spot_img
Beranda blog Halaman 126

Perkuat Sinergi, PLN Audiensi dengan Kejati Jateng

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) melakukan kunjungan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah guna memperkuat sinergi serta mendapatkan pendampingan hukum terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan khususnya yang berlokasi di wilayah tersebut.

Saat ini, sejumlah proyek infrastruktur ketenagalistrikan sedang dibangun di Provinsi Jawa Tengah untuk dapat mendukung perekonomian serta meningkatkan iklim investasi di daerah.

Sebagai contoh adalah proyek-proyek strategis yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal dan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang.

Kedua kawasan tersebut diproyeksikan untuk meningkatkan daya saing industri, membuka lapangan pekerjaan baru, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Oleh karenanya, sokongan tenaga listrik yang andal sangat diperlukan demi melancarkan operasional kawasan tersebut.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. Upaya ini juga menjadi wujud implementasi Good Corporate Governance (GCG).

“Kunjungan ini merupakan upaya kami untuk mempererat kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dalam memberikan pendampingan hukum terkait pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Infrastruktur kelistrikan yang sedang kami bangun adalah bagian dari komitmen PLN untuk mendukung perkembangan ekonomi dan iklim investasi di Jawa Tengah,” ujar Anggoro.

Sinergi antara PLN dan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah yang terus terjalin menjadi faktor penting terutama dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan program kelistrikan nasional yang ada di provinsi Jawa tengah.

Dalam membangun proyek, PLN tentunya sangat membutuhkan pendampingan hukum untuk memastikan setiap proyek berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi hambatan hukum yang bisa memperlambat proses pembangunan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Ponco Hartanto juga memberikan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi ini.

“Kerja sama antara Kejaksaan dan PLN di Jawa Tengah telah terjalin dengan baik sejak lama. Kami selalu siap mendukung pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang sangat vital bagi pertumbuhan ekonomi. Kami menyadari bahwa proyek-proyek PLN memerlukan pengawalan hukum yang ketat untuk memastikan kelancaran serta kesesuaian dengan regulasi yang berlaku. Oleh karenanya, kami mendukung penuh langkah-langkah yang diambil PLN khusus dalam melibatkan Kejaksaan dalam pekerjaan mereka,” kata Ponco.

Saat ini PLN terus berupaya meningkatkan keandalan sistem ketenagalistrikan demi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Peningkatan kualitas dilakukan dengan cara penguatan sistem kelistrikan dengan adanya infrastruktur yang baru.

Jalur BRT Halte Pemuda Bergelombang, DPU Semarang Ambil Langkah Konkret!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Merespon keluhan masyarakat terkait kondisi jalur bus di halte Trans Semarang Jalan Pemuda yang bergelombang, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang segera menyiapkan solusi permanen berupa pembetonan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketahanan jalur dan kenyamanan pengguna transportasi umum.

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto, menyatakan bahwa pembetonan ini merupakan langkah permanen setelah sebelumnya dilakukan penambalan dengan aspal.

“Kalau halte ini yang rusak parah kan di Jalan Pemuda. Memang kemarin kami sudah lakukan penambalan untuk perataan,” ujar Suwarto di kantornya, Selasa (4/3).

Dirinya menambahkan, proses pembetonan akan dimulai pada Kamis (6/3) besok dan dikerjakan secara bertahap di beberapa halte yang mengalami kerusakan.
“Nanti (oleh Dishub) untuk sementara akan diarahkan ke mana pemberhentian halte-nya. Kan selama proses pembetonan sampai menunggu (kering) tidak bisa dilalui,” jelasnya.

Pembetonan dipilih sebagai solusi karena lebih tahan terhadap beban berat bus Trans Semarang yang sering berhenti dan berangkat dari halte.

“Kalau di halte itu kan tempat mengerem sama tempat mulai berangkatnya bus, kan mesti ada penekanan. Mengerem menekan, nanti berangkat juga menekan,” tambah Suwarto.

Suwarto juga menuturkan bahwa metode ini sebelumnya telah diterapkan di Halte Trans Semarang Jalan Imam Bonjol dan terbukti efektif.

