spot_img
Beranda blog Halaman 131

IAD Wilayah Jawa Tengah Berikan Beasiswa dan Bantuan Sembako Menyambut Ramadan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Jawa Tengah bekerja sama dengan Bank Jateng, memberikan bantuan beasiswa kepada putra-putri pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah yang berprestasi.

Selain itu, IAD juga mengadakan pemberian sembako kepada tenaga pendukung Kejati Jawa Tengah sebagai bagian dari kegiatan sosial dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan.

Ketua IAD Wilayah Jawa Tengah, Ny. Fitria Ponco Hartanto, mengatakan bahwa pemberian beasiswa ini merupakan bentuk dukungan terhadap generasi penerus yang berprestasi.

“Kami ingin memberikan dukungan penuh kepada putra-putri pegawai Kejati yang telah menunjukkan prestasi luar biasa di bidang pendidikan. Harapannya, beasiswa ini dapat membantu mereka untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi dan meraih cita-citanya,” jelas Ny. Fitria, yang juga istri Kajati Jateng Ponco Hartanto.

Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah pelajar yang memiliki prestasi akademik dan non-akademik yang menonjol.

Kerja sama dengan Bank Jateng memungkinkan IAD untuk memberikan manfaat lebih besar bagi keluarga besar Kejati Jawa Tengah.

Bantuan Sembako Sambut Ramadhan

Selain itu, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, IAD Wilayah Jawa Tengah juga memberikan bantuan sembako kepada sejumlah tenaga pendukung di lingkungan Kejati.

Para penerima bantuan antara lain Safpam (Satuan Pengamanan), Cleaning Service, Teknisi, dan Takmir Masjid. “Kami ingin berbagi kebahagiaan dan berkah dengan mereka yang bekerja di belakang layar, yang juga berperan besar dalam mendukung kelancaran operasional Kejati Jawa Tengah,” tambahnya.

Kegiatan ini mencerminkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial dari IAD Wilayah Jawa Tengah.

Pemberian beasiswa dan bantuan sembako tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga pada kesejahteraan seluruh keluarga besar Kejati.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari para penerima manfaat. Dengan adanya bantuan ini, mereka merasa lebih dihargai dan termotivasi untuk terus berprestasi.

Ny. Fitria Ponco Hartanto berharap bahwa dengan kegiatan seperti ini, IAD Wilayah Jawa Tengah dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas hidup dan pendidikan keluarga besar Kejati Jawa Tengah.

Kegiatan sosial yang dilakukan oleh IAD Wilayah Jawa Tengah ini turut mempererat hubungan antar sesama anggota Kejati Jawa Tengah dan meningkatkan rasa kekeluargaan dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Dr. (Hc) Joko Susanto Sukses Ikuti Diklat Paralegal Nasional, Perkuat Peran Kadarkum

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Pembina Yayasan Rumah Josant Peduli Bangsa (Arsena), Dr (Hc). Joko Susanto, berhasil mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Paralegal Serentak Khusus Kelompok Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) se-Indonesia, diadakan Kementerian Hukum Republik Indonesia melalui Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN).

Selama diklat Joko digabungkan bersama 46 peserta lainnya dalam Kelompok 1 yang dipusatkan pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kakanwil Kemenkum) Provinsi Jawa Tengah.

Diklat itu diadakan selamat 3 hari, terhitung dari Selasa (18/2/2025) hingga Kamis (20/2/2025) secara online melalui zoom meeting, kemudian akan dilanjutkan aktualisasi terjun ke masyarakat selama 3 bulan.

Untuk selanjutnya peserta yang lolos akan memperoleh gelar non akademik C.PLA. Selama diklat berlangsung peserta diberikan tugas menjawab pre test dan diakhir diberikan pos test.

Dengan jumlah peserta se-Indonesia yang mengikuti diklat angkatan pertama ini tercatat sebanyak 3.019 orang.

Saat pembukaan berlangsung dalam sambutannya, Kepala BPHN, Min Usihen, mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menghadirkan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) hingga ke level desa dan kelurahan.

Program ini diharapkan dapat mengatasi kendala geografis dan ekonomi yang selama ini menjadi hambatan masyarakat dalam mengakses bantuan hukum.

