spot_img
Beranda blog Halaman 116

Tekan Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan, Agustina Wali Kota Semarang Gandeng Paralegal Muslimat NU

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang menyatakan komitmennya untuk menggandeng berbagai pihak, salah satunya Paralegal Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) guna menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Semarang.

Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri launching program Relawan Paralegal Muslimat NU di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Minggu (20/4).

“Kami senang ya, karena dapat tambahan energi dari Muslimat NU. Senang banget nih kita dan ternyata mereka sudah paralegal resmi. Jadi senang sekali,” ujar Agustina.

Lebih lanjut pihaknya mengapresiasi langkah Muslimat NU yang telah membentuk 90 relawan paralegal terlatih dan siap terjun langsung memberikan pendampingan hukum dan edukasi kepada korban kekerasan perempuan dan anak.

Agustina menambahkan bahwa Pemerintah Kota Semarang siap menjalin komunikasi dan kolaborasi lebih intensif dengan jajaran Muslimat NU.

“Karena tidak hanya yang paralegal, tapi yang muslimatnya juga siap membantu. Luar biasa nih,” imbuhnya.

Pihaknya menekankan bahwa Kota Semarang sejatinya telah memiliki infrastruktur dan inovasi program ramah anak dan perempuan, namun pengelolaannya perlu ditingkatkan kembali.

Beberapa program inovatif telah berjalan seperti Puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarga) Kota Semarang, Forum Garpu Perak (Gerakan Pria Peduli Perempuan dan Anak), Rumah Duta Revolusi Metal (RDRM), membentuk relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) serta hotline pengaduan kasus. 

Meski demikian Agustina menyoroti pentingnya menambah jumlah tenaga penggerak dalam upaya antisipasi dan pemulihan.

“Kalau di Kota Semarang ada advokasi terhadap korban, kita bekerja sama dengan beberapa Non Government Organization atau NGO. Tapi penggeraknya masih kurang banyak dibanding jumlah korban. Jadi penggeraknya harus lebih banyak lagi,” ungkapnya. 

Sementara itu Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi menyatakan dukungan penuhnya terhadap Paralegal Muslimat NU dan mendorong inisiatif ini.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat seperti Muslimat NU sangat penting,” katanya. Karena berdasarkan survei nasional, satu dari empat perempuan dan 51 persen anak usia 13–17 tahun pernah mengalami kekerasan.

Maka pihaknya mengapresiasi keberadaan paralegal Muslimat NU ini. “Kami juga mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada pimpinan wilayah muslimat Nahdlatul Ulama yang telah menginisiasi untuk melakukan pelatihan, training kepada relawan-relawan para legal muslimat NU. Ini adalah inisiatif yang inovatif dan inspiratif yang diharapkan dapat menjadi best practice bagi ormas-ormas lainnya,” pungkasnya.

Program Paralegal Muslimat NU merupakan inisiatif dari Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah, yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Para relawan disebar di berbagai daerah termasuk Kota Semarang untuk menjangkau kelompok rentan, termasuk perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas, serta santri di pesantren.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan penguatan komunitas, Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah berharap dapat menekan kasus kekerasan anak dan perempuan secara signifikan dan menyeluruh.

Ora Sengketa Ora Enak, Potret Dinamika Pilgub Jateng 2024 Diluncurkan dalam Buku Reflektif KPU-PWI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng meluncurkan buku reflektif berjudul “Ora Sengketa Ora Enak – Potret Pertarungan Menuju Jateng-1”.

Buku ini menggambarkan dinamika Pilkada 2024 di Jawa Tengah, khususnya Pilgub yang mencatat sejarah dengan munculnya sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK).

Peluncuran dan bedah buku ini berlangsung Jumat (18/4) di kawasan Kota Lama, Kota Semarang Jawa Tengah. Acara ini dibuka langsung Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono dan Ketua PWI Jateng Amir Machmud NS selaku editor buku, serta dihadiri sejumlah tokoh penting dari KPU dan PWI Jateng.

Hadir dalam acara tersebut, antara lain Komisioner KPU Jateng Muslim Aisha (Divisi Hukum dan Pengawasan), Mey Nurlela (Divisi SDM, Penelitian dan Pengembangan), Kabag TPP Parhumas KPU Dewantoputra Adhipermana, Ketua Mapilu PWI Sugayo Jawama bersama jajarannya, serta sejumlah wartawan senior dan anggota tim penulis dari PWI Jateng.

Ketua KPU Jateng Handi Tri Ujiono menjelaskan, buku setebal 178 halaman ini menjadi refleksi dari perjalanan Pilgub Jateng 2024 yang penuh dinamika.

Meski berlangsung aman dan partisipatif, munculnya gugatan salah satu pasangan calon ke MK menjadikan Pilgub kali ini bersejarah.

