spot_img
Beranda blog Halaman 121

Posko Angkutan Lebaran 2025 Berjalan Lancar, KAI Daop 4 Semarang Terima Kasih atas Dukungan Masyarakat

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan bahwa masa posko Angkutan Lebaran 2025 telah resmi berakhir.
Selama 16 hari pelaksanaan dari tanggal 24 Maret hingga 8 April 2025, KAI bersama seluruh stakeholder berhasil mengawal dan melayani masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan balik dengan moda transportasi kereta api secara aman, nyaman, dan lancar.

Dengan mengusung tagline Mudik Tenang Menyenangkan serta semangat Transportasi Merekatkan Kebersamaan, KAI Daop 4 Semarang berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkualitas bagi seluruh pelanggan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan angkutan Lebaran 2025 ini. Sinergi yang terjalin sangat luar biasa,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Pihak-pihak yang turut berperan penting dalam kelancaran masa angkutan ini antara lain TNI, Polri, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang, Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Muspida dan Muspika di wilayah kerja Daop 4 Semarang, serta komunitas pecinta kereta api yang aktif mendukung dan turut melayani penumpang saat berada di stasiun selama masa angkutan lebaran ini.

Untuk menjamin keamanan selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 4 Semarang didukung oleh 60 personel TNI dan Polri.

Pengamanan juga diperkuat di stasiun-stasiun utama seperti Semarang Tawang Bank Jateng dan Semarang Poncol dengan penempatan anjing pelacak (K9).

Personel pengamanan disiagakan tidak hanya di stasiun dan atas kereta api, tetapi juga melakukan patroli di sepanjang jalur dan objek vital lainnya.

KAI juga bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub dalam pelaksanaan Ramp Check terhadap Standar Pelayanan Minimum (SPM) dengan memeriksa delapan stasiun dan dua belas rangkaian kereta api penumpang di wilayah Daop 4.

Pemeriksaan ini meliputi kesiapan prasarana, fasilitas pelayanan, serta aspek operasional lainnya.

Selain itu, DJKA Kemenhub juga melakukan inspeksi keselamatan secara menyeluruh melalui site visit yang mencakup pengecekan sarana, fasilitas operasi, dan sistem telekomunikasi.

Dukungan prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang juga menjadi bagian penting dalam antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem di sepanjang lintas operasional kereta api.

“Keberhasilan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini tidak lepas dari kolaborasi intensif antara KAI dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta komunitas railfans dan pihak lainnya yang turut menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan,” imbuh Franoto.

KAI Daop 4 Semarang juga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan setia yang telah memilih moda transportasi kereta api sebagai sarana mudik dan balik. Kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan pelayanan.

“Setelah angkutan Lebaran ini, kami akan terus meningkatkan fasilitas baik di stasiun maupun di atas kereta, agar layanan KAI semakin prima dan menjadi pilihan utama masyarakat, tak hanya saat Lebaran, tapi juga untuk liburan dan perjalanan lainnya,” tutup Franoto.

Agustina Silaturahmi, Mengenang Dedikasi Mantan Wali Kota Semarang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Mengawali hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1446 Hijriyah, Agustina, Wali Kota Semarang bersama jajaran pimpinan OPD bersilaturahmi dengan para Wali Kota Semarang terdahulu.

Tradisi penuh makna ini dilakukan setelah dirinya terlebih dahulu mengikuti apel pagi dan halal bihalal bersama jajaran Pemerintah Kota Semarang di halaman Balai Kota Semarang, serta halal bihalal dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Kantor Gubernur Jateng, Selasa (8/4).

Dalam rangkaian silaturahmi tersebut, Agustina menyambangi sejumlah tokoh yang pernah memimpin Kota Semarang, di antaranya Hendrar Prihadi, Soemarmo Hadi Saputro, dan Sukawi Sutarip. Selain itu, dirinya juga berziarah ke makam almarhum Sutrisno Suharto, mantan Wali Kota Semarang yang telah wafat.

Tak hanya itu saja, Agustina juga menyempatkan diri bertemu mantan Gubernur Jawa Tengah, Ali Mufidz, dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Itqon Pedurungan untuk bertemu KH Ubaidillah Shodaqoh atau Gus Ubed.

