaos, topi, makanan ringan dan obatobatan, serta perlindungan selama perjalanan, dan semua itu didapatkan tanpa dipungut biaya apapun.

Peserta yang mengikuti mudik gratis ini terdiri dari masyarakat sekitar KIW, karyawan pada tenant-tenant, mahasiswa dan beberapa merupakan rombongan keluarga.

PT KIW berkomitmen untuk terus mendukung program-program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai bagian dari peran aktif Perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam momen penting seperti Lebaran. Mudik gratis ini bukan hanya sekadar perjalanan, tetapi juga bentuk kepedulian kami agar pemudik bisa sampai dengan selamat dan bahagia di kampung halaman,” tambah Sugeng.

Safari Ramadhan MKGR Jateng, Menebar Berkah dan Kebersamaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan Anzalul Furqon

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penuh keberkahan bagi umat Islam untuk meningkatkan kepedulian sosial dan mempererat tali silaturahmi.

Dalam semangat tersebut, Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) Jawa Tengah menggelar Safari Ramadhan bersama Anak-anak Panti Asuhan Anzalul Furqon, yang berlangsung di Pendopo Kautaman Gunung Pati, Kota Semarang, Rabu (26/3).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Ormas MKGR Jawa Tengah, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Tengah, Ferry Wawan Cahyono, SPi, MSi. Turut mendampingi dalam acara ini Sekretaris Ormas MKGR Jateng, Dr. Anang Budi Utomo, SMn., M.Pd, serta Bendahara, Siswanto, ST, MT. Kehadiran mereka disambut dengan antusias oleh anak-anak panti asuhan serta para pengurus yang turut hadir dalam momen penuh kehangatan ini.

Suasana penuh kehangatan terasa saat para tamu berbagi cerita dan mendengarkan harapan dari anak-anak yang tinggal di panti tersebut.

Sebagai bentuk dukungan dan kepedulian, Ormas MKGR juga memberikan bingkisan Lebaran kepada seluruh anak-anak panti. Paket yang berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan sekolah ini diharapkan dapat memberikan kebahagiaan bagi mereka dalam menyambut hari raya Idul Fitri.

Dalam sambutannya, Ferry Wawan Cahyono menegaskan bahwa Safari Ramadhan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang harus terus dijaga dan diperkuat.

“Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian terhadap sesama. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk berbagi, tetapi juga untuk mempererat rasa persaudaraan di antara para kader serta masyarakat luas. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua, terutama bagi adik-adik di Panti Asuhan Anzalul Furqon,” ujar Ferry.

Ia juga berharap agar semangat gotong royong dan kebersamaan yang selama ini menjadi dasar perjuangan Ormas MKGR dapat terus menjadi inspirasi bagi para kader dan masyarakat dalam berkontribusi untuk kebaikan bersama.

Safari Ramadhan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang rutin dilakukan oleh Ormas MKGR Jawa Tengah. Selain berbagi di panti asuhan, organisasi ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial lainnya, termasuk bantuan untuk masyarakat kurang mampu, kegiatan keagamaan, serta program pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Ormas MKGR Jawa Tengah terus berupaya menjadi wadah yang tidak hanya berperan dalam ranah politik, tetapi juga menjadi pilar dalam membangun solidaritas sosial dan kepedulian terhadap masyarakat.

Acara Safari Ramadhan ini diakhiri dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kelancaran bagi semua yang telah terlibat dalam kegiatan ini.

Semangat kebersamaan yang terjalin di Panti Asuhan Anzalul Furqon menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong adalah kunci dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan sejahtera.

Arus Mudik Lebaran, Stasiun Semarang Dibanjiri 43 Ribu Pemudik

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Selama 5 hari masa arus mudik lebaran yang dimulai Jumat, 21 Maret 2025 (H-10) hingga Selasa, 25 Maret 2025 (H-6) terdapat sebanyak 43.807 penumpang yang telah tiba di stasiun wilayah Kota Semarang atau rata-rata 8.761 penumpang per hari.

Rinciannya di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 25.294 penumpang atau rata-rata 5.059 penumpang per hari dan Stasiun Semarang Poncol sebanyak 18.513 penumpang atau rata-rata 3.703 penumpang per hari.

