spot_img
Beranda blog Halaman 123

Wali Kota Semarang Agustina Dukung Gelar Pahlawan Nasional untuk Romo YB Mangunwijaya

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, mendukung usulan sosok Romo YB Mangunwijaya sebagai Pahlawan Nasional.

Hal itu disampaikan Agustina saat melakukan prosesi giat Misa Kudus di Gereja Katedral Semarang dan didampingi Uskup Agung Keuskupan Agung Semarang, Mgr Robertus Rubiyatmoko, Senin (10/3).

Saat diwawancara, Agustina juga menyampaikan, jika mendengar nama Yusuf Bilyarta Mangunwijaya atau yang akrab disebut YB Mangunwijaya, sosoknya tidak hanya dikenang sebagai Romo di Keuskupan Agung Semarang.

Namun, namanya juga dikenal sebagai budayawan, arsitek, penulis, aktivis sosial, dan pembela orang kecil.

“Beliau adalah pejuang kekinian ya. Beliau hidup di antara dua zaman yang jarang dimiliki oleh banyak orang. Ketika masa perjuangan kemerdekaan beliau menjadi tentara rakyat Indonesia. Tetapi setelah Indonesia merdeka, beliau tidak berhenti berjuang,” ungkap Agustina.

Sebagai seorang Romo, Agustina menilai bahwa semasa hidup Mangunwijaya sering memperjuangkan hak-hak rakyat kecil.

“Beliau ini gembala yang tidak hanya menggembala domba-dombanya di altar ya karena dia adalah Romo tetapi langsung terjun ke masyarakat,” paparnya.

Pada masa pemerintahan Soeharto, dia sering terlibat dalam kegiatan aktivisme untuk membela hak-hak rakyat. Sementara dimasa penjajahan dirinya juga berjuang untuk kemerdekaan.

“Contohnya adalah ketika beliau berada di Kalijode kemudian membela hak teman-teman yang pada saat pembangunan Waduk Kedung Ombo,” sebutnya.

Sebagai seorang penulis, dirinya tentunya banyak melahirkan karya-karya yang mampu menggerakan hati para pembacanya.

“Karyanya tulisannya berbagai macam termasuk di antaranya novel yang paling saya sukai itu Burung-Burung Manyar itu adalah menggerakkan mencerahkan pikiran manusia. Ini yang mungkin orang enggak begitu aware ya. Tahunya kan selalu hal yang monumental gitu,” terangnya.

Dengan begitu, dirinya menilai bahwa sosok YB Mangunwijaya sangat pantas jika disandangkan sebagai Pahlawan Nasional.

“Menurut saya pengusulan Romo Mangun Wijaya sebagai pahlawan nasional adalah sesuatu yang sangat baru yang mungkin belum pernah ada ya. Tentara Nasional, penggerak, dia juga pastor dan seorang penulis. Ini unik menurut saya sih,” tandasnya.

Bulan Ramadan, Donasi Pegawai PLN Beri Sambungan Listrik Gratis Bagi 2.597 Keluarga Prasejahtera

0
Nenek Rusmini, salah satu warga Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan kini dapat menggunakan peralatan elektronik sendiri semenjak rumahnya mendapatkan bantuan penyambungan listrik secara gratis dari program Light Up The Dream PLN.

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) melakukan penyalaan serentak sambungan listrik gratis untuk 2.597 rumah tangga prasejahtera dalam program Light Up The Dream, pada Senin (10/3).

Program yang berasal dari donasi pegawai PLN ini sekaligus menjadi momen berbagi kebahagiaan Ramadan 1446 H. Berlangsung sejak tahun 2020, program ini secara total telah menyambungkan listrik secara gratis untuk 32.275 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.

Kehadiran program ini pun menjadi berkah bagi banyak keluarga yang sebelumnya belum menikmati listrik, salah satunya Ferra Rostika.

Kebahagiaan terpancar dari wajah warga Desa Neusu Jaya, Banda Aceh ini setelah akhirnya ia dan keluarganya bisa menikmati listrik PLN. Sebelumnya ia hanya mengandalkan aliran listrik dari tetangga.

“Syukur alhamdulillah, saya tidak bisa berkata-kata. Selama ini, tetangga membantu saya, tetapi mereka juga terganggu karena MCB mereka sering mental. Sekarang kami sekeluarga dapat menikmati listrik. Anak sudah bisa belajar di malam hari. Semoga PLN semakin jaya dan bisa membantu masyarakat lainnya yang mengalami kesulitan ekonomi seperti kami,” ungkap Ferra.