“Silaturahmi ke pendahulu itu untuk mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu kita dan berjanji untuk meneruskan pembangunan yang baik. Untuk membangun kembali supaya lebih tinggi pondasi yang pernah diletakkan oleh para pemimpin terdahulu, sehingga apa pun yang dibangun dan dilakukan kita pastikan tidak ada yang sia-sia,” ujar Agustina.

Ia juga berharap teladan dari para pemimpin terdahulu dapat terus menginspirasi semua pihak, termasuk ASN maupun masyarakat, agar senantiasa mengembangkan dan merawat hasil-hasil pembangunan yang sudah ada.

“Semoga ini bisa jadi semangat bersama. Kita lanjutkan perjuangan mereka dalam fungsi kita masing-masing,” tambahnya.

Dalam silaturahmi itu, sejumlah isu strategis turut dibahas, salah satunya rencana pengembangan kawasan Simpang Lima.

Saat bertemu Hendrar Prihadi, Agustina mendapat wejangan tentang pentingnya menjadikan Simpang Lima sebagai pusat perhatian pembangunan.

Menurut mantan wali kota yang akrab disapa Hendi, saat ini merupakan momentum emas, mengingat kontrak pengelolaan Plaza Simpang Lima telah berakhir.

“Simpang Lima bukan lagi sekadar kawasan strategis, tetapi sudah menjadi berlian Kota Semarang. Momentum ini harus dimanfaatkan agar kawasan tersebut bisa menjadi ikon baru yang merepresentasikan kemajuan kota,” ujarnya.

Rangkaian kunjungan ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk merajut kerja sama lintas generasi, menguatkan semangat membangun Kota Semarang yang semakin hebat dan berkelanjutan.

Semarang Menuju Kota Bersih, Wali Kota Agustina Genjot Penambahan TPS3R

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, mendorong peningkatan jumlah Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di ibu kota Provinsi Jawa Tengah. Hal ini disampaikan saat dirinya meninjau langsung pengolahan sampah di TPS3R Pedalangan, Banyumanik, Senin (7/4).

“Menurut saya inilah yang kita harapkan bisa ada di setiap masyarakat. Belum banyak, tapi saya yakin dengan keteladanan yang diciptakan, lama-lama kota Semarang akan bersih dengan cara seperti ini,” ujar Agustina. 

Ia menambahkan, melalui pemanfaatan dana Rp 25 juta per RT per tahun, program gotong royong bisa diperluas untuk mewujudkan lingkungan bersih dari titik kampung dan permukiman.

Ia pun berharap TPS3R Pedalangan bisa menjadi percontohan bagi wilayah lain.

“Yang di sini itu harus kita minta nantinya untuk bisa mengedukasi lingkungan yang lain,” tambahnya.

Agustina juga mengapresiasi sistem pengelolaan sampah skala kecil di TPS3R Pedalangan yang telah memilah sampah organik dan anorganik.

Sampah organik dijadikan pupuk untuk digunakan di pekarangan warga, sementara sampah anorganik seperti plastik dan kertas dipilah dan dijual kembali.

“Yang pupuk juga langsung dipakai untuk pekarangan masing-masing. Yang plastik dan kertas, sudah ada pengepul yang menjemput langsung,” jelasnya.

TPS3R Pedalangan sendiri memiliki fasilitas pemilahan dengan mesin press untuk mengurangi volume sampah anorganik serta fasilitas pengomposan yang dilengkapi mesin perajang dan pengayak pupuk. Dari total volume sampah 6 m³ per hari, sekitar 4 m³ berhasil dikurangi setiap harinya. 

Dari TPS3R Pedalangan, Agustina meninjau Bank Sampah Sakura Pedalangan. Sri Mulyana, pengurus Bank Sampah Sakura sekaligus tokoh ProKlim RW 3 Kelurahan Pedalangan, menyambut positif kunjungan Wali Kota.
“Dengan beliau melihat langsung yang ada di lapangan, masyarakat akan sangat mendukung program-program pemilahan sampah dan pengelolaan melalui Bank Sampah,” ujarnya.

Sri juga menambahkan, Bank Sampah yang mulai terorganisir sejak 2019 itu masih membutuhkan penguatan kapasitas dan bantuan sarana.

