spot_img
Beranda blog Halaman 129

Nyalakan Semangat Laudato Si’, Keuskupan Agung Semarang Ajak Tiap Paroki Tanam Pohon

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 Keuskupan Agung Semarang (KAS), panitia perayaan mengajak setiap paroki untuk berpartisipasi dalam aksi penanaman pohon sebagai bagian dari upaya nyata menghidupi semangat Laudato Si’— gagasan Paus Fransiskus yang menyerukan pentingnya merawat Bumi sebagai rumah kita bersama.

Aksi ini tidak hanya bertujuan untuk memperingati perayaan besar tersebut, tetapi juga sebagai langkah konkrit untuk mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan di masing-masing wilayah.

Aksi penanaman pohon dimulai pada Minggu, 23 Februari 2025, di Gereja Katedral Semarang, di mana Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, bersama Vikaris Jenderal KAS, Romo FX. Sugiyono, memimpin penanaman 1 pohon Pule dan 3 pohon Tabebuya Laevis. Selain itu, Kepala Paroki Katedral didampingi Wakil Dewan Paroki serta Ketua dan Wakil Ketua Panitia HUT ke-85 KAS turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya di Katedral Semarang, Kevikepan Yogyakarta Barat juga turut menanam 4.200 pohon dari berbagai jenis sebagai bagian dari gerakan ini. Kegiatan serupa diharapkan juga dapat diikuti oleh berbagai paroki di seluruh Keuskupan Agung Semarang.

Kegiatan ini juga akan terus dikembangkan ke beberapa lokasi strategis, seperti kapel di pedesaan atau sekitar Gua Maria, yang memungkinkan masyarakat setempat untuk mendapatkan bantuan dalam penanaman tanaman buah yang sesuai dengan kondisi lahan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan ketahanan pangan.

Lebih lanjut, panitia juga berencana melaksanakan penanaman pohon dalam skala yang lebih besar di beberapa lokasi, seperti di Paroki Kudus atau Pati, sebagai bagian dari perayaan HUT KAS ke-85. Kegiatan ini tidak hanya akan menandai momentum penting dalam sejarah Keuskupan Agung Semarang, tetapi juga bertujuan untuk memberikan dampak positif bagi lingkungan dan komunitas.

Untuk mendukung keberlanjutan program ini, berbagai pihak terkait akan dilibatkan, seperti Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pertanian, Dinas Perkebunan, serta perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya, dalam penyediaan bibit pohon yang sesuai dengan kondisi daerah masing-masing.

Dalam sambutannya, Mgr. Rubiyatmoko menegaskan, “Penanaman pohon ini juga merupakan simbolisasi dari perkembangan iman yang semakin subur dan semakin banyak orang yang berteduh di bawahnya. Artinya, semakin banyak orang yang berlindung di bawah Kristus dan mengalami keselamatan yang diyakinkan.”

Mgr. Rubiyatmoko juga mengajak seluruh umat KAS untuk terlibat dengan saling bergandengan tangan, berjalan bersama sebagai pewarta sukacita, dan menjadi berkat bagi sesama, sesuai dengan tema HUT ke-85 KAS.

Mudik Nyaman! Daop 4 Semarang Siapkan 535 Ribu Kursi KA, Cek Ketersediaan Tiket

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan masa Angkutan Lebaran Tahun 2025 selama 22 hari, dimulai pada Jumat, 21 Maret 2025 (H-10) hingga Sabtu, 12 April 2025 (H+10).

Dalam periode ini, KAI Daop 4 Semarang menyiapkan total 535.282 tempat duduk bagi para pelanggan kereta api, atau rata-rata 24.331 tempat duduk per hari.

Pemesanan Tiket Telah Dibuka, Minat Penumpang Terus Meningkat

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pemesanan tiket untuk masa Angkutan Lebaran telah dibuka sejak 4 Februari 2025.
Hingga Selasa, 25 Februari 2025, jumlah keterisian tempat duduk mencapai 17 persen atau sebanyak 93.308 tiket dari total 535.282 tempat duduk yang tersedia untuk perjalanan dari stasiun-stasiun di wilayah Daop 4 Semarang ke berbagai tujuan.

Sementara itu, untuk tiket dengan tujuan ke wilayah Daop 4 Semarang pada masa masa angkutan lebaran, tercatat sebanyak 112.929 penumpang telah melakukan pemesanan. Puncak kedatangan favorit terjadi pada 28 Maret (H-3), 29 Maret (H-2), dan 30 Maret (H-1) 2025.

Arus Balik: Tiket ke Jakarta dan Bandung Menjadi Favorit

Pada arus balik, puncak keberangkatan penumpang dari wilayah Daop 4 Semarang diperkirakan terjadi pada 5 April hingga 7 April 2025 (H+4 hingga H+6).

Pada tanggal-tanggal favorit tersebut, kereta api dengan keberangkatan awal dari stasiun di wilayah Daop 4 Semarang menuju Jakarta dan Bandung telah mencatat tingkat keterisian di atas 95 persen.

“Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memilih tanggal keberangkatan yang masih tersedia tiketnya,” ujar Franoto.

734 Perjalanan KA Disiapkan, Petugas CSM dan Komunitas Pecinta KA Membantu Pelayanan Selama Masa Lebaran

Untuk mendukung kelancaran Angkutan Lebaran 2025, KAI Daop 4 Semarang mengoperasikan total 734 perjalanan kereta api, dengan rincian 558 KA jarak jauh dan 176 KA lokal. Rata-rata terdapat 33 perjalanan KA per hari yang siap mengantarkan penumpang ke berbagai kota tujuan.