Hal serupa juga yang dirasakan Nenek Rusmini. Warga Lubuk Linggau Selatan, Provinsi Sumatera Selatan ini tak kuasa menahan haru ketika listrik di rumah akhirnya menyala berkat program Light Up The Dream. Selama ini nenek berusia 86 tahun tersebut hidup seorang diri dalam gelap tanpa listrik dengan kondisi yang serba terbatas.

“Selama ini kalau malam saya pakai lilin. Kalau hujan turun, rumah saya gelap gulita. Mau masak pun sulit, saya harus nyalakan lilin atau pinjam listrik menyalur dari tetangga. Sekarang alhamdulillah, rumah saya sudah terang. Terima kasih PLN, semoga berkah bagi semuanya,” ujar Rusmini dengan mata berkaca-kaca.

Di wilayah Indonesia timur ada juga Catarina, warga Kelurahan Naioni, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur yang pada kesempatan ini turut menjadi penerima manfaat penyalaan serentak program Light Up The Dream. Hadirnya listrik tidak sekadar untuk penerangan, tetapi juga memberikan harapan dan kesejahteraan bagi keluarganya.

“Kami sangat bersyukur dapat merasakan nikmat listrik di bulan Ramadan ini. Selama ini, kami menabung untuk biaya pasang baru listrik. Kini, anak-anak kami bisa belajar dengan nyaman di malam hari, dan kami bisa tambah peralatan untuk jual es. Terimakasih PLN sudah mewujudkan impian kami,” ungkap Catarina.

Direktur Legal dan Manajemen Human Capital PLN, Yusuf Didi Setiarto, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream adalah wujud nyata komitmen dan kepedulian insan PLN dalam mewujudkan energi berkeadilan serta pemerataan akses listrik.

Program ini merupakan inisiatif pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya untuk masyarakat kurang beruntung agar dapat menyambung listrik secara gratis di seluruh Indonesia.

“Program Light Up The Dream secara reguler kita jalankan, paling tidak bisa dua kali dalam satu tahun. Sebuah tradisi yang sangat baik di PLN, yang dirintis oleh para insan PLN yang peduli dengan lingkungan sekitar,” kata Didi.

Oleh sebab itu, Didi mengapresiasi para pegawai PLN yang secara konsisten menyisakan sebagian dari penghasilannya untuk menopang keberlangsungan program ini.

“Pada Light Up The Dream hari ini telah tersambung 2.597 instalasi listrik untuk pelanggan. Sehingga, secara total sampai dengan Maret 2025, insan PLN di seluruh Indonesia telah menyumbang untuk kebahagiaan masyarakat prasejahtera sebanyak 32.275 sambungan,” lanjut Didi.

Sementara itu Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menambahkan bahwa pihaknya turut berterima kasih kepada para stakeholders di pusat dan daerah yang mendukung kesuksesan program Light Up The Dream. Ia berharap program ini akan terus menjadi wadah untuk seluruh pihak menjalin kolaborasi demi kemajuan masyarakat.

“Kami juga berharap wadah ini terus digerakkan, karena memang masih ada saudara-saudara di lingkungan sekitar kita yang belum mendapatkan kesempatan untuk bisa menikmati listrik secara mandiri,” ujar Edi.

Edi menambahkan program ini juga sekaligus menjadi komitmen PLN mendukung upaya pemerintah meningkatkan Rasio Elektrifikasi di Indonesia. Ia berharap program ini akan turut mendorong perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Sesuai dengan visi dari PLN, bahwa hadirnya listrik ini akan membawa kehidupan menjadi lebih baik dan juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” pungkas Edi.

Tinjau Lokasi Banjir, Agustina-Iswar Prioritaskan Infrastruktur Penanganan Banjir

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Agustina, Wali Kota Semarang, bersama Wakil Wali Kota, Iswar Aminuddin, Senin (10/3) melakukan tinjauan langsung ke lokasi banjir di Gebangsari, Genuk serta Rumah Pompa Kali Tenggang.
Dalam kunjungannya tersebut, Agustina menegaskan bahwa penanganan banjir akan menjadi prioritas utama dirinya bersama wakil wali kota, terutama dalam hal infrastruktur pengendalian banjir.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa curah hujan yang sangat tinggi dalam durasi lama menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan banjir tidak kunjung surut. Namun, Agustina juga mengakui bahwa kapasitas infrastruktur yang ada saat ini belum mampu menampung debit air yang besar.

“Nomor satu, kita ingin masyarakat memahami bahwa banjir tidak segera surut karena berbagai faktor. Curah hujan yang tinggi dan infrastruktur kita yang belum mampu menampung volume air menjadi penyebab utama,” ujar Agustina.