“Ini pertama kalinya Pilgub Jateng mengalami sengketa sejak pemilihan langsung dimulai pada 2008. Meski akhirnya gugatan dicabut, justru inilah momen berharga yang memperkaya pengalaman KPU dalam menangani potensi konflik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pergeseran episentrum Pilkada dari DKI Jakarta ke Jawa Tengah pada 2024 turut memberi warna tersendiri, mengingat kontestasi mempertemukan figur-figur jenderal yang disebut sebagai perang bintang oleh publik dan media.

Sesi bedah buku yang dipandu Sekretaris Mapilu PWI M Chamim Rifai menghadirkan perspektif dari tim penulis dan penyusun. Muslim Aisha sebagai salah satu penulis menyebut, momen klimaks Pilgub justru terjadi saat gugatan ke MK dicabut oleh pemohon.

“Begitu gugatan dicabut, semua pihak seperti mendapatkan kelegaan—baik pemohon, termohon, maupun KPU. Dari sinilah kita belajar bahwa sengketa, meski tak diharapkan, bisa menjadi alat untuk menyempurnakan sistem dan kinerja kami,” ungkap Muslim.

Sementara itu, Amir Machmud NS menyampaikan tantangan dalam menyusun buku ini yang disebutnya seperti misi Bandung Bondowoso karena harus selesai dalam waktu kurang dari satu bulan.

Meski demikian, ia menyebut buku ini bukan hanya dokumentasi, tapi juga referensi dan bahan pembelajaran, terutama bagi generasi muda dan penyelenggara pemilu.

“Buku ini disusun dengan gaya ringan namun padat substansi. Kami ingin karya ini juga menjadi bacaan bermutu di ruang-ruang kuliah dan referensi untuk pemilih pemula,” kata Amir yang sudah menerbitkan 26 buku sebelumnya.

Apresiasi KPU RI dan DKPP

Nilai lebih buku ini juga terletak pada sambutan dari Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin yang menyebutnya sebagai napak tilas demokrasi Jawa Tengah.

Ia memuji gaya penyajian buku yang ringan dan mudah dipahami, serta menilai kerja KPU Jateng layak diapresiasi.

Peneguhan terhadap posisi strategis Jawa Tengah juga disampaikan oleh anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Ida Budhiati dalam epilog buku.

Ia menyebut Jawa Tengah sebagai episentrum baru politik Indonesia dalam Pilkada 2024, menandai perubahan penting dalam lanskap demokrasi nasional.

Dengan peluncuran buku ini, KPU dan PWI Jateng berharap warisan dokumenter dari Pilgub 2024 bisa menjadi bahan refleksi, pembelajaran, sekaligus inspirasi bagi penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa mendatang.

Heboh Dugaan Penelantaran Anak, Bambang Wuragil Angkat Bicara

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pengusaha asal Kota Semarang, Bambang Wuragil, akhirnya angkat bicara terkait tudingan penelantaran anak dan dugaan pernikahan ganda yang menyeret namanya.

Bambang membantah keras seluruh tuduhan yang ditujukan kepadanya dan menyatakan siap menempuh jalur hukum untuk membuktikan kebenaran.

Isu ini mencuat setelah Bambang menerima somasi yang menyebut dirinya telah menelantarkan anak hasil hubungannya dengan seorang perempuan bernama Siti Wuryanti. Selain itu, ia juga dituding melakukan pernikahan ganda tanpa prosedur sah sesuai Undang-Undang Perkawinan.

Dalam keterangannya kepada media, Bambang membeberkan kronologi kisah masa lalunya bersama Siti. Ia mengaku pertama kali bertemu Siti Wuryanti sekitar 30 tahun lalu. Dari pertemuan tersebut, Siti kemudian dinyatakan hamil dan Bambang diminta untuk bertanggung jawab.

“Atas kesepakatan bersama, kami menikah secara resmi di Semarang pada tahun 1994,” ujar Bambang.

Namun, ia menekankan bahwa sebelum menikah, dirinya telah jujur mengungkapkan bahwa ia sudah memiliki istri. Anehnya, lanjut Bambang, belakangan muncul dokumen pernikahan dari KUA Kendal yang mencantumkan dirinya sebagai bujangan.

“Saya tidak tahu bagaimana bisa muncul surat nikah dari KUA Kendal, padahal jelas-jelas saya sudah beristri saat itu,” tegasnya.

Terkait tuduhan penelantaran anak dan tidak memberi nafkah, Bambang juga membantah keras. Ia mengklaim telah beberapa kali mengirimkan uang kepada anak dari hubungannya dengan Siti, yang diketahui bernama Agil.

“Saya pernah transfer uang ke Agil, jadi tuduhan saya tidak pernah menafkahi itu tidak benar,” ungkapnya.

Merespons somasi dan laporan polisi yang dilayangkan terhadapnya, Bambang menyatakan siap menghadapi proses hukum. Bahkan, ia berencana mengambil langkah hukum balik terkait dugaan pemalsuan dokumen pernikahan.