“Seperti dulu kan di (halte) Jalan Imam Bonjol Poncol, tapi sudah dibeton. Sekarang sudah enggak ada masalah. Mudah-mudahan Kamis (6/3) besok bisa kami mulai di Jalan Pemuda,” katanya.

Selain di Halte Pemuda, pembetonan juga akan dilakukan di dua titik lainnya, termasuk kawasan Simpang Lima. “Ada tiga titik halte ya (yang dibeton-red). Kayak nanti di Simpang Lima, ini yang prioritas di Jalan Pemuda. Satunya nanti masih kami sisir lokasinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Layanan Usaha (BLU) BRT Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, memastikan bahwa pelayanan BRT tetap berjalan selama proses perbaikan berlangsung.

“Dari BRT Trans Semarang nanti kita menyiapkan halte sementara. Kita join dengan halte Trans Jateng. Jadi haltenya tetap pakai halte Trans Jateng, tapi nanti di belakangnya kita siapkan tenda,” ujarnya.

Letak halte Trans Jateng sendiri tak berada jauh dari lokasi Halte Trans Semarang tersebut.

Haris juga menegaskan bahwa rute bus tidak mengalami perubahan.

“Untuk rute tidak ada perubahan. Jadi titik pemberhentian di halte Trans Jateng. Tapi kalau untuk transit bus nanti kita geser di halte Udinus Imam Bonjol dan halte Simpang Lima,” pungkasnya.

Solusi Energi Nasional: PGN Optimalkan LNG Berau Kaltim untuk Pasar Domestik

0
Penandantangan dokumen kerjasama pemanfaatan LNG antara PGN, PLI, NES, dan NUSA pada Jumat, (28/2/2025).

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) terus memperkuat pasokan gas domestik dengan mendatangkan Liquefied Natural Gas (LNG) dari fasilitas likuifaksi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Langkah ini dilakukan melalui kerja sama dengan PT National Energy Solutions (NES) guna memastikan ketahanan energi nasional dan memenuhi permintaan yang terus meningkat.

Direktur Komersial PGN, Ratih Esti Prihatini, mengatakan bahwa perusahaan terus mencari sumber pasokan baru demi memenuhi kebutuhan gas, khususnya di segmen LNG ritel.

“Permintaan gas meningkat, dan kepastian pasokan menjadi krusial. Kami juga tengah memperluas pasar ke wilayah Indonesia bagian tengah dan timur, di mana permintaan dari sektor industri serta kelistrikan cukup tinggi,” ujar Ratih.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, PGN akan menandatangani Perjanjian Jual Beli LNG (PJBLNG) dengan NES. Volume LNG yang akan disuplai berkisar antara 350.000 hingga 700.000 MMBTU per tahun. Adapun durasi penyaluran LNG berlangsung selama 5 (lima) tahun sejak PJBLNG berlaku efektif.

Selain itu, anak usaha PGN, PT PGN LNG Indonesia (PLI), dan anak usaha NES, PT Nusa Energi Sejati (NUSA), berencana membentuk konsorsium untuk mengoptimalkan fasilitas LNG Plant NES. Saat ini, PLI tengah melakukan due diligence terhadap LNG Plant NES sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Kami menargetkan peluncuran proyek LNG Plant setiap dua tahun, dengan harapan dalam lima tahun bisa membangun sekitar 50 fasilitas LNG dengan dukungan semua pihak, termasuk PGN Group,” kata Direktur NES, Hendradi J. Suryanto.

Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada September 2023. PGN dan NES berkomitmen untuk mengoptimalkan sumber daya domestik serta menekan impor energi, sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan ketahanan energi nasional.

Selain itu, PGN menegaskan bahwa seluruh proses bisnis LNG akan dijalankan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

“Proses bisnis yang transparan dan profesional akan menghasilkan kinerja yang lebih optimal, sekaligus mendukung efisiensi energi nasional,” pungkas Ratih.