“Kami membutuhkan capacity building dan bantuan sarana yang diperlukan untuk mendorong semakin majunya Bank Sampah sebagai bagian dari pengelolaan sampah di wilayah,” jelasnya.

Saat ini terdapat 23 titik pengolahan sampah di Kota Semarang, terdiri dari 18 TPS3R berbasis masyarakat, 2 TPS3R dikelola DLH, dan 3 TPST skala kota yakni TPST Undip, TPST Unnes, TPST BSB.

Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk memperbanyak titik pengolahan sampah sebagai solusi di hulu untuk mengurangi beban TPA Jatibarang.

Jateng Incar Produksi Padi Tembus 11,8 Juta Ton Tahun 2025

0

SUKOHARJO (Pertamanews.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan produksi padi sebesar 11,8 juta ton pada tahun 2025. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyatakan keyakinannya bahwa target tersebut dapat tercapai, mengingat capaian tanam dan panen pada awal tahun sudah menunjukkan hasil yang menjanjikan.

“Jawa Tengah mendapat target nasional sebesar 11,8 juta ton. Per April 2025, kita sudah menanam di 716 ribu hektare dan menghasilkan 4,09 juta ton gabah. Dengan perhitungan itu, saya yakin target bisa tercapai,” ujar Luthfi saat menghadiri panen raya di Desa Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (7/4).

Kegiatan panen raya di Sukoharjo merupakan bagian dari Panen Raya Serentak di 14 provinsi yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dengan pusat kegiatan di Jawa Barat.

Di Sukoharjo, Gubernur Luthfi bersama Bupati setempat turun langsung memimpin panen menggunakan mesin combine harvester.

Berdasarkan data Pemprov Jateng, pada tahun 2024 lalu, luas panen padi di provinsi ini mencapai 1.554.777 hektare dengan total produksi 8.891.297 ton gabah kering giling (GKG).

Angka tersebut menyumbang 16,73 persen produksi nasional dan menjadikan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan produksi padi terbesar kedua setelah Jawa Timur.

Khusus untuk Kabupaten Sukoharjo, pada 2024 tercatat luas tanam sebesar 42.441 hektare dengan produksi 319.661 ton GKG.

Tahun ini, luas panen di Sukoharjo diperkirakan meningkat hingga 60 ribu hektare. Selama Januari hingga April 2025, luas panen telah mencapai 17.056 hektare dengan estimasi produksi 109.571 ton GKG.

“Jawa Tengah memang diproyeksikan sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional. Tapi ini tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah provinsi saja. Kita butuh kerja sama dari pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, Bulog, BPS, dan stakeholder lainnya,” ujar Luthfi.

Ia mengakui berbagai tantangan masih menghadang, seperti alih fungsi lahan pertanian, perubahan iklim, serangan organisme pengganggu tanaman, hingga ketidakstabilan harga dan daya beli hasil pertanian. Namun, Pemprov telah melakukan berbagai upaya mitigasi.

“Untuk menjaga stabilitas harga, pemerintah pusat sudah menetapkan harga beli gabah. Selain itu, Bulog terus aktif menyerap hasil panen petani selama 2025. Pengendalian hama juga kami tangani dengan teknologi terkini, termasuk untuk memastikan ketersediaan air bagi pertanian,” jelasnya.

Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi terhadap capaian awal yang diraih Jawa Tengah. Menurutnya, keberhasilan provinsi ini bisa menjadi contoh dan penyemangat bagi daerah lain dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional.

“Ini luar biasa. Jika target benar-benar tercapai, maka kita bisa lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada kondisi pangan global,” kata Presiden Prabowo menanggapi laporan Gubernur Luthfi.

Sigap ! KAI Daop 4 Amankan Barang Tertinggal Penumpang Senilai 19 Juta Selama Masa Angkutan Lebaran 2025

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat keberhasilan dalam mengamankan barang-barang tertinggal milik pelanggan kereta api senilai total Rp19.500.000 selama masa Angkutan Lebaran 2025, yang berlangsung sejak Jumat, 21 Maret 2025 hingga Minggu, 6 April 2025.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa sepanjang 17 hari masa angkutan Lebaran, pihaknya telah berhasil mengamankan 27 barang temuan yang langsung dimasukkan ke dalam sistem database Lost and Found KAI. Nilai estimasi dari keseluruhan barang tersebut mencapai lebih dari Rp19 juta.