Guna memberikan pelayanan terbaik, KAI Daop 4 Semarang akan menurunkan Petugas Customer Service Mobile (CSM) di stasiun-stasiun utama, seperti Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng, Stasiun Semarang Poncol, Stasiun Tegal, dan Stasiun Pekalongan.

Selain itu, komunitas pecinta kereta api juga turut berpartisipasi dalam membantu layanan penumpang di beberapa stasiun, termasuk Stasiun Pemalang dan Stasiun Cepu.

Perjalanan Mudik Aman, Nyaman, dan Berkesan

“Kami berkomitmen untuk memastikan perjalanan mudik dengan kereta api tetap aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. Dengan persiapan matang dan dukungan dari berbagai pihak, kami berharap Angkutan Lebaran 2025 berjalan dengan lancar dan dapat memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Franoto.

Untuk informasi lebih lanjut terkait penjualan tiket lebaran, masyarakat dapat menghubungi layanan Customer Service di stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon 121, WhatsApp di 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau akun media sosial KAI121.

Strategi Matang! RSI Sultan Agung Semarang Perkuat Layanan Jantung Terpadu

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Komitmen RSI Sultan Agung Semarang ( RSI-SA) dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal terus diupayakan.

Kali ini, RSI-SA bersiap mengembangkan layanan Sultan Agung Cardiovascular Center yang tidak hanya unggul dalam teknologi, tetapi juga mengedepankan pelayanan Islami dan holistik.

Dalam pertemuan eksklusif di Pesta Keboen Restoran, Semarang, jajaran direksi, tim bedah jantung, dan menejemen pelayanan medis berkumpul untuk mematangkan strategi layanan jantung terpadu.

Direktur Utama RSI Sultan Agung, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B pada sambutannya menyampaikan harapannya untuk menjadikan Sultan Agung Cardiovascular Center enter sebagai pusat rujukan layanan jantung.

“ini akan kita dorong penuh step by step,” ungkap dr. Uji beberapa waktu yang lalu.

Ketua Tim Bedah Jantung RSI-SA -, dr. Sahal Fatah, Sp.BTKV, menyampaikan bahwa hingga saat ini timnya telah melakukan sekitar 3.931 tindakan bedah jantung, mencakup berbagai tingkat kesulitan, mulai dari kasus ringan hingga operasi yang kompleks.
Angka ini mencerminkan pengalaman dan kapabilitas tim dalam menangani pasien dengan beragam kondisi kardiovaskular.

“Sedangkan yang antri untuk tindakan bedah jantung sampai bulan Mei tahun 2026,” kata dr. Sahal.

Tindakan bedah jantung seperti prosedur bypass arteri koroner (CABG), Bedah katup jantung (Mitral, Aorta), Kelainan jantung bawaan (ASD.VSD), dan aneurisma aorta biasanya dilaksanakan di RSUP Dr Kariadi Semarang.

Namun sekarang, Tim Bedah Jantung Sultan Agung Cardiovascular Center juga dapat melaksanakan tindakan tersebut. dr. Sahal berharap Sultan Agung Cardiovascular Center dapat mengurangi antrian tindakan bedah jantung dengan menjangkau pasien dari daerah Pantura, seperti Rembang, Pati, Kudus, dan Jepara sehingga pasien dapat segera ditangani tanpa menunggu antrian yang terlalu lama.

dr. Wahyu Wiryawan, Sp.B, Sp.BTKV (K) selaku anggota Tim Bedah Jantung mengungkapkan RSISA Semarang menjadi pionir Rumah Sakit Islam pertama yang melaksanakan tindakan bedah jantung.

“Setahu saya memang rumah sakit islam pertama di Indonesia yang melakukan bedah jantung adalah RSI Sultan Agung,” terangnya.

dr. Wahyu berkomitmen untuk terus mendukung layanan bedah jantung agar terus berkembang dan memperkuat Sultan Agung Cardiovascular Center Semarang.
“Jadi kita harapkan akan memperkuat kualitas pelayanan, kami selalu bersiap untuk mendukung RSISA Semarang,” imbuhnya.

Kepala Instalasi Sultan Agung Cardiovascular Center, dr. Adhitia Budy Prakoso, Sp.JP(K) FIHA menyampaikan Kardiolog di RSI-SA saat ini sudah subpesialis.

“Alhamdulillah semuanya sudah sub, jadi intervensi ada dua, aritmia dr. Pipin, imaging dr. Dhira dan sebentar lagi ada dr. Ali sub heart failure, sebentar lagi ada yang apply dari sub lain,” ungkap dr. Adhit.

Dalam upaya mengembangkan Sultan Agung Cardiovascular Center, dr. Adhit dan dr. Pipin terus menjaga komitmen agar jika ada kardiolog yang praktik di Sultan Agung Cardiovascular Center sudah memiliki kompetensi subspesialis.

Direktur Pelayanan Medis dan Keperawatan Sultan Agung Cardiovascular Center Semarang, dr. Vito Mahendra, M.Si.Med, Sp.B., Subsp.BD (K), menekankan bahwa kerja sama harmonis antara kardiolog dan tim bedah jantung telah menjadi kekuatan utama dalam pengembangan layanan Sultan Agung Cardiovascular Center.

Bersama Berziarah, Berbagi Berkah; Keuskupan Agung Semarang Mulai Rangkaian Hari Ulang Tahun ke-85

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Keuskupan Agung Semarang (KAS) secara simbolis membuka rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 dengan Ekaristi Promulgasi Logo dan Penanaman Pohon di Gereja Katedral Semarang.