Ia juga menyoroti kondisi pompa di Rumah Pompa Kali Tenggang yang tidak beroperasi dengan optimal. Dari enam unit pompa yang tersedia, hanya dua yang berfungsi. “Walaupun kapasitas yang lain sudah dibantu pompa kecil, tetap saja tidak mencukupi karena debit air yang masuk terlalu besar,” jelasnya.

Selain itu, Agustina mengungkapkan bahwa kerusakan pompa turut memperburuk situasi. “Pompanya rusak, dua yang terakhir itu karena mampet akibat sampah, ada ban karet yang nyangkut sehingga konslet. Ini bukan penyebab utama, tetapi kita harus sama-sama merawat,” tuturnya.

Sebagai langkah penanganan, dirinya menyebutkan bahwa perbaikan pompa akan segera dilakukan oleh pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Ia berharap proses ini bisa dipercepat agar banjir dapat lebih terkendali.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin. Setelah proses perubahan anggaran selesai, kami akan mendeteksi infrastruktur yang paling utama untuk mendukung antisipasi kiriman air dari atas ke Genuk,” ungkap Agustina.

Ia menambahkan bahwa salah satu solusi yang tengah dipertimbangkan adalah pembangunan kolam penampungan atau pengerukan sedimentasi guna mengurangi pendangkalan.

Agustina juga menegaskan bahwa penanganan banjir di Semarang tidak bisa dilakukan secara parsial. “Harus ada solusi menyeluruh, termasuk penanganan saluran air dari Gayamsari, Tlogosari, dan sekitarnya,” katanya.

Penanganan banjir sendiri menjadi salah satu program 100 hari kepemimpinan Agustina-Iswar, sehingga pihaknya akan memastikan program ini berjalan. “Nanti kita tinggal panggil TAPD, lalu kita lakukan proses perubahan anggaran utamanya untuk infrastruktur penanganan banjir,” pungkasnya.

Perlintasan Tanpa Palang Ditutup, KAI Daop 4 Semarang Prioritaskan Keselamatan Warga

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang akan melakukan penutupan perlintasan sebidang yang tidak dijaga sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Langkah ini diambil mengingat tingginya angka kecelakaan yang melibatkan kereta api dan kendaraan bermotor di perlintasan sebidang, yang sering kali berujung pada korban jiwa serta kerusakan sarana dan prasarana perkeretaapian.

Penutupan ini selaras dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan.

Dalam pasal 5 dan 6 peraturan tersebut, disebutkan bahwa perlintasan sebidang seharusnya dibuat tidak sebidang yaitu menjadi flyover maupun underpass untuk meningkatkan keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan.

Selain itu, sesuai Pasal 94 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian ayat 1 menyebutkan bahwa untuk keselamatan perjalanan kereta api dan pemakai jalan, perlintasan sebidang yang tidak mempunyai izin harus ditutup. Dan pada ayat 2 menyebutkan bahwa Penutupan perlintasan sebidang sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh Pemerintah atau Pemerintah Daerah.

“Berdasarkan regulasi tersebut dan demi keselamatan bersama, KAI akan secara tegas melakukan penutupan perlintasan sebidang yang tidak dijaga dan berisiko tinggi terhadap kecelakaan. Keselamatan perjalanan kereta api serta para pengguna jalan harus menjadi prioritas utama,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

KAI terus bersinergi dengan pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan sebagai regulator, serta aparat kewilayahan seperti TNI dan Polri dalam upaya meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Berdasarkan data tahun ini di wilayah Daop 4 Semarang, hingga 11 Maret 2025 telah terjadi enam kecelakaan di perlintasan sebidang, yang mengakibatkan empat orang meninggal dunia, satu orang luka berat, dan satu orang luka ringan.
Sementara itu, sepanjang tahun 2024 tercatat 26 kecelakaan di perlintasan sebidang, menyebabkan 14 orang meninggal dunia, lima orang luka berat, dan 14 orang luka ringan.

Angka kecelakaan tersebut menunjukkan bahwa diperlukan langkah tegas dan serius untuk mengatasi permasalahan ini, salah satunya dengan menutup perlintasan sebidang yang tidak dijaga. Dan untuk tahap awal akan segera di tutup 10 perlintasan sebidang yang tidak dijaga.

KAI berharap semua pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, dapat berperan aktif dalam menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang.

“Kepedulian semua pemangku kepentingan, termasuk para pengguna jalan, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman di sekitar jalur kereta api. Keselamatan warga masyarakat merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutup Franoto.