Jumlah ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedatangan penumpang, yang diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan mendekatnya puncak arus mudik. Diprediksi, kedatangan penumpang tertinggi akan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 (H-2), dengan lebih dari 7 ribu penumpang yang akan diperkirakan tiba di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dan lebih dari 3.500 penumpang tiba di Stasiun Semarang Poncol.

Sementara itu, untuk keberangkatan penumpang, selama periode tersebut tercatat sebanyak 60.984 penumpang atau rata-rata 12.197 penumpang per hari yang naik menggunakan kereta api di stasiun wilayah Kota Semarang. Rinciannya di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng sebanyak 28.425 penumpang dan di Stasiun Semarang Poncol sebanyak 32.559 penumpang.

Angka ini juga cukup tinggi, mengingat ini masih periode mudik Lebaran. Mayoritas keberangkatan penumpang tertinggi didominasi oleh penumpang lokal dengan tujuan Semarang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, Ngrombo maupun Cepu.

Adapun kedatangan penumpang tertinggi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng maupun Stasiun Semarang Poncol berasal dari beberapa kota besar, antara lain Jakarta, Cirebon, dan Surabaya.

Himbauan terkait Bagasi

Selama masa angkutan Lebaran ini, KAI menghimbau kepada para penumpang untuk tidak membawa barang bawaan atau bagasi yang berlebihan. Selain dapat merepotkan penumpang itu sendiri, membawa barang yang terlalu banyak juga dapat mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.

Setiap penumpang diperbolehkan membawa bagasi seberat maksimal 20 kg dengan volume maksimum 100 dm³ dengan dimensi tidak lebih dari 70 x 48 x 30 cm. Dengan kapasitas tersebut, penumpang juga dibatasi maksimal membawa empat koli (item bagasi) untuk memastikan barang bawaan tidak berlebihan.

Bagi penumpang yang membawa bagasi melebihi batas yang telah ditentukan, KAI akan mengenakan biaya tambahan sesuai dengan kelas layanan kereta. Biaya tambahan tersebut, yakni Rp10.000 per kilogram untuk kelas eksekutif, Rp6.000 per kg untuk kelas bisnis, dan Rp2.000 per kg untuk kelas ekonomi.

Kami mengingatkan para penumpang untuk memastikan barang yang dibawa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman bagi semua pihak.

Dengan mematuhi aturan yang ada, kami berharap para penumpang dapat menikmati perjalanan mudik dengan aman dan nyaman. KAI juga terus berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik selama masa angkutan Lebaran ini.

Tingkatkan Minat Santri untuk Menulis, Ketua Baznas RI dan Dirut RSI Sultan Agung Semarang Kunjungi Pesantren Asshodiqiyah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – RSI Sultan Agung Semarang terus berperan aktif dalam pengembangan literasi di kalangan santri. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Direktur Utama RSI-SA Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, dalam Gerakan Santri Menulis yang digelar di Pesantren Asshodiqiyah pada Sabtu (22/3).

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Kepala Seksi Penyelenggara Haji Kantor Kemenag Kota Semarang, Mawardi dan Pengasuh Pesantren Asshodiqiyah Semarang, KH Shodiq Hamzah Usman.

Prof. Noor Achmad mengajak para santri Pesantren Asshodiqiyah untuk menjadikan KH. Shodiq Hamzah sebagai teladan.

“Ini merupakan contoh nyata keteladanan. Beliau adalah sosok yang selalu membantu orang, dan enggan untuk meminta bantuan,” katanya.

Ia menekankan bahwa KH. Shodiq selalu membantu sesama tanpa pamrih, sebagaimana terlihat dari kiprahnya yang bahkan di tengah pandemi Covid-19 tetap produktif menerjemahkan Al-Qur’an.

“Bersyukurlah kalian bisa menjadi santri KH Shodiq, karena beliau adalah sosok yang luar biasa,” ujar Prof. Noor Achmad.

Lebih lanjut, dirinya berharap para santri dapat menimba ilmu langsung dari KH. Shodiq dan dianjurkan untuk mempelajari karya-karyanya.

“Pelajari juga bagaimana beliau berhubungan dengan orang lain dan para santri, karena itu juga bagian dari pembelajaran yang sangat berharga,” imbuhnya.