“Saya akan melaporkan balik pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan dokumen pernikahan palsu di Kendal,” pungkasnya.

Pernikahan Ganda dan Penelantaran Anak, Pengusaha Besar di Kota Semarang Dilaporkan ke Polda Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Nama besar dan kekayaan ternyata tidak selalu sejalan dengan tanggung jawab moral. Seorang pengusaha sukses asal Kota Semarang Bambang Wuragil, kini tengah menghadapi sorotan tajam setelah seorang perempuan mengungkapkan kisah getir hidupnya.

Agil sapaan akrabnya, yang mengaku sebagai anak kandung Bambang, menyatakan selama tiga dekade hidupnya tak pernah sekalipun diakui apalagi bertemu dengan sang ayah.

Kisah ini tidak hanya tentang kekecewaan seorang anak, tapi juga dugaan kejahatan moral dan pernikahan ganda yang menyeret nama seorang tokoh berpengaruh di Semarang. Kasus ini resmi dilaporkan ke Polda Jawa Tengah dan kini dalam proses penyelidikan.

Dalam sebuah jumpa pers terbuka yang digelar pada Sabtu (19/4/2025), Agil menyampaikan isi hatinya di hadapan awak media.

Ia tak bisa lagi menahan perasaan yang selama ini dipendam.

“Saya hidup 30 tahun tanpa ayah. Bukan karena ayah saya meninggal, tapi karena dia memilih untuk mengabaikan saya. Saya bukan anak luar nikah. Saya anak sah dari pernikahan resmi,” ucap AGL dengan nada tegas.

Agil mengaku sejak kecil tumbuh dengan pertanyaan besar tentang siapa ayahnya. Ibunya selalu menjawab jujur, namun tak pernah ada kejelasan karena sang ayah yang saat itu sudah dikenal sebagai pengusaha mapan tidak pernah memberi kabar, apalagi menafkahi.

Ibu Agil, Siti, turut hadir dan memberikan pernyataan yang mengejutkan. Ia menunjukkan buku nikah asli lengkap dengan foto dan tanda tangan sebagai bukti pernikahannya dengan B yang berlangsung pada tahun 1994.

“Dia menikahi saya secara sah. Saya percaya karena dia bilang tidak punya istri. Tapi ketika saya hamil, dia pergi begitu saja dan tak pernah kembali. Baru kemudian saya tahu, dia sudah menikah dengan perempuan lain sejak 1993. Saya dijadikan istri kedua tanpa seizin istri pertama dan tanpa saya ketahui,” tutur S dengan nada getir.

Siti mengaku tidak langsung membawa kasus ini ke jalur hukum karena masih berharap ada itikad baik.

Namun hingga tiga dekade berlalu, tidak ada satu pun upaya dari Bambang untuk menemui dirinya atau anaknya.

Selanjutnya, Siti dan Agil akhirnya memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Laporan resmi sudah diterima oleh Polda Jateng dan kini tengah diproses.

Mereka menuntut keadilan, baik dari sisi pengakuan identitas, hak-hak hukum, hingga pertanggungjawaban sebagai kepala keluarga.

Penasehat Hukum Sagitarius SH, yang mendampingi saat jumpa pers, menyebut bahwa ada sejumlah unsur hukum yang kuat dalam kasus ini, mulai dari penelantaran anak hingga dugaan pernikahan ganda tanpa prosedur yang sah sesuai Undang-Undang Perkawinan.

“Kami memiliki bukti autentik. Buku nikah sah, surat-surat pendukung, dan kesaksian yang cukup kuat. Ini bukan sekadar drama keluarga, ini pelanggaran hukum dan moral yang serius,” tegasnya.

Kisah ini membuka kembali diskusi soal penelantaran keluarga dan bagaimana figur publik seharusnya menjadi teladan.

Kasus Agil bukan hanya soal hak seorang anak untuk dikenali dan diakui, tetapi juga tentang tanggung jawab sosial dari mereka yang selama ini berdiri di panggung atas.

“Kami bukan datang untuk mencari belas kasihan. Kami datang untuk menuntut keadilan. Karena setiap anak berhak tahu siapa ayahnya, dan setiap ibu berhak diperlakukan dengan hormat,” tutup Agil.

Dari Bengkulu ke Semarang, Julian Hawel Dipinang Marimas untuk Kolaborasi Mural

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Nama Julian Hawel, pelukis muda asal Bengkulu, mendadak ramai diperbincangkan di jagat maya usai karyanya viral karena dicuri oleh seorang anak kecil dalam acara Makan Akbar.

Namun alih-alih berujung pada konflik, peristiwa itu justru membawa berkah luar biasa bagi Julian.

Insiden tersebut pertama kali diunggah oleh konten kreator Willie Salim yang merupakan pemilik asli lukisan Julian.

Video itu kemudian viral dan memantik perhatian warganet, termasuk para tokoh publik. Tak lama setelah kejadian, Willie menghadiahkan Julian sebuah iPhone sebagai bentuk apresiasi.