Sinergi PLN dan ATR/BPN Jabar-Jateng, Dukung Pengamanan Aset Negara

0

BANDUNG (Pertamanews.id) – Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (PLN UIP JBT) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Jawa Barat dan juga Jawa Tengah.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat sinergi antar kedua belah pihak dalam rangka pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Selain itu juga, audiensi ini juga dimaksudkan untuk pengamanan aset negara berupa tanah yang digunakan untuk proyek pembangunan.

Seiring dengan upaya PLN untuk terus memperluas dan memperkuat jaringan kelistrikan di seluruh Indonesia, kebutuhan untuk penambahan infrastruktur ketenagalistrikan pun menjadi terus meningkat.

Oleh karena itu, kegiatan audiensi ini menjadi sangat penting untuk menyelaraskan kebutuhan lahan untuk proyek pembangunan dengan kondisi asli di lapangan.

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro menyampaikan bahwa melalui sinergi ini, diharapkan proses penerbitan sertifikat tanah dapat berjalan lebih lancar dan tentunya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kerja sama antara PLN dan ATR/BPN sangat krusial dalam mewujudkan visi PLN untuk menyediakan akses listrik yang merata dan berkualitas. Kami menyadari bahwa pengadaan tanah dan pensertifikatannya adalah salah satu tantangan utama dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, terutama untuk proyek-proyek besar. Oleh karena itu, kolaborasi ini sangat penting agar seluruh proses dapat berjalan dengan efisien, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku,” kata Anggoro.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Jawa Barat, Yuniar Hikmat Ginanjar, memberikan apresiasi terhadap komitmen PLN dalam menjaga kelancaran pasokan listrik melalui penambahan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Jawa Barat.

“Sinergi antara ATR/BPN dan PLN adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa aset negara berupa tanah yang dikelola oleh PLN dapat terlindungi dengan baik. Kami akan terus mendukung penuh upaya-upaya yang dilakukan PLN untuk menjaga kelancaran operasional mereka, serta memastikan keberlanjutan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Jawa Barat,” kata Yuniar.

Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Jawa Tengah, Lampri, turut memberikan komentarnya terkait pentingnya kolaborasi antara kedua institusi.

“Di Jawa Tengah, kami sangat mendukung setiap upaya PLN dalam mewujudkan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui audiensi ini, kami semakin yakin bahwa dengan kerja sama yang erat, pengamanan aset tanah negara dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat waktu,” ujar Lampri.

Anggoro menambahkan PLN UIP JBT juga berharap, melalui dukungan penuh dari ATR/BPN, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan akan semakin optimal dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Jawa Barat dan Jawa Tengah serta seluruh wilayah Indonesia.

“Kami juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN yang terus mendampingi kami baik secara admnistrasi dan juga di lapangan. Tentunya dengan dukungan dari ATR/BPN, kami optimis dapat terus mempercepat pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat,” tutup Anggoro.

Melalui audiensi ini, PLN dan ATR/BPN menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi demi kemajuan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Keduanya sepakat bahwa kerja sama ini akan memberikan dampak positif bagi masyarakat yaitu penyediaan listrik yang lebih baik dan juga bagi PLN yakni pengelolaan dan pengamanan aset tanah.

Nikmati Hidangan Berkelas di ‘Iftar Moments’ Padma Hotel Semarang, Perpaduan Tradisi dan Global Taste

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Memasuki bulan Ramadan tahun ini, Padma Hotel Semarang dengan hangat mengundang untuk menikmati program ‘Iftar Moments’ di Semawis All-Day Dining, di mana tradisi kuliner bertemu dengan cita rasa global.

Mulai tanggal 1 hingga 28 Maret 2025, nikmati hidangan dan pencuci mulut istimewa yang telah dikurasi untuk membuat momen berbuka puasa menjadi tak terlupakan.

Para tamu akan dimanjakan dengan sajian mewah berupa buffet yang menghadirkan menu seperti Nasi Biryani dengan Lamb Ouzi, Beef Kofta, dan Rosemary Chicken, serta favorit lokal seperti Bubur Manis Campur, Kunafa, Umm Ali, dan Baklava.