“Barang-barang yang tertinggal terdiri dari berbagai jenis item berharga seperti tas beserta isinya, barang elektronik, dompet, jaket, dokumen penting, hingga helm. Sebagian besar sudah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya,” ujar Franoto.

Sistem Lost and Found milik KAI menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan.

Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti.

Untuk mencegah terjadinya kehilangan barang, petugas announcer secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di atas kereta.

“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” tambahnya.

Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found merupakan bagian dari visi perusahaan dalam membangun ekosistem transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis.

“Kami ingin masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya,” tutup Franoto.

8 Wajib TNI Jadi Kompas Moral Babinsa, Dandim 0733/KS: Jangan Pernah Rugikan Rakyat!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komandan Kodim 0733/Kota Semarang, Kolonel Kav Indarto, memberikan apresiasi tinggi kepada para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang telah aktif membantu pengamanan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1446 H.

Pengamanan tersebut dilakukan secara sinergis bersama jajaran Polri dan Pemerintah Kota Semarang selama masa libur panjang.

“Saya sampaikan terima kasih kepada para prajurit TNI AD, khususnya Babinsa Kodim 0733/Kota Semarang, yang telah bekerja tanpa kenal waktu demi kelancaran dan keamanan masyarakat selama arus mudik dan balik,” ujar Kolonel Indarto dalam apel pasca Lebaran di Makodim, Senin (7/4/2025).

Menurutnya, kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya memperlancar lalu lintas, namun juga menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Lebaran di kampung halaman.

Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara prajurit TNI dan masyarakat. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk selalu bersikap humanis dan menjauhi tindakan arogan.

“Rakyat adalah ibu kandung kita. Jangan sampai kita meresahkan apalagi merugikan mereka. TNI harus hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat, bukan justru menjadi sumber masalah,” tegasnya.

Kolonel Indarto juga menyoroti maraknya pemberitaan negatif di media sosial yang sering kali dipicu oleh kesalahpahaman atau tindakan sepele. Oleh karena itu, ia mengimbau para prajurit untuk lebih mawas diri dan menjaga perilaku di ruang publik.

Dalam arahannya, Dandim kembali mengingatkan pentingnya menginternalisasi 8 Wajib TNI, sebagai pedoman sikap dan tindakan setiap prajurit, yakni:

  • Bersikap ramah tamah terhadap rakyat
  • Bersikap sopan santun terhadap rakyat
  • Menjunjung tinggi kehormatan wanita
  • Menjaga kehormatan diri di muka umum
  • Menjadi contoh dalam sikap dan kesederhanaannya
  • Tidak sekali-kali merugikan rakyat
  • Tidak sekali-kali menakuti dan menyakiti hati rakyat
  • Menjadi contoh dan pelopor dalam mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya

“Laksanakan delapan poin ini bukan hanya sebagai kewajiban, tapi sebagai jati diri prajurit TNI di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Toko Emas Legendaris Ini Jadi Buruan Investor, Ada Apa di Baliknya?

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Toko Emas Sumber Mas yang berlokasi di Kota Semarang tengah menjadi buah bibir di media sosial setelah ramai dikunjungi pembeli hingga antrean panjang mengular sampai ke jalan.

Toko ini bukan pemain baru di dunia perhiasan. Sudah lama dikenal masyarakat sebagai salah satu tempat favorit untuk membeli emas, kini namanya kembali melambung karena sejumlah kisah sukses investasi emas yang viral di kalangan warganet.

Salah satu cerita yang mencuri perhatian datang dari seorang ibu yang membeli emas seberat 10 gram pada tahun 2010 seharga Rp1.250.000. Kini, sang anak berhasil menjual emas tersebut dengan harga fantastis, yaitu Rp12.150.000. Nilainya meningkat hampir 10 kali lipat dalam 15 tahun terakhir.

Kisah itu menjadi bukti nyata bahwa emas tak hanya berfungsi sebagai perhiasan, tetapi juga sebagai instrumen investasi jangka panjang yang aman dan menguntungkan.