Animo Pemudik EV Diprediksi Meningkat saat Idulfitri 1446 H, PLN Siapkan 1.000 Unit SPKLU di Jalur Trans Jawa-Sumatra

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT PLN (Persero) memastikan kelancaran perjalanan pemudik kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) pada momen Idulfitri 1446 Hijriah dengan menghadirkan 1.000 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur mudik Trans Jawa-Sumatra, tersebar di 615 lokasi strategis dan dilengkapi personel siaga 24 jam nonstop.

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti menyampaikan, keberadaan SPKLU di berbagai titik menjadi fokus utama perseroan di momen Ramadan hingga Idulfitri 1446 H, mengingat semakin meningkatnya jumlah pengguna EV. Pada lebaran 2025 ini, pemudik EV diproyeksi meningkat hingga 500 persen atau sebanyak 21.570 kendaraan dibanding tahun lalu yang mencapai 4.314 kendaraan.

”Sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional, PLN siap mendukung penuh masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan EV. Kami telah melakukan asesmen menyeluruh dan memetakan titik-titik strategis untuk memastikan pemudik EV dapat dengan mudah mengakses SPKLU selama perjalanan,” kata Edi.

Edi menjabarkan, terdapat total 3.529 unit SPKLU yang dioperasikan PLN bersama mitra, tersebar di 2.400 titik seluruh Indonesia. Secara rinci, jumlah SPKLU di Sumatra sebanyak 431 unit, Jawa 2.448 unit, Bali 166 unit, Kalimantan 215 unit, Sulawesi 145 unit, Maluku 26 unit, Nusa Tenggara 72 unit, dan Papua 26 unit.

”Guna memastikan para pemudik nyaman dalam melakukan pengisian daya, PLN juga menyiagakan sebanyak 12 unit SPKLU mobile yang tersebar di jalur Trans Jawa-Sumatra. Keberadaan unit ini juga penting khususnya dalam membantu pemudik EV jika sewaktu-waktu kehabisan daya di perjalanan,” lanjut Edi.

Dukungan teknologi juga dihadirkan melalui aplikasi PLN Mobile, yang dilengkapi fitur Electric Vehicle Digital Services (EVDS) untuk membantu pengguna menemukan lokasi SPKLU terdekat.

Aplikasi PLN Mobile juga dilengkapi fitur Trip Planner yang membantu pengguna merencanakan rute perjalanan dan menentukan titik lokasi terbaik untuk melakukan pengisian daya secara optimal.

“Pelanggan tidak akan kesulitan menemukan SPKLU. Melalui fitur di PLN Mobile, mereka dapat dengan mudah mencari lokasi SPKLU dan merencanakan pengisian daya dengan fitur Trip Planner yang kami sediakan,” tutup Edi.

Dengan kesiapan infrastruktur dan layanan yang optimal, PLN berkomitmen untuk mendorong ekosistem EV di Indonesia dan memastikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan bebas khawatir bagi pengguna EV.

PGN Percepat Proyek Strategis, Distribusi Gas Bumi Makin Luas

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mengebut pembangunan infrastruktur gas bumi untuk menyongsong swasembada energi pemerintah.

Infrastruktur gas bumi yang diinisiatif PGN menggunakan prinsip integrasi secara menyeluruh, agar pemerataan infastruktur senantiasa terjaga dan gas bumi dapat semakin efisien bagi pengguna.

“Dengan integrasi infrastruktur pipa dan non pipa, PGN akan lebih lebih fleksibel dalam memenuhi demand maupun memperluas market di Indonesia,” jelas Direktur Utama PGN Arief S. Handoko, (10/3/2025).

Arief menerangkan, PGN tetap melanjutkan konektivitas melalui jaringan pipa distribusi di Indonesia Bagian Barat untuk kehandalan dan akses ke pelanggan baru.

Pertama adalah Pipa Dumai – Sei Mangke untuk mengalirkan gas bumi dari Sumatera Utara & Aceh ke Sumatera bagian tengah dan selatan.

Kemudian pemanfaatan Pipa Transmisi Cirebon – Semarang (Cisem), untuk mengalirkan surplus gas dari wilayah Jawa Timur ke Jawa bagian Barat.

Selain itu, terdapat proyek untuk konversi BBM ke gas pada Kilang Cilacap dan perluasan akses gas bumi di Pulau Jawa sisi selatan, melalui proyak Pipa Tegal – Cilacap. Tahun 2025 ini, jargas menjadi prioritas dengan target penambahan sebanyak 200.000 sambungan rumah (SR).

Pipanisasi juga akan dikembangkan untuk mendukung hilirisasi yaitu proyek Pipa Bintuni – Fakfak, karena potensial untuk menyuplai gas ke pabrik petrokimia.