Setiap hidangan dirancang untuk memanjakan selera dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Program ‘Iftar Moments’ di Padma Hotel Semarang akan berlangsung pada tanggal 1 – 28 Maret 2025 pukul 17.30 – 20.30 WIB, dengan harga IDR 349.000++ per orang, dilengkapi penawaran eksklusif untuk pemesanan meja berisi 10 orang serta hiburan musik live yang akan menambah kehangatan suasana.

“Kami di Padma Hotel Semarang sangat berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman Ramadan yang berkesan bagi para tamu kami. Melalui program Iftar Moments dan Eid Hampers, kami tidak hanya menawarkan kuliner berkualitas, tetapi juga menghidupkan semangat kebersamaan dan berbagi selama bulan suci ini,” ujar Yani Suwanda, General Manager Padma Hotel Semarang.
Selain itu, rasakan semangat berbagi dengan Eid Hampers dari Goolali Gelato Bar & Patisserie, yang tersedia sepanjang bulan Maret 2025.

Berisi berbagai sajian khas seperti Lapis Legit, Galette, Nastar, Kastangel, Pistachio, Medjool Date, Chocorons, dan Chocolate Praline, dan ini dirancang elegan dan sempurna untuk perayaan pribadi atau hadiah istimewa bagi orang terdekat.

Rayakan kebahagiaan Ramadan bersama Padma Hotel Semarang dan buat momen Iftar Anda menjadi lebih bermakna.

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, silahkan kunjungi website kami di https://padmahotelsemarang.com/events/iftar-moments.php atau bisa menghubungi kami melalui WhatsApp +62 811-2948-698 atau melalui email di FBMarketing.Semarang@padmahotels.com.

KIW Terapkan Circular Economy dan Energi Terbarukan, Wujudkan Kawasan Industri Modern dan Hijau

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), salah satu anggota Holding BUMN Danareksa, terus menunjukkan komitmennya untuk mewujudkan kawasan industri yang modern dan ramah lingkungan dengan menciptakan lingkungan industri yang nyaman, tertata, dan berdaya saing melalui program beautifikasi kawasan.

Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik investasi, kesejahteraan pekerja, serta mendukung keberlanjutan lingkungan dalam ekosistem industri yang modern.

Direktur Utama KIW, Ahmad Fauzie Nur, menyatakan, komitmen untuk menjadikan Kawasan Industri Wijayakusuma lebih hijau, rapi, dan nyaman bagi investor, pekerja, serta masyarakat sekitar.

” Beautifikasi ini merupakan langkah strategis dalam menciptakan kawasan industri yang tidak hanya produktif, tetapi juga nyaman dan berkelanjutan,” ujar Fauzie.

Program beautifikasi KIW mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan ruang terbuka hijau, peningkatan infrastruktur jalan, pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT), hingga revitalisasi fasad bangunan.

Selain itu, sebagai dukungan terhadap UMKM khususnya para pedagang kaki lima (PKL), KIW telah menyiapkan area foodcourt khusus di beberapa titik kawasan untuk memberikan kenyamanan bagi para pekerja serta pelaku usaha.

Lebih dari sekadar memperindah kawasan, program ini juga bertujuan meningkatkan produktivitas pekerja dengan menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan kondusif.

Infrastruktur yang lebih baik serta suasana yang lebih asri diyakini akan berdampak positif terhadap kesejahteraan pekerja dan daya saing industri di dalam kawasan.

Selain aspek estetika dan kenyamanan, KIW juga berfokus pada keberlanjutan lingkungan dengan mengoptimalkan sistem pengelolaan sampah dan drainase untuk mencegah banjir serta menjaga kebersihan kawasan.

Saat ini, KIW telah memiliki sistem pengolahan sampah terpadu yang memungkinkan limbah diolah menjadi produk bernilai ekonomis, mengurangi pencemaran lingkungan, serta menjadi langkah nyata dalam penerapan konsep circular economy.

“Dengan berbagai inisiatif ini, kami optimistis bahwa KIW dapat terus berkembang menjadi kawasan industri yang modern, hijau, inklusif, dan berdaya saing global. Kami ingin menjadikan KIW sebagai destinasi utama bagi investor dan turut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Jawa Tengah,” pungkas Fauzie.