Keberuntungan Julian tak berhenti sampai di situ. CEO PT Marimas Putera Kencana, Harjanto Halim, turut tersentuh oleh bakat Julian dan memberikan penghargaan berupa uang tunai senilai Rp30 juta.

Lebih dari itu, Julian juga diajak untuk berkolaborasi dalam proyek mural besar di pabrik Marimas, Semarang.

Pada Sabtu (19/4), Julian bersama orang tuanya, guru, dan Wakil Kepala Sekolah diterbangkan langsung dari Bengkulu ke Kota Semarang oleh pihak Marimas.

Di sana, Julian dipercaya untuk menggambar mural bertema Pesta Buah 30 Tahun Marimas di tembok pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Gatot Subroto, Krapyak.

“Ini adalah bentuk apresiasi kami terhadap Julian. Ia memiliki bakat yang luar biasa dalam bidang seni rupa, dan kami ingin mendukungnya agar terus berkembang,” kata Harjanto Halim saat ditemui di lokasi kegiatan.

Julian pun mengaku sangat bersyukur dan tak menyangka bisa mendapatkan pengalaman sebesar ini.

Ia mengatakan bahwa melukis mural dalam skala besar, apalagi menggambar wajah tokoh seperti Willie Salim dan Harjanto Halim, menjadi tantangan tersendiri baginya.

“Awalnya sempat kaget saat diajak kolaborasi. Tapi saya senang sekali bisa dipercaya dan hasil mural ini merupakan pengalaman paling berkesan dalam hidup saya,” ungkap Julian.

Sebagai bentuk komitmen mendukung dunia seni, Marimas juga berencana menggelar lomba mural tingkat SMA di Bengkulu dengan Julian sebagai juri utama. Ajang tersebut diharapkan dapat mendorong semangat generasi muda dalam mengekspresikan diri melalui seni.

Kisah Julian Hawel menjadi bukti bahwa karya dan konsistensi dalam berkarya mampu membuka jalan tak terduga. Dari satu lukisan yang sempat hilang, kini Julian justru membuka lembaran baru dalam perjalanan seninya menuju panggung yang lebih luas.

XLSMART Resmi Meluncur, Era Baru Telekomunikasi Digital Indonesia Dimulai

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (“XLSMART” atau “IDX: EXCL”) hari ini secara resmi berdiri sebagai entitas telekomunikasi terpadu, hasil penggabungan usaha dari PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom.

Momen bersejarah ini menandai dimulainya babak baru dalam era digital Indonesia, dengan XLSMART siap untuk mendefinisikan ulang konektivitas, mendorong inovasi, dan meningkatkan pengalaman pelanggan di seluruh Nusantara.

Presiden Direktur dan CEO XLSMART, Rajeev Sethi pembentukan XLSMART adalah langkah penting dalam mewujudkan tujuan kami: menghubungkan setiap orang Indonesia untuk kehidupan yang lebih baik.

“Kami menyatukan kekuatan saling melengkapi dari XL Axiata dan Smartfren di bawah satu kepemimpinan dan visi bersama — menjadi pemimpin laju transformasi digital Indonesia,” ungkap Rajeev.

Kami akan terus mengoperasikan merek-merek andalan kami untuk melayani pelanggan mobile seluler dan home broadband melalui XL, AXIS, dan Smartfren maupun pelanggan UMKM dan korporasi melalui XLSMART for Business — sembari meningkatkan kualitas layanan, memperluas cakupan, dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih cerdas dan terintegrasi.Dengan lebih dari 94,5 juta pelanggan, setiap koneksi sangat berarti, dan kami berkomitmen memberikan layanan yang andal, inklusif, dan transformatif,” tambahnya.

Mulai hari ini, susunan Direksi dan Dewan Komisaris baru resmi menjabat, mencerminkan perpaduan kepemimpinan dari dua organisasi pendahulunya. Struktur ini menunjukkan komitmen XLSMART terhadap tata kelola yang seimbang, pengambilan keputusan yang berorientasi pada pelanggan, serta inovasi yang berlandaskan tujuan jangka panjang.

“Ini bukan sekadar penggabungan perusahaan. Ini adalah lompatan besar untuk ekosistem digital Indonesia,” lanjut Rajeev Sethi. “Dengan struktur dan identitas baru, kami siap memberdayakan masyarakat, pelaku usaha, dan institusi di seluruh Indonesia. Tim kepemimpinan kami penuh semangat untuk menghadirkan masa depan digital yang berani, inklusif, dan berpusat pada manusia.”

Komitmen untuk 94,5 Juta Pelanggan Indonesia

Dengan pangsa pasar gabungan 25%, proyeksi pendapatan proforma Rp45,8 triliun, dan basis pelanggan lebih dari 94,5 juta, XLSMART menargetkan menjadi perusahaan yang paling dicintai di Indonesia pada 2027.