Tak hanya satu dua orang, beberapa pelanggan lain juga mengaku memperoleh keuntungan besar setelah berinvestasi emas melalui Toko Emas Sumber Mas. Salah satunya adalah warga lokal Semarang yang mengungkapkan bahwa investasinya di toko tersebut telah menghasilkan keuntungan jutaan rupiah.

Toko Emas Sumber Mas sendiri beralamat di Jalan MT Haryono 932C, Semarang. Berdiri sejak 2010, toko ini terus berkembang pesat dan kini sudah memiliki 11 cabang yang tersebar di berbagai kota di Jawa Tengah.

Debby, selaku Store Manager, menjelaskan bahwa toko mereka dikenal berkat konsistensinya dalam menyediakan emas berkualitas tinggi dengan harga yang kompetitif.

“Fokus kami sejak awal adalah memberikan produk terbaik dengan pelayanan yang maksimal. Karena itu, kepercayaan dari pelanggan terus mengalir, baik dari dalam kota maupun dari luar daerah,” ungkap Debby pada Selasa (8/4).

Sebagai bentuk inovasi, Sumber Mas juga meluncurkan lini produk perhiasan baru yang diberi nama Rio Adriano (RA) Diamond Jewelry. Produk ini langsung menarik perhatian, khususnya di kalangan anak muda dan para calon pengantin.

RA Diamond Jewelry menawarkan perhiasan berlian natural dengan kualitas tinggi ala Eropa, menggunakan berlian berstandar F VVS yang merupakan salah satu grade terbaik di dunia.

Desainnya elegan dan kekinian, menjadikan koleksi ini sebagai pilihan utama untuk cincin lamaran atau pernikahan yang tak hanya indah tetapi juga bernilai tinggi.

RA Diamond juga memiliki lini perhiasan berlian dengan spesifikasi DEF Color dan VVS Clarity, bahkan tersedia pilihan berlian bersertifikat GIA. Semua koleksi dirancang dengan teknologi presisi tinggi untuk menonjolkan kesan mewah dan eksklusif.

“Kami ingin RA Diamond menjadi simbol dari gaya hidup modern yang menghargai kualitas dan nilai. Generasi saat ini ingin sesuatu yang lebih dari sekadar perhiasan – mereka mencari identitas,” tambah Debby.

Toko Emas Sumber Mas mendapat tempat istimewa di hati masyarakat bukan hanya karena harga bersaing, tapi juga karena kualitas barang yang terjamin serta layanan pelanggan yang ramah dan profesional.

Bukan hal aneh jika toko ini juga menjadi salah satu destinasi belanja favorit bagi wisatawan yang datang ke Semarang. Setelah mengunjungi tempat ikonik seperti Lawang Sewu, Kota Lama, atau Pantai Marina, banyak pelancong menyempatkan diri mampir untuk membeli perhiasan.

Sering kali, belanja emas di sini jadi bagian dari wisata kuliner. Setelah puas memilih perhiasan, banyak pengunjung melanjutkan perjalanan dengan mencicipi kuliner khas Semarang seperti lunpia, tahu petis, atau wingko babat.

Fenomena antrean panjang ini membuktikan bahwa toko emas lokal seperti Sumber Mas masih punya daya tarik besar, bahkan di tengah maraknya toko modern dan platform investasi digital.

Dengan kombinasi mutu, harga, dan pelayanan yang memuaskan, Toko Emas Sumber Mas berhasil menjaga eksistensinya dan terus berkembang di tengah ketatnya persaingan industri.

Toko ini pun menjadi bukti nyata bahwa bisnis emas konvensional tetap bisa bersaing di era digital, asalkan mampu berinovasi dan terus menjaga kepercayaan konsumen.

Bagi masyarakat yang ingin membeli perhiasan atau memulai investasi emas, Toko Emas Sumber Mas layak dijadikan pilihan utama. (**)

Pemudik Naik KA dari Stasiun Daop 4 Semarang Melonjak Hingga 33 Ribu Orang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memasuki H+5 Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mencatat peningkatan jumlah penumpang yang melakukan perjalanan arus balik menggunakan kereta api.