Setelah Dua Dekade, Kejati Jateng Sukses Selesaikan Sengketa Aset Kebondalem Purwokerto

0

PURWOKERTO (Pertamanews.id) – Dalam sebuah langkah yang membanggakan dan penuh prestasi, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah berhasil menyelesaikan sengketa hukum yang telah berlangsung selama hampir dua dekade. Aset kompleks Kebondalem di Purwokerto akhirnya resmi diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas setelah 19 tahun terlibat dalam proses hukum yang panjang.

Penyerahan aset ini dilakukan pada Selasa (4/3/2025) di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Dr. H. Ponco Hartanto, SH, MH., kepada Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, MM.,juga dihadiri Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidus) Dr.Lukas Alexander Sinuraya, SH, MH di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwokerto, Selasa (4/3).

Gerak cepat yang dilakukan oleh Kejati Jateng dalam menangani sengketa ini patut diapresiasi. Keputusan yang tuntas dalam waktu yang relatif singkat ini menunjukkan komitmen Kejati Jateng dalam menjaga aset negara dan memastikan bahwa proses hukum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kajati Jateng, Dr. Ponco Hartanto, menjelaskan bahwa pengembalian aset dilakukan setelah seluruh proses hukum diselesaikan tanpa ada celah yang membebani negara.

“Prinsip utama dalam kasus ini adalah asset recovery—memastikan bahwa aset negara kembali dengan status hukum yang jelas. Dengan begitu, tidak ada potensi kerugian negara lagi, dan kami nyatakan bahwa kasus hukum ini selesai tanpa perlu dilanjutkan ke tahap berikutnya,” ujar Dr. Ponco Hartanto.

Sementara itu, Bupati Banyumas, Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kejati Jateng atas kerja keras dalam menyelesaikan sengketa yang telah berlarut-larut ini. “Ini adalah langkah besar untuk Kabupaten Banyumas. Kami sangat berterima kasih atas dedikasi dan profesionalisme Kejati Jateng dalam mengembalikan aset ini kepada negara,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Pemkab Banyumas akan segera berkoordinasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan penilaian ulang terhadap aset Kebondalem sebelum merancang skema pemanfaatannya. Bupati Sadewo menegaskan, Pemkab Banyumas terbuka untuk kerja sama dengan investor yang ingin berkontribusi dalam pengembangan kawasan tersebut.

“Kami memiliki konsep pengelolaan yang akan kami sampaikan pada waktunya, namun yang jelas, setiap langkah akan kami ambil dengan profesional dan sesuai dengan pengawasan hukum,” tegas Bupati Sadewo.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Iwanuddin Iskandar, SH., MH., juga memberi apresiasi tinggi kepada Kejati Jateng atas keberhasilan menyelesaikan sengketa aset ini. Ia berharap, dengan tuntasnya aspek hukum, Pemkab Banyumas dapat lebih fokus pada aspek administratif dan pengelolaan fisik kawasan Kebondalem.

Keberhasilan ini bukan hanya prestasi besar dalam penanganan sengketa aset, tetapi juga menunjukkan langkah cepat dan efektif Kejati Jateng dalam menyelesaikan masalah hukum yang kompleks. Hal ini memperlihatkan bahwa dengan kerja sama yang baik antara pihak pemerintah dan aparat hukum, penyelesaian masalah yang berkepanjangan dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Dengan penyelesaian sengketa ini, Pemkab Banyumas kini memiliki kesempatan untuk memanfaatkan aset Kebondalem secara maksimal demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Banyumas.

Bekasi Terdampak Banjir, KAI Daop 1 Jakarta Pastikan Keselamatan Penumpang Tetap Utama

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api (KA) di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya yang terdampak banjir.

Banjir di wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya menyebabkan beberapa ruas jalan tergenang air dan menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

Demikian juga di sekitaran perlintasan sebidang KA, di JPL 78 dan JPL 81 Stasiun Bekasi juga mengalami hal yang sama.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko menyatakan bahwa sejak pukul 04.20 WIB petugas Jalan Rel dan Jembatan KAI Daop 1 Jakarta terus memantau kondisi ketinggian air sungai yang tidak seperti biasanya.

