spot_img
Beranda blog Halaman 120

Willie Salim Jadi Brand Ambassador Marimas, Siap Tebar Rasa dan Hadiah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — PT Marimas Putera Kencana secara resmi menunjuk konten kreator dan TikToker terpopuler di Indonesia, Willie Salim, sebagai Brand Ambassador sekaligus Chief Happiness Officer (CHO) Marimas.
Penunjukan ini diumumkan langsung oleh CEO Marimas, Harjanto Halim, di Semarang.

Willie Salim dikenal luas di media sosial berkat aksi berbagi serta konten positif yang inspiratif. Kini, ia menjadi wajah baru Marimas dengan misi membawa lebih banyak kebahagiaan melalui berbagai kegiatan kreatif dan kolaboratif.

“Penunjukan ini berawal dari rasa penasaran Willie yang sempat viral di TikTok saat ingin melihat langsung pabrik Marimas. Setelah ia datang dan kami saling mengenal, saya merasa nilai-nilai yang dipegang Willie sangat sejalan dengan semangat Marimas yang suka berbagi,” ujar Harjanto Halim.

Menurut Harjanto, sosok Willie Salim yang dikenal ringan tangan dan penuh semangat positif sangat cocok dengan peran sebagai Chief Happiness Officer.

Ia berharap, kehadiran Willie dapat menghadirkan kebahagiaan lebih luas bagi masyarakat.

“Semoga Willie bisa menjalankan perannya sebagai CHO dengan baik dan memberikan kebahagiaan untuk lebih banyak orang,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Willie Salim mengaku merasa terhormat mendapat kepercayaan besar dari Marimas.

“Saya tidak menyangka akan diangkat jadi CHO oleh Pak Har. Boleh nggak, saya buat varian Marimas ciptaan saya sendiri?” ujar Willie disambut tawa hangat dari Harjanto.

Menanggapi keinginan tersebut, Marimas pun menggandeng Willie Salim untuk meluncurkan produk spesial bertajuk “Marimas Pilihan Willie Salim”, yang berisi 15 varian rasa favorit racikan Willie sendiri.

Tak hanya itu, setiap pembelian produk ini memberikan kesempatan konsumen untuk mengikuti undian WILLIE BOX yang berisi berbagai hadiah menarik, mulai dari uang tunai, handphone, hingga hadiah hiburan lainnya.

Dengan kolaborasi ini, Marimas dan Willie Salim berharap dapat menghadirkan lebih banyak kebaikan, inspirasi, dan tentunya kebahagiaan.

XL Axiata Memanfaatkan Teknologi Biometrik untuk Keamanan Data Pelanggan Terdepan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan baru pemerintah terkait pemanfaatan teknologi Embedded Subscriber Identity Module (eSIM) dan pemutakhiran data pelanggan melalui teknologi biometrik.

Kebijakan ini ditetapkan melalui diterbitkannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Teknologi eSIM dalam Penyelenggaraan Telekomunikasi, serta Surat Edaran Direktur Jenderal Ekosistem Digital Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi dengan Menggunakan Data Kependudukan Biometrik.

Pengumuman kebijakan ini dilakukan dalam acara sosialisasi yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid; Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Rajeev Sethi; Direktur & Chief Enterprise Business & Corporate Affairs Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya; Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys; serta jajaran direksi operator seluler lainnya, pada Jumat (11/4).

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian penting dalam menjawab tantangan kejahatan digital serta mencegah penyalahgunaan layanan telekomunikasi.

“Langkah ini bukan hanya soal teknis, ini soal tanggung jawab bersama untuk menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman dan nyaman, terutama bagi masyarakat dan anak-anak yang rentan menjadi sasaran kejahatan digital.”

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Rajeev Sethi, menyatakan kesiapan perusahaan dalam mengadopsi kebijakan ini.

“Kami terus berinovasi dalam penerapan teknologi terbaru, termasuk eSIM dan registrasi berbasis biometrik, demi menghadirkan layanan yang lebih aman, efisien, dan terpercaya bagi pelanggan kami. Inovasi ini merupakan bentuk dukungan XL Axiata terhadap visi pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, sekaligus meningkatkan keamanan data pelanggan melalui teknologi biometrik terkini.”

Registrasi pelanggan menggunakan eSIM akan disertai dengan verifikasi biometrik, seperti pengenalan wajah (face recognition), yang divalidasi langsung dengan basis data Direktorat Jenderal Dukcapil.

Dengan proses ini, satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya dapat terhubung maksimal dengan tiga nomor telepon, sesuai kebijakan yang berlaku, sehingga meningkatkan keamanan dan transparansi dalam sistem komunikasi masa depan.