Pada Minggu, 6 April 2025, KAI Daop 4 Semarang memprediksi sebanyak lebih dari 33 ribu pemudik akan berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 4 Semarang.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo menyampaikan bahwa sesuai data pada pagi hari ini, Minggu, 6 April 2025 pukul 08.00 WIB, jumlah keberangkatan penumpang di stasiun wilayah Daop 4 Semarang pada hari ini sudah mencapai 30.294 penumpang.

“Jumlah ini akan terus meningkat, karena penjualan masih berlangsung. Diprediksi jumlah penumpang berangkat pada hari ini akan mencapai lebih dari 33 ribu penumpang,” terangnya.

Keberangkatan penumpang tertinggi pada hari ini akan terjadi di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng dengan jumlah 8.359 penumpang, Stasiun Tegal 5.475 penumpang, Stasiun Semarang Poncol 5.002 penumpang, Stasiun Pekalongan 3.509 penumpang, Stasiun Pemalang 2.090 penumpang, Stasiun Cepu 1.762 penumpang dan Stasiun Ngrombo sebanyak 1.196 penumpang.

Rute favorit pemudik pada masa arus balik ini sebagaian besar didominasi oleh penumpang dengan tujuan Jakarta, serta beberapa dengan tujuan Bandung maupun Surabaya.

Selain itu tujuan jarak dekat seperti Semarang-Pekalongan-Tegal-Purwokerto pp maupun Semarang-Grobogan-Blora pp juga menjadi favorit para pemudik lokal dalam melakukan perjalanan pada masa arus balik ini.

Untuk kedatangan penumpang di stasiun wilayah Daop 4 Semarang pada hari ini juga masih tinggi.

“Tercatat sebanyak 28.254 penumpang akan tiba di stasiun wilayah Daop 4 Semarang. Diprediksi kedatangan penumpang akan meningkat menjadi lebih dari 30 ribu penumpang yang akan tiba di Daop 4 Semarang pada hari ini,” tambahnya.

KAI menghimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dengan kereta api agar melakukan perencanaan dengan matang.

“Para pemudik yang akan kembali ke kota asalnya diharapkan dapat merencanakan perjalanan dengan baik, termasuk memperhitungkan waktu keberangkatan dan kondisi lalu lintas menuju stasiun, guna menghindari kepadatan yang tinggi menjelang jadwal keberangkatan,” tutup Franoto.

KAI Daop 4 Semarang Sediakan Pemeriksaan Gratis untuk Pemudik di Stasiun Tawang Bank Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka mendukung kelancaran dan kenyamanan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menyelenggarakan Program Pemeriksaan Gratis selama dua hari, yakni dari Jumat, 4 April hingga Sabtu, 5 April 2025, bertempat di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng.

Program ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk memberikan pelayanan terbaik tidak hanya dari sisi transportasi, tetapi juga dalam hal kesehatan, khususnya bagi para penumpang yang membutuhkan akses layanan medis secara cepat dan mudah.

Tim medis KAI yang diterjunkan dalam kegiatan ini terdiri dari 1 orang dokter umum, 1 dokter gigi, 1 apoteker, serta 3 tenaga paramedis.

Mereka memberikan layanan kesehatan meliputi pemeriksaan umum dan konsultasi medis, pemeriksaan asam urat, kolesterol, hingga gula darah. Seluruh layanan diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian KAI terhadap kesehatan masyarakat, khususnya para penumpang yang sedang dalam perjalanan mudik maupun arus balik pada momen Angkutan Lebaran ini.

“Kami menyadari bahwa masa Angkutan Lebaran merupakan momen dengan mobilitas yang sangat tinggi. Melalui layanan pemeriksaan gratis ini, kami berharap para pelanggan bisa tetap menjaga kondisi tubuh tetap prima selama melakukan perjalanan, sehingga mudik menjadi lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Franoto menambahkan, kehadiran layanan kesehatan di tengah area stasiun juga menjadi langkah preventif agar masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan ringan bisa segera ditangani tanpa harus meninggalkan area perjalanan mereka.

KAI Daop 4 Semarang terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan yang humanis dan berkesan bagi para pengguna jasa kereta api.