Perayaan ini dipimpin oleh Uskup Keuskupan Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, dan dihadiri oleh umat serta panitia HUT KAS. Selain itu, kegiatan Donor Darah di Paroki Girisonta juga turut meramaikan pembukaan rangkaian HUT ini.

Makna Tema & Logo

Mengusung tema “Bersama Berziarah, Berbagi Berkah”, perayaan HUT ke-85 KAS mencerminkan semangat spiritualitas peziarahan Gereja yang terus berkembang sepanjang sejarah.

Tema ini mengandung makna yang dalam, dimulai dengan kata “Bersama,” yang menekankan pentingnya kesatuan umat beriman, baik dalam komunitas Gereja lokal maupun sebagai bagian dari Gereja universal.

Hal ini mencerminkan bahwa Gereja adalah umat Allah yang berjalan bersama, sesuai dengan nilai sinodalitas yang ditekankan oleh Paus Fransiskus.

Kata “Berziarah” mengingatkan umat bahwa hidup beriman adalah perjalanan menuju kekudusan, seperti perjalanan umat Allah dalam Perjanjian Lama menuju Tanah Terjanji. Perjalanan ini juga menggambarkan 85 tahun Keuskupan Agung Semarang dalam pelayanan dan pewartaan yang terus berlangsung.

Terakhir, “Berbagi Berkah” mengandung panggilan untuk menyebarkan kebaikan Tuhan yang diterima, baik melalui aksi, edukasi, refleksi, maupun selebrasi liturgi dan non-liturgi.

HUT ke-85 KAS diharapkan menjadi momentum yang mengajak seluruh umat, dari usia dini hingga dewasa, untuk bersama-sama berjalan dalam peziarahan iman, menjadi saksi kasih Allah, dan berbagi berkah kepada sesama.

Burung pelikan dalam logo HUT ke-85 KAS yang dalam ikonografi Katolik melambangkan pengorbanan dan kasih Kristus. Logo Burung Pelikan diambil dari Tongkat Uskup KAS dan logo uskup Kardinal Darmajuwana. Ungkapan “Pie Pelicane” berasal dari hymne St. Thomas Aquinas ”Adoro Te Devote”, yang dinyanyikan dalam penghormatan kepada Sakramen Mahakudus.

“Pelikan yang baik hati”, merujuk pada legenda bahwa pelikan akan melukai dirinya sendiri untuk memberi makan anak-anaknya dengan darahnya saat mereka kelaparan. HUT ini dipusatkan kepada Yesus Kristus, sang Pie Pellicane. Anak burung pelikan tegak ke atas menyimbolkan hasil dari pengorbanan adalah kehidupan.

Angka 85 merujuk kepada ulang tahun ke-85 KAS yang berdiri pada 25 Juni 1940 melalui Constitutio Apostolica Vetus de Batavia oleh Paus Pius XII. Pada tanggal 1 Agustus 1950 Romo Albertus Soegijapranata, SJ, romo Paroki Bintaran, diangkat menjadi Vikaris Apostolik pertama.

Penanaman Pohon

Sebagai bagian dari upaya Gereja menghidupi semangat Laudato Si’ dalam merawat Bumi, rumah kita bersama, Keuskupan Agung Semarang mengadakan penanaman pohon di Gereja Katedral Semarang pada 23 Februari 2025. Aksi ini juga menjadi bagian dari komitmen Gereja untuk mendukung pelestarian lingkungan hidup dan ketahanan pangan. Pohon yang ditanam meliputi pohon Pule dan Tabebuya Laevis, yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas dan lingkungan sekitar.

Tak hanya di Katedral Semarang, Kevikepan Yogyakarta Barat juga turut menanam 4.200 pohon dari berbagai jenis sebagai bagian dari gerakan ini. Kegiatan serupa diharapkan juga dapat diikuti oleh berbagai paroki di seluruh Keuskupan Agung Semarang.

Donor Darah

Aksi sosial lainnya dalam rangkaian HUT ke-85 KAS adalah kegiatan donor darah. Kegiatan ini dimulai di Paroki Girisonta dengan lebih dari 30 pendonor yang terlibat pada 23 Februari 2025. Selain menjadi aksi kemanusiaan, kegiatan ini sekaligus merupakan bentuk kepedulian Gereja terhadap kebutuhan darah di masyarakat dan memberikan kontribusi langsung kepada mereka yang membutuhkan. Nantinya, kegiatan donor darah juga akan dilakukan di berbagai paroki di Keuskupan Agung Semarang.

Rangkaian Acara

Keuskupan Agung Semarang terus berkomitmen memberikan diri untuk perkembangan Gereja dan Bangsa Indonesia. Berkah yang diterima bukanlah berkah dalam arti kemakmuran atau kekuasaan duniawi, tetapi berkah rohani dalam bentuk bertumbuhnya iman, harapan, dan kasih di antara umat. Beberapa acara yang telah direncanakan dalam rangkaian perayaan HUT ke-85 KAS antara lain:

  • Promulgasi Logo dan Tema – Minggu, 23 Februari 2025, di Katedral Semarang
  • Aksi Donor Darah – Dilaksanakan di Paroki-paroki KAS (Februari – Desember 2025)
  • Aksi APP Berbagi Alat Sekolah Pantas Pakai – Paskah 2025
  • Aksi Lomba Lagu, Paduan Suara, Storytelling – Tanggal akan diumumkan
  • Refleksi: Pemberian Sarikrama Award, Seminar Sejarah KAS – Tanggal akan diumumkan
  • Edukasi Mengenai Semangat HUT KAS – Tanggal akan diumumkan
  • Selebrasi: Pesta Umat dan Misa Akbar pada Minggu, 29 Juni 2025, di Stadion Jatidiri Semarang, yang akan dihadiri oleh 18.000 umat Katolik.