Semangat dalam mengembangkan ilmu dan kepedulian sosial ini juga menjadi perhatian RSI- SA Semarang. Kehadiran dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, dalam acara ini semakin menguatkan sinergi antara dunia pendidikan dan kesehatan dalam mendukung santri untuk terus berkembang, baik dari segi literasi maupun kepedulian terhadap umat.

dr. Uji kemudian berbicara bersama salah satu perwakilan santri Pesantren Asshodiqiyah, pada kesempatan tersebut dr. Uji menyampaikan proses penciptaan manusia adalah bukti kebesaran Allah SWT.

Dari segumpal darah, berkembang menjadi segumpal daging, lalu menjadi janin hingga akhirnya lahir sebagai manusia yang sempurna.

Ia menekankan bahwa proses ini telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dan juga dipelajari dalam ilmu kedokteran.

“Sehingga penting bagi kita untuk terus menimba ilmu, baik agama maupun sains, agar dapat memahami keajaiban penciptaan manusia secara lebih mendalam,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia mengajak para santri untuk terus menimba ilmu agar semakin memahami keajaiban tersebut.

“Jangan berhenti belajar dan menulis, karena dengan ilmu, kalian akan bisa menginspirasi banyak orang dan berkontribusi untuk umat,” tambahnya.

Lebaran Makin Berkesan! Nikmati Diskon dan Paket Eksklusif di Gumaya Tower Hotel

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Menyambut datangnya Hari Raya Idul fitri 1446H, Gumaya Tower Hotel menghadirkan berbagai promo menarik yang dirancang khusus untuk memeriahkan momen kemenangan.

Momen idul fitri merupakan waktu yang ditunggu seluruh masyarakat, karena menjadi momen yang ditunggu-tunggu untuk mudik bertemu keluarga terkasih di kampung halaman.

Bagi para pemudik yang singgah atau merayakan Lebaran di Kota Semarang, Gumaya Tower Hotel menawarkan paket “Eid Staycation” dengan harga spesial Rp3.359.000Nett untuk 2 malam dan Rp1.859.000Nett untuk 1 malam di tipe Kamar New Deluxe.

Hotel Gumaya yang berlokasi strategis di pusat kota, dengan kamar yang luas 40m2 dan sudah di renovasi dengan interior modern yang mewah serta fasilitas yang lengkap seperti mesin kopi kapsul di semua kamar, serta Android TV 50 inch yang memungkinkan tamu menikmati berbagai tayangan favorit melalui platform streaming seperti Youtube, Netflix dan Disney+.

Setiap reservasi paket “Eid Staycation” ini akan mendapatkan bingkisan oleh-oleh khas Semarang berupa lumpia, bandeng presto, dan tahu bakso. Promo ini berlaku untuk periode menginap mulai dari 29 Maret hingga 5 April 2025 yang dapat di resevrasi melalui website www.gumayahotel.com.

Selain itu untuk memeriahkan perayaan Idul Fitri, Gumaya Tower Hotel juga menawarkan pilihan paket hampers cookies dengan harga mulai Rp. 439.000Nett sampai dengan Rp. 799.000Nett.

Di kemas dengan aneka cookies yang enak dengan pilihan menu seperti kastengel, Jan hagel, soft chocolate cookies, pistachio snow, dan vanilla butter serta cokelat Dubai yang tengah viral saat ini, memadukan cita rasa kacang pistachio dan kunafah.

Adrian Reynald Sebagai Marcomm Gumaya Tower Hotel juga menjelaskan bagi tamu yang memerlukan hantaran untuk keluarga dan kolega, tersedia juga paket ketupat lebaran di Marquess Restaurant.

Paket hantaran yang terdiri dari Ketupat, Opor Ayam, Sambal Goreng, Rendang daging dan telur pindang dapat dinikmati hanya dengan Rp415.000,Nett. Selain sebagai bingkisan lebaran, paket ini bisa di nikmati untuk bersantap di Marquess restaurant.

Hotel yang berada di Jl. Gajahmada No.59-61ini juga menyediakan beragam aktivitas menarik bagi para tamu yang mengajak buah ati, mulai dari meronce, magic scratch, bermain playdoh, hingga mewarnai.