Rajeev juga menambahkan, “eSIM dan biometrik adalah bagian dari peta jalan kami menuju layanan digital sepenuhnya. Dengan infrastruktur yang kuat dan komitmen terhadap keamanan data, kami siap memimpin transformasi digital industri ini.”

Dengan kombinasi layanan eSIM dan teknologi biometrik, XL Axiata memberikan pengalaman pelanggan yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih sesuai dengan kebutuhan era digital-first, sekaligus memastikan data pelanggan lebih akurat dan mutakhir.

Hal ini akan secara signifikan mencegah penyalahgunaan nomor seluler untuk tindakan kriminal seperti penyebaran hoaks, penipuan (scam), tindak pidana siber (fraud), serta mendukung kebijakan real-name registration dan pengurangan data palsu atau nomor-nomor bodong.

Dalam proses registrasi kartu dengan teknologi biometrik ini, pelanggan akan diminta untuk memindai wajah mereka melalui perangkat khusus di Gerai XL. Sistem secara otomatis akan memvalidasi data biometrik terhadap identitas resmi di database kependudukan nasional.

Pada acara sosialisasi ini juga dilakukan uji coba langsung registrasi kartu menggunakan teknologi biometrik oleh pelanggan. Uji coba ini membuktikan bahwa sistem mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi pengguna di lapangan, sekaligus menunjukkan ketahanan dan akurasi tinggi dari teknologi yang diusung XL Axiata.

Untuk diketahui XL Axiata merupakan operator pertama yang sudah mulai melakukan ujicoba dan memanfaatkan registrasi kartu prabayar menggunakan teknologi Biometrik sejak bulan September 2024, dan memiliki fleksibilitas bisa diakses dari semua devices dimanapun dan kapanpun.

Selain XL Axiata, operator lain juga turut hadir dalam acara ini, menandai sinergi industri dalam membangun ekosistem digital nasional yang aman dan terpercaya.

Peluncuran ini semakin menegaskan posisi XL Axiata sebagai pelopor dalam digitalisasi layanan telekomunikasi di Indonesia, serta komitmennya untuk terus berinovasi dan menjaga keamanan data pelanggan.

Wali Kota Semarang Agustina Ajak Warga Menanam Pohon di Acara Sesaji Rewanda

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Meningkatnya polusi udara di Kota Semarang akibat emisi karbon mendorong Agustina, Wali kota Semarang untuk menggalakkan gerakan menanam pohon sebagai langkah awal yang nyata.

Dirinya menyampaikan seruan ini seusai menghadiri acara Sesaji Rewanda di Goa Kreo, Gunungpati, Sabtu (12/4) lalu.

“Program menanam pohon ini menjadi hal utama yang bisa dikerjakan bersama-sama dengan masyarakat,” ujar Agustina. Lebih lanjut, Wali Kota juga mengimbau warga masyarakat untuk menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang sehat, terlebih di masa peralihan musim.

“Saya mengimbau warga masyarakat yang merasa kurang sehat untuk segera memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat. Sekarang ini banyak warga yang mengalami diare, demam, dan gangguan pernapasan karena kondisi udara yang kurang menguntungkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti perlunya pembentukan tim khusus oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk merumuskan strategi pengurangan polusi, termasuk penelusuran potensi pencemaran dari aktivitas industri dan kendaraan bermotor.

Di tengah seruan soal lingkungan tersebut, Sesaji Rewanda menjadi ruang refleksi untuk mengingat pentingnya harmoni antara manusia dan alam. Dalam sambutannya, Agustina menyampaikan bahwa acara budaya tahunan ini bukan sekadar tontonan, melainkan wujud syukur, pelestarian sejarah, dan pengingat tentang hubungan manusia dengan lingkungan.

“Sesaji Rewanda adalah simbol hormat manusia kepada alam. Simbol syukur, kebersamaan, dan pengingat bahwa membangun peradaban itu tidak pernah sendiri. Manusia bersama tumbuhan, hewan, air, udara semua ciptaan Tuhan kita syukuri,” pungkas Agustina.

Gandeng Pokdarwis dan Desa Wisata, Agustina Wali Kota Semarang Rencanakan Musrenbang Pariwisata

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sebagai salah satu upaya pengembangan sektor pariwisata, Agustina, wali kota Semarang mengusulkan adanya Musrenbang Pariwisata.