“Fokus kami tetap sama dan sangat jelas: pelanggan,” tegas Rajeev. “Kami membangun perusahaan yang lebih mendengarkan, lebih gesit bergerak, dan lebih cerdas dalam melayani. Baik di kota besar maupun wilayah pelosok, XLSMART hadir untuk memastikan setiap orang Indonesia memiliki akses terhadap teknologi, jaringan, dan pengalaman yang benar-benar bermakna.”

Identitas Korporat Baru XLSMART

XLSMART juga memperkenalkan identitas korporat barunya—refleksi kuat dari ambisi dan komitmen perusahaan. Tanda visual utama dari merek ini adalah logogram “Infinity World”, yang melambangkan konektivitas tanpa batas dan peluang yang tak berujung.

Simbol ini menjadi gerbang dinamis menuju berbagai kemungkinan baru, mencerminkan komitmen XLSMART untuk memperluas cakrawala di seluruh Indonesia dan seterusnya.

Tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas” menangkap semangat penggabungan ini—sebuah ajakan bagi pelanggan, komunitas, dan mitra untuk melangkah maju bersama sebagai satu kesatuan.

Kepribadian merek ini berani, bijaksana, kolaboratif, dan pemberdaya diwujudkan melalui desain dinamis dan pesan yang digerakkan oleh tujuan.

“Identitas baru ini tidak hanya mencerminkan siapa kami, tetapi juga apa yang ingin kami bangun Indonesia yang berkembang dan unggul di era digital,” ujar Rajeev Sethi.

“Logogram Infinity World mencerminkan keyakinan kami pada kemajuan tanpa batas. Bersama pelanggan, karyawan, dan mitra, kami memimpin percepatan menuju bangsa yang lebih smart dan lebih terkoneksi.

Sebagai bagian dari identitas perusahaan yang baru, XLSMART memperkenalkan kehadiran digital terbarunya. Pelanggan dapat mengikuti perkembangan terbaru seputar perusahaan, produk, dan layanan melalui situs resmi [www.xlsmart.co.id], serta media sosial X [xlsmart_id].

Tri Ibadah, Konektivitas Terpercaya Bagi Jamaah Haji dan Umrah di Tanah Suci

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Dalam mendukung kelancaran ibadah Umrah dan Haji 2025, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri menghadirkan produk Tri Ibadah sebagai solusi komunikasi yang andal dan terjangkau bagi jamaah Indonesia.

Produk ini dirancang khusus agar para jamaah dapat tetap terhubung dengan keluarga maupun rombongan selama berada di Tanah Suci.

Seiring meningkatnya jumlah jamaah dari Indonesia, kebutuhan akan layanan komunikasi yang stabil dan mudah diakses menjadi semakin penting.

Berdasarkan data Kementerian Agama Republik Indonesia, jumlah jamaah Umrah Indonesia mencapai 1.467.005 pada tahun 2024, tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Selain itu, Indonesia juga mendapatkan kuota Haji terbesar di dunia sebanyak 221.000 jamaah untuk tahun 2024 dan 2025.

Peningkatan ini menunjukkan pentingnya akses komunikasi yang lancar, agar jamaah bisa fokus menjalankan ibadah tanpa terganggu masalah teknis.

Dalam pelaksanaan ibadah Umrah dan Haji, jamaah sering menghadapi tantangan komunikasi seperti kendala bahasa, kehilangan kontak dengan rombongan, atau kesulitan memperoleh informasi penting, maupun berkomunikasi dengan keluarga di tanah air.

Masalah-masalah ini berpotensi mengganggu ketenangan dan kekhusyukan dalam beribadah. Tri Ibadah hadir untuk mengatasi hal tersebut dengan menyediakan koneksi jaringan yang kuat untuk kebutuhan layanan data seperti video call, panggilan telepon, hingga SMS, sehingga jamaah dapat tetap terhubung secara real-time dengan orang-orang terdekat.

Ritesh Kumar Singh, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, “Melalui Tri Ibadah, kami ingin menghadirkan solusi komunikasi yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga andal dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Dengan dukungan jaringan internasional kami, jamaah bisa menjalankan ibadah dengan tenang, tanpa khawatir kesulitan konektivitas untuk berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat di tanah air.”

Tri Ibadah menyediakan berbagai pilihan paket data untuk ibadah Umrah dan Haji, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan jamaah.

Untuk paket Umrah, pelanggan dapat memilih antara paket 6GB + 1GB kuota domestik dengan bonus 15 menit panggilan telepon dan 15 SMS selama 12 hari seharga Rp250.000, atau paket 14GB + 1GB kuota domestik dengan bonus 45 menit panggilan dan 45 SMS selama 15 hari seharga Rp350.000.