Selain pemeriksaan gratis, KAI juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang dan peningkatan layanan guna memastikan Angkutan Lebaran 2025 berjalan lancar, aman, nyaman dan sehat.

Di masa angkutan lebaran ini, tercatat selama 16 hari yang dimulai sejak Jumat, 21 Maret 2025 hingga hari ini, Sabtu, 5 April 2025, di stasiun wilayah Daop 4 Semarang total melayani sebanyak 781.365 pemudik.

Dari jumlah tersebut, 370.221 penumpang telah diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang dengan rata-rata 23.139 penumpang per hari, dan sebanyak 412.994 penumpang telah tiba di stasiun wilayah Daop 4 Semarang dengan rata-rata 25.809 penumpang per hari.

Puncak kedatangan selama periode tersebut telah terjadi pada Rabu, 2 April 2025 (H+1) dimana terdapat 32.271 pemudik yang tiba di stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

Dan untuk keberangkatan penumpang tertinggi, sementara terjadi pada Kamis, 3 April 2025 (H+2) sebanyak 33.167 pemudik yang telah diberangkatkan dari stasiun wilayah Daop 4 Semarang.

“Prediksi keberangkatan penumpang akan terjadi lagi pada Minggu, 6 April 2025 (H+5) besok, dengan perkiraan pemudik yang akan diberangkatkan mencapai hampir 34 ribu penumpang,” tambah Franoto.

Dengan terus meningkatnya volume penumpang, KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan kereta api untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap barang bawaan mereka selama berada di area stasiun maupun selama dalam perjalanan di atas KA.

“Lonjakan jumlah penumpang berbanding lurus dengan meningkatnya potensi barang tertinggal, tertukar, atau bahkan hilang. Oleh karena itu, kami mengingatkan agar pelanggan tidak lengah, selalu memperhatikan barang bawaan pribadi, serta memanfaatkan fasilitas layanan pelanggan atau pos pengamanan apabila mengalami kendala,” tutup Franoto.

UNDIP Pusat Inovasi Ilmiah: 110 Jurnal Tembus Terakreditasi ARJUNA

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Universitas Diponegoro terus menunjukkan kiprah unggulnya dalam dunia akademik dan riset. Hingga Maret 2025, sebanyak 110 jurnal ilmiah terbitan UNDIP telah terakreditasi di ARJUNA, termasuk 8 jurnal yang berhasil meraih peringkat tertinggi Sinta 1. Capaian ini menegaskan komitmen UNDIP dalam menjaga kualitas tata kelola dan substansi publikasi ilmiah bertaraf nasional dan internasional.

Hasil ini didasarkan pada SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi No. 10/C/C3/DT.05.00/2025 tanggal 21 Maret 2025 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode I Tahun 2025.

LPPM UNDIP mengucapkan selamat dan sukses selalu kepada 32 jurnal UNDIP dan pengelolanya atas pencapaian dalam memperoleh akreditasi baru dan mempertahankan akreditasinya. Tujuh jurnal berhasil naik peringkat, enam jurnal mendapatkan akreditasi baru, dan 19 jurnal lainnya mempertahankan akreditasinya.

Berdasarkan Pedoman Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA), peringkat akreditasi dinyatakan dengan peringkat Sinta, mulai dari S1 sampai S6.

Dari 32 jurnal UNDIP tersebut, empat jurnal mendapatkan peringkat tertinggi S1, yaitu Journal of Biomedicine and Translational Research (JBTR), Nurse Media Journal of Nursing (NMJN), ILMU KELAUTAN: Indonesian Journal of Marine Sciences (IJMS), dan Bulletin of Chemical Reaction Engineering & Catalysis (BCREC).

Enam jurnal mendapat peringkat S2, yaitu Jurnal Sejarah Citra Lekha, Indonesian Journal of Oceanography, Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, Jurnal Anestesiologi Indonesia, Politika: Jurnal Ilmu Politik, dan Diponegoro Law Review. Dua puluh dua jurnal lainnya mendapatkan peringkat S3 sampai S5.

Proses akreditasi merupakan upaya penilaian jurnal terhadap standar sesuai Pedoman ARJUNA, yaitu meliputi standar tata kelola dan standar substansi isi.