Selain itu, fasilitas kolam renang yang nyaman menjadi pilihan sempurna bagi keluarga untuk bersantai dan menikmati waktu bersama.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai promo-promo menarik lainnya, kunjungi situs web resmi Gumaya Tower Hotel di www.gumayahotel.com atau ikuti Instagram @gumayatowerhotel atau bisa menghubungi di nomor telpon Gumaya 024 3551999

Resmikan Unit Desalinasi di Pekalongan, UNDIP dan Pemprov Jateng Percepat Akses Air Bersih

0

PEKALONGAN (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BUMD Jawa Tengah dan Pekalongan, meresmikan unit desalinasi air di Rusunawa Slamaran, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan pada Selasa pagi (25/3).

Program desalinasi air ini merupakan salah satu program unggulan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dengan menggandeng UNDIP dalam menyediakan air bersih untuk warga di kawasan pesisir Jawa Tengah.
Selama ini, warga di wilayah pesisir mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena kondisi air tanah tidak layak dikonsumsi.

Program desalinasi air ini akan diwujudkan di 20 titik, khususnya di wilayah pantai di Jawa Tengah. Turut meresmkian, Wali Kota Pekalongan dan Ketua Baznas Pekalongan. Hadir pula menyaksikan acara peresmian Ketua LPPM UNDIP dan sejumlah warga penghuni Rusunawa Slamaran.

“Kita lakukan di beberapa daerah khususnya di wilayah pantai, seperti Pekalongan, Demak, Rembang, dan Jepara. Ini kita gunakan untuk memberikan kemudahakan masyarakat di wilayah pesisir mendapatkan air bersih,” ucap Ahmad Luthfi.

Program ini merupakan bentuk komitmen UNDIP bahwa hasil-hasil inovasi civitas academica UNDIP harus bermanfaat bagi masyarakat. Hal ini disampaikan Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., yang turut pula meresmikan unit desalinasi air.

“Kita berkomitmen hasil-hasil riset untuk masyarakat dalam bentuk teknologi yang bermanfaat, salah satunya mesin desalinasi. Kita sudah ada di beberapa titik, yaitu di Jepara, Rembang, Blora, Demak dan Pekalongan yang diresmikan hari ini,” kata Prof. Suharnomo.

“Selain 20 titik di Jawa Tengah, ada 4 provinsi lain yang sudah memesan yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Bangka Belitung, dan Banten. Harapan saya, teknologi UNDIP ini akan semakin banyak dipakai di Indonesia,” tambah Prof. Suharnomo.

Unit desalinasi air yang ada di rusunawa Slamaran, memiliki kapasitas 4.000 liter atau 200 galon per-hari.

Dalam kondisi tertentu, kapasitas produksi dapat ditingkatkan hingga 6.000 liter. Mesin ini akan mengubah air asin atau air payau menjadi layak dikonsumsi bahkan warga rusunawa dapat langsung meminum air hasil desalinasi.

Untuk tahap awal atau sebagai pilot project, mesin desalinasi ini akan memproduksi air minum untuk memenuhi kebutuhan 250 KK penghuni Rusunawa Slamaran.

“Prinsipnya, mesin desalinasi air ini memisahkan kontaminan di dalam air, mengubah berbagai air yang tidak layak dikonsumsi menjadi air yang layak dikonsumsi oleh masyarakat, bahkan langsung bisa diminum. Bisa juga digunakan untuk masak sayur, menanak nasi. Usai diserahkan kepada Pemkot, maka pengelola rusun yang ditunjuk bertanggung jawab untuk operasionalnya. Tim UNDIP tentu akan terus mendampingi dari sisi teknologi,” jelas Prof. I Nyoman Widiasa, Dosen Teknik Kimia UNDIP mengakhiri wawancara.

Dari Semarang hingga Yogyakarta, Indofood Wujudkan Mudik Nyaman dan Gratis

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebanyak 550 pedagang Warung Makan Indomie (Warmindo) di Semarang dengan penuh antusias mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan oleh PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Program ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk pulang kampung ke berbagai daerah di Jawa Barat dengan nyaman dan aman.

Sales & Marketing Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi Noodle Cabang Semarang, Andy Afiril Awan, mengungkapkan bahwa program Mudik Bersama Indomie telah berlangsung sejak tahun 1994 dan setiap tahunnya semakin diminati oleh para pengusaha Warmindo.