Dikatakannya, layanan yang akan diberikan Posbankum meliputi informasi hukum, bantuan hukum dan advokasi, penyelesaian konflik melalui mediasi, serta layanan rujukan advokat.

Layanan tersebut akan dijalankan oleh paralegal yang berasal dari warga setempat dan tergabung dalam kelompok Kadarkum.

“Secara psikologis dan emosional, mereka berasal dari desa dan kelurahannya yang diharapkan lebih dekat, lebih kenal, lebih diterima, dan akan lebih optimal dalam memberikan pelayanan,” kata Min Usihen, saat membuka diklat.

Guna memastikan kualitas layanan, lanjut Min, calon paralegal akan menjalani pelatihan komprehensif selama tiga hari dan dilanjutkan dengan praktik lapangan selama tiga bulan.

Dikatakannya, diklat itu dirancang sebagai program permanen yang berkelanjutan dan terus beroperasi di tingkat desa dan kelurahan.

Keberadaannya juga dijamin oleh Peraturan Menteri Hukum dan HAM Nomor 3 tahun 2021 tentang Paralegal Dalam Pemberian Bantuan Hukum.

“Setelah peserta dinyatakan lulus, mereka akan mendapatkan identitas non akademik Certified Paralegal of Legal Aid (CPLA). Sebenarnya banyak wilayah yang meminta untuk dimasukkan dalam angkatan pertama ini. Namun kami harus membatasi jumlah peserta untuk memastikan kualitas pelatihan,”sebutnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pembudayaan dan Bantuan Hukum BPHN, Constantinus Kristomo, menambahkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menjawab tantangan pemenuhan akses terhadap keadilan yang merata dan upaya memenuhi kompetensi paralegal untuk memberikan layanan di Posbankum.

“Peserta akan mengikuti pelatihan selama tiga hari ke depan dengan total delapan belas jam pelajaran dan dilanjutkan dengan tiga bulan aktualisasi. Mereka akan mendapatkan pembekalan pengetahuan dasar, pengetahuan teknis, serta aktualisasi selama tiga bulan di masing-masing Posbankum,” imbuhnya Kristomo.

Terpisah, Dr (Hc). Joko Susanto, mengaku senang diberikan kesepakatan lolos pendaftaran dalam angkatan pertama . Apalagi di tempat tinggalnya juga beberapa kali terjadi peprmasalahan sengketa antar warga, namun berhasil damai.

Karena adanya kesepakatan warga setiap masalah lebih dahulu diselesaikan melalui Bale Mediasi Peguyuban, ditengahi mediator.

Menurutnya acara diklat tersebut juga sangat layak dilaksanakan rutin dalam setiap tahunnya, sehingga dapat memaksimalkan Posbakum disetiap kelurahan dan desa.

Ia berharap bukan hanya sertifikat yang diberikan BPHN, namun juga Surat Penetapan sebagai Paralegal dan Kartu Anggota Paralegal (KPA) sehingga bisa digunakan untuk proses pendampingan hukum di ranah non litigasi.

“Harapannya juga bisa menggandeng advokat disetiap kelurahan dan desa ada minimal 1 orang. Kemudian diberikan akses seluasnya seluruh OBH (organisasi bantuan hukum) bukan cuma terbatas yang terakreditasi, namun yang belum terakreditas, sepanjang ada legalitas resminya seharusnya juga dilibatkan aktif. Toh banyak OBH yang secara kiprah nyata dilapangan, tapi faktanya tidak ada bantuan pemerintah, hanya terkendala akrediras,”usul pria yang akrab disapa Bung Joko, yang juga mahasiswa Program Studi Doktor Hukum Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (PSDH FH UNNES) ini.

Tujuh Misi Agustin-Iswar: Transformasi Semarang ke Kota Masa Depan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang periode 2025-2030 di Istana Presiden, Kamis (20/2/2025).

Agustin-Iswar menegaskan komitmennya untuk memajukan Semarang dengan mengoptimalkan sektor pariwisata. “Semarang memiliki potensi wisata luar biasa dan dapat menjadi pusat pertemuan ekonomi regional,” ujar Agustin.

Selain itu, mereka juga menargetkan penanganan banjir dengan pendekatan menyeluruh, termasuk pelestarian lingkungan dan pembatasan pembangunan di daerah hulu. “Banjir harus ditangani dari hulu ke hilir dengan reboisasi dan pembatasan pembangunan,” kata Iswar.