Kondisi Perjalanan KA

Ixfan menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak mengganggu perjalanan kereta api, baik itu kereta api jarak jauh (KAJJ), maupun KA Lokal (CL).

“Namun demikian petugas KAI Daop 1 Jakarta tetap siaga pada titik-titik yang menjadi pantauan khusus tersebut,” imbuhnya.

Akibat dari kemacetan yang terjadi di perlintasan sebidang sebelumnya, terdapat beberapa KAJJ maupun CL yang mengalami sedikit gangguan kelambatan, diantaranya yaitu:

KA Jarak Jauh (KAJJ):

  • KA 281 (Bengawan) terlambat 10 menit
  • KA 255 (Jaka Tingkir) terlambat 12 menit
  • KA 121 (Cakrabuana) terlambat 13 menit
  • KA 117 (GunungJati) terlambat 18 menit
  • KA 178 (Tawangjaya Premium) terlambat 14 menit
  • KA 110 (Fajar Utama Yk) terlambat 18 menit
  • KA 46 (Taksaka) terlambat 14 menit
  • KA 106 (Gajahwong) terlambat 14 menit

Commuter Line (CL):

  • KA 6013 (CL Ckr-Kpb) terlambat 13 menit
  • KA 5063 (CL Ckr-Kpb) terlambat 12 menit
  • KA 5038 (CL Kpb-Ckr) terlambat 20 menit
  • KA 5044 (CL Ak-Ckr) terlambat 14 menit
  • KA 5514 (CL Kpb-Ckr) terlambat 17 menit

Selain itu dampak banjir mengakibatkan genangan air di sekitaran Stasiun Bekasi, sehingga LIstrik dari PLN dan Genset harus dimatikan.

Telah dilakukan koordinasi dengan BTP Jakban terkait hal tersebut. Dengan padamnya aliran listrik di Stasiun Bekasi fasilitas penumpang seperti lift dan eskalator juga tidak dapat dioperasikan.

Atas terjadi kelambatan dan gangguan pelayanan di Stasiun Bekasi, KAI Daop 1 Jakarta memohon maaf kepada para pelanggan KA, baik itu KAJJ maupun KA Lokal.

Komitmen KAI

“KAI Daop 1 Jakarta terus berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dan perjalanan kereta api. Petugas di lapangan akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan terhadap perjalanan kereta api agar tidak menimbulkan gangguan selama perjalanan,” pungkas Ixfan.

Informasi Lebih Lanjut

Kami sangat mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah berkontribusi dalam menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api sebagai moda transportasi publik. Jika masyarakat mengetahui adanya kondisi yang berpotensi membahayakan di sekitar jalur rel, harap segera melaporkannya kepada petugas di stasiun terdekat atau melalui:

Ramadan Menjadi Momentum Agustina untuk Memperkuat Silaturrahmi

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Semarak Ramadan semakin terasa di Kota Semarang dengan digelarnya Tarawih Keliling (Tarling) Forkopimda pada Senin (3/3) malam di Rumah Dinas Wali Kota Semarang.

Meski sempat diguyur hujan, antusiasme masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan Tarling tersebut sangat tinggi.

Agustina, wali kota Semarang yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat warga dan para tokoh yang hadir.

“Hujan tadi tidak mengurangi semangat teman-teman untuk hadir, dan banyak tokoh yang ikut serta,” ujarnya.

Kegiatan Tarling ini akan menjadi agenda rutin yang terus berlanjut, baik di rumah dinas maupun di berbagai lokasi lainnya di Kota Semarang.

“Kita ingin membangun ambience Kota Semarang sebagai kota yang merayakan dan menjalankan ibadah Ramadan dengan sungguh-sungguh, sehingga proses menuju Idul Fitri bisa benar-benar terasa nyaman,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, Pemerintah Kota Semarang membuka akses Rumah Dinas Wali Kota untuk digunakan dalam berbagai kegiatan selama tidak berbenturan dengan agenda lain.