“Tahun ini, kami memberangkatkan 11 bus dari Semarang yang membawa 550 peserta mudik ke berbagai daerah di Jawa Barat,” ujar Andy.

Tak hanya dari Semarang, program ini juga berlangsung di Yogyakarta dengan jumlah pemudik yang lebih besar. Sebanyak 34 bus diberangkatkan, mengangkut 1.700 peserta menuju tujuan utama seperti Cirebon, Kuningan, dan Sumedang.

Sebelum keberangkatan, para peserta menikmati berbagai aktivitas menarik di stand Indomie, termasuk mendapatkan hadiah spesial dan mengikuti acara hiburan yang penuh kehangatan.

Kepala Cabang Indofood CBP Divisi Noodle Semarang, Devie Permana, menambahkan bahwa secara nasional, program mudik gratis ini diikuti oleh 11.097 pengusaha Warmindo yang diberangkatkan menggunakan 195 bus dari 36 titik, meliputi Jabodetabek, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Malang.

“Bagi kami, para pengusaha Warmindo bukan sekadar mitra bisnis, tetapi sudah menjadi bagian dari keluarga besar Indomie. Program ini diharapkan semakin mempererat hubungan antara Indomie dan para pengusaha Warmindo serta memberikan pengalaman mudik yang menyenangkan dan nyaman,” ujar Devie.

Direktur PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk, Taufik Wiraatmadja, menegaskan bahwa Mudik Warmindo merupakan bentuk apresiasi kepada para mitra yang telah setia menjalankan usaha Warmindo, bahkan ada yang telah berbisnis selama lebih dari 5 tahun hingga puluhan tahun.

“Warmindo semakin memperkuat kedekatan Indomie dengan masyarakat. Kami berharap Indomie dan para pengusaha Warmindo terus tumbuh bersama dengan inovasi dan kreasi menu yang semakin beragam serta diminati oleh pelanggan setia,” katanya.

Salah satu peserta mudik, Didi, mengungkapkan kegembiraannya bisa kembali mengikuti Mudik Bersama Indomie tahun ini. Baginya, program ini sangat membantu meringankan biaya perjalanan yang setiap tahun terus meningkat.

“Saya selalu ikut Mudik Indomie, karena sangat membantu kami yang berasal dari Kuningan. Selain itu, ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para pedagang Warmindo. Harapan saya, program ini terus berlanjut, lebih meriah, dengan lebih banyak hadiah, dan kalau bisa kaosnya jangan selalu warna merah,” selorohnya dengan tawa.

Dengan adanya program Mudik Bersama Indomie, para pengusaha Warmindo dapat menikmati perjalanan pulang kampung dengan nyaman, sekaligus mempererat tali persaudaraan di antara sesama pengusaha Warmindo di berbagai daerah. Program ini menjadi bukti nyata komitmen Indomie dalam mendukung para mitranya untuk terus berkembang bersama.

Ormas di Semarang Bersatu, Support Kodim 0733/KS

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kodim 0733/Kota Semarang, Selasa (25/3/2025) digerudug ratusan Organisasi Massa dan Masyarakat. Mereka mendatangi dan menduduki markas untuk memberikan dukungan kepada TNI AD agar tetap semangat membantu masyarakat dan tak menghiraukan aneka cacian pihak-pihak yang memanfaatkan isu pengesahan UU TNI oleh DPR.

“Kami datang ke sini untuk menyemangati dan memberikan dukungan moral bahwa TNI harus kuat dan tetap bersama rakyat. Kami sudah merasakan kehadiran TNI di masyarakat sangat dibutuhkan karena terbukti membantu kesulitan rakyat. TNI merupakan anak kandung rakyat, sehingga bukan momok bagi kami,” ungkap Yani, wakil dari Pemuda Panca Marga (PPM) Jawa Tengah yang hadir bersama 30 anggotanya, termasuk dari Kota Semarang.

Selain dari PPM, juga terdapat 65 anggota Pemuda Pancasila Jateng dan Kota Semarang, 30 dari Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI & Polri (FKPPI), serta Organisasi Sosial Memasyarakatan Squad Nusantara dan Forum Silaturahmi Jumat Berkah.