Perayaan HUT ke-85 Keuskupan Agung Semarang ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang syukur atas perjalanan panjang 85 tahun, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh umat untuk saling mendukung dalam perjalanan iman dan berbagi berkah kepada sesama.

Sido Muncul Pertahankan Proper Emas dan Green Leadership Utama, Bukti Komitmen Lingkungan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penghargaan ini adalah yang kelima kalinya diraih oleh perusahaan ini secara berturut-turut. Selain itu, Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, juga mendapatkan penghargaan Green Leadership Utama, yang merupakan penghargaan untuk pemimpin perusahaan yang berhasil menerapkan kebijakan lingkungan luar biasa.

Irwan Hidayat menyampaikan bahwa Proper Emas yang diraih merupakan hasil komitmen Sido Muncul untuk menjaga kelestarian lingkungan.

“Kami merasa bangga dapat menerima penghargaan Proper Emas untuk kelima kalinya. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam berkontribusi menjaga lingkungan,” kata Irwan Hidayat saat menghadiri acara Anugerah Lingkungan Proper 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (24/2).

Penghargaan ini juga didasari oleh sejumlah inovasi yang dilakukan Sido Muncul untuk menjaga kelestarian lingkungan, seperti upaya pengelolaan eceng gondok di Rawa Pening, Jawa Tengah. I

Menurutnya, perusahaan sedang berupaya mengurangi populasi eceng gondok dan mengubahnya menjadi bahan bakar baru yang ramah lingkungan.

“Kami sedang berusaha untuk mengatasi masalah eceng gondok di Rawa Pening dan menjadikannya sumber energi baru,” ungkap Irwan.

Selain itu, Sido Muncul juga berhasil melakukan efisiensi energi dengan mengurangi penggunaan Bioetanol sebanyak 12,9 ton dan berhasil melestarikan 16 ekor elang di Agrowisata Sido Muncul.

Di sisi lain, perusahaan ini juga berupaya menghemat air dengan menggunakan teknologi canggih dalam proses produksi, termasuk dalam proses cleaning in place untuk menghemat 3 m3 air bersih pada produk Tolak Angin Cair.

Sido Muncul juga berfokus pada penggunaan energi terbarukan, seperti solar panel dan pemanfaatan limbah pabrik untuk pembakaran yang menghasilkan energi biomassa.

“Kami hampir 100% menggunakan energi baru terbarukan dan mengelola sampah secara mandiri tanpa membebani pemerintah,” tambah Irwan.

Pengelolaan sampah yang dilakukan Sido Muncul melibatkan penggunaan limbah jamu untuk diolah kembali menjadi pupuk organik.

Pemberdayaan Masyarakat di Sekitar Pabrik

Manajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga turut memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik.

Sido Muncul bekerja sama dengan masyarakat untuk program-program pemberdayaan, seperti kelompok petani alpukat dan sapi perah.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi langkah-langkah yang diambil Sido Muncul.

Menurutnya, perusahaan ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya terkait dengan pengelolaan air dan inovasi di Rawa Pening.

“Sido Muncul memiliki keseriusan dalam mengelola lingkungan, dan Green Leadership Utama ini pantas diterima oleh Irwan Hidayat,” katanya.

Ketua Dewan Pertimbangan Proper, Sudharto P Hadi menilai bahwa penghargaan Proper Emas menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperhatikan lingkungan dengan mengelola sampah, mengurangi emisi, serta meningkatkan efisiensi energi.

Proper Emas juga mencerminkan perusahaan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan lingkungan dari hulu hingga hilir.

Proper Emas merupakan bentuk dari keseriusan perusahaan dalam mencapai standar tinggi dalam pengelolaan lingkungan.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada peningkatan kesadaran perusahaan untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, yang tercermin dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Dengan penghargaan ini, Sido Muncul semakin memantapkan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya peduli terhadap kesehatan manusia tetapi juga terhadap keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.

Ini Penjelasan KAI Daop 1 Jakarta Tentang Tanggung Jawab Perlintasan Sebidang Usai Insiden KRL di Gunung Putri

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menanggapi atas pemberitaan yang berkaitan dengan tanggung jawab perlintasan sebidang jalur Kereta Api (KA), pada KM 700+3/4 petak jalan antara nambo – cibinong kampung karangan tua RT 02 RW 08 Desa Karangan,Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, setelah adanya pengguna jalan yang menemper Kereta Api atau KRL pada hari Kamis (13/2/2025).

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko mengatakan, sehubungan dengan pemberitaan disalah satu media online, perlu kami sampaikan bahwa terkait aturan pembangunan atau pembuatan palang pintu perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan umum telah diatur undang-undang.

“Kami merasa perlu memberikan klarifikasi guna meluruskan informasi secara koperhesif sesuai aturan atau prosedur yang belaku. Berdasarkan regulasi yang berlaku di Indonesia, aturan mengenai perlintasan sebidang telah diatur dengan jelas dalam berbagai peraturan perundang-undangan,” ujar Ixfan.

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang PerkeretaapianPasal 91 ayat (1) mengatur bahwa perpotongan antara jalur kereta api dan jalan seharusnya dibuat tidak sebidang.

Pasal 92 ayat (1) menyatakan bahwa pembangunan infrastruktur yang berpotongan dengan jalur kereta api harus mempertimbangkan kepentingan umum dan keselamatan perjalanan kereta api.
Pembangunan tersebut wajib mendapatkan izin dari pemilik prasarana perkeretaapian (dalam hal ini adalah pemerintah).