Sementara untuk kebutuhan Haji yang lebih panjang, Tri menawarkan paket 19GB + 1GB kuota domestik dengan bonus 100 menit telepon dan 100 SMS selama 30 hari seharga Rp650.000, serta paket 24GB + 1GB kuota domestik dengan bonus 120 menit telepon dan 120 SMS selama 45 hari seharga Rp750.000.

Seluruh paket ini dirancang untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas agar jamaah tetap nyaman dan tenang selama beribadah

Paket Tri Ibadah berlaku di 8 negara Timur Tengah yaitu Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Mesir, Palestina, Yordania, Turki, Israel serta 4 Negara Transit, yaitu Malaysia, Singapura, Oman, dan India Pelanggan dapat membeli produk Tri Ibadah dengan mudah melalui aplikasi bima+, USSD *899# dan WhatsApp Tri Official 0899-9800-123.

Dengan berbagai pilihan kuota dan harga yang bersaing, Tri Ibadah menjadi teman terpercaya bagi jamaah untuk tetap terhubung di momen spiritual yang penuh makna. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi tri.co.id/tri-ibadah.

UNDIP Berperan Aktif dalam Menyusun Kebijakan Nasional Melalui FGD DPD RI

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali menunjukkan komitmennya sebagai institusi akademik yang aktif berperan dalam merumuskan arah pembangunan nasional.

Hal ini tercermin dalam kepercayaan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia kepada FEB UNDIP sebagai tuan rumah pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Komite IV DPD RI, yang membahas penyusunan rekomendasi atas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan pertimbangan terhadap Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam RAPBN Tahun Anggaran 2026.

Acara FGD ini digelar di Ruang Sidang Dekanat FEB UNDIP, Semarang, dan dihadiri oleh Wakil Pimpinan DPD RI, Komite IV DPD RI, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta akademisi UNDIP.

Dalam sambutan pembukaannya, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, SE., Msi menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada UNDIP, khususnya FEB, sebagai mitra dalam forum diskusi kebijakan nasional.

Ia menegaskan bahwa UNDIP siap menjadi bagian penting dari pembangunan Jawa Tengah dan Indonesia, melalui pendekatan kolaboratif dan kontribusi nyata di berbagai bidang.

“Terima kasih atas kepercayaan DPD RI kepada UNDIP. Kami merasa terhormat dan sekaligus terpanggil untuk mengambil peran strategis. Kami percaya, pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan hanya bisa terwujud melalui kerja sama pentahelix—antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dunia usaha, dan media,” ungkap Prof. Suharnomo.

Ia juga menekankan bahwa UNDIP memegang teguh prinsip Bermartabat dan Bermanfaat—yakni bermartabat dalam integritas akademik dan keilmuan, serta bermanfaat secara nyata bagi masyarakat.

Sebagai implementasi dari komitmen sosial tersebut, Prof. Suharnomo memaparkan berbagai program yang telah dijalankan oleh UNDIP dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pembentukan SDM unggul, antara lain penerimaan lebih dari 2.500 mahasiswa penerima KIP-K (Bidikmisi), pemberian beasiswa penuh untuk 120 mahasiswa di Jepara dengan fasilitas asrama, makan tiga kali sehari.

“Kami percaya, pendidikan adalah instrumen paling efektif untuk mobilitas sosial secara vertikal (perpindahan status sosial seseorang atau kelompok ke arah yang lebih tinggi dalam struktur sosial). UNDIP ingin mengambil peran aktif agar Jawa Tengah tidak lagi menjadi provinsi dengan angka kemiskinan tertinggi kedua di Indonesia,” imbuhnya.

UNDIP juga telah mengimplementasikan 35 bidang penugasan dalam rangka pengentasan kemiskinan, termasuk program penyediaan air bersih dengan teknologi desalinasi di wilayah pesisir seperti Pekalongan, Jepara, Demak, dan Blora.

Teknologi ini mengubah air payau menjadi air siap minum, didukung oleh energi terbarukan melalui solar panel.

Selain itu, UNDIP telah menerapkan teknologi pengawet hasil pertanian d’ozone di 12 titik lokasi, yang terbukti mampu memperpanjang daya simpan panen cabai dan mengurangi potensi kerugian petani.

“Kami tidak ingin hanya menjadi penonton dalam pembangunan ekonomi. UNDIP ingin inline dengan DPD RI, agar kajian akademik kami dapat memberikan kontribusi konkret bagi kebijakan fiskal dan pembangunan ekonomi yang inklusif,” kata Prof. Suharnomo menegaskan.

Sementara itu, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto, yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif DPD RI memilih Jawa Tengah sebagai lokasi pelaksanaan FGD.

Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa Jawa Tengah memiliki posisi geografis dan potensi ekonomi yang sangat strategis, terletak di antara dua gerbang ekonomi nasional—Jakarta dan Surabaya.