Jurnal harus memenuhi standar tata kelola, yaitu standar isi situs web jurnal yang memuat informasi tentang penerbit, etika publikasi,  tim penyunting, petunjuk penulisan yang lengkap, penggunaan referensi primer, keteraturan penerbitan, dan proses penyuntingan jurnal secara daring.

Jurnal juga harus memenuhi standar substansi isi, yaitu meliputi konsistensi gaya selingkung dan kualitas isi artikel yang diterbitkannya.

Dengan hasil akreditasi periode 1 tahun 2025 ini, UNDIP saat ini telah mempunyai 110 jurnal terakreditasi yang diterbitkan oleh seluruh fakultas, sekolah, pusat penelitian, dan lembaga atau unit di lingkungan UNDIP.

Berdasarkan peringkatnya, delapan jurnal terakreditasi S1, 34 jurnal S2, 37 jurnal S3, 20 jurnal S4, 10 jurnal S5, dan 6 jurnal S6.

Jurnal-jurnal UNDIP menerima artikel ilmiah dari para peneliti nasional dan internasional di berbagai bidang kajian, meliputi bidang keteknikan dan teknologi, bidang komputer, informasi, dan matematika, bidang hukum, ilmu sosial dan humanika, bidang ilmu alam dan lingkungan, bidang kesehatan dan kedokteran, bidang ekonomi, bisnis, dan manajemen, bidang pertanian, pangan, dan peternakan, dan bidang perkapalan, kelautan, dan perikanan. Informasi lengkap tentang jurnal tersebut dapat dilihat di portal web jurnal UNDIP.

Menanggapi hal ini Rektor UNDIP Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si. mengatakan Pencapaian 110 jurnal terakreditasi ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan UNDIP sebagai universitas riset bertaraf internasional.

Kami meyakini bahwa kekuatan sebuah perguruan tinggi terletak pada kontribusinya dalam menghasilkan pengetahuan dan menyebarkannya melalui publikasi ilmiah yang kredibel dan bereputasi.

“Peningkatan akreditasi jurnal tidak hanya mencerminkan mutu tata kelola dan substansi ilmiah, tetapi juga menjadi cermin dari budaya akademik yang kuat dan kolaboratif di lingkungan UNDIP. Kami mengapresiasi seluruh pengelola jurnal atas dedikasi dan kerja kerasnya, serta akan terus memperkuat ekosistem riset dan publikasi agar UNDIP semakin bermartabat dan bermanfaat bagi bangsa dan dunia,” ucap Prof. Suharnomo.

Sementara, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama dan Komunikasi Publik, Wijayanto, Ph.D. mengatakan “Kami merasa bangga atas pencapaian 110 jurnal terakreditasi, termasuk 8 jurnal yang meraih peringkat tertinggi Sinta 1. Ini merupakan hasil dari proses panjang dan kerja kolektif yang melibatkan seluruh pengelola jurnal, tim penyunting, reviewer, serta para penulis. LPPM secara konsisten melakukan pendampingan intensif melalui pelatihan, audit tata kelola, klinik substansi, dan asistensi teknis lainnya,” ucapnya.

Ia menambahkan, “UNDIP tidak hanya berfokus pada akreditasi nasional, tetapi juga mendorong jurnal-jurnal UNDIP untuk menuju pengakuan internasional. Ini semua sejalan dengan visi kami untuk menjadikan UNDIP sebagai pusat unggulan riset dan publikasi ilmiah yang inklusif, kredibel, dan bereputasi,” tambahnya.

Prestasi akreditasi ini merupakan hasil dari upaya para pengelola jurnal dalam meningkatkan kualitas manajemen tata kelola jurnal dan substansi isi artikel terbitannya.

UNDIP melalui LPPM terus berupaya memfasilitasi para pengelola/ penerbit jurnal melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan untuk peningkatan jumlah dan kualitas jurnal UNDIP yang terakreditasi ARJUNA, baik memperoleh akreditasi baru, mempertahankan akreditasi atau meningkat peringkat akreditasinya.

LPPM UNDIP juga melakukan pendampingan peningkatan kualitas tata kelola menuju jurnal terindeks bereputasi di Scopus dan Web of Science.