Menurutnya, Musrenbang pariwisata perlu dilakukan agar pengembangan desa wisata dapat dirancang secara khusus dan partisipatif. Hal itu ia sampaikan saat dirinya menghadiri acara Sesaji Rewanda di Goa Kreo, Gunungpati, Sabtu (12/4).

Agustina menuturkan perlu ada sebuah rapat kerja antara Pemerintah kota atau Pemkot Semarang dengan kepala desa wisata dan kepala Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) untuk menentukan agenda apa saja yang akan dilakukan di tahun 2026 khususnya di bidang pariwisata.

“Kalau ada Musrenbang pembangunan kenapa tidak kita buat Musrenbang untuk pariwisata. Nanti kita agendakan rapat kerja dengan Kelompok sadar wisata dan desa wisata untuk menentukan event yang ada di Kota Semarang,” kata Agustina.

Dirinya ingin membawa Semarang menjadi kota pariwisata. Agustina menyebutkan potensi luar biasa Goa Kreo sebagai tujuan wisata di Kota Semarang.

“Goa Kreo ini adalah permata yang terpendam. Jika kita mengasahnya, ini akan berkilau dan menjadi sesuatu yang akan dilirik. Kita sebenarnya sudah bersiap, sudah ada ampitheater dan pernah ada orkestra,” lanjutnya.

Namun Agustina menyoroti perlunya peningkatan akses jalan masuk menuju Goa Kreo. Karena itu, pihaknya menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Disperkim untuk aware dan segera menindaklanjuti.

“Nanti kita perbesar jembatan dan tingkatkan akses jalan masuk supaya ampitheaternya juga dilirik. Ampitheater berdiri sendiri tanpa penunjang fasilitas tentu ini akan mempersulit teman-teman seniman yang akan menggunakannya,” tegas Agustina.

Sesaji Rewanda sendiri menjadi ruang refleksi untuk mengingat pentingnya harmoni antara manusia dan alam.

Dalam kesempatan itu, Agustina juga menyampaikan bahwa acara budaya tahunan ini bukan sekadar tontonan, melainkan wujud syukur, pelestarian sejarah, dan pengingat tentang hubungan manusia dengan lingkungan.

“Sesaji Rewanda adalah simbol hormat manusia kepada alam. Simbol syukur, kebersamaan, dan pengingat bahwa membangun peradaban itu tidak pernah sendiri. Manusia bersama tumbuhan, hewan, air, udara semua ciptaan Tuhan kita syukuri,” ungkapnya.

Agustina juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang untuk terus merawat warisan budaya tersebut. Bahkan tahun depan, pihaknya berencana mengemas acara ini menjadi lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak kelompok sadar wisata dan masyarakat sekitar.

Dari Lap Jadi Harta Karun: Kaos Jadul Marimas 1995 Temuan Warga Pekalongan Raih Hadiah Rp30 Juta

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Semangat nostalgia dan kekuatan kenangan masa kecil membawa berkah tak terduga bagi Koiri (36), warga Desa Duwet, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan.

Ia bersama sang ayah, Damiri (70), berhasil menemukan kaos legendaris keluaran tahun 1995 milik PT Marimas Putera Kencana yang menjadi incaran dalam sayembara Berburu Kaos Jadul Marimas 1995.

Penemuan kaos ini sontak menjadi sorotan setelah diumumkan langsung oleh CEO PT Marimas Putera Kencana, Harjanto Halim, melalui akun TikTok resminya, @harjantohalim, pada Selasa (18/3/2025).

Kaos berwarna putih yang kini telah berubah kecokelatan karena usia itu ditemukan dalam kondisi utuh meski telah dijadikan lap rumah tangga selama bertahun-tahun.

Menurut penuturan Koiri, kaos tersebut pertama kali diberikan oleh ayahnya ketika ia masih kecil, sekitar usia enam tahun.

Saat itu, ukuran kaos masih kebesaran dan digunakan hingga panjangnya menjuntai hingga selutut.

Seiring waktu, kaos tersebut tak lagi digunakan, kemudian disimpan dan akhirnya beralih fungsi menjadi kain lap rumah tangga.

“Awalnya saya tidak sadar kalau kaos itu masih ada. Setelah dengar soal sayembara dari Marimas, saya langsung teringat dan minta orang rumah untuk mencarinya. Nggak disangka, kaos itu ketemu di pojokan rumah, sudah jadi gombal, tapi tulisannya masih jelas terbaca,” ujar Koiri dengan nada haru.

Sayembara berburu kaos Marimas 1995 digagas oleh Harjanto Halim sebagai bentuk apresiasi terhadap pelanggan lama sekaligus upaya membangun kembali ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah panjang Marimas sebagai merek lokal kebanggaan Indonesia.