Dalam program kerja, mereka akan meneruskan kebijakan yang telah berjalan, seperti sekolah gratis dan layanan kesehatan. Salah satu program baru adalah bantuan dana Rp 25 juta per RT, meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.

Mereka juga mengusung visi menjadikan Semarang sebagai pusat ekonomi maju, berkeadilan sosial, lestari, dan inklusif. Fokus utama pembangunan mencakup pendidikan, kesehatan, perdagangan, ekonomi kreatif, serta infrastruktur yang ramah lingkungan.

Agustin-Iswar menegaskan bahwa kebijakan mereka akan berbasis pada kesejahteraan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan, dengan tetap melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam prosesnya.

Amankan Infrastruktur Energi, PGN Gandeng TNI AD Jaga Distribusi Gas Bumi

0
Penandatanganan Petunjuk Teknis Pedoman Kerja (Juknis Domker) terkait pengamanan penyaluran gas bumi antara PGN dan TNI AD di Jakarta, (18/2/2025).

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menggandeng Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk memperkuat pengamanan infrastruktur gas bumi nasional.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam memastikan distribusi gas bumi tetap aman dan mendukung ketahanan energi nasional.

“Kolaborasi dengan TNI AD ini adalah langkah nyata dalam menjaga keamanan infrastruktur gas bumi. Dengan dukungan 91 personel TNI AD di wilayah operasi PGN, kami optimistis penyaluran gas akan lebih aman dan terkendali,” ujar Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Harry Budi Sidharta, usai penandatanganan Petunjuk Teknis Pedoman Kerja (juknis domker) antara PGN dan TNI AD, Selasa (18/2/2025).

Sebagai pengelola 92% infrastruktur gas bumi nasional, PGN memahami pentingnya keamanan aset untuk menjaga kelancaran distribusi gas.

TNI AD akan berperan dalam pengamanan berbasis komunitas (community-based security) dengan mengedukasi masyarakat sekitar agar memahami bahwa aset PGN merupakan objek vital nasional yang harus dijaga bersama.

Selain itu, kehadiran aparat juga memberikan efek jera (deterrent effect) bagi pihak yang berpotensi mengganggu keamanan infrastruktur

Saat ini, situasi keamanan operasional PGN berada dalam kategori aman dan terkendali.

Namun, langkah-langkah preventif dan pre-emptif tetap diperlukan untuk memitigasi potensi gangguan keamanan.

“TNI AD berkomitmen penuh mendukung operasional PGN. Gas bumi adalah energi strategis yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, dan kami siap menjaga keamanan infrastruktur vital ini agar distribusi tetap lancar dan aman untuk kesejahteraan masyarakat sesuai Asta Cita pemerintah,” kata Wakil Asisten Teritorial Kasad bidang Perlawanan wilayah dan kerjasama teritorial (Waaster Kasad Bidang Wanmil dan Kermater), Brigjen TNI Heri Susanto.

PGN saat ini mengoperasikan jaringan gas di 17 provinsi yang mencakup 73 kabupaten/kota, melayani berbagai sektor industri, komersial, hingga rumah tangga.

Dengan kerja sama strategis ini, PGN optimistis distribusi gas bumi akan tetap lancar, aman, dan berkelanjutan.

Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Resmi Dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Ahmad Luthfi dan Taj Yasin resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) periode 2025-2030. Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara dan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pasangan ini berhasil memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jateng 2024 dengan perolehan 11.390.191 suara atau 59,14 persen dari total suara sah. Mereka mengalahkan pasangan Andika Perkasa-Hendrar Prihadi yang menjadi pesaing utama dalam kontestasi politik tersebut.

Profil Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah

Ahmad Luthfi, mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, kini resmi menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah setelah sukses dalam Pilkada 2024. Diusung oleh Partai Gerindra, ia berpasangan dengan Taj Yasin untuk memimpin provinsi ini.

Sebagian besar perjalanan karier Ahmad Luthfi dihabiskan di kepolisian, sebelum akhirnya terjun ke dunia pemerintahan.