“Tanggung jawab pembangunan, pengoperasian, perawatan, dan keselamatan perpotongan jalur kereta api dan jalan berada pada pemegang izin (bukan PT KAI), ” jelas Ixfan.

Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api
Pasal 110 mewajibkan perlintasan sebidang dilengkapi dengan rambu, marka, sinyal, dan alat pengamanan lainnya.

Pasal 111 mengatur bahwa pengelola jalan harus bekerja sama dengan penyelenggara perkeretaapian dalam pengelolaan perlintasan sebidang.

Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang Mengatur jenis perlintasan sebidang (resmi dan liar), kriteria keselamatan, serta pihak yang bertanggung jawab.

Standar palang pintu perlintasan harus memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan.

Surat Edaran Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub No. 3 Tahun 2021 mewajibkan evaluasi dan peningkatan keselamatan perlintasan sebidang, termasuk pemasangan palang pintu otomatis di titik rawan.

Berdasarkan peraturan-peraturan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembuatan palang pintu perlintasan sebidang harus memenuhi regulasi yang berlaku.

Ixfan menegaakan bahwa tanggung jawab pemasangan palang pintu bukan berada pada PT KAI, melainkan menjadi tanggung jawab pemerintah atau pemilik jalan sesuai kewenangannya.

“Kami berharap klarifikasi ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat serta mendorong media untuk menyajikan informasi yang lebih akurat dan berimbang dalam pemberitaannya. Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan merupakan prioritas utama yang harus dijaga bersama oleh semua pihak terkait,” tutup Ixfan

Sido Muncul Salurkan Rp 260 Juta untuk Operasi Bibir Sumbing di Lebak Banten

0

BANTEN (Pertamanews.id) – Bibir sumbing merupakan kelainan pada bibir dan langit-langit mulut yang dapat mempengaruhi kemampuan makan, berbicara, dan mendengar.

Di Indonesia, bibir sumbing menjadi masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian serius, mengingat dampaknya terhadap kualitas hidup penderitanya, terutama anak-anak. Penanganan dini sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Untuk membantu mengatasi hal itu, PT Sido Muncul Tbk melalui produk unggulannya, Kuku Bima, mengadakan operasi bibir sumbing dan langit-langit gratis untuk bayi dan anak-anak di Lebak, Banten, bekerja sama dengan Smile Train Indonesia.

Sebanyak 40 anak menjalani operasi di Rumah Sakit Misi Lebak, Banten, Sabtu (22/2). Sido Muncul menyumbangkan dana sebesar Rp 260 juta, yang diserahkan secara simbolis oleh Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, kepada Country Manager Smile Train Indonesia, Deasy Larasati, didampingi Direktur RS Misi Lebak, Drg. Palti Siregar.

Irwan Hidayat berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif pada hari itu, tetapi juga berkelanjutan bagi pasien-pasien berikutnya.

” Meskipun bibir sumbing bukan kondisi yang mengancam jiwa, tetapi dapat memengaruhi kehidupan anak-anak yang mengalaminya,” kata Irwan.

Sido Muncul berkomitmen memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam menekan angka penderita bibir sumbing.

Direktur RS Misi Lebak, Drg. Palti Siregar mengapresiasi dukungan Sido Muncul dan Smile Train Indonesia, serta mengungkapkan kebanggaannya menjadi bagian dari kegiatan sosial ini.

Selain operasi, rumah sakit juga memberikan pelatihan berbicara untuk membantu anak-anak yang menjalani operasi agar dapat hidup lebih sehat dan percaya diri.

Sementara itu, Deasy Larasati menjelaskan, Smile Train Indonesia sudah melaksanakan program operasi bibir sumbing di seluruh Indonesia, dengan total bantuan mencapai 500 pasien dalam tiga tahun terakhir.

Kegiatan ini merupakan pertama kali di Rangkasbitung, dan Sido Muncul turut berperan mendukung program tersebut. Deasy menekankan pentingnya penanganan dini agar kualitas hidup anak-anak dengan bibir sumbing dapat segera pulih.

RS Misi Lebak, menugaskan sejumlah dokter spesialis bedah plastik dan anestesi untuk memastikan kelancaran operasi.

Dr. dr. Karina, Sp. BP-RE, dokter bedah plastik yang bertugas, menjelaskan bahwa semakin cepat penanganan dilakukan, semakin baik hasilnya.

” Dengan operasi yang cepat dan tepat, pemulihan dapat lebih cepat dan hasilnya optimal,” kata dia.

Irwan Hidayat menambahkan, kontribusi ini merupakan bentuk rasa syukur atas perjuangannya menghadapi berbagai penyakit di masa kecil.

Ia merasa terinspirasi untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan ia percaya kontribusi terhadap masyarakat adalah kunci utama dalam menjalankan perusahaan, yang juga memberikan dampak baik bagi Sido Muncul.

Chania, ibu dari salah satu pasien, Dian Adhika Putri, mengucapkan terima kasih kepada Sido Muncul atas bantuan operasi bibir sumbing gratis untuk anaknya.

Meski terkejut mengetahui anaknya mengalami bibir sumbing, dengan dukungan keluarga dan kesempatan operasi gratis, Chania berharap anaknya dapat hidup lebih baik, lebih percaya diri, dan bebas dari beban sosial.

Hidangan Spesial Ramadan: ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta Siapkan 3 Ton Wagyu untuk Buka Puasa

0

YOGYAKARTA (Pertamanews.id) – Bulan suci Ramadhan akan segera tiba, momen di mana masyarakat berbondong-bondong merencanakan buka puasa bersama sahabat, kolega, dan keluarga tercinta.