Namun, Harjanto sendiri mengaku awalnya pesimis kaos itu akan benar-benar ditemukan.

“Terus terang, saya tidak yakin akan ada yang bisa menemukan kaosnya, apalagi ini barang dari hampir 30 tahun lalu. Tapi ternyata, kekuatan kenangan itu nyata. Saya benar-benar terharu ketika mendapatkan pesan dari seseorang yang bilang kalau dia menemukan kaos Marimas 1995 di rumahnya,” ujar Harjanto.

Melalui unggahannya di TikTok, Harjanto juga mengisahkan bagaimana dulu kaos tersebut dibagikan secara massal kepada tukang becak di Kota Semarang sebagai bagian dari strategi promosi.

“Bener loh, dulu saya bagi ribuan kaos ke tukang becak. Itu kaos sederhana, tapi penuh makna karena jadi bagian dari perjalanan kami membangun merek,” kenangnya.

Sebagai bentuk apresiasi, PT Marimas Putera Kencana menyerahkan secara simbolis hadiah uang tunai sebesar Rp30 juta kepada Koiri dan Damiri. Penyerahan dilakukan dalam suasana hangat dan penuh rasa haru.

Tak hanya menjadi pemenang sayembara, kisah Koiri juga menyentuh banyak hati karena menggambarkan bagaimana benda sederhana bisa menjadi penghubung antara masa lalu dan masa kini.

“Kami tidak hanya menemukan kaos, tapi juga menemukan kembali kenangan indah bersama ayah saya. Hadiah ini menjadi bonus, tapi nilai kenangannya jauh lebih besar,” tutur Koiri.

Sayembara ini bukan sekadar berburu barang lama, tetapi juga menjadi refleksi tentang pentingnya menghargai sejarah, keluarga, dan warisan lokal.

Di tengah derasnya arus modernisasi, Marimas mengajak masyarakat untuk menengok kembali nilai-nilai masa lalu yang tak lekang oleh waktu.

Dengan semangat ini, PT Marimas Putera Kencana berharap dapat terus menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, tidak hanya melalui produk-produknya, tetapi juga melalui kisah-kisah yang melekat di hati para konsumennya.

SCU Lepas 515 Wisudawan dengan Nuansa Budaya Jawa, Tunjukkan Identitas Bangsa

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Soegijapranata Catholic Universit (SCU) Semarang kembali mencatat momen penting dalam perjalanannya sebagai lembaga pendidikan tinggi dengan menggelar wisuda perdana tahun 2025 pada Sabtu (12/4).

Bertempat di Auditorium Agnes Widianti, Kampus 1 SCU Bendan, Kota Semarang, sebanyak 515 wisudawan resmi dikukuhkan dari berbagai jenjang, mulai dari Program Doktor (S3), Magister (S2), Gelar Ganda, Sarjana (S1), hingga Diploma (D3).

Yang membuat wisuda kali ini berbeda adalah konsep unik yang diusung: perpaduan antara kebudayaan Jawa dan suasana Lebaran, menghadirkan nuansa sakral sekaligus penuh kehangatan.

Para tamu disambut dengan dekorasi khas Lebaran seperti ketupat dan janur kuning, sementara alunan gamelan mengiringi prosesi dengan suasana yang khidmat sekaligus membumi.

“Momentum wisuda kali ini sangat istimewa, karena kami ingin menyelaraskan semangat akademik dengan akar budaya lokal dan nuansa kebersamaan setelah Idulfitri. Ini adalah cara kami untuk tidak hanya melepas lulusan, tapi juga merayakan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasi pendidikan di SCU,” ungkap Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati, S.E., M.Si, selaku Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni.

Prof. Berta menjelaskan bahwa pendekatan budaya bukan sekadar ornamen, tetapi juga refleksi dari semangat SCU dalam membentuk lulusan yang tidak tercerabut dari akar identitasnya.

Dalam sebuah dunia yang terus bergerak cepat dan kompetitif, nilai-nilai lokal seperti kebersamaan, kesederhanaan, dan gotong royong tetap menjadi pegangan yang penting.

Tidak hanya menjadi ajang pelepasan, wisuda ini juga menjadi panggung apresiasi bagi para lulusan yang telah menorehkan prestasi gemilang.

Mereka tidak hanya unggul di ruang kelas, tetapi juga tampil di panggung nasional dan internasional, membuktikan bahwa pendidikan di SCU mampu melahirkan insan-insan berdaya saing tinggi.