Selanjutnya, ada peluang menyalurkan gas ke kawasan industri diantaranya Kawasan Industri Makassar, Parimo, Morowali, dan Teluk Bintuni.

Adapun infrastruktur gas bumi beyond pipeline yang dikembangkan yaitu fasilitas LNG di Indonesia bagian tengah – timur untuk memenuhi demand dari sektor smelter dan pembangkit listrik. PGN berkerjasama dengan PLN EPI untuk gasifikasi pembangkit listrik di Papua Utara.

“Apabila infrastruktur gas bumi dapat saling terhubung, maka akan menciptakan solusi untuk mengelola deficit dan surplus pasokan gas bumi. Tantangan saat ini adalah natural decline di Indonesia bagian barat, sedangkan banyak potensi pasokan gas di Indonesia Timur. Infrastruktur LNG sangat memungkinkan untuk membawa LNG ke Indonesia bagian Barat, sekaligus untuk memenuhi demand yang tumbuh di Indonesia Tengah dan Timur,” jelas Arief.

PGN juga tengah menjalankan project revitalisasi Tangki LNG Hub Arun yaitu tangki F-6004 untuk meningkatkans storage pasokan LNG. Kemajuan pekerjaan kontruksi revitalisasi sudah sekitar 73%,” jelas Arief.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN siap menjadi mitra strategis untuk mendukung upaya swasembada energi.

Menilik data Kementerian ESDM, pemerintah memiliki rencana induk jaringan transmisi dan distribusi gas bumi nasional.

Pemerintah mencanangkan pembangunan backbone dari sisi transmisi di wilayah Sumatra dan Jawa. Pipa transisi salah satu prioritas yang dituntaskan, baik di Jawa (Batang – Cirebon) dan Sumatera (Dumai Sei Mangke).

Sedangkan di wilayah Indonesia Tengah dan Timur, pemerintah menargetkan pembangunan moda Beyond pipeline misalnya mini LNG dan LNG terminal karena lokasinya kepulauan dan banyak program gasifikasi pembangkit listrik.

Dampingi Wamentan, Agustina Wali kota Semarang Gelar Operasi Pasar

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang bersama Kementerian Pertanian menggelar operasi pasar guna menjaga kestabilan harga dan memastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025.

Operasi pasar ini diinisiasi oleh PT. Pos Indonesia dengan menghadirkan 1.050 gerai di berbagai daerah, termasuk 22 gerai di Kota Semarang.

Agustina Wali Kota Semarang, menyatakan optimisme bahwa langkah ini akan efektif guna menjaga kestabilan harga di pasaran.

“Pengendalian harga ini salah satunya adalah dengan memotong rantai distribusi. Salah satunya dengan membuka gerai di kantor pos. Di Kota Semarang ada 22 gerai Agri Pos,” ujarnya saat mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono dan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin dalam tinjauan Operasi Pasar Bahan Pangan Pokok, di Kantor Pos Johar, Semarang, pada Senin (10/3).

Agustina menambahkan bahwa pihaknya akan terus berupaya mengendalikan harga dan memastikan stok pangan cukup hingga bulan depan. “Insya Allah stok cukup sampai dengan bulan depan. Dan kita akan pantau terus supaya stok itu digunakan merata. Tidak ada yang menumpuk di satu titik,” katanya.

Agustina turut menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan guna menjaga kestabilan harga.

“Sehingga warga nggak usah nyetok berlebih. Ini lho untuk kebutuhan hari ini, uangnya kalau ada lebih ya ditabung atau untuk kebutuhan lain,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, menegaskan bahwa operasi pasar ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mengatasi lonjakan harga bahan pokok.

“Di seluruh Indonesia, Kantor Pos total cabangnya ada 4.800, dan sampai dengan hari ini sudah membuka 1.050 titik gerai untuk operasi pasar,” jelasnya.

Sudaryono mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas pangan masih ditemukan melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti beras medium yang seharusnya Rp12.500 per kilogram, namun masih ada yang menjual lebih mahal.

Begitu pula dengan minyak goreng MinyaKita yang seharusnya Rp15.700 per liter, tetapi masih ditemukan di kisaran Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.

“Maka yang kami lakukan adalah mendayagunakan 4.800 cabang Kantor Pos di seluruh Indonesia menjadi gerai sembako dengan harga yang lebih terjangkau. Misalnya, beras di gerai Kantor Pos dijual Rp12.000 per kg dan minyak goreng MinyaKita Rp14.700 per liter, lebih murah dari HET,” kata Sudaryono.

Sementara itu, Direktur Utama PT. Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi mengatakan gerai PT Pos Indonesia yang dinamakan Agri Pos menyediakan kebutuhan pokok dalam operasi pasar tersebut, dengan pembelian yang dibatasi.