Berbagai promo iftar mulai bermunculan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Tak ketinggalan, ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta, hotel bintang 5 yang berlokasi di Jl. Urip Sumoharjo No. 37, turut meramaikan bulan penuh berkah ini dengan menghadirkan paket iftar istimewa.

Mengusung tema “Waktunya Indonesia Berbuka: BUKBER WAGYU 3 TON”, masyarakat akan dimanjakan dengan hidangan buka puasa berbahan dasar daging wagyu yang melimpah, disajikan dalam berbagai kreasi cita rasa, mulai dari masakan Nusantara hingga hidangan internasional.

Beragam menu kuliner, seperti Wagyu Panggang, Wagyu Asap, Beef Black Pepper Wagyu, hingga sajian unik seperti Cilok Wagyu, Rendang Wagyu, dan Tahu Isi Wagyu, siap menggugah selera para tamu BUKBER WAGYU 3 TON.

Executive Chef ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta, Chef Jojo, menjelaskan bahwa ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta menghadirkan daging wagyu berkualitas dari Australia yang dijamin kelezatannya.

Dipadukan dengan teknik memasak khusus yang dikembangkan oleh tim dapur ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta, wagyu diolah hingga menghasilkan tekstur yang lembut dengan sensasi meleleh di mulut.

Tak hanya bagi pecinta daging, tamu yang tidak mengkonsumsi daging juga dapat menikmati beragam menu alternatif, seperti aneka mie, olahan ikan, dan olahan ayam yang tak kalah lezatnya.

Yusnie Azhari, Director of Sales and Marketing ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta, menambahkan bahwa tujuan dari BUKBER WAGYU 3 TON adalah agar masyarakat yang berada di Yogyakarta dapat menikmati daging wagyu dengan sentuhan kreativitas khas Chef Jojo.

Program ini juga bertujuan untuk memperkenalkan bahwa daging premium seperti wagyu dapat dikreasikan dengan cita rasa Nusantara.

Diharapkan, BUKBER WAGYU 3 TON menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbuka puasa di bulan suci Ramadhan.
Untuk menikmati BUKBER WAGYU 3 TON, tamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 250.000,- per orang.

Selain itu, tamu berkesempatan memenangkan berbagai voucher menarik yang akan diundi setiap minggunya. BUKBER WAGYU 3 TON akan berlangsung selama bulan Ramadhan di TERA All Day Dining, Ground Floor ARTOTEL Suites Bianti – Yogyakarta.

Dukungan Massal, Puluhan Notaris Geruduk PN Semarang dalam Kasus PT MAP

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Puluhan notaris se-Kabupaten Demak geruduk kantor Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Kehadiran mereka untuk memberikan dukungan moril kepada notaris Yustiana Servanda, SH, MKn, yang diduga dikriminalisasi dalam perkara dugaan pemalsuan akta rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa PT Mutiara Arteri Property (PT MAP), dalam sidang keterangan saksi pada Senin (24/2/2025).

Aksi dukungan itu salah satunya dengan membentangkan tulisan-tulisan di luar ruang sidang R. Soebekti. Dimana salah satu tulisan paling menonjol adalah “Stop Kriminalisasi Notaris Yustiana Servanda”, serta banyak tulisan lainnya.

Dukungan itu juga diberikan dengan memantau langsung proses sidang keterangan saksi yang sedang berlangsung. Diantaranya saksi yang diperiksa adalah Ade Teguh Chandra, dr. Monika, dan Kho Soh Tjin.

Dimana aksi dukungan itu dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kabupaten Demak, Syamsul Arifin, SH, MKn, dan Sekretarisnya, Askanah, SH, MKn.

Bentuk dukungan yang dilakukan INI Kabupaten Demak, diantaranya memberikan surat permohonan pengalihan tahanan kota atasnama Yustiana Servanda, ditujukan kepada Ketua PN Semarang, dan majelis hakim pemeriksa perkara.

Surat itu diterima langsung oleh Humas PN Semarang, Heruno Patriadi. Setelah audiensi sejenak dengan humas.

Tim INI bergegas memantau jalannya persidangan agenda saksi. Selain itu, juga memberikan ucapan dukungan penyemangat secara langsung ke terdakwa.

“Kami dari Pengda INI Demak datang ke pengadilan untuk memberikan support karena ada anggota kami diduga dikriminalisasi, karena anggota kami sudah melakukan tugasnya. Kalau disangka ada pelanggaran nanti biar kita lihat putusan pengadilan,”kata Ketua Pengda INI Kabupaten Demak, Syamsul Arifin, SH, Mkn.

Pada intinya, lanjutnya, pihaknya melihat sementara dari keterangan saksi-saksi pada sidang memang mengaku yang menandatangani akta tersebut.

Hal itu setelah ditunjukkan bukti-bukti disidang. Makanya pihaknya memberikan dukungan moril ke sesama notaris, guna mencegah agar tidak ada lagi notaris sampai dikriminaliaasi kedepannya.

“Harapan kami Yustiana Servanda bisa ditangguhkan penahanannya, karena merupakan tulang punggung keluarga, ditambah orangtuanya juga sakit. Persoalan kalau memang ada kesalahan etika notaris, itu ada kewenangan sendiri, yang jelas kalau dituduhkan dalam akta menghadap tapi faktanya tidak menghadap, seharusnya hanya turun grade atau di gradasi menjadi akta dibawah tangan, bukan palsu,”sebutnya.

Sementara itu, dalam persidangan, saksi Ade Teguh Chandra, terkait akta sepemahamannya saat itu merupakan tandatangan perjanjian internal.