“Jawa Tengah memiliki infrastruktur strategis, tiga pusat kegiatan nasional, sebelas pusat kegiatan wilayah, serta sektor unggulan di bidang pertanian, industri, perdagangan, dan pariwisata. DPD RI sangat penting dalam mendukung pengembangan SDM, infrastruktur, dan pengalokasian anggaran demi mendorong kesetaraan pembangunan,” ujarnya.

Wakil Ketua DPD RI, Tamsil Linrung, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyusun RAPBN yang inklusif dan akurat.

Ia juga menyampaikan bahwa DPD RI memiliki kewenangan memberikan pertimbangan terhadap kebijakan fiskal pemerintah pusat, dan forum FGD seperti ini merupakan ruang penting untuk menyerap aspirasi serta masukan dari akademisi daerah.

Ketua Komite IV DPD RI, Ahmad Mawardi, dalam paparannya menjelaskan bahwa pelaksanaan FGD hari ini (Kamis, 17 April 2025) berlangsung secara paralel di dua lokasi, yaitu FEB UNDIP dan Universitas Andalas, Sumatera Utara.

Pemilihan FEB UNDIP sebagai lokasi tidak lepas dari reputasinya sebagai salah satu fakultas ekonomi terbaik di Indonesia, serta rekam jejak para guru besar UNDIP dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“RAPBN disusun oleh pemerintah bersama DPR, tetapi DPD RI memiliki peran strategis dalam memberikan pertimbangan atas dasar kondisi riil di daerah. Melalui Komite IV, kami ingin masukan dari kampus seperti UNDIP menjadi fondasi dalam menyusun kebijakan fiskal nasional yang tepat sasaran,” jelas Mawardi.

Hadir dalam FGD memberikan paparan untuk bahan diskusi, dua guru besar UNDIP dari Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, yaitu Prof. F.X. Sugiyanto dan Prof. Nugroho S.B. Maria. Kepala Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Heru Susilo, M.T. Diskusi dipandu oleh akademisi UNDIP, Mohamad Egi Destiarsono, M.S.E.
FGD ini membahas berbagai parameter ekonomi makro seperti proyeksi pertumbuhan ekonomi, inflasi, nilai tukar, hingga arah kebijakan subsidi dan belanja negara.

Hasil diskusi ini akan disusun dalam bentuk rekomendasi DPD RI untuk disampaikan kepada pemerintah sebagai bagian dari proses penyusunan APBN 2026.

Kegiatan ini memperkuat posisi UNDIP, khususnya FEB, sebagai thought leader (sumber pemikiran penting) dalam isu-isu kebijakan ekonomi dan sosial, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga laboratorium ide dan solusi untuk menjawab tantangan bangsa.

UNDIP Kampus Sehat, Aman, dan Berkelanjutan: Peran Strategis UPT K3L UNDIP

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai kampus peringkat kedua paling berkelanjutan di Indonesia versi UI GreenMetric 2025, UNDIP terus memperkuat komitmennya melalui Unit Pelaksana Teknis Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (UPT K3L) dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan ramah lingkungan bagi seluruh civitas academica.

UPT K3L UNDIP yang saat dipimpin oleh Dr. Bina Kurniawan, S.KM., M.Kes. terus aktif mengembangkan kebijakan dan program standar keselamatan kerja, kesehatan, serta pengelolaan lingkungan kampus yang berkelanjutan.

Berbagai inisiatif telah dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan risiko kesehatan dan keselamatan, termasuk pengelolaan limbah laboratorium, mitigasi bencana, serta penerapan protokol kesehatan.

“UNDIP sudah memiliki tenaga ahli bersertifikat dalam berbagai bidang K3, seperti pemadam kebakaran, K3 umum, P3K, K3 listrik, dan K3 laboratorium. Dengan adanya SDM ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman bagi seluruh civitas academica,” ungkap Dr. Bina dalam sebuah podcast, belum lama ini.

Sebagai Ketua Tim Kampus Sehat UNDIP, Dr. Bina juga menginisiasi berbagai program promotif dan preventif guna menciptakan lingkungan kampus yang mendukung kesehatan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.

Salah satu program unggulannya adalah Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), yang bertujuan melakukan deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) secara berkala di kantor pusat dan fakultas/sekolah.

“Pemeriksaan Posbindu meliputi pengecekan gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat, hingga pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT). Program ini bertujuan memberikan gambaran awal kondisi kesehatan warga UNDIP,” jelasnya.

Selain itu, UPT K3L juga telah meluncurkan aplikasi skrining kesehatan mental, yang diresmikan oleh Rektor UNDIP pada 6 Desember 2024. Aplikasi ini memungkinkan civitas academica melakukan pemeriksaan dini terkait kesehatan mental, sehingga dapat segera mendapatkan tindak lanjut medis jika diperlukan.