“Jadi, satu KTP (Kartu Tanda Penduduk) hanya boleh membeli maksimal 2 kg gula, 2 liter minyak goreng, dan 10 kg beras,” katanya, di sela mendampingi tinjauan Wamentan.

Ia menyebutkan ada 1.050 gerai Agri Pos di seluruh Indonesia, kemudian 265 gerai di Jawa Tengah dan DIY, dan khusus di Kota Semarang ada 22 gerai. PT Pos Indonesia sendiri menggandeng sejumlah stakeholder seperti Bulog, ID Food, PT RNI, hingga PTPN untuk memasok kebutuhan pangan dengan harga yang lebih murah.

Kedaulatan AI Dorong Transformasi Digital dan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Perkembangan Kecerdasan Artifisial (Artificial Intelligence/AI) diperkirakan akan menjadi salah satu game-changer dalam bisnis berbasis teknologi, dan semakin dipandang sebagai mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi global.
Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan peluang AI, mengingat tingkat adopsi AI yang tergolong tinggi di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini, berdasarkan data dari Oliver Wyman 2023, hanya 13% bisnis di Indonesia yang telah berada pada tahap adopsi AI advanced, lebih dari 80% bisnis telah mulai berinvestasi atau menggunakan AI dalam operasional mereka.

Menurut laporan McKinsey Global Institute (2023), AI diprediksi akan berkontribusi hingga USD 13 triliun terhadap ekonomi dunia pada 2030, setara dengan kenaikan rata-rata Produk Domestik Bruto (PDB) global sebesar 1,2% per tahun.

Laporan PwC bahkan menyebutkan bahwa AI dapat memberikan dampak hingga USD 15,7 triliun di tahun yang sama.

Dari kedua prediksi tersebut, World Economic Forum (WEF) menyoroti AI sebagai kekuatan utama di era Revolusi Industri 4.0 yang mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan pekerjaan baru.

Bank Dunia juga menilai AI bermanfaat bagi negara berkembang, karena berpotensi mengurangi kesenjangan digital dan mendorong inovasi di sektor vital seperti pertanian, kesehatan, dan pendidikan.

Lantas, bagaimana peran kedaulatan AI untuk memberdayakan Indonesia dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional? Pertanyaan ini menjadi fokus utama dalam diskusi panel bertajuk “Masa Depan AI: Mampukah Memperkuat Ekonomi Indonesia?” yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Teknologi (FORWAT) dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun ke-5 FORWAT.

Diskusi ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, yakni Adrian Lesmono (Country Consumer Business Lead NVIDIA), Sri Safitri (Sekjen Partnership Kolaborasi Riset & Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial/KORIKA), Nailul Huda (Direktur Ekonomi Digital CELIOS), dan Insaf Albert Tarigan (Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan), dengan Ardhi Suryadi, Wakil Pemimpin Redaksi Detik, sebagai moderator.

Adrian Lesmono, Country Lead Business NVIDIA mengatakan, “Kedaulatan AI bukan lagi wacana. Teknologi AI yang cepat, aman, dan mandiri adalah fondasi kedaulatan digital Indonesia. Kedaulatan AI artinya kontrol penuh atas data, efisiensi dan akselerasi digital.”

Penerapan AI di Indonesia perlu disesuaikan dengan prioritas pembangunan nasional. Upaya ini mulai dilakukan, salah satunya melalui pembentukan Kolaborasi Riset & Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA) yang bertujuan menjembatani kesenjangan kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas publik.

Sri Safitri, Sekjen Partnership (KORIKA) menyampaikan, Meski berpotensi mendorong transformasi besar, pengembangan AI di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan.

Salah satu tantangan utama adalah ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang masih terbatas. Hingga saat ini, jumlah individu yang memiliki keahlian dalam bidang AI masih sangat sedikit. Bahkan, program studi khusus AI di Indonesia baru dimulai.

“Selain itu, keterbatasan infrastruktur digital juga menjadi hambatan besar. Kemudian, kurangnya pendanaan dan riset & pengembangan (R&D). Dari sisi regulasi, Indonesia juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan data dan kebijakan terkait AI. Terakhir, keterbatasan akses terhadap teknologi,” ungkap dia.

Sementara itu, Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital CELIOS menambahkan, “Adopsi AI yang tumbuh pesat di sektor finansial dan ekonomi digital menunjukkan bahwa teknologi ini telah menjadi tulang punggung transformasi ekonomi. Dengan dukungan strategi pemerintah, kolaborasi industri, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja, AI dapat memberdayakan Indonesia menuju pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.”