Data Diri Ahmad Luthfi

  • Nama Lengkap: Ahmad Luthfi
  • Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 22 November 1966
  • Agama: Islam

Riwayat Pendidikan

  • Lembaga Ketahanan Nasional (2007)
  • Sekolah Staf dan Pimpinan Polri (2005)
  • Sekolah Lanjutan Perwira Polri (2000)
  • Sekolah Perwira Militer Sukarela Polri (1989)

Selain itu, Ahmad Luthfi juga menempuh berbagai pendidikan kejuruan kepolisian, seperti:

  • Dikjur Perwira Provos (1995)
  • Daspa Serse (1994)
  • Diktap Polri (1992)

Riwayat Karier Ahmad Luthfi

  • Gubernur Jawa Tengah (2025-sekarang)
  • Kapolda Jawa Tengah (2020-2024)
  • Wakapolda Jawa Tengah (2018-2020)
  • Analis Kebijakan Madya Bidang Sosial Budaya Baintelkam Polri (2017)
  • Kapolres Solo (2015)
  • Wakapolres Solo (2011)
  • Wakil Direktur Intelijen dan Keamanan Polda Jawa Tengah (2010-2011)

Profil Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah

Taj Yasin, yang kembali menduduki posisi Wakil Gubernur Jateng, sebelumnya menjabat sebagai Wagub mendampingi Ganjar Pranowo pada periode 2018-2023. Berasal dari keluarga ulama, ia memulai karier politiknya dengan bergabung di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), sebelum akhirnya terpilih menjadi anggota DPRD Jateng dan kini kembali sebagai Wagub.

Data Diri Taj Yasin

  • Nama Lengkap: Taj Yasin Maimoen
  • Tempat, Tanggal Lahir: Rembang, 2 Juli 1983
  • Agama: Islam

Riwayat Pendidikan

  • Fakultas Dakwah, Universitas Ahmad Kuffaro, Damaskus, Suriah (2004-2008)
  • Madrasah Aliyah (MA) Al Anwar (1998-2001)
  • Madrasah Tsanawiyah (MTS) Ghozaiyah (1995-1998)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI) Ghozaiyah (1989-1995)

Riwayat Karier Taj Yasin

  • Wakil Gubernur Jawa Tengah (2025-sekarang)
  • Wakil Gubernur Jawa Tengah (2018-2023)
  • Anggota DPRD Jateng (2014-2019)
  • Wakil Ketua DPW PPP Jawa Tengah
  • Pengajar MA Al Anwar (2010-sekarang)

Dengan pengalaman dan latar belakang yang dimiliki keduanya, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin diharapkan dapat membawa Jawa Tengah ke arah yang lebih maju dalam lima tahun mendatang. Masyarakat menantikan program-program unggulan yang akan mereka jalankan demi kesejahteraan provinsi ini.

KPK Resmi Tahan Wali Kota Semarang dan Suami, Diduga Terima Fee Proyek Pendidikan

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu alias Mbak Ita, bersama suaminya, Alwin Basri, yang menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Penahanan ini dilakukan setelah keduanya diperiksa sebagai tersangka dalam dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Wakil Ketua KPK, Ibnu Basuki Widodo, dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (19/2), menyampaikan bahwa kedua tersangka akan menjalani penahanan selama 20 hari pertama di Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Jakarta.

“Terhadap Sdri. HGR dan Sdr. AB dilakukan penahanan di Rutan Kelas 1 Jakarta Timur, Cabang Rutan KPK, selama 20 hari terhitung mulai 19 Februari 2025 hingga 10 Maret 2025,” ujar Ibnu.

KPK mengungkapkan bahwa sejak menjabat sebagai Wali Kota Semarang pada 2023-2024, Mbak Ita bersama Alwin Basri diduga menerima sejumlah uang sebagai fee atas proyek pengadaan meja dan kursi fabrikasi untuk sekolah dasar (SD) di Dinas Pendidikan Kota Semarang pada tahun anggaran 2023.

Selain itu, mereka juga diduga terlibat dalam pengaturan proyek penunjukan langsung di tingkat kecamatan serta permintaan dana kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang.

“Alwin Basri, sebagai suami sekaligus representasi dari Wali Kota Semarang, memiliki peran signifikan. Setiap instruksi yang ia berikan dianggap sebagai perintah langsung dari Wali Kota,” tambah Ibnu.