“Rumah dinas ini boleh dipakai siapa saja untuk kegiatan masyarakat. Pemerintah Kota Semarang akan memfasilitasi dalam bentuk konsumsi atau sarana lain, sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Agustina.

Selain Tarling, rangkaian kegiatan Ramadan di Kota Semarang juga mencakup buka puasa bersama yang digelar secara gotong royong oleh Pemkot dan berbagai elemen di 16 kecamatan.

Ada pula bazar serta berbagai kegiatan lain yang berlangsung sejak awal Bulan Ramadan hingga Syawal.

Agustina juga menekankan bahwa momentum Ramadan ini harus dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.

“Ini bukan sekadar ibadah, tapi juga kebersamaan. Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi, menahan diri, dan memperkuat nilai-nilai persatuan. Semoga semua program yang telah dirancang bisa berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Acara Tarling di Rumah Dinas Wali Kota ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, jajaran Forkopimda kota Semarang, tokoh agama, organisasi masyarakat seperti Ansor dan PCNU, serta warga sekitar.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu kegiatan ini mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan di Kota Semarang.

Menutup sambutannya, Agustina mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.

“Mari kita manfaatkan bulan Ramadan ini untuk meningkatkan ibadah dan amal shaleh, serta memperkuat persatuan dan kesatuan di Kota Semarang. Semoga Ramadan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.

KAI Daop 4 Semarang Putuskan Larang Ngabuburit si Perlintasan Kereta Api

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menegaskan larangan bagi masyarakat untuk beraktivitas di jalur kereta api, termasuk saat menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit selama bulan Ramadhan.

Aktivitas ini sangat berbahaya dan dapat mengancam keselamatan, baik bagi masyarakat sendiri maupun perjalanan kereta api.

“Selama bulan suci Ramadhan, masih ditemukan masyarakat yang berkumpul atau bermain di sekitar jalur rel kereta api, baik saat sahur maupun menjelang berbuka. KAI dengan tegas melarang masyarakat berada di jalur kereta api untuk aktivitas apa pun selain kepentingan operasional kereta api,” jelas Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo.

Larangan beraktivitas di jalur kereta api telah ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 181 Ayat (1), yang menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api, ataupun menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain selain angkutan kereta api.

Pelanggaran terhadap aturan ini dapat dikenakan sanksi pidana berupa penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta sebagaimana yang diatur dalam Pasal 199 UU 23 Tahun 2007.

Meningkatnya frekuensi perjalanan kereta api khususnya selama masa angkutan Lebaran menjadikan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menghindari kebiasaan berbahaya ini.

Saat asyik bermain atau bersantai, masyarakat kerap tidak menyadari bahwa mereka berada di area terlarang yang dapat mengancam keselamatannya sendiri.

Sebagai upaya pencegahan, KAI secara aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, termasuk mengunjungi sekolah-sekolah dan berbagai komunitas guna meningkatkan kesadaran akan bahaya beraktivitas di sekitar jalur rel.

Selain edukasi, KAI juga terus memperkuat patroli keamanan di area jalur kereta api dengan menambah jumlah personel yang bertugas di titik-titik rawan guna menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

“KAI bekerja sama dengan aparat setempat untuk meningkatkan pengamanan di daerah yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtib). Personel keamanan juga disiagakan di berbagai lokasi strategis, termasuk perlintasan sebidang yang tidak terjaga tetapi memiliki tingkat lalu lintas kendaraan bermotor yang tinggi,” tambah Franoto.

KAI selalu mengutamakan keselamatan penumpang serta masyarakat yang tinggal di sekitar jalur rel. Oleh karena itu, KAI mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dalam menjaga keamanan dengan tidak melakukan aktivitas di sekitar jalur rel.

Masyarakat yang melihat adanya aktivitas mencurigakan atau berbahaya di sekitar rel kereta api diimbau untuk segera melaporkannya kepada petugas KAI atau pihak berwenang guna mencegah potensi kecelakaan.

“KAI berharap dapat menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak, terutama selama momen Ramadhan dan menjelang Lebaran. Keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama,” tutup Franoto.