Komitmen dalam Pengelolaan Lingkungan

Dalam upaya menciptakan lingkungan kampus yang berkelanjutan, UPT K3L UNDIP juga berfokus pada pengelolaan sampah. Menyadari tingginya jumlah sampah yang dihasilkan setiap hari, Dr. Bina menekankan pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik serta penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

“UNDIP bahkan menghadirkan Reverse Vending Machine (RVM) pertama di Kota Semarang, yang memungkinkan warga kampus menukarkan botol plastik dengan reward berupa uang. Ini adalah langkah besar dalam mengurangi sampah plastik di lingkungan kampus,” ujarnya.

Dr. Bina juga menyoroti perlunya perubahan budaya dalam perayaan event besar seperti wisuda, pengukuhan guru besar, dan dies natalis. “Alih-alih memberikan karangan bunga, kami mendorong penggunaan bibit tanaman sebagai simbol perayaan, yang nantinya akan ditanam dengan identitas pemberi dan penerima. Ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga meningkatkan penghijauan di kampus,” tambahnya.

Dalam aspek pengelolaan limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) dari laboratorium, UPT K3L UNDIP telah menyiapkan Tempat Penampungan Sementara (TPS), sebelum limbah tersebut dikelola lebih lanjut oleh pihak ketiga.

Prestasi UNDIP dalam Keberlanjutan

Upaya UPT K3L dalam menciptakan kampus yang sehat dan berkelanjutan turut berkontribusi pada prestasi UNDIP di tingkat nasional dan internasional. Berdasarkan UI GreenMetric World University Rankings 2025, UNDIP berhasil menempati peringkat ke-2 di Indonesia, ke-4 di Asia, dan ke-26 di dunia sebagai kampus paling berkelanjutan.

“Pada Hari Kesehatan Nasional 2024 lalu, UPT K3L UNDIP juga menerima apresiasi dari Kementerian Kesehatan atas implementasi program Kampus Sehat yang baik,” ungkap Dr. Bina.

Dengan pengalaman dan dedikasinya, Dr. Bina Kurniawan terus berkomitmen membangun UNDIP sebagai kampus yang unggul tidak hanya dalam akademik, tetapi juga sebagai lingkungan yang sehat, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh civitas academica.

Padma Hotel Semarang Gelar ‘Golden Egg Hunt’ di Momen Spesial Paskah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Setelah antusiasme luar biasa dari para tamu tahun lalu, Padma Hotels akan mengadakan kembali Padma Golden Egg Hunt, sebuah permainan dalam rangka liburan Paskah yang penuh keseruan, kejutan, dan hadiah menarik bagi tamu-tamu menginap dari segala usia.

Acara yang sangat dinantikan ini akan berlangsung di kelima destinasi Padma Hotels; Padma Resort Legian, Padma Resort Ubud, Padma Hotel Bandung, Padma Hotel Semarang, dan Resinda Hotel Karawang – selama akhir pekan Paskah, dari Jumat, 18 April 2025 hingga Minggu, 20 April 2025.

Perayaan tahun ini memiliki makna khusus bagi Padma Hotel Bandung, karena menjadi acara besar terakhir sebelum tutup sementara guna menjalani transformasi besar.

Para tamu diundang untuk menjadi bagian Padma Golden Egg Hunt menyemarakan liburan Paskah menjadi petualangan seru, mengundang para tamu untuk berpartisipasi dalam perburuan telur Paskah yang menarik.

Petunjuk mengenai lokasi telur yang tersembunyi akan dibagikan secara eksklusif melalui akun Instagram resmi masing-masing properti Padma Hotels: @padmalegian, @padmaubud, @padmabandung, @padmasemarang, dan @resindahotel.

Para tamu diajak untuk mengikuti petunjuk dengan seksama, memecahkan teka-teki, dan memulai pencarian yang penuh keseruan di sekitar area hotel.

Setiap telur yang ditemukan berisi hadiah, mulai dari pengalaman bersantap hingga aktivitas di hotel serta kejutan menarik lainnya.

Namun, harta karun yang paling dinantikan tersimpan di dalam Golden Egg. Hanya ada satu telur emas yang tersembunyi di masing-masing hari, di setiap hotel.

Keberhasilan Padma Golden Egg Hunt tahun lalu membawa keceriaan luar biasa bagi para tamu, dan Padma Hotels dengan penuh semangat menghadirkannya kembali dengan lebih baik lagi tahun ini.

Baik bagi peserta yang kembali untuk merasakan kembali keseruannya maupun bagi tamu yang baru pertama kali ikut serta dalam pengalaman Paskah yang berkesan ini, Padma Golden Egg Hunt 2025 bertujuan menciptakan suasana penuh kesenangan.

Para tamu diajak untuk mengikuti akun Instagram resmi properti Padma Hotels untuk mendapatkan petunjuk dan update terkini sepanjang akhir pekan, memastikan perayaan Paskah yang seru dan meriah.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai properti Padma Hotels, silakan kunjungi www.padmahotels.com.

Dapatkan harga terbaik di semua destinasi serta cashback 7,7% dalam bentuk poin melalui Padma Hotels App yang dapat diunduh di App Store atau Google Play.