Michelle Kartika Swandari (Ilmu Komunikasi ‘20) mencatatkan diri sebagai atlet basket yang konsisten menorehkan prestasi:

  • Juara 1 Basket Pomprov Jateng (2022, BAPOMI Jateng)
  • Peringkat 2 LIMA X Livin Basketball Nasional (2022)
  • Juara 1 LIMA Regional (2024)
  • Runner-Up LIMANAS Basketball Championship (2025)
  • Medali Perunggu PON Jateng (2024)

Azzahra Chairunnisa Putri Astari (Psikologi ‘20) membawa harum nama SCU di kancah internasional:

  • Penerima beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) di Padua University, Italia (2024–2025)
  • Best Presenter pada 3rd International Conference on Biopsychosocial Issues (IConBI) yang digelar oleh Fakultas Psikologi SCU

Sementara itu, dari kalangan pascasarjana, dua nama turut mencuri perhatian:

dr. Aditya Nugraha, M.Biomed, lulusan Magister Manajemen, kini dipercaya sebagai Direktur Primaya Hospital Semarang, membuktikan bahwa lulusan SCU tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin.

Steffi Agustine Chandra, lulusan Magister Teknologi Pangan, menyampaikan hasil riset yang relevan dan inovatif:

  • Tesis berjudul “Profil Protein dan Antioksidan pada Susu dari Koro Benguk dan Koro Pedang” mengangkat potensi tanaman lokal sebagai alternatif susu nabati yang sehat dan mudah diakses, terutama bagi masyarakat yang menjalankan pola hidup berbasis nabati.

Penelitiannya memperlihatkan bahwa koro tanaman yang selama ini dianggap kurang bernilai ternyata memiliki kandungan gizi tinggi dan manfaat antioksidan yang signifikan.

Prof. Berta menekankan bahwa keberhasilan para wisudawan bukan hanya milik pribadi mereka, tetapi juga menjadi cerminan dari keberhasilan sistem pendidikan di SCU yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kompetensi sosial.

“Mereka telah melalui proses pembelajaran yang ketat, penuh dinamika, dan tentu tidak mudah. Kami percaya, lulusan SCU tidak hanya siap masuk ke dunia kerja, tetapi juga siap memberi warna dan kontribusi nyata dalam masyarakat,” tuturnya.

Lebih jauh, SCU ingin membentuk lulusan yang memiliki kepekaan sosial, tangguh dalam menghadapi tantangan zaman, serta menjunjung tinggi nilai-nilai humanisme.

Wisuda bukanlah garis akhir, melainkan pintu gerbang menuju kehidupan baru yang lebih kompleks namun penuh peluang.

Dengan bekal ilmu pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai kemanusiaan, para lulusan SCU diharapkan mampu menjadi pemimpin-pemimpin masa depan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga arif dalam mengambil keputusan dan peduli pada sesama.

Dalam balutan budaya Jawa yang syahdu dan semangat Lebaran yang penuh harapan, SCU melepas para lulusan terbaiknya bukan hanya untuk bekerja, tetapi untuk berkarya dan bermakna.

Pemkot Semarang Tancap Gas! Truk Sampah Rusak Langsung Masuk Bengkel

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang terus berupaya menuntaskan persoalan sampah, termasuk gerak cepat melakukan perbaikan pada sejumlah bak truk atau kontainer sampah yang mengalami rusak berat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang, Arwita Mawarti, mengkonfirmasi truk yang terekam dalam sebuah konten video Instagram tersebut memang milik Pemkot Semarang.

“Benar (milik Pemkot Semarang). Kontainer langsung kami tarik dan masukkan ke bengkel untuk memperbaiki plat dinding yang bolong. Kami akan mengganti pelatnya,” ucap Arwita, Kamis (10/4).

Arwita menjelaskan bahwa perbaikan truk yang rusak menjadi langkah terbaik saat ini untuk menjaga agar layanan pengangkutan sampah tetap berjalan. Menurutnya, memperbaiki kontainer memakan waktu lebih cepat dengan perkiraan satu pekan dibandingkan menunggu pengadaan truk baru yang memerlukan waktu sekitar dua bulan.

“Pengadaannya bulan Juni mendatang. Karena prosesnya tidak bisa cepat, makanya kami perbaiki terlebih dahulu,” katanya.

Mengenai jumlah armada, Arwita menyebutkan DLH Kota Semarang memiliki 421 truk pengangkut sampah. Sebanyak 170 unit mengalami kerusakan baik ringan, sedang, hingga berat.

“Kontainer yang rusak berat rata-rata telah berusia lebih dari lima tahun. Kami merencanakan peremajaan sebanyak 44 unit sebesar Rp2,5 miliar melalui APBD 2025,” terangnya.