Selain menjerat Mbak Ita dan Alwin Basri, KPK juga telah lebih dahulu menahan dua pihak swasta yang diduga terlibat dalam kasus ini, yaitu:

  • Martono, Direktur PT Chimarder777 dan PT Rama Sukses Mandiri sekaligus Ketua Gapensi Semarang.
  • P. Rachmat Utama Djangkar, Direktur Utama PT Deka Sari Perkasa.

Atas perbuatannya, Mbak Ita dan Alwin Basri disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a, Pasal 12 huruf b, Pasal 12 huruf f, serta Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Mereka juga dijerat dengan Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Dengan penahanan ini, KPK menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi di berbagai lini pemerintahan serta mencegah praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

KAI Daop 1 Jakarta Imbau Pelanggan Pesan Tiket via Access by KAI

0

JAKARTA (Pertamanews.id) – PT KAI Daop 1 Jakarta telah mengumumkan untuk pemesanan tiket pada masa Angkutan Lebaran 1446 H/ Tahun 2025 dapat dilakukan H-45 sebelum jadwal keberangkatan KAnya, yaitu mulai 4 Februari lalu.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyampaikan bahwasannya hari ini, Selasa (18/2) pemesanan tiket lebaran dapat dilakukan untuk keberangkatan H-10 s.d H+3 atau keberangkatan KA tanggal 21 Maret s.d 4 April 2025.

“Tiket Lebaran sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dan kanal resmi lainnya sejak 4 Februari 2025 lalu. Untuk pemesanan hari ini pelanggan sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 21 Maret hingga 4 April 2025 atau H-10 s.d H+3 Lebaran,” kata Ixfan Hendriwintoko Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Selasa 18 Februari 2025 dari Jakarta.

“Penjualan tiket lebaran akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaiti H-45 hari” imbuh nya.

Ixfan menegaskan agar pelanggan KAI memastikan agar membeli tiket kereta api hanya dari channel-channel resmi dan mitra resmi KAI, untuk menghindari penipuan dan memastikan keabsahan tiket.

A. Chanel Resmi Kereta Api :

  1. Situs Resmi PT KAI: https://www.kai.id
  2. Aplikasi Access by KAI: dapat diunduh di Google Play Store dan Apple App Store;
  3. Loket Stasiun: hanya untuk pembelian langsung maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan KA ( go show) selama tiket masih tersedia;
  4. KIOSK: kiosk tiket yang tersedia di stasiun-stasiun kereta api.

B. Mitra Resmi

  1. Traveloka
  2. Tiket.com
  3. AlfaMart
  4. IndoMart, dan mitra resmi lainnya.

“Pastikan untuk hanya membeli tiket dari channel-channel resmi di atas untuk menghindari penipuan dan memastikan keabsahan tiket,” kata Ixfan menegaskan.

Update Pemesanan Tiket Lebaran
Untuk keberangkatan pada masa Angkutan Lebaran 2025 (1446 Hijriyah) periode H-10 hingga H+3 (21 Maret – 4 April 2025), sebanyak 320.000 tiket KAJJ telah dipesan untuk berbagai tujuan. Berdasarkan data sementara, tanggal keberangkatan dengan jumlah pemesanan tertinggi adalah 29 Maret 2025 (H-2), dengan total 36.339 penumpang.

Jadwal Pemesanan dan Keberangkatan:

18 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–4 April 2025 (H-10 s.d. H+3)

19 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–5 April 2025 (H-10 s.d. H+4)

20 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–6 April 2025 (H-10 s.d. H+5)

21 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–7 April 2025 (H-10 s.d. H+6)

22 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–8 April 2025 (H-10 s.d. H+7)

23 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–9 April 2025 (H-10 s.d. H+8)

24 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–10 April 2025 (H-10 s.d. H+9)

25 Februari 2025: Keberangkatan 21 Maret–11 April 2025 (H-10 s.d. H+10)

Ixfan mengingatkan kembali agar pelanggan membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI untuk menghindari modus penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go-show) mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

Berikut adalah data pemesaan tiket harian Daop 1 Jakarta (21 Maret s.d 4 April’25)