“Kami organisasi putra-putri Keluarga Besar TNI & Polri berharap masyarakat tidak terprovokasi berita-berita yang belum tentu kebenarannya dan sumbernya tidak jelas melalui media sosial tentang UU TNI. Hal ini kami himbaukan agar situasi kondusif, apalagi di tengah kita sedang menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri. Jangan sampai masyarakat yang tidak tahu dan tidak paham hanyut dalam provokasi pihak-pihak yang akan mengacaukan suasana, sebab nanti dampaknya pasti pada perekokomian. Yang dirugikan juga kita semua,” ujar Nonot, dari FKPPI

Kedatangan massa yang tak terduga ini ditemui oleh Kasdim 0733/KS Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo dan Pasiter Kapten Inf Taufik.

“Kami mewakili Dandim Letkol Kav Indarto menyampaikan terima kasih atas kedatangan saudara-saudara. Mohon maaf bahwa kedatangan saudara-saudara sebanyak ini membuat kami tidak bisa menyiapkan tempat yang representatif sehingga harus berdiri berhadap-hadapan. Apalagi sebentar lagi akan berbuka puasa, sehingga kali kesulitan untuk menyiapkan buka bagi yang berpuasa,” ujar Kasdim.

Spontan beberapa perwakilan ormas menyampaikan bahwa kedatangannya juga bermasud untuk membagikan takjil ke masyarakat yang melintas di depan Makodim 0733.

Mereka juga mengajak para anggota TNI yang sedang jaga markas untuk ikut membagikan takjil ke masyarakat yang melintas di Jalan Pemuda.

“Total takjil yang kami bagikan ada sekitar 3.000 bungkus. Semua ini dari teman-teman ormas yang kami kumpulkan jadi satu. Alhamdulillah dari hanya iseng kita ingin silaturahmi kok bisa berkumpul banyak,” ungkap Kukuh dari FKPPI.

Sementara Narno perwakilan Pemuda Pancasila mengungkapkan bahwa berkumpulnya Ormas-ormas besar di Kodim Semarang ini adalah untuk membuktikan bahwa Ormas di Semarang kompak dan bisa saling bahu membahu-membantu masyarakat dan pemerintah.

“Kami bukan tipe yang mudah diadu domba dan dibentur-benturkan. Oleh karena itu kami selalu bersama TNI dan Polri untuk menjaga Semarang ini agar kondusif. Kami tak ingin di Semarang ini ada bibit-bibit yang bisa mengganggu stabilitas kamtibmas. Karena itu sebagai anak bangsa kami semua punya tanggung jawab menjaganya. Jangan pernah main-main bikin rusuh di Semarang, pasti akan berhadapan dengan kami,” tegas Narno.

Hal yang patut bisa jadi renungan disampaikan oleh Rusman Sayogo, Wakil Komandan Resimen XI Yudha Putra Jawa Tengah.

“Kami kira semua anak bangsa harus sadar akan adanya upaya memperkeruh suasana dan ingin mengembalikan sebagimana momen 1998. Dimana bibit-bibit perlawanan terhadap pemerintah ada yang meniupkan. Melalui konten-konten media sosial sudah disebarkan untuk mempengaruhi masyarakat agar tidak percaya pemerintah. Adu domba makin masih dilakukan untuk membenturkan sesame anak bangsa, anak bangsa dengan apparat negara dan aparat dengan aparat. Ini harus segera cegah dengan kesadaran. Tanpa kesadaran, kita akan terjerumus ke dalam lembah kesengsaraan. Kekacauana akan merugikan kita semua. Maka mari kita pererat persatuan dan kesatuan. Beri waktu pemerintah untuk menata Indonesia, jangan belum-belum sudah direcoki,” tandas Rusman.

Kasdim pun mengaku kagum terhadap pemikiran para generasi muda Kota Semarang.

“Kalau saudara-saudara semua memiliki kesadaran berbangsa yang berlandaskan Jiwa dan Semangat Nasional Bela Negara dan Cinta Tanah Air, saya yakin Indonesia ini akan kuat tak tergoyahkan, sebagaimana dilakukan para pendahulu dalam perjuangan merebut kemerdekaan,” tutup Letkol Inf Yohanes Heru Wibowo.