Selain mengandalkan dana APBD, DLH Kota Semarang juga berupaya menggalang dukungan dari pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan.

Namun, sejauh ini bantuan dari perusahaan berupa tempat pilah sampah dan gerobak, belum ada yang memberikan dalam bentuk truk sampah baru. Hal tersebut disebabkan biaya untuk satu kontainer terbilang besar, mencapai sekitar Rp60 juta.

“Kami tentu berharap perusahaan bisa tergerak untuk berpartisipasi membangun Kota Semarang. Di samping itu, kami berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk berusaha secepat mungkin mengembalikan seluruh truk ke kondisi normal agar gangguan layanan bisa segera diatasi,” pungkasnya.

Gets Premiere Semarang Buka Fasilitas Gym dan Kolam untuk Umum, Gaya Hidup Sehat Kini Semakin Terjangkau

0

SEMARANG (Pertamanews.id) — Gaya hidup sehat kini semakin mudah dijangkau oleh masyarakat Kota Semarang. Gets Premiere Semarang, hotel bintang empat yang dikenal dengan kenyamanan dan fasilitas modernnya, resmi membuka akses fasilitas gym dan kolam renang bagi masyarakat umum, tak hanya bagi tamu yang menginap.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen hotel dalam mendukung pola hidup aktif dan relaksasi berkualitas di tengah kesibukan kota.

Berlokasi strategis di jantung kota, tepatnya di lantai 1 dari 10 lantai Gedung Gets Premiere, fasilitas ini mudah diakses oleh siapa saja. Area gym hadir dengan peralatan lengkap dan berteknologi tinggi, memungkinkan pengunjung menjalankan berbagai jenis latihan, mulai dari kardio, strength training, hingga bodyweight workout.

Dengan ruang yang luas, nyaman, dan pencahayaan alami yang mendukung, setiap sesi latihan terasa menyenangkan.

Menambah daya tariknya, Gets Premiere juga menghadirkan kolam renang semi indoor yang dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengunjung. Dengan konsep semi terbuka, kolam ini memungkinkan tamu berenang tanpa harus khawatir dengan panas terik atau hujan.

Tersedia pula kolam anak yang aman dan menyenangkan, serta poolside bar yang menyajikan beragam pilihan minuman sehat dan menyegarkan untuk menemani waktu bersantai.

General Manager Gets Premiere Semarang, Rusli Arsyad, menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas ini merupakan bentuk perhatian pihaknya terhadap pentingnya keseimbangan antara aktivitas dan relaksasi.

“Kami memahami bahwa masyarakat modern membutuhkan tempat yang tidak hanya nyaman untuk beristirahat, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat dan aktif. Karena itu, kami membuka akses fasilitas gym dan kolam renang ini untuk umum, sebagai bagian dari komitmen kami menghadirkan layanan premium yang inklusif,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tempat berolahraga, Gets Premiere menghadirkan inovasi yang mendukung pengalaman pengguna. Setiap alat fitness dilengkapi dengan kode QR yang bisa dipindai menggunakan smartphone. Melalui fitur ini, pengguna akan langsung diarahkan ke tutorial penggunaan alat secara mandiri, membuat latihan lebih aman, efisien, dan edukatif sangat ideal bagi pemula maupun pengguna berpengalaman.

Dengan biaya keanggotaan mulai dari Rp 280.000 per bulan, pengunjung sudah bisa menikmati seluruh fasilitas kebugaran dan kolam renang secara bebas. Harga yang sangat kompetitif untuk layanan sekelas hotel bintang empat, menjadikannya salah satu pilihan terbaik di Semarang bagi siapa pun yang ingin menjaga kebugaran tubuh tanpa harus menginap di hotel.

Peluncuran fasilitas ini diharapkan menjadi bagian dari ekosistem gaya hidup sehat di Kota Semarang yang semakin berkembang. Gets Premiere Semarang pun membuka pintu kolaborasi dengan komunitas kebugaran, instansi, hingga penyelenggara event untuk memanfaatkan ruang ini sebagai pusat aktivitas positif.

Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran keanggotaan, masyarakat dapat menghubungi Gets Premiere Semarang melalui telepon di 024-86400500 atau kunjungi akun Instagram resmi mereka di @getshotelsemarang.

Lonjakan Trafik Data Indosat Meningkat Tajam: Kebumen Puncaki Konsumsi di Jawa Tengah

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mencatatkan lonjakan trafik data nasional sebesar 21% sepanjang periode Idulfitri 1446 H dibandingkan hari biasa.