  1. KEBERANGKATAN KA DARI STASIUN GAMBIR:

• 21 Maret 2025 = 1.483 (10%);
• 22 Maret 2025 = 2.019 (13%);
• 23 Maret 2025 = 1.423 (9%);
• 24 Maret 2025 = 2.496 (17%);
• 25 Maret 2025 = 5.900 (39%);
• 26 Maret 2025 = 12.172 (80%);
• 27 Maret 2025 = 13.387 (89%);
• 28 Maret 2025 = 14.455 (96%);
• 29 Maret 2025 = 14.372 (95%);
• 30 Maret 2025 = 11.779 (78%);
• 31 Maret 2025 = 5.510 (36%);
• 01 April 2025 = 4.547 (30%);
• 02 April 2025 = 1.833 (12%);
• 03 April 2025 = 831 (5%);
• 04 April 2025 = 233 (2%);

Total = 92.440 (41%)
Rata2 perhari = 6.163 (41%)

  1. KEBERANGKATAN KA DARI STASIUN PASAR SENEN:

• 21 Maret 2025 = 10.760 (49%);
• 22 Maret 2025 = 15.645 (72%);
• 23 Maret 2025 = 17.748 (81%);
• 24 Maret 2025 = 21.123 (97%);
• 25 Maret 2025 = 18.299 (84%);
• 26 Maret 2025 = 10.152 (46%);
• 27 Maret 2025 = 9.449 (43%);
• 28 Maret 2025 = 12.226 (56%);
• 29 Maret 2025 = 21.256 (97%);
• 30 Maret 2025 = 22.292 (102%);
• 31 Maret 2025 = 20.916 (96%);
• 01 April 2025 = 19.365 (89%);
• 02 April 2025 = 13.101 (60%);
• 03 April 2025 = 6.730 (31%);
• 04 April 2025 = 3.784 (17%);

Total = 222.846 (68%)
Rata2 perhari = 14.854 (68%)

Dengan diberlakukannya Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025, pelanggan diimbau untuk memperhatikan kembali jadwal keberangkatan guna menghindari keterlambatan.

“Informasi mengenai KA tambahan akan segera diumumkan kepada masyarakat setelah melalui proses finalisasi. Untuk memastikan perjalanan yang aman dan nyaman, KAI melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana perkeretaapian, termasuk lokomotif dan rangkaian kereta. Pemeriksaan ini mencakup aspek teknis dan operasional guna memastikan seluruh sarana dalam kondisi prima sebelum melayani pelanggan pada puncak arus mudik dan balik Lebaran,” jelas Ixfan.

“KAI berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2025. Dengan layanan yang semakin baik serta berbagai inovasi, kami berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat pada momen Lebaran nanti,” tutup Ixfan.

RSI Sultan Agung Semarang dan PREDIGTI Luncurkan E-Learning, Revolusi Pendidikan Tenaga Kesehatan!

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, RSI Sultan Agung Semarang resmi menjalin kerja sama dengan Perhimpunan Kedokteran Digital Terintegrasi Indonesia (Predigti) untuk mengembangkan platform pembelajaran daring (E-Learning).

Langkah inovatif ini diharapkan dapat memberikan akses pembelajaran yang fleksibel dan efektif bagi tenaga medis di era digital.

Sebelum kesepakatan ini ditandatangani, kedua belah pihak telah melalui serangkaian diskusi intensif guna merancang konsep kurikulum yang tepat.

Fokus utama pembahasan meliputi metode penyampaian materi, teknologi yang digunakan, serta sistem evaluasi yang akan diterapkan.

Selain itu, RSISA Semarang juga melakukan kajian internal terkait kesiapan tenaga medis dan infrastruktur dalam mengadopsi sistem pembelajaran berbasis digital ini.

Pada acara penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung pada Jumat (14/2/2025) di Aula Utama RSI Sultan Agung Semarang, Direktur Utama RSISA Semarang, dr. Agus Ujianto, M.Si., Med., Sp.B, menegaskan bahwa peningkatan kompetensi tenaga kesehatan menjadi prioritas utama rumah sakit.

Ia menilai, perkembangan teknologi digital harus dimanfaatkan untuk memperbarui ilmu dan keterampilan tenaga medis agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.

“Kami di RSI Sultan Agung selalu berkomitmen untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan. Dengan adanya platform E-Learning ini, tenaga medis dapat terus belajar dan mengasah keterampilannya kapan saja tanpa terbatas oleh ruang dan waktu,” ujar dr. Agus Ujianto.