Yang nantinya apabila ayahnya meninggal untuk meneruskan pekerjaan. Sehingga lebih tandatangan akta semacam wasiat, karena saat itu sedang masa pandemi covid-19.

Adapun terkait kuasa lisan dari Michael Setiawan, ia sendiri menegaskan tidak pernah, bertandatangan pada akta kuasa lisan tersebut.

Hanya saja seingatnya Retno, staf notaris Dewi Kusuma, SH memang pernag memintanya tandatangan.

“Jadi saya tandatangan aja pas diminta bu Retno, saya juga ada menulis, apa yang ditulis saya lupa. Kuasa lisan dari Michael Setiawan saya tidak tahu akibat hukumnya, Michael melaporkan setahu saya akta 13 itu tidak ada sebenarnya,”kata Ade Teguh Chandra, dalam keterangannya dipersidangan.

Namun demikian, setelah dicecar kuasa hukum terdakwa Evarisan, saksi Ade mengaku memang tandatangan, namun isinya tidak tahu.

Saksi mengaku memiliki pendidikan sarjana bidang manajemen dan pernah membuat perusahaan. Hanya saja terkait akta nomor 13 tahun 2020, ia mengaku tidak tahu.

Akan tetapi, ia memang pernah diperlihatkan kepolisian saat penyidikan. Hanya saja tidak membaca isinya.

“Sebagai kuasa lisan Michael di akta itu tidak tahu. Laporan Michael tidak tahu, isi akta 13 sekarang ini tahu. Didalam akta tandatangan itu ada orangtua saya, dan dr Setiawan. Kalau tulisan kuasa lisan mewakili Michael, saya menulis dari apa yang disuruh bu Retno. Karena notaris Dewi seperti tante saya sendiri. Tapi tulisan apa saya lupa, penting saya disuruh apa, saya tulis,”sebutnya.

Saksi juga menegaskan, terkait tulisan tangan di akta nomor 13 sebagai kuasa lisan Michael dirinya baru melihat.

Saksi sendiri mengaku saat menulis dalam keadaan sehat dan cakap secara hukum. Namun semua itu, ditegaskannya, atas permintaan Retno.

“Terkait akta nomor 13 yang palsu saya tidak pernah bertemu notaris Yustiana, saya memang datang sore ke notaris Dewi. Kalau akta harusnya dibacakan dihadapan penghadap. Gambaran identitas para pihak di akta 13 tidak saya baca,”sebutnya.

Sama halnya dengan saksi, dr. Monica, mengaku terkait data identitas KTP foto copy anaknya Michael Setiawan, memang ada di stafnya yang ada di perusahaan keluarga.

Ia juga menegaskan terkait copy KTP anaknya di gunakan keluarga diizinkan boleh atau tidak, sepemahamannya sudah sepengetahuan anaknya.

Karena sepemehamannya apabila suaminya menggunakan copy KTP Michael tak jadi masalah.

“Di dalam akta Michael gunakan akta untuk ade tidak tahu. Identitas KTP anak saya Michael digunakan suami saya untuk buat akta tidak keberatan. Michael memang putra saya tapi tidak ada hubungan dengan PT MAP, pemegang saham tidak ada. Saya juga hanya punya rekening BRI, kalau rekening BCA saya ndak tahu. Kalau dipakai perusahaan saya ndak tahu. Rekening giro ndak tahu, itu diurusi PT MAP,”jelasnya.

Di akhir sidang Ketua Majelis Hakim memberi kesempatan Terdakwa Yustiana untuk membantah atau membenarkan keterangan saksi Ade Candra. Yustiana dengan tegas mengatakan saat itu saksi Ade Candra menghadap dan sebelum ditandatangani akta tersebut terlebih dulu dibacakan dan saksi Ade Candra menulis sebagai kuasa lesan Michael.

“Akta saya bacakan dan setelah itu ditanda-tangani penghadap Ade Candra dan selanjutnya dia menulis sendiri namanya sebagai kuasa lisan dari Michael”, kata Yustiana.

Keren ! Dosen UNDIP Ciptakan Robot Hybrid Serangga Penyelamatan Korban Bencana Kolaborasi dengan Ilmuwan Jepang

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Sosok sederhana dan rendah hati bernama Mochammad Ariyanto, PhD, dosen tetap Departemen Teknik Mesin Universitas Diponegoro (UNDIP) membawa nama harum UNDIP dan Indonesia.

Ia menciptakan inovasi di bidang hybrid robot berbasis serangga yang juga disebut cyborg insects untuk misi pencarian dan penyelamatan korban bencana di wilayah perkotaan.

Mochammad Ariyanto, PhD, menyelesaikan pendidikan Sarjana Teknik tahun 2010 dan Magister Teknik tahun 2013 di UNDIP.

Karirnya keilmuannya di Jepang dimulai saat ia mengambil program doktornya di Osaka University, yang merupakan universitas no 4 terbaik di Jepang dengan peringkat di 86 QS World University Rangking.

Ia lulus dengan prestasi hasil penelitian yang membanggakan di bulan Maret tahun 2024.

Kolaborasi penelitiannya tentang hybrid robot berbasis serangga dibiayai Moonshot RND, pemberi pendanaan penelitian bergengsi di Jepang.

Selain robot serangga yang akan bermanfaat bagi kemanusiaan, penelitiannya juga menghasilkan publikasi bersama, diantaranya yang telah diterbitkan di jurnal Soft Robotic, salah satu jurnal top dunia di bidang soft robot.

Saat di Jepang ia juga dipercaya menjadi penyelenggara sekaligus menjadi pembicara keynote (keynote talk) dalam sesi yang diadakan pada konferensi IEEE Conference on Cyborg and Bionics di Nagoya, Jepang.