Peningkatan ini dipicu oleh tingginya penggunaan aplikasi digital oleh pelanggan selama periode Ramadan dan Idulfitri. Indosat mencatat lima aplikasi yang mengalami lonjakan aktivitas digital tertinggi berturut-turut adalah WhatsApp, Tiktok, Facebook, Youtube, dan Instagram.

Tingginya kebutuhan digital pelanggan dapat diantisipasi dengan dengan baik melalui kesiapan jaringan yang andal dan merata. Puncak kenaikan lalu lintas data selama periode Idulfitri terjadi saat arus balik tanggal 4 April 2025.

Khusus di wilayah regional Jawa Tengah, Indosat mencatat peningkatan trafik data tertinggi di area Kebumen, yakni naik sebesar 87,7% sepanjang periode lebaran.

Menyusul Kebumen, berturut-turut area Tegal dan Purwokerto menjadi area dengan pertumbuhan trafik data tertinggi kedua dan ketiga di Jawa Tengah, dengan kenaikan masing-masing sebesar 70,9% dan 57,5% di sepanjang periode yang sama.

Indosat memastikan kualitas jaringannya tetap optimal di tengah meningkatnya kebutuhan komunikasi digital pelanggan di seluruh Indonesia, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik.

Tak hanya itu, Indosat juga melakukan optimasi khusus di area dengan potensi kepadatan tinggi seperti stasiun, terminal, rest area, hingga destinasi wisata populer, guna memastikan konektivitas tetap stabil tanpa gangguan.

Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan, “Kami percaya bahwa teknologi yang mutakhir harus diiringi oleh sentuhan tangan manusia. Layanan yang kami hadirkan selama periode Hari Raya Idulfitri ini merupakan bukti nyata dari komitmen kami terhadap Unparalleled Network Services Guaranteed, juga dedikasi para engineer di lapangan agar pelanggan dapat menikmati pengalaman digital yang lancar.”

Jaringan Tetap Andal Berkat Hati dan Tenaga yang Selalu Siaga

Komitmen Indosat untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia diwujudkan melalui dedikasi ribuan petugas teknis di balik layar.

Lebih dari 3.000 engineer dan petugas teknis di seluruh Indonesia telah bersiaga untuk memastikan layanan lancar tanpa gangguan, bahkan di puncak trafik sekalipun.

Mereka bersiaga di lapangan termasuk di DIOC (Digital Intelligence Operations Center), demi memastikan pelanggan tetap terhubung dengan keluarga dan kerabat tercinta.

“Bagi kami, ini lebih dari sekadar tugas sebagai panggilan profesional, melainkan bentuk pengabdian di momen Lebaran yang bernilai ibadah. Kami memahami betul betapa pentingnya koneksi bagi keluarga yang terpisah jarak. Saya dan tim telah bersiaga sejak sebelum Ramadan, memeriksa setiap site untuk memastikan semuanya berjalan lancar. Meski kami belum bisa berkumpul saat Lebaran, ada kebanggaan tersendiri dalam menjadi bagian dari penghubung kebahagiaan banyak orang. Semangat dari keluarga dan tanggung jawab untuk menjaga konektivitas pelanggan membuat kami tetap teguh menjalankan tugas di momen penuh makna ini.” ujar Imam Susanto, petugas lapangan Indosat yang bertugas di jalur mudik wilayah Semarang.

Dalam menghadapi lonjakan trafik ini, Indosat menambah 9.600 kapasitas sites baru serta mengoperasikan penambahan 1.500 BTS baru dan 53 Mobile BTS di berbagai titik strategis.

Infrastruktur jaringan Indosat kini didukung oleh INFINITE (Intelligent Network for Innovative and Transformational Experience) by Indosat, merupakan integrasi sistem jaringan operasi yang diperkuat teknologi berbasis kecerdasan artifisial (AI) dan cognitive learning. Kehadiran INFINITE by Indosat menjadikan pelanggan menikmati komunikasi yang stabil dan aman di mana saja dan kapan saja.

“Indosat tidak hanya membangun jaringan, tetapi juga kepercayaan terhadap pelanggan.. Kami akan terus menghadirkan layanan yang mendukung gaya hidup digital pelanggan dengan kualitas terbaik, dan memastikan mereka selalu terhubung, terutama di momen kebersamaan yang penting seperti Idulfitri,” tutup Desmond.

KAI Daop 4 Semarang Catat Lebih dari 1 Juta Penumpang Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat mobilitas masyarakat selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2025 yang berlangsung selama 22 hari, mulai Jumat 21 Maret hingga Jumat 11 April 2025.