Sementara itu, perwakilan dari Predigti, dr. Putro S. Muhammad dan Subhan selaku Tim DTO Predigti, menyoroti pentingnya integrasi teknologi digital dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Mereka menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan sistem pembelajaran yang modern, efektif, dan mudah diakses oleh tenaga medis.

“Kolaborasi ini akan memberikan solusi bagi tenaga kesehatan agar tetap bisa belajar dan meningkatkan kompetensinya tanpa harus meninggalkan layanan pasien. Ini adalah bagian dari upaya digitalisasi pendidikan medis di Indonesia,” jelas dr. Putro S. Muhammad.

Dalam acara tersebut, kedua belah pihak juga memaparkan rancangan kurikulum dan metode pembelajaran yang akan digunakan dalam platform E-Learning ini.

Program tersebut mencakup berbagai modul pembelajaran, mulai dari pengembangan kompetensi klinis, manajemen rumah sakit, hingga pemutakhiran informasi medis terkini.

Para peserta yang terdaftar nantinya akan mendapatkan akses ke forum diskusi, materi interaktif, serta sertifikat elektronik setelah menyelesaikan modul tertentu.

Kerja sama ini dirancang untuk berjalan dalam jangka panjang dengan pengembangan kurikulum baru secara berkala, pelatihan instruktur, serta monitoring dan evaluasi rutin guna memastikan efektivitas dan kualitas pembelajaran.

Dengan adanya program ini, diharapkan tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan profesionalisme dan keahlian mereka, sehingga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat semakin optimal.

“Kami berharap dengan kemudahan akses E-Learning ini, tenaga kesehatan dapat terus meningkatkan wawasan dan keterampilannya secara berkelanjutan. Dengan demikian, pelayanan medis kepada masyarakat akan semakin berkualitas dan responsif terhadap perkembangan ilmu kedokteran,” pungkas dr. Agus Ujianto.

Dengan inovasi ini, RSI Sultan Agung Semarang dan Predigti menunjukkan komitmen mereka dalam menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih canggih dan adaptif di dunia medis, sekaligus menjawab tantangan digitalisasi di sektor kesehatan.

Kasus Korupsi Plasa Klaten, Kejati Jateng Terima Uang Rp 4,5 Miliar Sebagai Tindak Lanjut Penyidikan

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah (Jateng) menerima titipan uang dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan sewa Plasa Klaten, di Kantor Kejati Jateng, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (19/2).

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Jateng Dr
LuKas Alexander Sinuraya, SH MH mengatakan, titipan tersebut dari PT Matahari Makmur Sejahtera (MMS).

“Pihak PT Matahari Makmur Sejahtera telah menitipkan uang senilai sebesar Rp 4,5 miliar,” ujarnya dalam pers rilis di kantor Kejati Jateng.

Uang tersebut selanjutnya akan disita oleh Penyidik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan digunakan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi sehubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan sewa Plasa Klaten tahun 2019- 2023 sesuai dengan Surat Perintah Penyidikan Nomor Print-01/ M.3/ Fd.2/ 01/ 2025 tanggal 7 Januari 2025.

“Uang yang dikembalikan uang hasil penyewaan tanpa dasar perikatan yang jelas. Dengan pengembalian ini, nanti kita lihat kasus posisinya. Tapi yang jelas uang negara ini kita selamatkan dulu,” ungkapnya.

Lukas mengatakan, kasus tersebut perkara bermula pada tahun 1989 dimana Pemerintah Kabupaten Klaten memiliki asset tanah sesuai sertifikat Hak Pengelolaan No.1 GS:5265/1992 seluas 22.348 meter persegi.

Aset tersebut jugadan terdaftar sebagai Barang Milik Daerah Kabupaten Klaten. Selang waktu, aset tersebut didirikan bangunan Plaza Klaten oleh PT. Inti Griya Prima Sakti (PT. IGPS). Pembangunan tersebut berdasarkan Surat Perjanjian Kerjasama antara Pemkab Klaten dengan PT. IGPS.

Masa perjanjian itu selama 25 tahun yang telah berakhir pada tanggal 22 April 2018. Setelah berakhir, kemudian seluruh tanah dan bangunan Plaza diserahkan kepada Pemkab Klaten.