Meski berpotensi mendorong transformasi besar, pengembangan AI di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan.

Pemerintah berperan strategis dalam mendorong pengembangan AI di tingkat nasional, melalui regulasi yang mengatur AI dan tata kelolanya guna memaksimalkan manfaat besar AI sekaligus meminimalkan resikonya.

Insaf Albert Tarigan, Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan menegaskan, “Diperlukan penyempurnaan strategi pemanfaatan AI nasional yang dapat berfungsi sebagai blueprint panduan bagi pemerintah dan sektor swasta dalam mengadopsi, mengembangkan, serta mengimplementasikan AI. Dengan kebijakan yang tepat, pemerintah dapat memaksimalkan potensi kerja sama dengan mitra global, mencakup transfer teknologi, investasi, dan penelitian bersama. Kolaborasi semacam ini akan mempercepat adopsi teknologi canggih, membuka akses ke sumber daya global, dan memperkuat kedaulatan teknologi Indonesia.”

Di Indonesia sendiri, penguatan kedaulatan AI eloknya dilakukan dengan mendorong lebih banyak sektor beralih dari fase Taker ke fase Shaper dan Maker.

Sebagai contoh, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) tidak hanya memanfaatkan AI untuk bisnis seperti peningkatan layanan pelanggan dan kinerja jaringan, tetapi juga aktif membangun ekosistem AI inklusif melalui pengembangan talenta, pelatihan, serta kolaborasi strategis demi pemerataan akses teknologi AI di berbagai sektor.

Selain Indosat yang telah mengadopsi teknologi AI melalui berbagai inovasi seperti Sahabat-AI, Indosat AI Experience Center, dan Digital Intelligence Operation Center (DIOC), sejumlah perusahaan lain juga turut memanfaatkan AI. GoTo, misalnya, menggunakan AI untuk mempersonalisasi preferensi pelanggan dan memprediksi permintaan.

Sementara itu, Kata.ai mengembangkan solusi AI untuk menciptakan interaksi pelanggan melalui percakapan otomatis. Di sektor pemerintahan, teknologi AI juga mulai umum digunakan, antara lain untuk otomatisasi layanan publik dan moderasi konten oleh Komdigi.

Dengan terselenggaranya diskusi panel ini, menjadi momentum positif untuk mendorong pemahaman strategis tentang peran AI dalam pertumbuhan ekonomi, merumuskan rekomendasi kebijakan berbasis bukti, serta mempererat jejaring kolaboratif demi membangun ekosistem AI nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

150 Ribu Tiket Kereta Api di Daop 4 Semarang Ludes Terjual untuk Angkutan Lebaran

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 150.402 penumpang telah melakukan pemesanan tiket kereta api di wilayah Daop 4 Semarang untuk masa Angkutan Lebaran 2025. Periode angkutan ini berlangsung selama 22 hari, mulai 21 Maret hingga 11 April 2025.

Puncak jumlah pemesan tiket tertinggi tercatat pada Minggu, 6 April 2025 (H+5) dengan 13.109 penumpang, disusul Sabtu, 5 April 2025 (H+4) dengan 13.063 penumpang. Angka ini masih dapat meningkat karena penjualan tiket masih berlangsung.

Tiket Masih Banyak Tiket Tersedia

Selama masa Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang menyiapkan sebanyak 535.282 tiket, atau rata-rata 24.331 tiket per hari. Hingga data per hari ini, Senin, 10 Maret 2025, jumlah tiket yang sudah dipesan baru mencapai 28 persen.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan kesempatan ini dengan memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, atau mitra resmi penjualan lainnya, karena tiket masih tersedia dalam jumlah yang cukup banyak,” ujar Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Persiapan Matang untuk Kelancaran Angkutan Lebaran 2025

Untuk memastikan kelancaran Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang telah mempersiapkan berbagai aspek peningkatan keandalan sarana dan prasarana.

Sebanyak 734 perjalanan KA akan dioperasikan selama periode tersebut, dengan rata-rata 34 perjalanan KA per hari.

Selain itu, 182 unit sarana andal telah disiapkan, yang terdiri dari 16 lokomotif dan 166 kereta penumpang, termasuk kelas eksekutif, ekonomi, kereta makan, dan kereta pembangkit.

Selain itu, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan juga telah melaksanakan Rampcheck SPM (Standar Pelayanan Minimum) Angkutan Lebaran 2025 dengan memeriksa 8 stasiun pelayanan penumpang dan 12 kereta api penumpang di wilayah KAI Daop 4 Semarang.