Selama periode tersebut, KAI Daop 4 Semarang melayani sebanyak 1.094.918 penumpang, atau rata-rata 49.769 penumpang per hari.

Dari total jumlah penumpang tersebut, sebanyak 535.366 penumpang diberangkatkan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang (rata-rata 24.335 penumpang/hari), dan sebanyak 559.552 penumpang tiba di wilayah Daop 4 Semarang (rata-rata 25.432 penumpang/hari).

“Puncak arus kedatangan terjadi pada Rabu, 2 April 2025 (H+1) dengan jumlah penumpang yang tiba sebanyak 32.270 orang. Sementara puncak keberangkatan tercatat pada Kamis, 3 April 2025 (H+2) dengan 33.167 penumpang diberangkatkan dari wilayah Daop 4,” jelas Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Relasi favorit selama masa mudik dan balik didominasi oleh tujuan Jakarta, disusul Surabaya dan Bandung. Rute jarak pendek seperti Semarang-Pekalongan-Tegal-Purwokerto PP serta Semarang-Grobogan-Blora PP juga menjadi pilihan utama para pemudik lokal.

Beberapa KA dengan jumlah penumpang tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang antara lain:

  • KA Kamandaka tujuan Purwokerto: 45.353 penumpang
  • KA Kaligung tujuan Tegal dan Brebes: 44.516 penumpang
  • KA Ambarawa Ekspres tujuan Surabaya: 38.844 penumpang
  • KA Tawang Jaya tujuan Jakarta: 26.129 penumpang
  • KA Menoreh tujuan Jakarta: 23.960 penumpang
  • KA Argo Merbabu tujuan Jakarta: 18.203 penumpang
  • KA Argo Sindoro tujuan Jakarta: 14.365 penumpang

Adapun stasiun dengan kepadatan keberangkatan tertinggi di wilayah Daop 4 Semarang:

  1. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng – 146.393 penumpang
  2. Stasiun Semarang Poncol – 134.641 penumpang
  3. Stasiun Tegal – 73.048 penumpang
  4. Stasiun Pekalongan – 56.861 penumpang
  5. Stasiun Pemalang – 29.081 penumpang
  6. Stasiun Cepu – 26.446 penumpang
  7. Stasiun Ngrombo – 19.924 penumpang

Sementara kepadatan kedatangan tertinggi terjadi di:

  1. Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng – 155.058 penumpang
  2. Stasiun Semarang Poncol – 125.745 penumpang
  3. Stasiun Tegal – 82.483 penumpang
  4. Stasiun Pekalongan – 61.406 penumpang
  5. Stasiun Pemalang – 32.059 penumpang
  6. Stasiun Cepu – 29.409 penumpang
  7. Stasiun Ngrombo – 22.694 penumpang

Selama masa Angkutan Lebaran, terdapat 2.380 perjalanan KA yang melintasi Daop 4 Semarang atau rata-rata 108 perjalanan KA per hari, dengan 760 di antaranya merupakan KA yang diberangkatkan dari wilayah ini (rata-rata 34 perjalanan per hari).

Dari sisi ketepatan waktu, performa KAI Daop 4 Semarang sangat membanggakan dengan On Time Performance (OTP) keberangkatan mencapai 99,34%, dan OTP kedatangan mencapai 96,40%.

Total 535.282 tiket disediakan selama periode ini, dengan tingkat penjualan mencapai 100%, dan diperkirakan masih akan terus meningkat hingga malam ini.

“Jika dibandingkan dengan masa Angkutan Lebaran 2024, terjadi kenaikan sebesar 4 persen, di mana pada tahun lalu tercatat melayani 1.046.435 penumpang,” ungkap Franoto.

Franoto menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan perjalanan mudik dan baliknya kepada layanan kereta api.

“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan setia yang telah memilih moda transportasi kereta api sebagai sarana perjalanan selama masa angkutan Lebaran ini. Kepercayaan masyarakat adalah motivasi kami untuk terus berbenah dan memberikan layanan terbaik,” ujarnya.

KAI Daop 4 Semarang akan terus melakukan evaluasi menyeluruh pasca Angkutan Lebaran, demi peningkatan layanan di masa mendatang. “Setelah angkutan Lebaran ini, kami akan terus meningkatkan fasilitas baik di stasiun maupun di atas kereta, agar layanan KAI semakin prima dan menjadi pilihan utama masyarakat, tak hanya saat Lebaran, tapi juga untuk liburan dan perjalanan lainnya,” tutupnya.