Selanjutnya dalam kurun waktu tahun 2019-2022 pengelolaan Plasa Klaten dikelola Pemda Klaten, namun pelaksanaannya menyimpang.

“Seharusnya dilakukan dengan perjanjian sewa yang diikat dengan perjanjian kerjasama dan pemilihan rekanan dilakukan melalui lelang terbuka, namun oleh Kepala Dinas DKUKMP Kabupaten Klaten hanya menunjuk secara lisan Fery Sanjaya dari PT MMS,” katanya.

Tak sampai disitu, oleh SR disewakan lagi kepada pihak ketiga yakni PT Matahari Departement Store, PT Pesona Klaten Persada(PKP) dan PT MPP, sehingga merugikan negara cabang Pemda Klaten sebesar kurang lebih Rp 9,1 miliar.

“Rinciannya PT PKP sebesar Rp 4,7 miliar sedangkan untuk PT MMS sebesar Rp. 4,5 miliar,” tandasnya.

Sedangkan izin dalam pengelolaan tersebut dilakukan oleh BS yang merupakan Kepala Dinas DKUKMP saat itu.

Namun, yang bersangkutan sudah meninggal. Sehingga pendalamannya cukup sulit.

“Kita memang agak sulit mendalaminya karena sudah meninggal, jadi masih dalam pendalaman,” jelas Lukas.

Saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan. Ia menyebutkan, dalam kasus ini belum ada penetapan tersangka.

“Belum ada tersangka, masih proses penyidikan,” kata dia.

KAI Daop 4 Semarang Gandeng Pesantren, Santri Kini Bisa Nikmati Diskon Tiket

0

SEMARANG (Pertamanews.id) – Dalam upaya mendukung mobilitas pengurus dan anak didik pesantren di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang menjalin kerja sama dengan pondok pesantren di wilayah kerja Daop 4 Semarang.

Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Kepala Daop 4 Semarang KAI, Daniel Johannes Hutabarat, dengan perwakilan pondok pesantren pada Selasa, 18 Februari 2025, yang bertempat di Kampus pondok pesantren askhabul Kahfi.

Pondok pesantren yang tergabung dalam kerja sama ini adalah Yayasan Nurul Ittifaq Pondok Pesantren Askhabul Kahfi Semarang.

Perjanjian ini berlaku selama dua tahun dan memberikan akses diskon 10 persen bagi santri serta pengurus pondok pesantren untuk tiket kereta api jarak jauh dan menengah.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi pengurus pondok serta santri yang kerap melakukan perjalanan guna melanjutkan pendidikan atau keperluan lainnya.

“Melalui program ini, KAI ingin turut berperan dalam mendukung pendidikan dengan menghadirkan transportasi yang lebih terjangkau bagi santri dan pengurus pondok pesantren. Diskon ini berlaku untuk semua kelas perjalanan, termasuk eksekutif, bisnis, dan ekonomi, dengan pemesanan melalui aplikasi Access by KAI,” ujarnya.

Namun, diskon ini tidak berlaku untuk perjalanan menggunakan kereta perkotaan/komuter, tarif promosi, tarif khusus, serta layanan premium seperti luxury, priority, dan panoramic.

Kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya pondok pesantren, sebagai salah satu pilar pendidikan di Indonesia.

Franoto menambahkan bahwa program ini juga membuka peluang bagi pondok pesantren lainnya yang ingin menjalin kerja sama serupa. “Kami juga membuka kesempatan bagi pesantren lain untuk bergabung dalam program ini.

Syaratnya, pondok pesantren memiliki jumlah santri yang signifikan dan banyak di antara mereka yang sering menggunakan transportasi kereta api,” jelasnya.

Kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi santri dan pengurus pesantren, tetapi juga mencerminkan upaya KAI dalam meningkatkan aksesibilitas transportasi bagi sektor pendidikan.
Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak santri yang dapat menikmati layanan kereta api yang murah, aman, dan nyaman dalam mendukung perjalanan pendidikan mereka.

“Ke depan, KAI berharap program ini bisa menjadi inspirasi bagi kerja sama serupa di wilayah lain di Indonesia, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat transportasi yang lebih terjangkau dan efisien,” tutup Franoto.