Dalam acara yang dihadiri beberapa ilmuan top dunia (MIT, USA; University of Tokyo, Japan; TU Muenchen Germany), Mochammad Ariyanto, PhD, berhasil meraih Best Presentation Award.

Robot Serangga Masa Depan Menyelamatkan Korban Bencana

Seperti yang diberitakan Asia Research News, serangga sibernetik (cyborg insects) dibuat dengan mengembangkan dua sistem navigasi, agar dapat bermanuver lebih baik di lingkungan yang kompleks. Kemampuan ini melebihi temuan tentang serangga sibernetik sebelumnya, yang sebatas bergerak pada lingkungan datar.

Serangga sibernetik diproyeksikan untuk menjalankan tugas lebih sulit, diantaranya menginspeksi lokasi pasca-bencana yang masih terlalu berbahaya bagi manusia dan juga untuk mengidentifikasi pekerja penyelamat korban di kondisi ekstrem.

Selain itu, serangga sibernetik ini juga bisa diperintah untuk menjelajahi lingkungan sempit seperti pipa dan reruntuhan bangunan.

Ia juga bisa dikembangkan untuk penjelajahan di lingungan rendah oksigen, eksplorasi laut dan luar angkasa. Di luar kebencaan, serangga sibernetik juga bisa dimanfaatkan untuk mengakses situs warisan budaya yang sensitif yang tak boleh dijamah manusia.

Saat ini, serangga sibernetik telah diuji di laboratorium dengan sirkuit sederhana, memanfaatkan perilaku alami serangga, seperti mengikuti dinding dan memanjat, berjalan di permukaan berpasir dan berbatu.

Dalam semua uji coba di berbagai jenis medan tersebut, serangga sibernetik berhasil mencapai tujuan akhirnya, menunjukkan potensinya untuk keperluan pengintaian, eksplorasi di lokasi bencana.

Karena manfaatnya yang begitu besar di masa depan, temuan ini telah diberitakan oleh lebih dari 20 media massa internasional termasuk NHK Jepang pada channel pendidikannya.

Sangat Mungkin dikembangkan dan dimanfaatkan untuk masyarakat Indonesia

Karena prestasinya, Mochammad Ariyanto, PhD sempat ditawari menjadi full time lecturer di Osaka University, namun ia lebih memilih kembali dan mengembangkan ilmunya di Indonesia.

Sebagai jalan tengah, ia menjadi profesor tamu di Departemen Teknik Mesin, Osaka University, Jepang yang berlangsung dari bulan April 2024 hingga Januari 2025. Saat ini ia masih menjadi profesor tamu untuk projek penelitian dengan cara daring.

Selama penelitian di Jepang, teknologi hybrid robot berbasis serangga ini memang dibuat untuk kepentingan Jepang, sebagai negara yang rawan bencana gempa.

Namun menurut Ariyanto tentu temuannya juga kedepan sangat memungkinkan diadaptasi dan dikembangkan untuk masyarakat Indonesia sebagai negara rawan bencana seperti gempa bumi, tanah longsor, dan banjir.

Ariyanto mengatakan di UNDIP akan mengembangkan teknologi yang sama namun diaplikasikan di hewan lain seperti burung, ikan dan hewan lain untuk peruntukan hal lain yang bermanfaat bagi manusia.

”Selain menggabungkan teknologi robotika dengan hewan, saya juga akan mengembangkan gabungan antara teknologi robotika dengan manusia seperti tangan bionik dan exosksleton yang mana teknolgi ini tentunya akan sangat bermaanfaat besar bagi manusia sehat atau pasien dengan disabilitas”, tambahnya.

MoU UNDIP dan Osaka University: Buka Peluang kolaborasi global

Sementara itu, Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si mangatakan UNDIP sangat bangga atas pencapaiannya yang tidak hanya mendapatkan pengakuan internasional, tetapi juga membawa manfaat besar bagi Indonesia, terutama dalam bidang mitigasi bencana dan teknologi robotika.

Ia mengapresiasi kegiatan Mochammad Ariyanto, PhD yang tak hanya pulang membawa prestasi namun juga membuka peluang kerjasama lain dengan Osaka University dengan membuat MoU di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Apa yang dilakukan Dr. Mochammad Ariyanto sangat mendukung tagline UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat. Kami terus mendukung riset-riset unggulan yang dapat menjawab tantangan global serta memberikan solusi nyata bagi permasalahan yang dihadapi bangsa. Temuannya ini semoga bisa dikembangkan di UNDIP dan bermanfaat bagi masyarakat kita,“ tambahnya.

Sementara Wakil Rektor IV, Wijayanto, Ph.D. mengatakan kerjasama antara Universitas Diponegoro dan Osaka University ini bukti kehebatan ilmuwan kita dalam bersanding dengan ilmuwan dunia.

Ia bangga dan mengapresiasi pencapaian Dr. Mochammad Ariyanto yang telah membawa nama UNDIP. Temuannya tidak hanya mendapat pengakuan dari komunitas ilmiah internasional, tetapi juga berpotensi besar untuk dikembangkan dan diterapkan di Indonesia.

“UNDIP akan terus mendukung penelitian-penelitian unggulan seperti ini agar semakin banyak inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan bahkan menolong nyawa manusia,” katanya.

Keberhasilan Mochammad Ariyanto, PhD dalam mengembangkan robot hibrida berbasis serangga tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Universitas Diponegoro, tetapi juga bagi Indonesia di kancah internasional.

UNDIP terus mendukung lahirnya inovasi-inovasi baru yang dihasilkan civitas academica UNDIP yang bermanfaat bagi masyarakat luas.