“Pelaksanaan Rampcheck ini untuk memastikan semua layanan yang menyangkut perkeretaapian tersedia dengan baik sesuai dengan SPM khususnya dalam menjelang angkutan Lebaran Tahun 2025,” ungkap Franoto.

Selanjutnya DJKA juga telah melaksanakan Pengawasan Inspeksi Keselamatan Angkutan Lebaran Tahun 2025 dengan ruang lingkup yang diperiksa meliputi aspek prasarana, fasilitas operasi dan telekomunikasi.

Dari hasil Rampchek dan Inspeksi keselamatan oleh DJKA diyakini bahwa KAI Daop 4 Semarang siap untuk melaksanakan Angkutan Lebaran 2025.

“Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KAI Daop 4 Semarang berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan mudik terbaik bagi seluruh masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2025. Kami ingin menjadikan perjalanan kereta api sebagai pilihan transportasi terbaik yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan,” tutup Franoto.

PI Niaga Pasok Pelumas Berkualitas Tinggi untuk Dukung Produksi Pupuk Nasional

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Pupuk Indonesia Niaga (PI Niaga), anggota holding PT Pupuk Indonesia (Persero), berkomitmen untuk mendukung menyediakan pelumas berkualitas tinggi bagi seluruh produsen pupuk di bawah naungan Pupuk Indonesia Grup.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya PI Niaga dalam memperkuat sinergi antar anak perusahaan dan memastikan ketersediaan sarana produksi yang optimal untuk mendukung sektor pertanian.

“Kami menyadari betapa pentingnya peran pelumas dalam menjaga kinerja mesin-mesin produksi di pabrik pupuk,” ujar Trudo HD, Plt. Dirut PI Niaga.

“Dengan menyediakan pelumas berkualitas tinggi, kami berharap dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pabrik, sehingga pabrik dapat beroperasi secara optimal dan pasokan pupuk bagi petani dapat terjaga dengan baik.”

Pelumas yang disediakan oleh PI Niaga telah memenuhi standar kualitas yang ketat dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan industri pupuk.

PT Pupuk Indonesia Niaga menjalin sinergi dengan PT Pertamina Lubricants dan ditunjuk sebagai distributor Exclusive pertamina untuk kebutuhan PI Group, termasuk mesin dan turbin yang digunakan di kapal laut dan pabrik-pabrik dalam Grup Pupuk Indonesia.

Kerja sama ini mendukung operasional yang efisien di seluruh jaringan perusahaan di bawah Pupuk Indonesia Grup.

Adapun lube oil Pertamina Lubricants yang didistribusikan PT Pupuk Indonesia Niaga diantaranya untuk mesin turbine, kompresor, roda gigi, mesin diesel dan lain-lain yang sesuai dengan kebutuhan industri pupuk.

Produk lube oil Pertamina Lubricants memiliki keunggulan dalam melindungi mesin dari keausan, korosi, dan oksidasi, sehingga memperpanjang umur pakai peralatan dan mengurangi risiko kerusakan.

Kurun waktu tahun 2024 lalu, PI Niaga telah mendistribusikan lebih dari 200 drum lube oil ke pabrik pupuk PI Grup.

Olyvia Jilly, SVP Logistik menjelaskan, “Awal tahun 2025 ini kami telah menerima pesanan untuk mengirim 120 drum lube oil ke PKC, PSP dan PKG dan ke depan masih ada peluang untuk bertambah”.

Jilly optimis penjualan pelumas (lube oil) PI Niaga ke produsen pupuk di Grup Pupuk Indonesia masih menjanjikan.

Faktor yang mendukung prospek tersebut diantaranya sinergi grup Pupuk Indonesia dan kebutuhan yang bersifat berkelanjutan atas penggunaan pelumas untuk berbagai peralatan dan mesin produksi, termasuk peluang untuk supply kebutuhan pelumas kapal milik PILOG, sehingga menciptakan pasar yang stabil bagi PI Niaga.

PI Niaga terus mengembangkan lini bisnisnya di bidang perdagangan non-pupuk, termasuk penyediaan pelumas. Hal ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.

“Sebagai bagian dari PI Grup, PI Niaga turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penyediaan pelumas yang handal dapat membantu menjaga kelancaran operasional pabrik pupuk, sehingga produksi pupuk tetap optimal,” imbuh Jilly.

Secara keseluruhan, prospek penjualan pelumas PI Niaga ke produsen pupuk di PI Grup terlihat positif.

Dengan memanfaatkan sinergi dalam grup, memenuhi kebutuhan industri, dan terus mengembangkan bisnis, PI Niaga memiliki peluang besar untuk meningkatkan penjualan dan memperkuat posisinya di pasar.